Wow, Daddy komentator MotoGP Cilik Asal NTT di undang Ke MotoGP seri Malaysia

Masih ingat bocah yang sempat viral beberapa awal tahun ini karena gaya komentator menirukan suara Nick Harris (komentator balap MotoGP)? Adalah Rivaldy Elvans Krisna Sopbaba alias Dady Sopbaba, bocah asal Nusa Tenggara Timur (NTT), yang meniru gaya komentator MotoGP, akan diundang ke Malaysia bertepatan dengan balap MotoGP seri … Dan ada kemungkinan Daddy akan disuruh berkomentar langsung pada saat balapan. Warbiasyah nih. Video yang diunggah 2 jam lalu(saat artikel ini publish) sudah ditonton sebanyak 360.780 orang, dan dikomentari 5169. Pada bulan Agustus lalu Daddy juga sudah diundang oleh Nick Harris di Inggris. Menurut Diana, anaknya menerima undangan dari Nick Harris melalui pengelola program sebuah acara talkshow di stasiun swasta di Indonesia. Diana mengaku, pihak televisimenghubungi dia dan suaminya, Andi Sopbaba, sejak 8 Mei 2018 lalu. Menurut Diana, anaknya pernah diundang ke acara itu. Nanti tiket dan akomodasi ke Inggris ditanggung oleh Dorna Sport dengan satu orang pendamping. Dady, bocah kelahiran Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 21 Mei 2009 itu mencoba meniru gaya Nick Harris, sang komentator MotoGP untuk Dorna Sports.
Daddy dan keluarganya (kompas.com)
Akankah Daddy berkomentar di seri balap MotoGP Malaysia ini? Kita tunggu saja yach….👍👍
Advertisements

Setiap jarak berapa sih Pergantian suku cadang motor di MotoGP?

Ilustrasi pembalap MotoGP 2018

Motor yang digunakan untuk balapan pastinya butuh performa tinggi, apalagi motor prototipe yang melaju hingga kecepatan tinggi hingga 350 km/jam. Aus atau pemakaian pada jarak tertentu sedikit saja harus diganti. Jadi setiap jarak tertentu ‘kuwa’ kudu wajib diganti, kalau enggak bisa berabe, atau setidaknya mengurangi performa. Yang mana setiap akhir pekan balapan, motor MotoGP melibas rerata sejauh 500 Km.

Yupz, pada ajang balap MotoGP, sebuah balap paling bergengsi sejagat ini, part atau onderdil atau suku cadang yang digunakan akan diganti pada jarak tertentu, tentunya lebih cepat dari motor komersial, terlebih ini motor khusus motor prototipe. Mau tau kapan saja; rantai, piringan rem, mesin bahkan jok motor MotoGP harus di ganti?

Video 3D pergantian part motor MotoGP (

Melihat video 3D yang ada di website resminya motogp.com,  berikut rangkuman nya yang berhasil saya lihat dan catatkan;

  • Setiap 350 Km : ganti Oli mesin & Air pendingin
  • Setiap500 Km : ganti Rantai
  • Setiap 1.000 Km : ganti gear depan dan belakang, kampas/plat kopling, rem karbon & plat ( atau selepas sesi latihan)
  • Setiap 1.200 Km : ganti roda/ velg
  • Setiap 2.000 Km : ganti mesin
  • Setiap 4.000 Km : ganti stang & jok
  • Setiap 4.500 Km : ganti frame/ sasis & lengan ayun

 

well, itulah pergantian suku cadang secara berkala pada sepedamotor MotoGP….

Sik Sik Sik tak bayangkan motor setiap kapan sufit-ku ganti onderdil nya…😂

Kembali Tim Repsol Honda Kenalkan livery motogp Di Indonesia

Team Repsol Honda MotoGP 2018

2018 menjadi tahun keempat secara berturut-turut Team Repsol Honda di luncurkan(diperkenalkan) di Indonesia yang diselenggarakan oleh Astra Honda.

Bersama dua pembalap andalannnya Marc Marquez dan Dani Pedrosa, tim Repsol Honda meluncurkan livery-motor balapnya untuk musim balap motogp 2018 di Jakarta International Expo, Kemayoran Jakarta pada Rabu (21/02) kemarin.

Menggunakan waktu break menjelang test resmi pra musim di Qatar pada 1 Maret mendatang, pembalap Juara Dunia MotoGP, Marc Marquez dan rekan setimnya Dani Pedrosa yang mana si pemilik nomor 26 tersebut menorehkan waktu tercepat di sesi test Thailand. Mereka terbang ke Indonesia bersama manager tim Alberto Puig dan Tetsuhiro Kuwata selaku Divisi Managemen Operasional GM HRC.

Berikut penuturan Marc Marquez

” Sungguh menyenangkan sekali berada di Indonesia lagi untuk peluncuran tim kami, karena ini adalah negara yang penting bagi Honda dan MotoGP.  Kami sudah sering kesini (Jakarta), jadi seperti sudah sangat mengenalku,  ada banyak penggemar yang membuat Kami merasa sangat diterima dan ada baiknya memberi penghargaan atas dukungan mereka dengan datang ke sini dan mendedikasikan beberapa waktu untuk mereka kami melaku sudah melakukan tes musim dingin ini dan keduanya berjalan cukup baik. Kami juga akan bekerja keras di Qatar, untuk menyelesaikan semua dan bersiap untuk musim depan. Kami ingin bertarung di depan lagi tahun ini dan untuk tampil bagus untuk fans kami di sini dan di seluruh dunia.”

Dan berikut ungkapan Dani Pedrosa, 

“Bila anda melihat betapa banyak orang di Jakarta yang menyukai MotoGP, mudah untuk mengerti mengapa kami datang kesini lagi untuk peluncuran tim kami. Dari sudut pandang pengendara senang melihat para penggemar menikmati olahraga kami begitu banyak dan untuk berbagi hasrat kami sendiri. Kami juga mendapat sambutan yang sangat bagus beberapa hari yang lalu di Thailand di mana kami mendapat tes positif. Sejauh ini semuanya berjalan cukup baik, meski kita akan mengerti dengan lebih baik di mana kita berada saat berada di Qatar dimana kondisinya akan sangat berbeda. Saya bangga bisa memulai musimlain dengan Tim Repsol Honda dan saya siap memberi 100% untuk mencoba dan bertarung di puncak.”

 

 

Akan ada Balap Motor Listrik ‘ MotoE’ di MotoGP 2019

Ilustrasi MotoE

Di musim balap 2019 mendatang, akan ada kelas baru di ajang balap sepedamotor paling bergensi sejagat ini. Yapz akan ada kelas balap baru, yakni kelas motor listrik atau diperkenalkan dengan istilah MotoE, ” FIM Enel MotoE World Cup”. Dan Enel menjadi sponsor utama di kelas baru ini, yang mana Enel merupakan sebuah perusahaan asal Italia yamg bergerak di sektor utilitas, industri utamanya adalah peralatan listrik.

  Meskipun dikehidupan kita belum lah familiar dengan sepedamotor listrik, namun sepertinya Dorna Sport selaku perusahaan yang menangani balap MotoGP akan menghadirkannya di tahun depan.

Dengan pesatnya pertumbuhan kendaraan berbahan bakar yang semakin hari semain bertambah banyak (1 milyar kendaaan diseluruh dunia), Inilah sebabnya mengapa Dorna Sports akan meluncurkan FIM Enel MotoE™ World Cup pada tahun 2019. Berakar pada teknologi terdepan, seri zero-emissions ini bertujuan untuk mengambil visi alternatif balap ke trek. Bersaing sebagai kelas baru di ajang FIM MotoGP ™ World Championship, MotoE ™ akan menjadi contoh motorsport beroktan tinggi namun tidak berotoritas tinggi – mendapat manfaat dari produksi TV mutakhir MotoGP ™ dan platform komunikasi yang substansial.

Balapan MotoE diusulkan sebanyak 10 lap dalam 1 kali durasi balap. Setiap evolusi yang dicapai dalam hal motor atau tenaga akan digunakan untuk memperbaiki performa out-and-out daripada meningkatkan jumlah putaran balapan.

Di tahun 2019 nantinya, lima balapan akan digelar di lima sirkuit Eropa pada kalender MotoGP ™. Ini memberi ruang lingkup yang luas untuk MotoE ™ di masa depan; dimulai di Eropa dengan tujuan untuk berkembang di seluruh dunia.

Seperti halnya kelas balap yang ada di MotoGP, MotoE juga ada  sesi latihan yang akan berlangsung pada hari Jumat, kualifikasi pada hari Sabtu dan balapan pada hari Minggu.

Sebelum musim perdana MotoE ™ dimulai, tes resmi pertama untuk pembalap dan tim dijadwalkan berlangsung di Circuito de Jerez pada bulan Februari 2019.

 

Tim/ team

Akan ada 18 motor yang bersaing, didistribusikan ke tim sebagai berikut:

  • Masing-masing dari tujuh Tim Independen MotoGP akan menerima dua-motor
  • Empat motor akan disediakan untuk tim Moto2 ™ dan Moto3 ™ yang ingin ikut berlaga.
  1. Pembalap

Para pembalap  akan dikontrak oleh tim dan akan diminta untuk memiliki pengalaman yang cukup dalam dunia balap roda dua – menciptakan tingkat persaingan yang luar biasa sejak awal.

 

Bagaimana dengan Suara sari MotoE ?

Pasti kita penasaran dengam suara dari  MotoE, yang pasti kita telah tau bawa dibalap MotoGP ™ memiliki suara yang unik, dan bahkan suara disetiap kelas (moto2, moto3 da MotoGP) motor MotoGP ™ memang unik. MotoE ™ juga memiliki suara unik tersendiri, yang akan sangat berbeda dengan suara kelas utama balap Grand Prix. Motor listrik lebih sepi, tapi juga memungkinkan penggemar mendengar suara yang biasanya hilang dalam deru mesin. Suara motor yang menyibak udara dan deritan ban – yang kemungkinan besar bisa didengar oleh penggemar pada MotoE ™ –  hal ini adalah cara yang sama sekali berbeda untuk mengalami balap.

Bagaimana dengan banya?

Michelin akan menjadi satu-satunya pemasok ban untuk FIM Enel MotoE ™ World Cup. Pabrik ban asal  Prancis, yang juga memasok kelas utama balap Grand Prix, ini akan berbagi nilai-nilai Piala dengan sempurna – berfokus pada kompetisi, persaingan dan peluang luar biasa untuk kemajuan teknologi dan pengembangan.

Well, kita tunggu setahun kedepan….seperti apa nih keseruan balap MotoE….!!!

 

Diterjemahkan secara bebas dari motogp.com

Tes MotoGP (2018 Off-Season Test) Sepang, siapa Pembalap yang paling bersemangat?

sirkuit Sepang Malaysia

Selama tiga hari Minggu-Senin-Selasa (28-29-30) Januari lalu, telah dihelat seri tes motogp 2018 atau istilah nya 2018 Off-Season test di Sepang Malaysia.

Sedikit mengamati lewat catatan hasil tes yang dibeberkan oleh motogp.com, bisa kita lihat kegigihan para pembalap maupun team dalam melakukan sesi ujicoba motor/tes untuk mempersiapkan musim balap 2018 yang akan digelar oada bulan Maret mendatang. Pun juga akan di gelar 2 sesi tes lagi  (2018 Off-Season Test) yakni 16-18 Februari di sirkuit Buriram-Thailand dan 01-03 Maret di Losail-Qatar.

Well kembali ke sesi tes Sepang, perlu kita ketahui bahwa sirkuit yang digunakan yakni Sirkuit Internasional Sepang – Malaysia, merupakan sirkuit yang terbilang berjarak panjang yakni 5.543 km, di bangun pada tahun 1999 dengan disainer Hermann Tilke. Pertama kali digunakan diajang balap MotoGP atau kelas 500cc 1999 yang dimenangkan oleh Kenny Robert Jr (Amerika) bersama motor Suzuki. Sirkuit dengan tikungan sebanyak 5 (tikungan kiri) dan 10 (tikungan kanan), lebar 16 meter dan trek lurus sepanjang 920 meter ini, punya catatan waktu tempuh satu putaran (Circuit Record ) 2 menit, 606 detik (2’00.606) ditorehkan oleh Jorge Lorenzo (Movistar Yamaha MotoGP, 2015), dengan kecepatan rata-rata 148,2 km/jam. Top speed atau keepatan tertinggi pada angka 339, 6 km/jam oleh Andrea Iannone (Ducati Team, 2015), sedangkan lap tercepat dan lap terbaik / best lap di raih pada angka 1’59.053 oleh Dani Pedrosa (Repsol Honda Team, 2015).

Menurut data hasil tes untuk sesi tes Sepang kemarin yang dihelat selama 3 hari( Minggu-Senin-Selasa), dilangsungkan selama 8 jam perharinya dimulai pada pukul 10.00 pagi waktu setempat. Pembalap yang terbanyak menjalani tes mengitari lintasan sebanyak 72 lap adalah Maverick Vinales (Movistar Yamaha MotoGP) di hari pertama, dan juga hari kedua sebanyak 68 lap, di hari ketiga ada Bradley Smith (RedBull KTM Racing Team-KTM) dengan 77 lap mengungguli Marc Marquez dengan 75 lap.

Dan berikut catatan waktu nya:

Hari pertama 1 28/01/2018 :

Dimemangkan Dani Pedrosa (Repsol Honda Team) 1:59.47 55/56 lap, mengungguli Andrea Dovizioso 0.343 detik (33/35 ) lap, dan Jorge Lorenzo 0.375 detik dibawahnya (38/38 lap).

Hari 2  29/01/2018 :

Dimenangkan Maverick Vinales (Movistar Yamaha MotoGP) 1:59.355 68/68 lap mengungguli rekan setimnya Valentino Rossi 0.035 detik (38/39 lap dan juga Cal Crutchlow (LCR Honda Castrol) 0.088 detik 56/65 lap

Hari 3 , 30/01/2018 :

Dimenangkan oleh Jorge Lorenzo (Ducati Team) 1.58.830 21/48 , unggul 0.179 detik dari Dani Pedrosa (Repsol Honda Team) 9/58 dan juga Cal Crutchlow (LCR Honda Castrol) 0.222 detik pada lap 18/65.

 

Dan berikut catatan penggabungan antar ketiga hari ;

Penggabungan hasil tes Sepang 2018

Hasil penggabungan ketiga hari dimemangkan oleh Jorge Lorenzo 1’58.830 , selisih 5,937 detik dari pembalap paling akhir Michele Pirro (Ducati Tes Team)