Kembali Tim Repsol Honda Kenalkan livery motogp Di Indonesia

Team Repsol Honda MotoGP 2018

2018 menjadi tahun keempat secara berturut-turut Team Repsol Honda di luncurkan(diperkenalkan) di Indonesia yang diselenggarakan oleh Astra Honda.

Bersama dua pembalap andalannnya Marc Marquez dan Dani Pedrosa, tim Repsol Honda meluncurkan livery-motor balapnya untuk musim balap motogp 2018 di Jakarta International Expo, Kemayoran Jakarta pada Rabu (21/02) kemarin.

Menggunakan waktu break menjelang test resmi pra musim di Qatar pada 1 Maret mendatang, pembalap Juara Dunia MotoGP, Marc Marquez dan rekan setimnya Dani Pedrosa yang mana si pemilik nomor 26 tersebut menorehkan waktu tercepat di sesi test Thailand. Mereka terbang ke Indonesia bersama manager tim Alberto Puig dan Tetsuhiro Kuwata selaku Divisi Managemen Operasional GM HRC.

Berikut penuturan Marc Marquez

” Sungguh menyenangkan sekali berada di Indonesia lagi untuk peluncuran tim kami, karena ini adalah negara yang penting bagi Honda dan MotoGP.  Kami sudah sering kesini (Jakarta), jadi seperti sudah sangat mengenalku,  ada banyak penggemar yang membuat Kami merasa sangat diterima dan ada baiknya memberi penghargaan atas dukungan mereka dengan datang ke sini dan mendedikasikan beberapa waktu untuk mereka kami melaku sudah melakukan tes musim dingin ini dan keduanya berjalan cukup baik. Kami juga akan bekerja keras di Qatar, untuk menyelesaikan semua dan bersiap untuk musim depan. Kami ingin bertarung di depan lagi tahun ini dan untuk tampil bagus untuk fans kami di sini dan di seluruh dunia.”

Dan berikut ungkapan Dani Pedrosa, 

“Bila anda melihat betapa banyak orang di Jakarta yang menyukai MotoGP, mudah untuk mengerti mengapa kami datang kesini lagi untuk peluncuran tim kami. Dari sudut pandang pengendara senang melihat para penggemar menikmati olahraga kami begitu banyak dan untuk berbagi hasrat kami sendiri. Kami juga mendapat sambutan yang sangat bagus beberapa hari yang lalu di Thailand di mana kami mendapat tes positif. Sejauh ini semuanya berjalan cukup baik, meski kita akan mengerti dengan lebih baik di mana kita berada saat berada di Qatar dimana kondisinya akan sangat berbeda. Saya bangga bisa memulai musimlain dengan Tim Repsol Honda dan saya siap memberi 100% untuk mencoba dan bertarung di puncak.”

 

 

Advertisements

Akan ada Balap Motor Listrik ‘ MotoE’ di MotoGP 2019

Ilustrasi MotoE

Di musim balap 2019 mendatang, akan ada kelas baru di ajang balap sepedamotor paling bergensi sejagat ini. Yapz akan ada kelas balap baru, yakni kelas motor listrik atau diperkenalkan dengan istilah MotoE, ” FIM Enel MotoE World Cup”. Dan Enel menjadi sponsor utama di kelas baru ini, yang mana Enel merupakan sebuah perusahaan asal Italia yamg bergerak di sektor utilitas, industri utamanya adalah peralatan listrik.

  Meskipun dikehidupan kita belum lah familiar dengan sepedamotor listrik, namun sepertinya Dorna Sport selaku perusahaan yang menangani balap MotoGP akan menghadirkannya di tahun depan.

Dengan pesatnya pertumbuhan kendaraan berbahan bakar yang semakin hari semain bertambah banyak (1 milyar kendaaan diseluruh dunia), Inilah sebabnya mengapa Dorna Sports akan meluncurkan FIM Enel MotoE™ World Cup pada tahun 2019. Berakar pada teknologi terdepan, seri zero-emissions ini bertujuan untuk mengambil visi alternatif balap ke trek. Bersaing sebagai kelas baru di ajang FIM MotoGP ™ World Championship, MotoE ™ akan menjadi contoh motorsport beroktan tinggi namun tidak berotoritas tinggi – mendapat manfaat dari produksi TV mutakhir MotoGP ™ dan platform komunikasi yang substansial.

Balapan MotoE diusulkan sebanyak 10 lap dalam 1 kali durasi balap. Setiap evolusi yang dicapai dalam hal motor atau tenaga akan digunakan untuk memperbaiki performa out-and-out daripada meningkatkan jumlah putaran balapan.

Di tahun 2019 nantinya, lima balapan akan digelar di lima sirkuit Eropa pada kalender MotoGP ™. Ini memberi ruang lingkup yang luas untuk MotoE ™ di masa depan; dimulai di Eropa dengan tujuan untuk berkembang di seluruh dunia.

Seperti halnya kelas balap yang ada di MotoGP, MotoE juga ada  sesi latihan yang akan berlangsung pada hari Jumat, kualifikasi pada hari Sabtu dan balapan pada hari Minggu.

Sebelum musim perdana MotoE ™ dimulai, tes resmi pertama untuk pembalap dan tim dijadwalkan berlangsung di Circuito de Jerez pada bulan Februari 2019.

 

Tim/ team

Akan ada 18 motor yang bersaing, didistribusikan ke tim sebagai berikut:

  • Masing-masing dari tujuh Tim Independen MotoGP akan menerima dua-motor
  • Empat motor akan disediakan untuk tim Moto2 ™ dan Moto3 ™ yang ingin ikut berlaga.
  1. Pembalap

Para pembalap  akan dikontrak oleh tim dan akan diminta untuk memiliki pengalaman yang cukup dalam dunia balap roda dua – menciptakan tingkat persaingan yang luar biasa sejak awal.

 

Bagaimana dengan Suara sari MotoE ?

Pasti kita penasaran dengam suara dari  MotoE, yang pasti kita telah tau bawa dibalap MotoGP ™ memiliki suara yang unik, dan bahkan suara disetiap kelas (moto2, moto3 da MotoGP) motor MotoGP ™ memang unik. MotoE ™ juga memiliki suara unik tersendiri, yang akan sangat berbeda dengan suara kelas utama balap Grand Prix. Motor listrik lebih sepi, tapi juga memungkinkan penggemar mendengar suara yang biasanya hilang dalam deru mesin. Suara motor yang menyibak udara dan deritan ban – yang kemungkinan besar bisa didengar oleh penggemar pada MotoE ™ –  hal ini adalah cara yang sama sekali berbeda untuk mengalami balap.

Bagaimana dengan banya?

Michelin akan menjadi satu-satunya pemasok ban untuk FIM Enel MotoE ™ World Cup. Pabrik ban asal  Prancis, yang juga memasok kelas utama balap Grand Prix, ini akan berbagi nilai-nilai Piala dengan sempurna – berfokus pada kompetisi, persaingan dan peluang luar biasa untuk kemajuan teknologi dan pengembangan.

Well, kita tunggu setahun kedepan….seperti apa nih keseruan balap MotoE….!!!

 

Diterjemahkan secara bebas dari motogp.com

Tes MotoGP (2018 Off-Season Test) Sepang, siapa Pembalap yang paling bersemangat?

sirkuit Sepang Malaysia

Selama tiga hari Minggu-Senin-Selasa (28-29-30) Januari lalu, telah dihelat seri tes motogp 2018 atau istilah nya 2018 Off-Season test di Sepang Malaysia.

Sedikit mengamati lewat catatan hasil tes yang dibeberkan oleh motogp.com, bisa kita lihat kegigihan para pembalap maupun team dalam melakukan sesi ujicoba motor/tes untuk mempersiapkan musim balap 2018 yang akan digelar oada bulan Maret mendatang. Pun juga akan di gelar 2 sesi tes lagi  (2018 Off-Season Test) yakni 16-18 Februari di sirkuit Buriram-Thailand dan 01-03 Maret di Losail-Qatar.

Well kembali ke sesi tes Sepang, perlu kita ketahui bahwa sirkuit yang digunakan yakni Sirkuit Internasional Sepang – Malaysia, merupakan sirkuit yang terbilang berjarak panjang yakni 5.543 km, di bangun pada tahun 1999 dengan disainer Hermann Tilke. Pertama kali digunakan diajang balap MotoGP atau kelas 500cc 1999 yang dimenangkan oleh Kenny Robert Jr (Amerika) bersama motor Suzuki. Sirkuit dengan tikungan sebanyak 5 (tikungan kiri) dan 10 (tikungan kanan), lebar 16 meter dan trek lurus sepanjang 920 meter ini, punya catatan waktu tempuh satu putaran (Circuit Record ) 2 menit, 606 detik (2’00.606) ditorehkan oleh Jorge Lorenzo (Movistar Yamaha MotoGP, 2015), dengan kecepatan rata-rata 148,2 km/jam. Top speed atau keepatan tertinggi pada angka 339, 6 km/jam oleh Andrea Iannone (Ducati Team, 2015), sedangkan lap tercepat dan lap terbaik / best lap di raih pada angka 1’59.053 oleh Dani Pedrosa (Repsol Honda Team, 2015).

Menurut data hasil tes untuk sesi tes Sepang kemarin yang dihelat selama 3 hari( Minggu-Senin-Selasa), dilangsungkan selama 8 jam perharinya dimulai pada pukul 10.00 pagi waktu setempat. Pembalap yang terbanyak menjalani tes mengitari lintasan sebanyak 72 lap adalah Maverick Vinales (Movistar Yamaha MotoGP) di hari pertama, dan juga hari kedua sebanyak 68 lap, di hari ketiga ada Bradley Smith (RedBull KTM Racing Team-KTM) dengan 77 lap mengungguli Marc Marquez dengan 75 lap.

Dan berikut catatan waktu nya:

Hari pertama 1 28/01/2018 :

Dimemangkan Dani Pedrosa (Repsol Honda Team) 1:59.47 55/56 lap, mengungguli Andrea Dovizioso 0.343 detik (33/35 ) lap, dan Jorge Lorenzo 0.375 detik dibawahnya (38/38 lap).

Hari 2  29/01/2018 :

Dimenangkan Maverick Vinales (Movistar Yamaha MotoGP) 1:59.355 68/68 lap mengungguli rekan setimnya Valentino Rossi 0.035 detik (38/39 lap dan juga Cal Crutchlow (LCR Honda Castrol) 0.088 detik 56/65 lap

Hari 3 , 30/01/2018 :

Dimenangkan oleh Jorge Lorenzo (Ducati Team) 1.58.830 21/48 , unggul 0.179 detik dari Dani Pedrosa (Repsol Honda Team) 9/58 dan juga Cal Crutchlow (LCR Honda Castrol) 0.222 detik pada lap 18/65.

 

Dan berikut catatan penggabungan antar ketiga hari ;

Penggabungan hasil tes Sepang 2018

Hasil penggabungan ketiga hari dimemangkan oleh Jorge Lorenzo 1’58.830 , selisih 5,937 detik dari pembalap paling akhir Michele Pirro (Ducati Tes Team)

 

Hingga 2020 Dunlop akan memasok ban untuk Moto2 & Moto3

Dirut Dunlop Motor ‘Xavier Fraipont ‘ bersama Paul Serracanta Dirut Dorna Sport

Dalam tiga tahun kedepan atau mulai musim 2018 hingga 2020 ban merk Dunlop akan menjadi pemasok resmi untuk kebutuhan ban di ajang balap paling bergensi sejagat_MotoGP untuk kelas ringan dan menengah atau yang lebih familiar kita kenal dengan sebutan kelas Moto2 dan Moto3.

Dalam sejarahnya ban Dunlop telah dipakai pada kejuaraan dunia balap motor sejak tahun 1949, dimana Les Graham membalap dengan ban ini yang memenangkan kejuaraan balap motor pertama kelas 500.

Di MotoGP tahun 2017 ini, yang terdiri dari 86 pembalap yang saling bersaing dari 18 negara, yangmana Moto2 dan Moto3 sebagai bagian dari MotoGP sebagai gerbang/ kelas pembuka bagi para pembalap talenta yang nantinya akan naik dikelas utama(MotoGP).

Moto2 diperkenalkan pada tahun 2010, dan Moto3 tahun 2012, keduanya menggantikan kelas 250 dan 125. Dunlop telah menjadi rekan kerja sebagai pemasok ban dari awal  kedua kelas ini, yang juga telah terbukti membawa kesuksesan ban di kelas 250 dan 125 , termasuk mengklaim mampu juara  sebanyak 17 kali di kelas 250 sebelum kelas ini di ganti menjadi Moto2. Semenjak itu yamg msma ada nama-nama jawara termasuk Marc Marquez, Maverick Vinales, Johann Zarco, dan Pol Espargaro  yang memperlihatkan efektifnya dari kelas ini dalam menciptakan pembalap_depan MotoGP.

 

Selai perjanjian tiga tahun baru ini untuk terus berlanjut sebagai pemasok ban resmi untuk Moto2 ™ dan Moto3 ™, Dunlop juga akan terus mempromosikan #ForeverForward Award yang unik, yang memberi penghargaan kepada pembalap yang telah menghasilkan banyak gebrakan selama satu musim di kedua kategori tersebut. Seperti pada 2017, pemenangnya adalah pemenang GP Italia Moto3 ™ Andrea Migno, yang mendapatkan posisi 137 memecahkan rekor 137 posisi dalam 18 Grand Prix.

Well , kita tunggu saja musim baru MotoGP 2018 yang akan dimulai pada bulan Maret mendatang.

 

Catatan Prestasi Marc Marquez

Marc Marquez

Gelaran balap dunia MotoGP musim 2017 telah berakhir seiring usainya seri pamungkas yang digelar Minggu (12/11) kemarin di sirkuit Valencia Spanyol. Dan Marc Marquez lah yang menjadi juara dunia MotoGP 2017.

Meskipun diseri terakhir kemarin Marquez tidak juara (finish ketiga) karena dimenangkan oleh rekan setimnya Dani Pedrosa , lalu Johan Zarvo kedua. namun karena dia memperoleh poin tertinggi pada seri sebelumnya  yakni 282, selisih 21 poin dengan peraih poin tertinggi kedua  yakni Andrea Dovizioso dengan 261. Di seri Valencia kemarin Marquez finish ketiga dan mendapat poin 16, maka total 298 poin yang diraihnya selama musim ini maka dia meraih gelar juara dunia untuk ke enam kalinya.

Dengan kemenangannya tersebut, Pembalap asal Cervera_Spanyol kelahiran 17 Februari 1993 atau berusia 24 tahun ini menorwhkan banyak prestasi sepanjang karir di MotoGP hingga saat ini.

Beberapa fakta/ prestasi tentang Marc Marquez:

– Marquez adalah pembalap termuda yang memenangkan empat gelar juara dunia Kejuaraan Dunia, pada usia 24 tahun 254 hari, mengambil catatan dari Mike Hailwood, yang berusia 25 tahun 107 hari saat ia memenangkan gelar keempat berturut-turut di tahun 500cc pada tahun 1965.

– Marquez juga merupakan pembalap termuda sepanjang masa untuk mencapai tonggak sejarah enam Kejuaraan Dunia, mengambil catatan dari Valentino Rossi yang berusia 25 tahun 244 hari saat ia meraih gelar keenam pada tahun 2004.

– Ini adalah gelar keenam dunia di semua kelas untuk Marc Marquez (4 x MotoGP, 1 x Moto2, 1 x 125cc); satu-satunya pembalap Spanyol dengan lebih banyak gelar juara dunia daripada Marquez adalah Angel Nieto, yang memenangkan tiga belas gelar juara dunia (7 x 125cc, 6 x 50cc).

– Marquez telah berada di puncak podium pada lima atau lebih kesempatan selama delapan tahun terakhir di berbagai kelas GP, sesuatu yang baru-baru ini diraih oleh satu pembalap lain dalam sejarah 69 tahun balap sepeda motor Grand Prix: Giacomo Agostini.

– Ini adalah gelar keempat MotoGP ™ yang mengendarai Honda: satu-satunya pebalap yang telah memenangkan lebih banyak gelar kelas dunia terkemuka yang menunggangi Honda adalah Mick Doohan, yang memenangkan gelar 500cc dalam lima kesempatan.

– Selama 2017 Marquez memiliki lebih banyak podium daripada pebalap lainnya di kelas MotoGP ™ (dua belas) dan posisi pole terbanyak (delapan). Dia sama-sama menang dengan runner up Andrea Dovizioso (enam masing-masing).

Dan berikut beberapa catatan Marquez sepanjang musim 2017 :

  • Total poin : 298
  • Pole : 8
  • Juara : 6
  • Posisi 2 : 4
  • Posisi 3 : 2
  • Tidak finish : 3
  • 3 kali meraih lap tercepat
  • 96 kali lap posisi pertama
  • Sesi balap tercatat sejauh 1.911,488 km terjah oleh Dovizioso ( 2.031, 664 km)
  • Sesi latihan tercatat sejauh 7.147,736 km

 

.