Taman Glugut, Destinasi yang Sedang nge-hits di Bantul

Spot foto terfavorit di Taman Glugut Wonokromo Pleret Bantul
Hari Selasa (11/9)  merupakan tanggal merah yang bertepatan dengan hari pertama tahun Hijriyah, dan saatnya untuk liburan…… Well, menuruti apa daripada keinginan ibu negara, maka destinasi wisata kali ini tidak ke pantai maupun ke gunung. Ialah sebuah objek wisata yang sedang diminati oleh masyarakat Bantul, sesuai judul diatas tentunya, yakni Taman Glugut. Berada di sisi Timur Utara atau tenggara dari kota Bantul dan kebetulan dekat dengan rumah, hanya sekitar 11 km saja. Jadi hanya berkendara motor sekitar 20 menit saja sudah sampai di destinasi wisata ini. Ini merupakan wisata air dimana yang sebenarnya merupakan sebuah bantaran sungai (sungai Opak) dan merupakan bendungan. Karena kearifan dan kreativitas warga setempat, mengubahnya menjadi sebuah objek wisata, dan semakin moncher/terkenal dengan banyaknya yang posting di media sosial, maka semakin tambah diburu oleh warga untuk dikunjungi. Bantaran yang cukup luas dan banyak nya pohon bambu, membuat area ini cukup rindang, jadi kita bisa betah berlama-lama disini bahkan bisa seharian penuh. Juga dibuatkan beberapa gazebo, serta beragam mainan anak, ada ayunan, egrang, teklek/ bakiak panjang, mandi bola, mancing, jaring  ikan, semakint anak-anak betah main disini. Pun juga beragam warung makan yang menyediakan aneka makanan minuman baik kemasan cepat saji , maupun tradisional, ada soto ayam kupat tau , bubur kacang ijo, mie ayam, gorengan dan lainnya. Dan tidak perlu takut kemahalan disini, dijamin murah semua.  Untuk masuk lokasi wisata yang terbilang sederhana ini tanpa dipungut biaya alias gratis, kita hanya dibebankan ongkos parkir yang murah. Oiya hal yang paling favorit di di obyek wisata ini adalah kita bisa naik perahu untuk sedikit mengitari sungai ke hulu. Ya meskipun rute cukup pendek tapi sangat mengasyikkan, hanya dengan membayar tiket sebesar 5 ribu rupiah dan kita merasa aman karena kita bisa mengenakan rompi pelampung.
Pintu masuk obyek wisata Taman Glugut
Disediakan egrang dan teklek/ bakiak oleh pengelola yang bisa di pinjam secara gratis
Selain itu kita juga bisa menyeberang ke sisi timur, yang disana ada area outbound , dan spot foto menarik. , demikian sedikit gambaran mengenai obyek wisata Taman Glugut, semoga bermanfaat…!!
Advertisements

Ayo nonton balap motor bebek Kejurnas Motoprix Seri 6 Regional 2 Jawa di Lap Lanud Gading Gunkid YK

Kejurnas Motoprix seri 6 Regional 2 Jawa 2018

Akhir pekan ini (1-2 September 2018) di Yogyakarta, tepatnya di sirkuit Lanud Gading Gunungkidul Yogyakarta akan menjadi venue ajang balap motor bebek tingkat nasional. Yakni Seri ke-6 Kejurnas Motoprix 2018 region II (Jawa).

Mengutip dari situs beritabalap.com secara lebih rinci panitia dalam hal ini Dedy Fermadi menjelaskan adanya yang perlu dipertegas sehubungan regulasi kelas pendukung/ supporting class, yaitu MP5 ECU Standar Usia Maksimal 12 tahun. Ini merupakan kelas pembinaan anak-anak dengan motor bebek 150 cc, wae mantap untuk ditonton nih.

Juga mengenai besaran diameter Throttle body wajib 28mm. Aturan Throttle Body seperti di MP5 yakni 28 mm,, jadi bukan bawaan standar motor yang berbeda-beda

Bahwa sehubungan diameter Throttle-Body (TB) untuk kategori tersebut mengacu pada aturan MP5. Jadi wajib dengan diameter TB sebesar 28 mm.

“Intinya seperti aturan MP5 namun ini dengan ECU Standar Pabrik, “tegas Dedy Fermadi selaku Ketua Komisi Olahraga Sepeda Motor/Balap Motor/Dragbike Pengprov IMI DIY yang juga ikut gotong-royong untuk kesuksesan Motoprix 2018 Jogja ini. Alhasil, konteks ini sama dengan saat Motoprix 2018 Jogja sebelumnya dan Motorprix 2018 Malang, Jawa Timur.

Berbeda dengan saat Motoprix Tasikmalaya, Jawa barat yang sempat menimbulkan kontroversi karena berbeda dengan putaran sebelumnya. Saat di Tasikmalaya, perangkat TB diperbolehkan standar pabrik yang notabene berbeda-beda setiap kudabesi. Bukan mutlak sama semua 28 mm.

Ini yang kemudian menimbulkan kritik dari berbagai tim karena tidak seragam 28 mm. Ada yang diuntungkan. “Disamping itu kabel-body juga wajib standar bawaan motor. Tidak boleh diganti, “tambah Dedy Fermadi yang juga mentor dan pemilik sekolah balap D45 Road Racing Academy, termasuk penasehat di tim Yamaha Bahtera Racing.

 

 

 

Sumber berita & gambar : beritabalap.com

PCX lokal Resmi mengaspal di Jogja

Press Conference PCX Yogyakarta 9 Maret 2018

Sore kemarin (Jum’at, 9/3) telah diadakan Press Conference guna awal peluncuran salah satu produk istimewa dari Honda area Jogja Kedu dan Banyumas di awal tahun 2018 ini yakni All New Honda PCX atau bisa kita sebut dengan PCX lokal, iya karena produk baru ini merupakan generasi penerus dari PXC terdahulu yang merupakan produk import (CBU) dari Thailand, yang mana boleh dibilang dari segi harga lebih mahal dari produk sejenis dari pabrikan lain.
Jadi kehadiran produk baru yang merupakan buatan murni dalam negeri ini, mampu memangkas beberapa aspek biaya dari efek import, jadi boleh dibilang memberi jawaban bagi konsumen yang menginginkan produk premium namun dengan harga yang lebih bersahabat.

Bertempat di Astra Motor Safety Riding Center, yang berada di Jl. Jenderal Sudirman No. 99 Sagan Gondokusuman. Astra Motor Yogyakarta selaku Dealer utama untuk wilayah regional DI. Yogyakarta Kedu dan Banyumas mengundang para jurnalis, media cetak & Elektronik wilayah Jogja, blogger serta vlogger guna mengenalkan lebih lanjut motor bergenre skutik gambot ini, sekaligus diberikan kesempatan untuk mencobanya, termasuk saiya. Saat sesi riding test awalnya saiiya ragu, yang belum begitu familiar mengendarai skutik gambot plus area test ride terbilang cukup menantang layaknya lintasan slalom (untuk nge-drift), namun ternyata motor ini cukup enteng untuk manuver , zig-zag & meliuk mengikuti trek yang biasa untuk praktek braking, narrow plank & slalom course.

Motor PCX cukup bersahabat dengan postur cukupan seperti saya.

Ngetrek dengan honda PCX

Banyak penjelasan teknis mengenai produk global ini, yang kini sama arti menjadi produk lokal, yang sama kualitas dengan buatan Vietnam, maupun Thailand, hanya saja di lokalkan untuk mengejar ‘pricing’ yang lebih bersahabat tadi.

Jadi meskipun produk dalam negeri, PCX 2018 terbaru  ini tidak kalah dengan produk terdahulu, malahan menounyai banyak kelebihan dan fitur baru, baik dari mesin hingga sisi luaran.

PCX yang mempunyai kepanjangan Personal Comfort Xalom ini terdapat fitur yang superior, seperti semua lampu mengadopsi sistem LED, speedometer full digital panel meter, kunci kontak Smart key system, ada power charge untuk pengisian baterai gadget , rem depan & belakang cakram ABS (Anti-Lock Brake System), , dan bagasi super luas dengan kapasitas 28.8 liter. Disamping fitur yang lazim ada di motor honda seperti; eSP, ACG starter, Idling Stop, alarm system, Answer Back System, Combi Brake dan lainnya.

Sejak mulai diperkenalkan secara nasional, konsumen dalam ruang lingkup Astra Motor Yogyakarta cukup banyak yang indent, Baepsk Budi Hartanto selaku kepala pemasaran mengatakan bahwa konsumen yang indent mulai 15 Desember hingga saat ini(press conf) telah mencapai 1.130 indener, baru terpenuhi sebanyak 91 unit dan untuk skala nasional mencapai angka 14.000 an.

Untuk area Jogja Kedu dan Banyumas harga PCX yang CBS dibanderol dengan harga Rp 27.680.000, sedang untuk tipe ABS Rp 30.680.000 atau selisih 3 juta.

PXC 2018 ini dihadirkan dengan 4 pilihan warna, yakni ; emas (Glamour Gold) ,  putih ( Wonderful white), hitam (Brilliant black) & merah (Majestic Matte Red)

 

Honda PCX 2018

Tampak depan honda PCX 2018

Honda PCX terbaru 2018 warna putih

Samping kiri honda PCX 2018

Oiya untuk pelayanan purna jual yakni untuk perawatan atau service berkala, menurut kepala HC3 Astra Motor Yogyakarta Bapak Erie Kurnia, pelanggan tidak usah khawatir meskipun produk premium namun pelanggan tidak perlu ke dealer Wing untuk melakukan service berkala seperti halnya pada PCX terdahulu karena di setiap AHASS akan disediakan ‘track fast’ atau jalur khusus untuk perawatan motor ini.

Jadwal Cari Jodoh aka ‘Golek Garwo’ Maret – April – Mei 2018

Pendaftaran peserta Golek Garwo (Cari Jodoh)

Bagi yang masih sendiri (jomblo) dan ingin segera menikah, bisa ikut acara rutin bulanan ini…..

Di komplek kantor Kecamatan Sewon Bantul di setiap Minggu ketiga diadakan sebuah acara yang menarik, yakni ‘Golek Garwo’ atau Cari Jodoh, acara yang di prakarsai oleh FORTAIS (Forum Ta’aruf Indonesia) Sewon Bantul ini ruton mengadakannnya sebulan sekali. Dan terbukti sangat membantu bagi yang kesulitan mencari Jodoh.

Acara ini gratis terbuka untuk umum siapaaaja dimana saja. Jika sekiranya dekat bisa langsung datang dan mendaftar ditempat, naun jika sekiranyajauh bisa kirim data via email.

Untuk jadwal bulan Maret 2018 ini hingga tiga bulan mendatang silahkan simak gambar berikut ….plus persyaratannnya ….

Jadwal Golek Garwo di Bantul Maret April Mei 2018

 

Yuuuk sambut pasanganmu, siapa tau dia ada disini…..💑👫💗💘💝💞💟💕💓💜💛💚💖….

Oiya acara ini juga untuk yang sudah pernah menikah (duda atau janda) dan ingin mencari pasangan lagi

Stephen Langitan Solo Riding 30.000 KM Jakarta – London naik Kawasaki Versys X-250 Tourer

Stephen langitan solo riding Jakarta – London (Kawasaki Motor Indonesia)

Siapa sih (pemerhati roda dua) yang gak kenal dengan Stephen Langitan? Bagi komunitas,  klub sepedamotor, blogger, vlogger otomotif pastilah kenal ddngan beliau,  yang boleh lah kita sebut dengan ‘master of biker’. Di awal tahun 2018 ini om Stephen akan melakukan aktifitas hobby nya yakni berkendara motor sendirian sejauh 30.000 Km Jakarta – London…warbiasyah….!

Mengutip dari laman facebook Kawasaki Motor Indonesia, yang mengunggah status bahwa Kawasaki secara penuh mendukung aksi yag luar biasa dari om Stephen ini, dan tidak hanya kawasaki Indonesia (KMI) saja yang memberi support ke om Stephen, namun beberapa pihak terkait serta dari pemerintah pun memberi dukungan penuh, kegiaan SOLO RIDE JAKARTA – LONDON ini sudah mendapat restu dan dukungan dari IMI (Ikatan Motor Indonesia), MENPORA RI (Menteri Pemuda dan Olah Raga), dan MENHUB RI (Menteri Perhubungan) dengan tujuan kampanye keselamatan berkendara di jalan. MENHUB juga mengharapkan semoga Stephen dapat menjadi Duta Keselamatan Berkendara bagi Bangsa Indonesia.

Berikut info selengkapnya yag saya kutip dari Kawasaki Motor Indonesia dan arsip dari blog Stephenlangitan.com

SOLO RIDE JAKARTA – LONDON yang akan dilakukan oleh StephenLangitan.com pada tanggal 25 Maret 2018 mendatang.

Stephen melaksanakan aksi ini dalam rangka mewujudkan petualangan “World Tour Ride” yang mampu berpetualang seorang diri dengan sepeda motor berkeliling dunia dengan semangat untuk mengibarkan Merah Putih di seluruh dunia sambil membawa pesan persaudaraan tanpa batas (Brotherhood Has No Border).
Stephen berencana untuk sampai di London pada bulan Agustus dan akan mengikuti upacara kemerdekaan 17an di KBRI London.
Perjalanan jauh 30.000 Km lebih ini akan menempuh berbagai macam medan dan kondisi jalan yang bervariasi (on road/off road), maka Stephen harus memilih sepeda motor yang paling tepat, yaitu Kawasaki Versys X-250 Tourer.
Stephen akan menjelajah berbagai negara dengan kondisi alam, jalan dan medan yang sangat ekstrim, seperti jalan tertinggi didunia, Khardungla Top di Northern India dengan suhu udara sangat dingin, gurun pasir di Pakistan-Iran, serta pegunungan Alpen di Eropa. “Pertualangan kami tidak hanya duduk diatas sepeda motor, tetapi juga meng-explore lokasi terbaik sambil berkemah di alam terbuka. Hal ini akan kami lakukan di Northern India, Pakistan, dan pegunungan Alpen Eropa disaat musim panas.” Ungkap Stephen.

Solo riding Jakarta – London Stephen langitan

Untuk rute perjalanan yang telah dirancang oleh Stephen dimulai dari benua ASIA, yaitu Indonesia, Malaysia, Thailand, Myanmar, Nepal, India, Pakistan, Iran, Turki; kemudian masuk UNI-EROPA, yaitu Greece, Montenegro, Bosnia & Herzegovina, Croatia, Slovenia, Italia, Monaco, Perancis, Andorra, Spain, Switzerland, Liechtenstein, Austria, Germany, Belanda, Belgium, Luxembourg, dan terakhir negara Inggris.

Sedangkan MISI SOLO RIDE JAKARA – LONDON adalah :

a. Membawa bendera Indonesia sekaligus membuktikan bahwa kegiatan olah raga sepeda motor bukan hanya sekedar balapan, tetapi juga sebagai kegiatan petualangan yang sekaligus menjadi jembatan “Persahabatan Lintas Negara”.

b. Mewujudkan inspirasi bagi pemuda Indonesia untuk menjelajah dunia seorang diri dengan tujuan membawa “Salam Persaudaraan Indonesia” bagi masyarakat dunia.

c. Membuktikan semangat dan tekad seorang warga negara Indonesia yang siap menghadapi berbagai rintangan, alam maupun perbedaan sosial dan budaya dari berbagai negara.

 

Bravo om Stephen……..💪