Jadwal SIM keliling di Bantul, Agustus 2020 “Simul WanGi”

Saat ini kita masih dalam masa Pandemi dan memasuki masa istilahnya New Normal atau adaptasi kebiasaan baru, jadi setiap aktivitas yang kita lakukan masih harus sesuai protokol kesehatan, minimal kita mengenakan masker dan menjaga jarak, juga cuci tangan dengan sabun.

Kegiatan yang berhubungan dengan pelayanan publik pun sudah mulai digelar, seperti halnya pelayanan SIM (Surat Ijin Mengemudi) yakni proses penerbitan SIM baru maupun perpanjangan dan mulai seperti sebelumnya, ada beberapa alternatif baik waktu maupun tempat pelaksanaan nya. Hanya saja untuk proses SIM baru hanya di layani di Satpas(Satuan Penyelenggara Administrasi) Polres Bantul. Pada hari dan jam kerja saja, tapi untuk proses perpanjangan ada 3 alternatif nya. Berikut alternatif tempat & waktunya:

SATPAS POLRES BANTUL, setiap hari kerja mulai pukul 08: 00 WIB s/d selesai, untuk proses SIM baru & perpanjangan

BUS SIM KELILING,di lapangan DPRD BANTUL, proses perpanjangan SIM A & C, setiap hari kerja mulai pukul 08: 00 WIB s/d selesai

SIM ONLINE KELILING, proses perpanjangan SIM A & C, setiap hari Kamis ; 08: 00 s/d selesai. ( 06 Agustus 2020 – Balai Desa Wukirsari Imogiri, 13 Agustus 2020 – Balai Desa Seloharjo Pundong, 27 Agustus 2020 – PT Dobson Enduro Kalijodo Arjosari Sedayu)

SATURDAY NIGHT ( Malam Minggu),Depan Mako Polres Bantul, mulai pukul 18:00 WIB S/D 21:00 WIB.

SIMMaDe (SIM Masuk Desa), sebuah inovasi dari Ditlantas Polda D.I. Yogyakarta

Kapolres Bantul melakukan pemukulan gong tanda dilaunchingnya pelayanan Simmade (SIM Masuk Desa)

Hari ini Selasa (28/7/2020), menjadi sejarah baru dimana Kapolres Bantul AKBP Wachyu Tri Budi Sulistiyono SIK MH melaunching pelayanan Simmade (SIM Masuk Desa) bertempat di Balai Desa Seloharjo Pundong Bantul.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Bantul membacakan amanat Kapolda DIY Irjen Pol Drs Asep Suhendar M.Si. Dikatakan pada masa pandemi Covid-19 ini, dilaksanakan adaptasi kebiasaan baru dalam meningkatkan pelayanan publik di bidang penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM) melakukan inovasi pelayanan yang memudahkan dan mengutamakan keselamatan masyarakat. 

Hal ini dimaksudkan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 namun masyarakat tetap bisa produktif dan meningkatkan sinergitas polisional dengan Pemerintah Daerah dalam hal ini dengan pihak desa atau kelurahan. Untuk mewujudkan hal tersebut maka Ditlantas Polda D.I. Yogyakarta akan melaksanakan layanan inovasi SIM yaitu Simmade.

“Simmade merupakan inovasi pelayanan Ditlantas Polda D.I. Yogyakarta untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan SIM C baru sehingga tidak perlu datang ke Satpas dan mengurangi antrian yang ada di Satpas SIM sehingga meminimalisir kerumunan sesuai protokol kesehatan yang diatur oleh pemerintah,” katanya.

Dijelaskan, tujuan dari layanan Simmade untuk memberikan layanan kepada masyarakat pemohon SIM C baru, sehingga masyarakat bisa mendapatkan layanan yang lebih mudah, cepat, efisien dan terjangkau oleh masyarakat yang ada di pedesaan.

Petugas pelayanan Simmade juga diperintahkan untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Selain itu juga agar melaksanakan penerbitan SIM sesuai SOP yang telah ditentukan.

“Pedomani protokol kesehatan dimasa pandemi Covid-19,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut Kapolres Bantul juga mengucapkan terima kasihnya kepa Pemerintah Desa Seloharjo yang telah berkenan memberikan ijin tempat untuk pelaksanaan Simmade.

“Saya selaku Kepala Kepolisian Resor Bantul menghaturkan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Lurah Desa Desa Seloharjo yang telah berkenan memberikan ijin tempat untuk pelaksanaan Simmade ini, semoga kerja sama yang baik ini terus berjalan guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,’ ungkap Kapolres.

Selanjutnya secara simbolis, Kapolres Bantul melakukan pemukulan gong tanda dilaunchingnya pelayanan Simmade (SIM Masuk Desa) didampingi pejabat yang hadir antara lain Asek II Bamang Guritno SH, Danramil Pundong Lettu Inf. Wahana,  Kadishub Kabupaten Bantul Aris Suharyanta S.Sos MM, Kepala BRI Cabang Bantul, Kasatlantas Polres Bantul dan Jajaran Forkopimcam Pundong. (Humas Polsek Pundong) [sumber: Humas Polres Bantul]

Mau Nikah tapi Terbentur Biaya??? Ikut Ini saja, Gratis-tis!!!

Dampak pandemi covid-19 sekarang ini di Dunia khususnya Indonesia berimbas terhadap ritual budaya dan perekonomian di Indonesia khususnya industri pariwisata dan industri wedding. Oleh karena itu bersinergi dengan program pemerintah terhadap tatanan kehidupan baru (normal baru) juga membantu masyarakat yang tidak mampu untuk dapat menikah, maka Nikah Bareng Merah Putih bertema Bersatu Merajut Kasih, Berjuang Ditengah Pandemi Untuk Indonesia Maju bertepatan dengan momentum Dirgahayu Indonesia ke-75 Tahun dan HUT FORTAIS ke- 9 Tahun.

Acara ini adalah yang ke – 5 (lima) Nikah Bareng yang digelar selama pandemi covid-19 dan kali ini persembahan FORTAIS ( Forum Ta’aruf Indonesia) Sewon Bantul DIY dan Kantor Kementrian Agama Kabupaten Bantul, didukung Pemerintah Kabupaten Bantul, PMI Bantul, Latifa Jewerly, Paguyuban Rias Kinasih, Paguyuban Rias Sekar Kantil, Puluhan MUA (make up artis), Komunitas Fotografi Indonesia Region DIY, Semanak Dekor, Java Videotron, Pita Biru Production, Taman Bunga dan berbagai pihak.


Ketua Golek Garwo FORTAIS Sewon & Nikah Bareng Nasional – RM. Ryan Budi Nuryanto, SE berharap dengan pernikahan tersebut dapat tertanam rasa juang kebangsaan ditengah masa pandemi covid-19 bersama – sama bangkit dan berbagi untuk sesama sekaligus menginsiprasi pelaku industri pariwisata, industri wedding dan calon pengantin bahwa Pernikahan Aman dengan perilaku normal baru sesuai dengan protokol kesehatan. Sehingga pernikahan kali ini membawa misi : sosial, religi, budaya, pariwisata dan kebangsaan serta membantu menggerakkan roda perekonomian industri pariwisata dengan bersinergi industri wedding untuk ‘menjual’ DIY khususnya Kabupaten Bantul sebagai Destinasi Wedding. Konsep Nikah Bareng Merah Putih yang berlatar dunia pariwisata Bantul dan KUA (Kantor Urusan Agama).

Ini adalah solusi terbaik bagi pasangan pengantin untuk menikah di situasi pandemi sekarang ini yang sah baik secara agama, negara dan aman untuk kesehatan sekaligus memupuk rasa juang kebangsaan kita. Dimana pasangan yang akan menikah selain dibekali pembekalan manten (suscatin) dari KUA juga akan dibekali dasar bela negara dan kiat usaha survive (bertahan) ditengah masa pademi ini.


Pendaftaran Nikah Bareng Merah Putih sampai tanggal 31 Juli 2020 bagi yang berminat bisa menghubungi KUA se- Bantul atau hotline : 081 579 08 232 / Ryan, dimana acara ini terbuka untuk umum dan kami menyediakan 75 paket pernikahan secara gratis ( mahar / cincin kawin merah putih, rias / busana pengantin, dokumentasi, ijab unik dsb). Hal ini menjadi Pernikahan Maraton Pertama di Indonesia karena akan digelar selama dua (2) Pekan dari : tanggal 3 Agustus s/d. 14 Agustus 2020 di KUA se- Bantul dan puncak acara akan digelar pada tanggal 12 Agustus 2020 dengan prosesi kirab dari Pantai Cemara Sewu Kretek Bantul dan Ijab Unik di KUA Kretek Bantul. Bagi yang masih Jomblo jangan khawatir bisa mengikuti acara Golek Garwo (kontak jodoh) yang digelar tanggal 2 Agustus 2020 pukul : 09.00 s/d. 11.00 WIB di Kantor Kecamatan Sewon Bantul, bagi yang berminat bisa hubungi hotline : 081 579 08 232 atau dapat langsung datang dengan membawa identitas diri dan tetap mematuhi protokol kesehatan , dimana Alhamdulillah berkat doa dan dukungan semua pihak khususnya rekan – rekan media sudah berhasil menjodohkan 8300 pasangan sejak tahun 2011 dan Nikah Bareng yang ke – 55 kali.


Pada kesempatan lain H. Aidi Johansyah, S.Ag.,MM (Kepala Kemenag Kab. Bantul) menyambut baik atas terselenggaranya acara Nikah Bareng dalam rangka 75 Tahun Kemerdekaan RI ini, “mudah-mudahan dapat membantu meringankan beban para catin (calon manten) dan juga meningkatkan pelayanan kepada masyarakat”.

Hal yang sama disampaikan juga perwakilan MUA (make up artis) Tatadhimas dengan adanya ini MUA dapat berkarya kembali, bersosial dan memeriahkan HUT RI ke-75 Tahun, semoga menjadi persembahan yang bermanfaat untuk catin (calon manten) dan masyarakat.
.

Beberapa Alternatif Tempat Perpanjangan SIM di Bantul, Malam Minggu bisa!!

Saat ini kita masih dalam masa Pandemi dan memasuki masa istilahnya New Normal atau adaptasi kebiasaan baru, jadi setiap aktivitas yang kita lakukan masih harus sesuai protokol kesehatan, minimal kita mengenakan masker dan menjaga jarak, juga cuci tangan dengan sabun.

Kegiatan yang berhubungan dengan pelayanan publik pun sudah mulai digelar, seperti halnya pelayanan SIM (Surat Ijin Mengemudi) yakni proses penerbitan SIM baru maupun perpanjangan dan mulai seperti sebelumnya, ada beberapa alternatif baik waktu maupun tempat pelaksanaan nya. Hanya saja untuk proses SIM baru hanya di layani di Satpas(Satuan Penyelenggara Administrasi) Polres Bantul. Pada hari dan jam kerja saja, tapi untuk proses perpanjangan ada 3 alternatif nya.

SATPAS POLRES BANTUL, setiap hari kerja mulai pukul 08: 00 WIB s/d selesai, untuk proses SIM baru & perpanjangan

BUS SIM KELILING,di lapangan DPRD BANTUL, proses perpanjangan SIM A & C, setiap hari kerja mulai pukul 08: 00 WIB s/d selesai

SIM ONLINE KELILING, proses perpanjangan SIM A & C, setiap hari Kamis ; 08: 00 s/d selesai. ( 09 Juli 2020 – Balai Desa Wukirsari Imogiri, 14 Juli 2020 – Balai Desa Seloharjo Pundong, 23 Juli 2020 – PT Dobson Enduro Kalijodo Arjosari Sedayu)

SATURDAY NIGHT ( Malam Minggu),Depan Mako Polres Bantul, mulai pukul 18:00 WIB S/D 21:00 WIB.

Gak sampai 3 menit, Bayar pajak motor Drive-thru Samsat Bantul

Menggunakan layanan drive-tru [Lantatur (lakuran untuk layanan tanpa turun; bahasa Inggris: Drive-through atau drivethru) adalah bisnis yang melayani pelanggan yang menunggu di kendaraannya. Pesanan diterima, dan barang atau layanan disajikan menggunakan jendela atau mikropon, sementara pelanggan tetap menunggu di kendaraannya. (Wikipedia) ]

Pajak pertama si Putri Salju alias Honda Vario 150 terlewat sudah, seharusnya tanggal 13 Maret kemarin, tapi kelupaan. Beruntung nya saat ini ditengah wabah pandemi Corona, ada kebijakan dari pemerintah untuk pembebasan denda, alhamdulillah. Dan benar adanya, baru saja pagi ini (Sabtu 04/04) hanya bayar PKB dan SW-Jasa Raharja saja, eh tapi untuk SW-JR ada sanksi/ dendanya ding, meski cuma 8ribu saja, tidak seperti yang dulu sebesar 32 ribu. (PKB=264.000), SW-JR=43ribu, normal 35 ribu)

Untuk layanan drive-tru Samsat Bantul, cukup keren, saat pelayanan tidak pakai lama, hanya sekitar 1-2 menit saja. Pelayanan seperti ini lah yang saya harapkan dan mungkin semua orang/ masyarakat.

Oiya, untuk persyaratan drive-tru cukup bawa STNK & KTP, dan motor yang dipajaki tentunya.

Yang masih jadi pertanyaan saya, apakah bisa dibayarkan orang lain meski semua persyaratan terpenuhi ??