Informasi Seleksi Penerimaan CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL(CPNS) Pemkab. BANTUL TA 2019

Logo Bantul

 

Berikut informasi seputar SELEKSI PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL
PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL
TAHUN ANGGARAN 2019

Berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 578 Tahun 2019 tanggal 27 September 2019 tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bantul Tahun Anggaran 2019, maka Pemerintah Kabupaten Bantul akan melaksanakan seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun Anggaran 2019 untuk mengisi lowongan formasi sejumlah 601 (enam ratus satu) formasi.

Dan formasinya sbb: 

  • 308 FORMASI UNTUK TENAGA GURU
  • 88 FORMASI UNTUK TENAGA KESEHATAN
  • 205 FORMASI UNTUK TENAGA TEKNIS

SELENGKAPNYA SILAHKAN KUNJUNGI WEBSITE : https://asn.bantulkab.go.id/index.php/info-kepegawaian#

 

Sumber:  Disnakertrans Bantul

Sebanyak 8,5 Ribu Pelanggaran dalam Operasi Zebra Progo 2019 Polres Bantul

Operasi simpatik progo 2016 di Bantul

Usai sudah operasi penertiban berkendara yang dilakukan oleh pihak kepolisian yang mana dilakukan serempak di seluruh kota di tanah air yang bertajuk Operasi Zebra Progo 2019, tidak terkecuali di kota mimin,  kabupaten Bantul. Kabupaten yang terdiri dari 17 kecamatan ini dalam laporan dari Polres Bantul mencatat setidaknya ada 8.500an pelanggaran. Berikut informasi selengkapnya… 

“Selama 14 hari pelaksanaan Operasi Zebra Progo 2019, tercatat 8.539 pelanggar diberikan tindakan. Sebanyak 6.731 ditilang dan sisanya 1.808 diberi teguran,” kata Kasat Lantas AKP Cerryn Nova Madang Putri SH MM, Rabu (6/10/2019).

Dari kendaraan yang melanggar dan ditilang tersebut, kendaraan jenis sepeda motor yang terbanyak yaitu sebanyak 6.114 unit disusul mobil barang sebanyak 325 unit.

Untuk jenis pelanggaran pengendara roda dua didominasi oleh pelanggaran karena melawan arus yakni sebanyak 2.438 perkara, disusul tidak mengenakan helm SNI sebanyak 1.965 perkara.

“Untuk pelanggar didominasi usia 36-40 tahun,” ucapnya.

Operasi Zebra Progo 2019 digelar selama 14 hari mulai tanggal dari tanggal 23 Oktober s/d 5 November 2019. Delapan sasaran pelanggaran lalu lintas menjadi fokus petugas selama Operasi Zebra Lalu Lintas Progo 2019.

Delapan sasaran tersebut yakni, pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm standar; pengendara ranmor R-4 yang tidak menggunakan safety belt; pengemudi kendaraan bermotor R-4 yang melebihi batas kecepatan; melawan arus; mengemudikan kendaraan bermotor dalam pengaruh alkohol; pengendara dibawah umur; menggunakan HP pada saat mengemudikan kendaraan; dan penggunaan lampu rotator/strobo. Sasaran tersebut merupakan instruksi langsung dari pimpinan Polri.

“Delapan sasaran itu menjadi prioritas karena banyak ditemukan praktek pelanggaran. Operasi Zebra dilakukan untuk menekan pelanggaran tersebut,” ujarnya.

 

(Sumber : Humas Polres Bantul)

Operasi Zebra Progo 2019, Ini 8 Target Prioritas Pelanggaran

Operasi Zebra Progo 2019 Polda DIY

Mulai kemarin, banyak diberitakan adanya razia atau operasi penertiban kendaraan Bermotor, mengutip dari laman Polres Bantul, hal ini dilakukan karena

Kepolisian Resor Bantul menggelar operasi lalu lintas bersandi Operasi Zebra Progo 2019. Operasi ini digelar selama 14 hari dari 23 Oktober hingga 5 November 2019.

Kapolres Bantul AKBP Wachyu Tri Budi Sulistiyono, S.I.K saat membacakan amanat Kapolda DIY Irjen Pol Drs. Ahmad Dofiri, M.Si dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Progo 2019 di halaman Mapolres Bantul, Rabu (23/10/2019), mengatakan, Polri telah menetapkan kalender Operasi Zebra, yang rutin dilaksanakan setiap tahun untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas.

Dijelaskan, ada delapan sasaran perioritas pelanggaran yang nantinya akan dilakukan dalam operasi ini.

Adapun delapan poin tersebut adalah :
1. Pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm standar;
2. Pengendara ranmor R-4 yang tidak menggunakan safety belt;
3. Pengemudi kendaraan bermotor R-4 yang melebihi batas kecepatan;
4. Melawan arus;
5. Mengemudikan kendaraan bermotor dalam pengaruh alkohol;
6. Pengendara dibawah umur;
7. Menggunakan HP pada saat mengemudikan kendaraan;
8. Penggunaan lampu rotator/strobo

Untuk mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan, maka operasi ini dilaksanakan dengan mengutamakan tindakan represif sebesar (80%) berupa penegakkan hukum penilangan yang terukur bagi para pelanggar lalu lintas tanpa mengesampingkan kegiatan preemtif (10%) dan preventif (10%) serta dilakukan dengan tindakan kepolisian yang humanis dan mengedepankan 3S (senyum sapa salam).

Melalui penyelenggaraan Operasi Zebra ini, maka diharapkan akan tercapai beberapa tujuan antara lain terwujudnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas; turunnya angka kecelakaan lalu lintas dan mampu menekan jumlah fatalitas korban kecelakaan lalu lintas; berkurangnya titik kemacetan, terciptanya kerjasama yang baik antar instansi pemangku kepentingan lalu lintas; dan terwujudnya situasi dan kondisi kamseltibcar lantas yang mantap.

Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Progo 2019 di Polres Bantul dihadiri sejumlah pejabat Forkompinda Bantul antara lain Dandim 0729/Bantul Letkol Kav. Didi Carsidi, Kasatpol PP, Kadishub, pejabat dari Jasa Raharja, pejabat dari Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Bantul, serta diikuti pasukan dari TNI/Polri, Satpol PP, Dishub dan PMI Bantul. (Humas Polres Bantul)

Cara ‘bikin’ Paspor Biasa di Jogja, Ternyata Mudah

Paspor biasa

“Paspor merupakan bukti identitas diri di luar tanah air.”

Kali ini mimin mencoba berbagi pengalaman mengenai cara pembuatan atau penerbitan (bikin) paspor di Jogja, ugh kalo belum tau seperti nya terasa awang-awangen atau untouchable tal terjangkau / terasa sulit sekali , mendengar katanya saja sedikit keder, apalagi jika kita ingin memiliki atau membuatnya??? Tapi ternyata setelah saya menjalani sendiri, amatlah sangat mudah.

Paspor sendiri ada 3 macam,  yakni paspor Diplomatik,  paspor Dinas & Paspor Biasa.

Bagi masyarakat biasa (bukan aparatur pemerintah),  jika ingin keluar negeri,  baik itu ingin bekerja atau belajar atau berwisata, dan untuk pergi ke tanah suci untuk beribadah (haji & atau umroh) ya diwajibkan untuk membuat paspor, paspor biasa.

Sekarang jamannya serba online,  begitu juga dengan proses penerbitan paspor,  sebelum kita melangkah ke Kantor Imigrasi kelas 1, yang mana di Wilayah Jogja ada 3 tempat yakni,  Kota Jogja Jl. Solo km 10 sekitar barat Bandara Adisutjipto,  atau di Wates Kulonprogo,  selatan kampus UMY, Pengasih Wates Kulonprogo,  atau juga Di Bantul,  Jl Nasional III /ringroad barat,  tepat di utara Jalan-masuk kampus UMY.

Yupz sebelumnya kita meski daftar online dulu di aplikasi Layanan Paspor Online atau bisa lewat browser.  Inilah penting nya akun atau e-mail guna masuk ke sebuah aplikasi.  Namun begitu,  menurut yang saya dengar dari petugas Imigrasi sebuah akun bisa untuk mendaftarkan 5 pemohon,  bisa untuk mendaftarkan orang tuanya,  ataupun keluarga pun juga orang lain yang sekiranya tidak punya akun.

Well, di dalam aplikasi tersebut akan muncul jadwal hari dimana kita ada kuota untuk bisa mendaftarkan diri,  yang mana kita bisa menentukan hari dimana kita akan memohon,  pun juga kita bisa memilih kantor Imigrasi,  yang sekiranya lebih dekat dengan rumah. Setelah kita berhasil mendaftar,  dengan adanya barcode, segeralah kita print atau cetak  kemudian nantinya kita bawa ke kantor Imigrasi sesuai hari dan tanggal yang sudah kita peroleh.

Oiya dokumen wajib yang harus dibawa saat ke kantor Imigrasi adalah ; KTP asli dan fotocopy nya,  Akta Kelahiran asli dan fotocopy,  Kartu Keluarga dan fotocopy,  serta surat rekomendasi ( semisal surat rekomendasi dari agen/ biro umroh) 

*Untuk warga yang usianya lebih dari 70 tahun,  tidak perlu mendaftar secara online, ada pengecualian dan bisa langsung ke Kantor Imigrasi. (Jika daftar online, sistem tidak bisa membaca data) 

Well,  setelah kita di kantor Imigrasi,  bila persyaratan telah terpenuhi makan kita akan mendapatkan stopmap kuning berisi formulir dan surat pernyataan tanggal menerangkan bahwa pemohon belum pernah memiliki paspor (pemohon baru),  disini kita butuh materai 6 ribu,  silahkan dipersiapkan dari rumah,  atau kita bisa beli si kantong belakang kantor (kebetulan admin di kantor Imigrasi Di Bantul).

Setelah kita mengisi surat pernyataan dan formulir dengan benar makan kita serahkan ke bagian pendaftaran,  yang mana kita akan di cek ulang data,  kemudian setelah dirasa sesuai makan akan dipanggil ulang untuk proses foto.  Nah setelah selesai foto makan kita akan mendapatkan resi pengantar pembayaran,  untuk besaran biaya penerbitan paspor biasa 48 halaman adalah 350 ribu,  kita bisa membayar dimana saja si bank atau kantor pos,  kebetulan kantor Imigrasi di Bantul tidak dekat dengan kantor pos,  (seandainya kantor pos membuka mini kantor atau outlet di sana,  pasti sangat membantu pemohon, seperti halnya dikantor Kesehatan Pelabuhan Yogyakarta yang di Maguwoharjo)

Well,  setelah kita melakukan pembayaran, maka Paspor akan jadi dalam waktu 3 hari, dan pengambilan paspor dilayani pada pukul 09.00 – 15.00 WIB,  pemohon wajib hadir. 

Untuk pelayanan di Unit Layanan Paspor Kantor Imigrasi kelas 1 Yogyakarta yang berada di Bantul tersebut,  sangat lah memuaskan,  ramah,  dan tepat waktu serta kesesuaian persyaratan dokumen. 

Jam pelayanan kantor Imigrasi kelas 1 Yogyakarta Jl. Ringroad barat ( utara pintu masuk kampus UMY)
Unit Layanan Paspor Kantor Imigrasi kelas 1 Yogyakarta (Bantul)
halaman pertama paspor 2019
wujud halaman paspor 2019
Catatan pembayaran & pengambilan paspor di Bantul

Tertarik Untuk ‘Isi’ Gerai di Bandara Baru Yogyakarta (YIA) ? Ini persyaratan nya

Foto udara Bandara baru Yogyakarta Internasional Airport (YIA)

Bandara baru Yogyakarta atau Yogyakarta International Airport (YIA)  telah beroperasi sekitar sebulan yang lalu,  didalamnya tentu ada sarana pendukung berupa gerai atau outlet beragam produk yang bisa di beli atau untuk keperluan para penumpang. Nah bagi anda pelaku usaha makro atau istilahnya Usaha Kecil dan Menengah (UKM) baik berupa produk kerajinan ataupun makanan khususnya warga Bantul dan tertarik untuk mengisinya,  berikut persyaratannya. (Buruan ya, proposal ditunggu sampai tanggal 25 Juli 2019) 

PERSYARATAN UMKM PESERTA GALERI YOGYAKARTA INTERNASIONAL AIRPORT (YIA)

Syarat UMKM: 
• Mempunyai KTP DIY
• Menjadi anggota Pengembangan Layanan Usaha Terpadu (PLUT)
DisKop UKM DIY atau sanggup mengurus keanggotaan PLUT apabila lolos kurasi
• Mempunyai IUMK atau Nomor Induk Bersama (NIB) atau  sanggup mengurus IUMK atau NIB bila lolos kurasi
• Mempunyai NPWP, atau sanggup mengurus NPWP apabila lolos
kurasi
• Sanggup mempunyai rekening yang ditentukan DisKop UKM DIY
• Sanggup dikurasi dan memperbaiki produk atas rekomendasi tim kurasi
• Bersedia mematuhi peraturan pihak Angkasa Pura dan PEMDA DIY

• Bersedia mengikuti pelatihan yang dilaksanakan PEMDA DIY dan Angkasa Pura


Syarat Umum Produk
• Kualitas produk premium
• Khusus produk batik, merupakan baik cap dan tulis
• Mempunyai kemasan menarik, minim plastic
• Bahan baku produk bukan berasal dari binatang atau tumbuhan yang dilindungi Negara
• Merupakan produk local, bahan baku minimal 50% dari DIY
• Mempunyai kemampuan dalam kapasitas produksi dan kapasitas SDM
• System jaminan mutu, standar mutu
• Sanggup menjaga konsistensi produk baik kuantitas maupun
kualitas
Syarat Umum Produk Kemasan
• Kemasan menarik
• Mempunyai ijin SP-IRT
• Untuk produk yang terbuat dari telur, susu, daging, ikan,
produk kalengan harus ada ijin MD
• Sanggup berproses ke ijin halal
Syarat Kuliner
• UKM menunggu sendiri produknya
• UKMnya tidak terlibat SARA, kriminal, dan bebas narkoba
• Mempunyai ijin layak hiegienis
• Menjaga kebersihan
• Tidak diperkenankan memakai peralatan seperti gas (semua
peralatan memakai listrik), korek api, senjata tajam, pisau,
gunting, dll
• Sanggup menjaga konsistensi kuantitas dan kualitas


Proposal dikumpulkan ke Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian
Kab Bantul dg format :
A. Profil KUMKM
Nama KUKM, Nama Pemilik, No. HP/WA, Alamat email, Alamat
Produksi, Alamat showroom/toko, Jumlah Karyawan, Jumlah
Aset(tidak termasuk bangunan), Jumlah omzet per bulan,
Pemasaran offline, Alamat pemasaran online :
B. Profil Produk
Diskripsi Produk, Bahan-bahan produk, Asal bahan-bahan produk, Kapasitas produksi per bulan, Harga produk
C. Legalitas yang dipunya
Lampiran :
Fc KTP, Fc Legalitas, Fc NPWP, Foto-foto Produk

Untuk informasi lebih lanjut bisa hubungi nomor yang ada di foto berikut ini ;

.

Gerai UKM di bandara baru Yogyakarta International Airport

Sumber: Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian Kabupaten Bantul