First Report : Pajak Tahunan Kendaraan Setelah Berlakunya PP No 60/2016

Contoh STNK Surat Ketetapan Pajak Daerah(SKPD)

Contoh STNK Surat Ketetapan Pajak Daerah(SKPD)

Yach inilah laporan pertama dari dari saudara saya dari Samsat Bantul, saat membayar pajak tahunan, setelah berlakunya Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2016.

Dan ternyata ada perubahan atau penambahan tarif/biaya untuk administrasi penerbitan STNK sebesar  Rp 25.000,-  jadi jika anda akan membayar pajak tahunan maka sediakan dana  sebesar tahun lalu yakni (PKB+SW), ditambah + 25.000,- untuk kendaraan roda dua atau tiga (sepedamotor). dan untuk rodaempat atau lebih + 50.000. Dan tidak ada kenaikan pajak.

Demikian laporan singkat, semoga bermanfaat.

Contoh STNK Surat Ketetapan Pajak Daerah(SKPD)

Jangan ‘Gagal Paham’ Ya… Akan Perubahan Tarif Penerbitan STNK & BPKB

Tarif baru Penerbitan STNK & BPKB sesuai peraturan pemerintah nomor 60 tahun 2016

Tarif baru Penerbitan STNK & BPKB sesuai peraturan pemerintah nomor 60 tahun 2016

Iya mungkin banyak yang kurang fokus, gagal paham, atau memang belum mengerti & paham maksud dari perubahan tarif/biaya tentang penerbitan BPKB & STNK, yang mulai berlaku besuk pagi(6 Januari 2017). [Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2016].

Jadi mudahnya begini pemirsa, yang berubah atau naik itu biaya penerbitan BPKB & STNK , bukan pajaknya (PKB&SW). Jadi pajak kendaraan tahunan tidaklah naik, tapi kalo pas bayar pajak  5 tahunan atau ganti STNK & plat ada perubahan/kenaikan. Juga berlaku pada saat kita akan balik nama ataupun mutasi.

Tarif/ biaya naik 100% baik untuk kendaraan roda dua maupun roda empat, plus ada biaya penerbitan STNK 25 Ribu untuk motor, 50 ribu untuk mobil. Lihat lah gambar dibawah ini…

Contoh STNK Surat Ketetapan Pajak Daerah(SKPD)

Contoh STNK Surat Ketetapan Pajak Daerah(SKPD) sepedamotor

Nah disitulah letak perubahan/kenaikannnya untuk STNK. Disitu tertera Biaya Administrasi STNK : 50.000 sekarang naik menjadi 100.000 , Biaya Administrasi TNKB(plat) : 30.000, untuk sekarang naik menjadi 60.000. Plus 25 ribu untuk sepedamotor.

Jadi untuk pajak 5 tahunan, diluar pajak ada perubahan/kenaikan sebesar 100%, dulunya PKB+SW+50+30, sekarang PKB+SW+ 100.000+60.000+25.000 untuk sepedamotor. Untuk mobil dulu : PKB+SW+75.000+50.000, sekaramg : PKB+SW+200.000+100.000+50.000.

Sedangkan untuk BPKB ada juga, yakni untuk motor baru maupun balik nama atau mutasi.

 

Namun begitu, tidak menutup kemungkinan pajak pun juga bisa naik, itu tergantung kebijakan daerah masing-masing, kita tunggu saja besuk pagi, apakah pajak juga akan ikut naik ATAU TIDAK

Ilustrasi plat nomor cantik - www.silontong.com

Mau Punya Nomor Cantik Di Kendaraan Anda? Bisa, Sediakan Saja 5-20 Juta

Ilustrasi plat nomor cantik - www.silontong.com

Ilustrasi plat nomor cantik – http://www.silontong.com

Saat ini kita bisa memesan nomor kendaraan sesuai keinginan kita, ini resmi dan legal. Namun kita musti menyediakan budget lumayan tinggi nih. Hal ini sesuai Peraturan baru Peraturan Pemerintah nomor 60 tahun 2016 perihal PNBP di lingkungan Polri pengganti PP no 50 tahun 2010, yang diberlakukan mulai tanggal 6 Januari 2017.

Disamping ada perubahan TARIF BARU PENGURUSAN SURAT-SURAT KENDARAAN BERMOTOR, juga mengatur tarif/ biaya untuk penerbitan Nomor Registrasi Kendaraan Bermotor (NRKB) Pilihan {atau istilah kita ‘nomor cantik’ }, nah untuk hal ini pengaturannya di bagi menjadi 8, yakni:

NRKB Pilihan 1(Satu) angka ;

  • Tidak ada  huruf di belakang angka : Rp 20.000.000,-
  • Dengan huruf dibelakang angka : Rp 15.000.000,-

NRKB Pilihan 2 (Dua) Angka :

  • Tidak ada  huruf di belakang angka : Rp 15.000.000,-
  • Dengan huruf dibelakang angka : Rp 10.000.000,-

NRKB Pilihan 3 (Tiga) Angka :

  • Tidak ada  huruf di belakang angka : Rp 10.000.000,-
  • Dengan huruf dibelakang angka : Rp 7.500.000,-

NRKB Pilihan 4 (Empat) Angka :

  • Tidak ada  huruf di belakang angka : Rp 7.500.000,-
  • Dengan huruf dibelakang angka : Rp 5.000.000,-

 

Itulah daftar tarif untuk nomor cantik kendaraan , semoga bermanfaat.

Tarif baru Penerbitan STNK & BPKB sesuai peraturan pemerintah nomor 60 tahun 2016

Tarif baru Penerbitan STNK & BPKB sesuai peraturan pemerintah RI nomor 60 tahun 2016

Sumber : Divisi Humas Polri

 

Mulai 6 Januari 2017, Biaya Pengurusan STNK(Pajak 5 Tahunan) & BPKB(Balik Nama/Mutasi) Naik 125%

Ilustrasi BPKB+STNK

Ilustrasi BPKB+STNK

Pemerintahan akan menerapkan tarif baru untuk pengurusan surat-surat kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat mulai 6 Januari 2017. Tarif baru yang akan berlaku secara nasional tersebut didasarkan atas Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku pada Polri.

Peraturan ini dibuat untuk mengganti Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2010 tentang Jenis dan Tarif atas Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Pada peraturan baru tersebut tertera biaya penerbitan STNK roda 2 dan roda 3 menjadi Rp 100.000 dari sebelumnya Rp 50.000. Untuk roda 4 atau lebih menjadi Rp 200.000 dari sebelumnya Rp 75.000. Tarif untuk perpanjangan STNK sama, mengikuti peraturan baru.
Selain itu, terhitung mulai 6 Januari 2017 setiap pengesahan STNK akan dikenai biaya Rp 25.000 untuk roda 2 dan roda 3, serta Rp 50.000 untuk roda 4 atau lebih. Pada peraturan sebelumnya untuk pengesahan STNK tidak dikenai biaya.

Sementara untuk biaya Penerbitan BPKB roda 2 serta roda 3 naik hampir 3 kali lipat dari Rp 80.000 menjadi Rp 225.000. Tarif Penerbitan BPKB roda 4 atau lebih menjadi Rp 375.000 dari Rp 100.000. Biaya Penerbitan BPKB ganti pemilik sama dengan penerbitan baru.

Bukan hanya itu saja, pemerintah juga menaikkan biaya penerbitan  Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB)/PLAT NOMOR menjadi Rp 60.000 untuk roda 2, dan roda 3 dari sebelumnya Rp 30.000, serta Rp 100.000 untuk roda 4 atau lebih dari sebelumnya Rp 50.000.

Surat Penerbitan Mutasi Kendaraan ke Luar Daerah dalam peraturan baru PNBP juga mengalami kenaikan dari Rp 75.000 menjadi Rp 150.000 untuk roda 2 dan roda 3, serta Rp 250.000 untuk roda 4 atau lebih. (Krjogja.com)

Berarti biaya total naik 125% bro

Bakalan ada rumusan baru nih…

Mobil Suzuki APV Nunggak Pajak 2 Tahun, Ini Estimasi Biayanya

Ilustrasi Surat Keterangan Pajak Daerah PKB/BBN-KB  dan SW-JASA RAHARJA

Ilustrasi Surat Keterangan Pajak Daerah PKB/BBN-KB
dan SW-JASA RAHARJA

Kita dibuat bingung akan rumus perhitungan pajak yang telat dan besaran denda atau sanksi administrasi nya. Satu waktu saya pernah menanyakan ke pihak Samsat, namun tidak mendapat jawaban yang memuaskan. Satu-satunya jalan ya mendapatkan info dari teman yang mempunyai pengalaman akan hal ini dan diutak-atik sendiri, maka ketemu lah rumusan formula-nya, ya walaupun mungkin bersifat estimasi, karena terkadang ada perbedaan beberapa bulan, tapi bisa disebut akuratlah.

Seperti halnya pada kendaraan roda empat/ mobil yang baru saja saya dapatkan dari teman , yang mana telat 2 tahun mobil Suzuki APV. 

Disebutkan PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) sebesar 1.470.000, dan SW-JASA RAHARJA : 143.000, setelah melakukan pembayaran maka terhimpun sebuah rumusan sbb : 2 x PKB + 2 x SW-JR + 47%(2XPKB) + 2 X 100.000.  Jika ganti STNK & plat ada tambahan 75.000+50.000.

Nah begitulah hasil rumusan yang bisa saya dapatkan untuk pajak endaraan roda 4/ mobil telat 2 tahun, semoga hal ini bisa membantu anda dalam menghitung pajak kendaraaan bermotor anda jika mengalami hal yang sama yakni telat bayarnya.

Jika merasa kesulitan, silahkan bertanya di kolom komentar, InsyaALLAH akan saya bantu.

Cek Fisik Kendaraan Di Batasi 100 : Update(12/11/2016) Perpanjangan STNK Di Samsat Bantul

Ilustrasi BPKB+STNK

Ilustrasi BPKB+STNK

Bagi warga Bantul yang ingin perpanjangan STNK atau membayar pajak 5 Tahunan/ganti stnk/ganti plat, baiknya datang lebih pagi, agar tidak kehabisan nomor antrian untuk cek fisik kendaraannnya. Pasalnya pihak Samsat Bantul membatasi pelayanan di bagian cek fisik hanya sejumlah 100 pemohon, entah alasannya apa, mungkin untuk bisa tercakup dalam waktu kerja sehari. Jadi pemohon baiknya datang sekitar jam 7 pagi untuk ambil nomor antrian.

Disamping itu, saat cek fisik kendaraan, pemohon harus mengisi sendiri formulirnya, lalu kelengkapan kendaraan benar-benar diuji oleh petugas, semisal fungsi rem, kondidi gas buang, fungsi lampu-lampu, dan sebagainya sesuai yang ada di formulir cek fisik kendaraan. Baik motor maupun mobil. Jadi bagi anda yang ingin cek fisik kendaraan, diberesi dulu jika ada yang kondisinya tidak normal. Yang beda sekarang gratis, kalo dulu bayar suka rela dari pemohon antara 2000 rupiah hingga 5000 rupiah, sekarang gratis-tis, tuh ada tulisan di kaos petugas.

Petugas cek fisik sedang menguji kelayakan motor, lampu, gas buang dan lainnya.

Petugas cek fisik sedang menguji kelayakan motor, lampu, gas buang dan lainnya.

Lalu bagaimana proses perpanjangan STNK 5 tahunan selengkapnya? Silahkan simak baik-baik ya…

Setelah cek fisik kendaraan selesai lalu kita menuju ke loket cek fisik ada di luar gedung utama Samsat Bantul, setelah di sahkan lalu ke loket sebelah utaranya, membeli formulir untuk pengesahan STNK 5 tahunan/ penerbitan STNK; untuk motor: 50ribu, mobil: 75ribu, plus bayar biaya penerbitan TNK Tanda Nomor Kendaraan/Pkat nomor; untuk motor : 30ribu, untuk mobil: 50ribu.

Lalu mengisi formulir, setelah selesai  lalu dibawa masuk ke gedung samsat menuju ke loket 1/ loket  Pendaftaran, jika beres, maka ada panggilan untuk menerima BPKB asli.

Selanjutnya menunggu panggilan dari loket 1B, untuk menerima resi pembayaran, lalu membayat ke kasir 1 atau 2, jika sudah membayar, menunngu lagi diloket paling barat atau loket 2/Pengambilan/Pengesahan. Setelah srkitar setengsh jam, baru ada panggilan untuk menetima STNK baru, dan Plat nomor pun bisa langsung diambil di gedung bagian barat/sebelah mushola.

Nah alasan inilah mengapa tadi dibatasi hanya 100 pembayar pajak di bagian cek fisik.

Jadi Samsat Bantul hebat sekarang, dulunya /beberapa bulan yang lalu, plat nomor bisa jadi dalam 6 bulan hingga 1 tahun, tapi kini bisa jadi dalam satu hari.

Telat Bayar 2 Bulan Pajak Honda Beat, Ini Besaran Dendanya

Kini di Samsat Bantul hanya ada 2(dua) loket

Kini di Samsat Bantul hanya ada 2(dua) loket

Sepertinya ada pemangkasan loket di kantor Samsat Bantul, kalo dulu ada 6 loket, tapi saat ini hanya ada 2 (dua) saja. Ini pastinya sangat mempermudah masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotornya.

Oiya, sebelum melangkah masuk ke dalam kantor samsat untuk perpanjangan/ pengesahan STNK tahunan, baiknya persiapkan dulu, berkasnya yakni : BPKB, STNK & KTP asli, semuanya di foto copy. Dan semua harus ada, jika tidak menyertakan 1 saja, maka tidak bisa.

Setelah semua berkas siap, boleh lah masuk ke kantor Samsat, menuju ke Loket 1 Pendaftaran,  ada beberapa tempat menumpuk berkas disitu, pilih yang sesuai tujuan kita, tumpuk dan tunggu beberapa saat, dan nanti akan dipanggil untuk menerima BPKB (ini menandakan berkas beres), lalu tunggulah beberapa saat menunggu panggilan dari loket 1B sekitar 30 menit.

Setelah ada panggilan dari Loket 1B, untuk membayar pajak, perhatikan untuk kasir 1 atau 2 (lihat lembar nya),di loket B kita juga akan menerima plastik bungkus STNK gratis, juga menerima kertas jasa raharja. Lalu bayarlah sesuai antrian dan sesuai kasirnya, setelahnya tunggu lagi sekitar 30 menit juga.

Menunggu panggilan dari loket 2(dua) untuk mengambil STNK dan SKPD nya.

Cukup mudah dan cepat bukan….!!!

Oiya, berhubung motor honda beat keluaran 2014 ini mangkir/nunggak/telat selama 1 bulan; 5 hari , yaa dibulatkan 2 bulan maka kena total sanksi administrasi sebesar 76.900, dengan rincian; sanksi administrasi PKB sebesar 44.900,  sesuai artikel saya yakni 25%+2 % =29% dari PKB (sanksi PKB 25%, plus perbulannya 2%). Dan sanksi administrasi SW-Jasa raharja sebesar 32.000.

Sanksi administrasi denda Pajak telat dua bulan.

Sanksi administrasi denda Pajak telat dua bulan.

Well demikian , semoga bermanfaat.