Jadi Favorit Di Yogyakarta, Komunitas Fazzio Ikut Bertumbuh

Setelah diluncurkan pada Januari 2022 lalu, Fazzio Hybrid-Connected berkembang menjadi motor favorit masyarakat Indonesia. Tak terkecuali di Yogyakarta dimana motor berteknologi Blue Core Hybrid ini mendapatkan sambutan antusias. Bahkan kini telah hadir Fazzio Owner Club Indonesia (FOCI) chapter Yogyakarta yang anggotanya juga terdiri dari konsumen pertama Fazzio Hybrid-Connected di wilayah seputar DI Yogyakarta.

Salah satunya adalah Farid Alfiansyah, member FOCI Yogyakarta yang dalam kesehariannya sekarang selalu menggunakan motor Fazzio Hybrid-Connected. ”Setelah launching langsung pesan Fazzio di dealer dan saat ini saya pakai sebagai kendaraan harian untuk ke sekolah. Motor ini memang jadi pusat perhatian, model stylish serta punya fitur dan teknologi modern, juga irit bahan bakar. Buat anak muda cocok banget buat gaya hidup sekaligus jadi kendaraan handal dalam beraktivitas. Saya juga bergabung dengan komunitas FOCI dan baru-baru ini ikut menyambut kedatangan member FOCI pusat yang touring ke Yogyakarta,” papar Farid Alfiansyah, siswa SMA berusia 17 tahun.

Farid turut menyambut sejumlah anggota FOCI pusat yang melakukan Road to Yogyakarta dari Jakarta pada 13-16 Mei 2022. Aktivitas ini adalah touring perdana ke Yogyakarta sekaligus bersilaturahmi dengan FOCI chapter setempat dan mengunjungi beberapa tempat wisata di sana. Selain itu, bekerjasama dengan Yayasan Ammirul Ummah, komunitas FOCI juga mewakafkan sebanyak 200 buah Al-Qur’an kepada Pondok Pesantren Modern Assalam di Yogyakarta dan Pondok Pesantren Darussalam di Purworejo.

”Ini merupakan touring perdana FOCI ke Yogyakarta yang diawali dari Jakarta melalui jalur Pantura, lalu kembali menuju Jakarta lewat jalur selatan. Tujuan kegiatan ini untuk silaturahmi dengan FOCI chapter Yogyakarta dan mengunjungi tempat wisata yaitu Malioboro, Tugu, Alun-Alun. Kami juga mewakafkan Al-Qur’an ke Pondok Pesantren Modern Assalam dan Pondok Pesantren Darussalam. Kami harapkan melalui kegiatan ini dapat mempererat jalinan kekeluargaan antara member FOCI dan juga dengan aktivitas sosial di dalamnya dapat bermanfaat bagi sesama umat muslim,” tutur Indra, PLT Ketua Umum Fazzio Owner Club Indonesia (FOCI) yang juga ambil bagian dalam aktivitas ini.

Pertumbuhan FOCI cukup pesat dan saat ini sudah ada 55 chapter FOCI. Informasi lebih lanjut dapat diakses di Instagram @foci_fazzioownerclub_indonesia

Fazzio Hybrid-Connected

Memiliki desain berkelas yang membuat pengendaranya tampil lebih percaya diri, Yamaha Fazzio Hybrid-Connected juga memiliki performa unggul di kelasnya sehingga membuat pengendara lebih nyaman saat berkendara. Unggul dengan teknologi terbaru Blue Core Hybrid yang membuat motor lebih bertenaga, ramah lingkungan, serta mendukung efisiensi bahan bakar. Dengan tambahan tenaga listrik dari Electric Power Assist Start sehingga membantu mesin meningkatkan tenaga pada akselerasi awal terutama saat membawa penumpang, banyak barang, dan jalan menanjak.

Selain performa, pengendara Fazzio Hybrid-Connected menjadi lebih nyaman dengan pijakan kaki luas sehingga mendukung posisi berkendara yang lebih rileks. Kenyamanan saat bermanuver didukung dengan ukuran ban depan dan ban belakang 110/70 -12” yang membuat motor lebih stabil. Fazzio Hybrid-Connected juga memiliki kapasitas tangki bensin 5,1 L yang besar untuk mendukung perjalanan semakin menyenangkan dengan daya jelajah yang semakin jauh.

Beragam keunggulan Fazzio Hybrid-Connected yang sudah dibuktikan semakin memperkuat produk ini sebagai bagian dari Classy Yamaha. Desain berkelas, teknologi Blue Core Hybrid, dan fitur canggih Yamaha Motorcycle Connect yang menghubungkan smartphone dengan motor Fazzio Hybrid-Connected melalui aplikasi Y-Connect secara real time, diharapkan dapat meningkatkan gaya hidup anak muda saat ini untuk tetap tampil berkelas saat berkendara sepeda motor.

TIPS AGAR BERKENDARA MOTOR LEBIH AMAN DAN TIDAK CEPAT LELAH

Berkendara dengan sepeda motor tentu saja mengasyikan dan efisien. Dengan moda transportasi roda dua kita bisa berkendara dengan lebih cepat dan lebih hemat. Namun berkendara dengan motor tentu ada beberapa hal yang perlu di perhatikan, khususnya posisi tubuh atau ergonomi tubuh saat berkendara, agar lebih aman dan tidak cepat lelah. Danang Hermanto salah satu instruktur Yamaha Riding Academy Yogyakarta mengungkapkan “posisi tubuh saat berkendara sangat mempengaruhi keselamatan dan juga daya tahan tubuh kita saat berkendara, tidak jarang banyak pengendara ternyata salah menempatkan posisi tubuh saat berkendara motor, sehingga memperburuk pengendalian motor dan juga menyebabkan mudah lelah saat berkendara”. Berikut tips yang diberikan oleh Danang:





1. Sesuaikan posisi duduk sesuai postur pengendara agar rileks & duduk di tengah jok motor, tidak terlalu maju atau mundur, maupun miring ke samping, hal ini sangat penting, karena bila posisi duduk tidak pas di tengah, akan mengganggu keseimbangan dan efek buruknya tubuh akan lebih cepat lelah.

2. Posisikan kaki di tempat foot peg/injakan kaki yang sudah di sediakan, posisi kaki mendekap tangki untuk motor sport atau berada didalam cover depan untuk motor matic untuk menjaga keseimbangan, sehingga pengendalian motor akan lebih mantap dan tubuh tidak mudah lelah

3. Lemaskan otot bahu dan siku saat memegang stang motor. Saat berkendara tentu pengendalian motor juga bertumpu pada tangan, posisikan bahu dan siku kita seolah-olah memeluk bola besar atau membentuk huruf O, posisikan genggaman tangan di stang dengan rileks dan dengan kekuatan yang cukup, dengan ini lengan kita bisa lebih nyaman dan pengendalian motor bisa lebih leluasa.

4. Pandangan luas ke depan, dengan ini kita bisa mengantisipasi kondisi jalanan lebih baik.





Dengan tips tersebut diharapkan bisa membuat ergonomi tubuh kita saat berkendara lebih baik, dengan ergonomi yang lebih baik maka kita bisa berkendara dengan lebih aman dan nyaman.

Doyan Trabasan, Mantan Pembalap Moto2 Berpetualang Pakai WR 155 R

Popularitas Yamaha WR 155 R kian meluas di Tanah Air, memikat para biker termasuk public figure yang ikut memilih motor tersebut sebagai partner adventure. Salah satunya Doni Tata Pradita, mantan pembalap Moto2 yang turut memakai WR 155 R.

Pemuda asal Yogyakarta itu sudah mengeksplorasi berbagai trek off road di wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta menggunakan WR 155 R miliknya. Selain itu juga dipadukannya dengan aktivitas touring di atas jalur on road sebelum menerabas ke area off road. Sejauh ini dia sudah menjelajahi beberapa jalur yaitu di Temanggung dan Puncak Suroloyo untuk fun adventure, serta melewati rute ekstrim Merapi.

WR 155 R menemaninya asyik menelusuri trek dengan kualitas motor itu yang mampu melibas jalur bebatuan, berpasir, lalu naik ke perbukitan di Temanggung. Sedangkan untuk mencapai Puncak Suroloyo melalui jalan tidak rata, terjal, tanah merah juga area sawah dan sungai yang dilalui berkat kualitas WR 155 R. Lalu di jalur ekstrim menantang Merapi yang banyak menyajikan rintangan bebatuan besar, sungai, hutan dan trek berpasir, dengan ketangguhan WR 155 R membawanya sanggup menaklukan tantangan tersebut.

Keunggulan WR 155 R menunjangnya dalam menyalurkan hobi trabasan sekaligus menundukkan berbagai rintangan medan off road. Ditambah lagi dengan skill dia sebagai pembalap dan pengalaman tiga tahun terakhir aktif berkendara enduro, makin membantunya saat berpetualang. Selain WR 155 R, Doni Tata juga memiliki motor YZ250F dan kini bangga menjadi bLU cRU Rider dengan terlibat dalam aktivitas Yamaha bersama motor off road Yamaha.

”Saya pakai WR 155 R untuk dual purpose di jalanan on road dan trek off road di wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta. Motor ini sangat pas dipakai di jalan raya serta mumpuni buat trabasan. Saya makin menikmati aktivitas ini dengan motor WR 155 R yang memiliki kelebihan performa handal dengan mesin 155cc VVA (Variable Valve Actuation), tenaga powerful, lalu handling motor enak dan lincah. Suspensi WR 155 R terasa empuk melewati jalur tidak rata dan ekstrim. Model motor ini juga keren, sangat menarik dengan sporty look,” beber Doni Tata.

Dikatakan Doni Tata yang berusia 31 tahun ini, dia kerap menerabas bermacam karakter rute bersama teman-teman dekatnya. Bahkan ada tiga temannya yang beralih menggunakan WR 155 R setelah melihat Doni Tata asyik berkendara dengan motor itu. Menurut dia, saat ini tren penggunaan WR 155 R ditujukan buat dual purpose baik untuk on road maupun off road. Kala trabasan dijalani untuk perjalanan sehari atau ditambahkan dengan camping. Seperti di wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta hal itu banyak dilakukan di area Gunung Kidul dan gunung Sumbing. Menurutnya, di masa pandemi ini tidak menyurutkan para penghobi trabasan untuk menuntaskan kegemaran mereka, bahkan pengguna dan komunitas WR 155 R kian bertumbuh.

 

Ngabuburit Explore Merapi, Nikmati Trabasan Dengan WR 155 R Bersama Tiga Biker Kenamaan


Di bulan Ramadhan ini, Yamaha tetap menggelar aktivitas-aktivitas menarik yang dapat menemani umat muslim yang menjalani puasa. Selain itu juga mengakomodasi kegemaran para biker yang ingin merasakan pengalaman berkendara seperti di jalur off road dengan “Spirit of Challenge” bLU cRU Yamaha.





Guna memenuhi kebutuhan tersebut, Yamaha DDS 3 (Jawa Tengah & Yogyakarta) mengadakan event Ngabuburit Explore Merapi pada Sabtu 23 April 2022 yang diikuti komunitas serta menghadirkan tiga biker kenamaan Indonesia yaitu mantan pembalap motocross Akbar Taufan, lalu Wawan Tembong yang merupakan freestyler berprestasi Asia, dan Doni Tata Pradita yang aktif di balapan Supermoto. Ketiganya dan para peserta lainnya menjelajahi beragam trek menantang di area Merapi menggunakan motor trail unggulan Yamaha yaitu WR 155 R dan YZ Series.





Kegiatan Ngabuburit Explore Merapi yang menempuh jarak sekitar 30 kilometer ini dimulai jam 3 sore dari titik start Omah Partoredjan, Turi Sleman, Yogyakarta. Perjalanan pun mengantarkan peserta sampai di jalur Merapi yang sangat cocok untuk trabasan sehingga makin dinikmati. Apalagi dengan memakai motor berkualitas Yamaha dapat menaklukan beragam trek di rute yang dilewati baik itu jalur berbatu, berpasir, sungai, hutan di Taman Nasional Gunung Merapi, serta jalan tanjakan dan turunan maupun jalan sempit. Pemandangan indah yang dilalui membuat perjalanan ini kian menyenangkan dengan suasana alam pedesaan dan kebun salak. Petualangan berakhir kembali di Omah Partoredjan, Turi Sleman dimana para peserta melakukan buka puasa bersama dalam kebersamaan yang indah di bulan Ramadhan ini.

Wawan Tembong, Doni Tata & Akbar Taufan dalam event Ngabuburit Explore Merapi





Keunggulan WR 155 R tentunya turut mengantarkan Akbar Taufan, Wawan Tembong, Doni Tata dan peserta lainnya makin menikmati petualangan terabasan Ngabuburit Explore Merapi ini. Terbukti dengan beragam keunggulan yang dimiliki motor ini, WR 155 R menjadi “The Real Adventure Partner” yang digemari untuk menjelajahi alam dan tempat-tempat adventure menantang.

Akbar Taufan – Ngabuburit Explore Merapi





”Sebagai penggemar trabasan, hobi saya ini semakin terpuaskan dengan menggunakan motor unggulan seperti WR 155 R. Fitur-fitur WR 155 R lebih canggih dibandingkan motor adventure lainnya di kelasnya, sangat mumpuni untuk menggilas jalur-jalur off road seperti Merapi yang menantang. Suspensi motor ini nyaman banget di trek off road, rangkanya juga kuat sehingga mendukung pengendalian yang optimal ketika riding, ban dual purpose mencengkram dengan baik jadi menunjang ketika melibas beragam trek off road yang dilewati. Adventure di area Merapi pun kian menyenangkan bersama motor WR 155 R,” ungkap Akbar Taufan.

Wawan Tembong – Ngabuburit Explore Merapi





Sedangkan Wawan Tembong menekankan pada performa WR 155 R yang unggul di kelasnya. ”Performa WR 155 R paling unggul di kelasnya, untuk medan jalur Merapi yang menantang tenaganya mantap. Kapasitas mesin 155 cc dilengkapi VVA (Variable Valve Actuation) membuat performa motor ini optimal sehingga sangat membantu saat terabasan melewati jalur-jalur yang membutuhkan tenaga lebih. Motor ini tangguh banget jadi bisa memberikan sensasi berkendara maksimal, jadi pilihan favorit untuk berpetualang,” papar Wawan Tembong.

Doni Tata – Ngabuburit Explore Merapi





Lalu Doni Tata Pradita mengungkapkan keseruan event Ngabuburit Explore Merapi bersama Yamaha. ”Event di jalur Merapi ini sangat seru, walaupun sempat hujan, tapi saya senang sekali dengan adventure kali ini. Mudah-mudahan lebih sering diadakan event trabas bersama pemakai WR 155 R, bisa saling berbagi pengalaman dan cerita. Saya pun turut bangga bisa menjadi bLU cRU Rider, apalagi berada dalam aktivitas bersama Yamaha ini jadi makin semangat trabasan bersama pengguna WR 155 R lainnya. Menurut saya, motor ini mumpuni untuk adventure, nyaman walaupun dalam kondisi standar,” tutur Doni Tata Pradita.

Simak 5 Tips Siasati BLIND SPOT Dalam Berkendara Roda Dua



Berkendara menggunakan sepeda motor memang mengasyikan, sepeda motor saat ini memiliki performa yang baik, mudah dikendarai dan juga tentunya sangat irit. Namun perlu kamu ketahui dalam berkendara perlu memperhatikan blind spot atau titik buta/titik tidak terlihat dalam setiap berkendara di jalan raya. Salah satu cara untuk mengurangi blind spot adalah dengan menggunakan spion di motor kita. “Dalam berkendara roda dua, penggunaan spion sepeda motor merupakan fitur yang sangat vital dalam safety riding, karena dengan adanya spion, blind spot bisa dikurangi” sebut Fery Risdiyanto instruktur Yamaha Safety Riding Yogyakarta. Fery juga menjelaskan beberapa tips safety riding dari Yamaha Riding Academy, untuk mensiasati blind spot berikut ini:

1. Sesuaikan arah spion motor anda sebelum memulai perjalanan, pastikan arah pandangan spion motor anda dapat meliputi arah belakang sepeda motor anda.

2. Hindari modifikasi spion yang tidak sesuai standar keselamatan. Ingat selalu, apabila kita menggunakan spion berukuran kecil, tentu saja akan memperlebar blind spot kita.

3. Nyalakan lampu utama dan pakai pakaian yang berwarna cerah, atau yang bisa memantulkan cahaya. Hal ini berguna agar pengguna jalan lainnya agar bisa lebih awas dengan posisi motor kita, karena lebih mudah terlihat sehingga lebih aman.

4. Posisikan motor kita di tempat yang mudah terlihat oleh pengendara lain saat di jalan raya. Hal ini bisa kita cek apabila kita bisa melihat wajah pengendara lain melalui spionnya, berarti posisi kita masih bisa dilihat olehnya melalui kaca spion.

5. Jaga jarak aman dan selalu waspada saat berkendara di jalan raya, dengan menjaga jarak aman kita bisa mengurangi resiko bersenggolan dengan pengendara lain di dalam perjalanan.

Dengan meminimalisir blind spot berarti kita juga sudah meminimalisir resiko berkendara dalam jalan raya, ingat selalu berdoa dan mengecek keadaan motor kita sebelum mulai berkedara, salam safety riding!.