Astra Motor Yogyakarta Nobatkan Jawara Safety Riding Regional 2023

Setelah sempat vakum selama tiga tahun periode 2020-2022, Astra Motor Yogyakarta kembali menggelar Kompetisi Safety Riding Regional Honda Community 2023. Diikuti oleh 55 peserta perwakilan dari Yogyakarta, Banyumas, Purbalingga, Magelang, Wonosobo, dan Temanggung kompetisi ini dilaksanakan di Astra Motor Safety Riding Center Yogyakarta (29/4).



“Acara ini kami selenggarakan sebagai wujud Sinergi Bagi Negeri khususnya dalam mewadahi bakat-bakat anggota komunitas dalam bidang ketrampilan mengendarai sepeda motor dan keselamatan berkendara sekaligus membangun kesadaran masyarakat umum tentang pentingnya perilaku aman berkendara di jalan raya.” ungkap Marketing Manager Astra Motor Yogyakarta Thomas Pradu.



Sebagai pemanasan Kompetisi Safety Riding Regional Honda Community 2023 dibuka dengan penjelasan mengenai Honda Community ID dan pengenalan Astra Motor Safety Riding Center Yogyakarta. Setelah itu seluruh peserta langsung mengikuti sesi penilaian teori Safety Riding.



Dalam sesi ini peserta diuji pengetahuan dan wawasannya mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan ketrampilan dan keselamatan berkendara sepeda motor. Termasuk di dalamnya adalah postur berkendara, persiapan, teknik berkendara sepeda motor, hingga prediksi atas resiko yang bisa muncul saat berkendara di jalan raya.



Usai menyelesaikan sesi penilaian teori peserta langsung mengikuti penilaian praktek di area slalom course. Pada tahun 2023 ini, kompetensi peserta diuji melalui dua penilaian yaitu Narrow Plank yang akan menguji ketrampilan setiap peserta dalam menjaga keseimbangannya serta Slalom yang akan menguji ketrampilan peserta dalam menikung dan mengoptimalkan pengereman.



Dari hasil penilaian secara berurutan Juara 1 Kompetisi Safety Riding Regional Honda Community 2023 kategori komunitas pria diraih oleh Handika Dwi Cahyo (Supra Mania Ngayogyokarto), Juara 2 diraih oleh Mujiyanto (Supra Mania Ngayogyokarto), dan Juara ke 3 diraih oleh Supriyadi (Honda PCX Club Indonesia chapter Mungkid).



Lady Bikers Jagoan Safety Riding

Semakin lengkap, kompetisi ini juga mempertandingkan ketrampilan para wanita anggota komunitas motor Honda. Setelah melewati serangkaian penilaian, secara berurutan Juara 1 Kompetisi Safety Riding Regional Honda Community 2023 kategori komunitas Wanita diraih oleh Natalia Anggi Putri Widisari (Honda StreetFire Club Indonesia – Yogyakarta) dan Juara 2 diraih oleh Dyah Ayu (Honda PCX Club Indonesia chapter Mungkid).



Dengan adanya kompetisi ini semoga menjadi motivasi bagi wanita-wanita lain baik yang tergabung sebagai anggota komunitas motor Honda ataupun wanita pada umumnya untuk terus meningkatkan ketrampilan berkendara. Sehingga dapat berkontribusi untuk selalu #Cari_Aman dan menekan angka kecelakaan lalu lintas.



“Selamat untuk rekan-rekan yang menjadi jawara dalam kompetisi tahun ini. Dalam bebebrapa waktu yang akan datang kita akan mempersiapkan rekan-rekan untuk berlatih lebih intensif menyongsong kompetisi di level nasional.” tutup Thomas Pradu

***

Ratusan Peserta Ngabuburit Berfaedah bersama Astra Motor Yogyakarta

Yogyakarta – Ngabuburit merupakan kegiatan menunggu azan magrib menjelang berbuka puasa pada waktu bulan Ramadan. Banyak hal yang bisa dilakukan saat ngabuburit, mulai dari jalan-jalan, bermain, berkendara keliling komplek, mencari takjil gratis, hingga jalan-jalan ke pasar kuliner / kampung Ramadan. Selain itu ngabuburit juga biasa diisi dengan aktivitas kerohanian seperti mengaji atau mendengarkan tausiah.

Dalam bulan Ramadan tahun ini, Astra Motor Yogyakarta menggelar program #Cari_Aman Berkah Ramadan yang diisi dengan rangkaian pelatihan safety riding yang diselenggarakan saat menanti waktu buka puasa. Tercatat dalam program ini 516 orang berpartisipasi aktif sebagai peserta. Adapun peserta tersebut berasal dari SMK Muhammadiyah 7 Wonosegoro – Boyolali, SMK Bhumi Phala Parakan – Temanggung, MTS Negeri 6 Kulon Progo, hingga berbagai komunitas motor Honda.

“Berbeda dengan jadwal pelatihan reguler, program #Cari_Aman Berkah Ramadan ini kami mulai pukul 15.00 WIB. Tujuannya agar peserta tidak terlalu capek dan dehidrasi namun tetap bisa mengisi momen ngabuburit dengan aktivitas yang berfaedah.” ungkap Community Development & Safety Riding Supervisor Astra Motor Yogyakarta Muhammad Ali Iqbal.

Pelatihan ini dibuka dengan sesi teori yang memuat kurikulum tentang safety awareness, faktor penyebab kecelakaan, pemeriksaan kendaraan, teknik pengereman, teknik menikung, hingga pengenalan resiko dan antisipasi bahaya di jalan raya. Sesi teori ini ditutup dengan simulasi menggunakan simulator Honda Riding Trainer yang dikenal sebagai HRT.

Saat kondisi sudah semakin sore, pelatihan diteruskan dengan sesi praktek safety riding di area course Astra Motor Safety Riding Center Yogyakarta. Perlengkapan berkendara seperti helm, baju praktek, sepatu, sarung tangan, bahkan unit praktek sepeda motor merupakan bagian dari fasilitas training. Untuk teknik dan rute praktek disesuaikan dengan skill dan kondisi peserta di bulan puasa ini.

Untuk semakin mengakrabkan serta memperkuat silaturahmi peserta dan instruktur safety riding, #Cari Aman Berkah Ramadan ditutup dengan aktivitas evaluasi yang digabung dengan buka puasa bersama.

“Bulan Ramadan bukan alasan bagi kita untuk bermalas-malasan. Ada berbagai hal positif dan bermanfaat yang bisa kita lakukan sembari menunggu azan maghrib. Tetap fokus dan konsentrasi dalam berkendara dan jangan lupa untuk selalu #Cari_Aman di jalan raya.” pungkas Muhammad Ali Iqbal.

***

Tips Mudik Aman ke Kampung Halaman ala Honda Istimewa

Yogyakarta – Mudik menjadi salah satu tradisi yang dilakukan sebagian masyarakat Indonesia menjelang hari raya Idulfitri. Beragam moda transportasi digunakan masyarakat untuk pulang ke kampung halaman termasuk di dalamnya sepeda motor Honda. Mendukung keselamatan dan kenyamanan pemudik, tim instruktur safety riding Astra Motor Yogyakarta berbagi tips aman mudik menggunakan sepeda motor,

1.       Pengecekan sepeda motor

Lakukan pengecekan secara mandiri kendaraan yang akan digunakan untuk perjalanan mudik. 3 hal utama yang wajib dilakukan pengecekan di sepeda motor antara lain adalah kondisi ban, rem depan dan belakang, serta kelistrikan dan pencahayaan. Selain itu ada baiknya bawa sepeda motor Honda kesayangan ke bengkel resmi AHASS untuk dilakukan safety check oleh mekanik berpengalaman.

2.       Perhatikan barang bawaan

Saat mudik atau setelah mudik biasanya pengendara akan membawa barang seperti oleh-oleh dan perlengkapan pribadi. Hal ini diperbolehkan asal barang yang dibawa tidak melebihi lebar badan motor (jalu setang kemudi) dan ketinggian motor (helm yang kita gunakan). Apabila membawa barang yang banyak sebaiknya gunakanlah box tambahan dan tentu juga mesih tetap harus memperhatikan dimensinya.

3.       Sesuaikan kapasitas pengendara sepeda motor

Sepeda motor didesain hanya untuk 2 orang yaitu pengendara dan pembonceng. Namun banyak pemudik yang seakan tidak begitu peduli mengenai hal itu. Meskipun efisiensi secara biaya dan waktu, namun hal ini sangat berbahaya karena pengendara tidak akan nyaman dalam berkendara dan pengendalian sepeda motor tersebut. Sangat direkomendasikan 1 sepeda motor hanya digunakan maksimal oleh 2 orang.

4.       Perhatikan kondisi tubuh

Sebelum mudik sebaiknya jaga kondisi tubuh dengan mengkonsumsi makanan bergizi dan suplemen tambahan serta istirahat dengan cukup. Hal ini untuk membantu fokus dan konsentrasi dalam berkendara. Saat menempuh perjalanan mudik, setiap 2 jam sekali pengendara wajib beristirahat untuk memulihkan kondisi tubuh.

5.       Pilih waktu perjalanan mudik

Pilihlah waktu untuk mudik di sore hari karena Sebagian besar pelaku mudik masih dalam kondisi berpuasa. Selain cuaca tidak terlalu panas dan jalanan di luar kota juga masih relatif ramai. Hindari perjalanan di malam hari khususnya untuk area-area yang terpencil dan kurang dikenal dengan baik untuk menghindari kejahatan di malam hari.

6.       Perencanaan rute mudik

Pemilihan rute perjalanan mudik juga sangat penting karena berhubungan dengan efektifitas waktu dan keselamatan. Kita bisa mencari informasi berkaitan dengan jalan atau daerah yang akan kita lalui agar kita bisa lebih waspada dalam berkendara. Gunakan GPS jika memang diperlukan.

“Itulah beberapa hal yang perlu diperhatian sebelum menempuh perjalanan ke kampung halaman. Bertemu keluarga dan sanak saudara adalah hal yang sangat dinantikan. Jangan sampai kecelakaan di jalan raya menjadi penghambat momen spesial ini. Mari tetap #Cari_aman saat berkendara menuju kampung halaman.” pungkas Community Development & Safety Riding Supervisor Muhammad Ali Iqbal.

***

Berkah Ramadan Buka Rangkaian Agenda Komunitas di Bulan Suci

Astra Motor Yogyakarta selaku Main Dealer sepeda motor Honda wilayah DIY, Kedu, dan Banyumas kembali berkolaborasi dengan komunitas motor Honda di wilayah Yogyakarta dalam kegiatan bertajuk “Honda Bikers Berkah Ramadan” (26/3). Kegiatan community gathering yang dilokaborasikan dengan aksi sosial khas bulan Ramadan ini merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan bersama dengan komunitas.

“Melalui kegiatan ini kami mengajak rekan-rekan komunitas motor Honda untuk menyemarakkan bulan suci Ramadan dengan berbagi takjil yang merupakan salah satu agenda khas sekaligus sebagai kegiatan positif yang memupuk rasa kepedulian terhadap sesama.” ungkap Marketing Manager Astra Motor Yogyakarta Thomas Pradu.

Kegiatan ini diikuti oleh 25 bikers dari berbagai komunitas motor Honda di Yogyakarta dan sekitarnya. Komunitas-komunitas tersebut antara lain meliputi HSFCI, KCI, JCRI, VOC, HV125OC, DAVINCI, Vario 160 Jateng-DIY, dan PMHY.

Sebelum kegiatan berlangsung, seluruh peserta memperoleh arahan dari tim Astra Motor Yogyakarta mengenai mekanisme pembagian takjil yang tetap memperhatikan kondisi lau lintas. Harapannya, kegiatan ini tidak mengakibatkan kemacetan, mengganggu pengguna jalan, namun tetap berjalan dengan lancar sesuai dengan harapan.

Diberangkatkan dari Astra Motor Safety Riding Center Yogyakarta, seluruh peserta langsung menuju ke lokasi pembagian takjil di persimpangan jalan Urip Sumoharjo, Gondokusuman. Gerimis yang turun rintik-rintik tidak menyurutkan semangat para bikers untuk melangsungkan aksi sosial ini.

Seusai pembagian takjil di mana waktu buka puasa sudah menjelang, seluruh peserta langsung bergeser untuk kembali ke Astra Motor Safety Riding Center Yogyakarta untuk memperoleh siraman rohani berupa tausiah dari ustad Muhammad Abror dan dilanjutkan dengan agenda buka puasa bersama.

Kegiatan ini ditutup dengan pemaparan materi safety riding dari tim instruktur Astra Motor Yogyakarta khususnya untuk mengingatkan kembali pentingnya berkendara yang aman dan berhati-hati di setiap perjalanan. Khususnya dalam kondisi lalu lintas di wilayah Yogyakarta yang akan semakin padat saat menjelang perayaan Idulfitri.

***

Tips Mendirikan Sepeda Motor Jatuh ala Honda Istimewa

Yogyakarta – Kecelakaan lalu lintas dapat terjadi karena berbagai faktor antara lain faktor pengemudi, kondisi sepeda motor, cuaca, serta lingkungan jalan yang dilalui pengemudi. Di antara faktor-faktor tersebut faktor pengemudi menjadi penyebab terbesar dalam sejumlah kasus kecelakaan lalu lintas di Indonesia. Hal ini dapat terjadi karena berbagai alasan, salah satunya adalah keterampilan pengemudi dalam mengendarai sepeda motor. Tentunya hal ini dapat diatasi dengan mempelajari teknik berkendara yang aman (safety riding).

Kecelakaan lalu lintas sebisa mungkin harus kita hindari. Meskipun demikian, dalam kondisi di mana kecelakaan tidak terhindarkan dan sepeda motor kita terjatuh, pengendara harus memperhatikan beberapa hal sebelum mendirikan sepeda motor yang jatuh. Tim Instruktur Safety Riding Astra Motor Yogyakarta berbagi tips mendirikan sepeda motor yang jatuh saat kecelakaan ala Honda Istimewa.

  1. Periksa kondisi badan pengendara

Saat pengendara terjatuh ada kemungkinan terjadi luka atau cedera pada bagian tubuh. Hal ini dapat terjadi karena benturan atau gesekan dengan benda keras seperti batu dan aspal jalan raya. Sebelum mendirikan sepeda motor yang jatuh, pengendara perlu melakukan pengecekan terhadap kondisi badannya dengan cara menggerakkan jari tangan dan kaki untuk mengidentifikasi adanya kemungkinan patah tulang.

Selanjutnya, pengendara dapat memiringkan badan ke arah kiri dan menggunakan tangan kanan sebagai tumpuan untuk bangun. Apabila pengendara jatuh dengan posisi terlentang, sebaiknya pengendara pindah ke posisi duduk terlebih dahulu untuk melancarkan peredaran darah. Hindari untuk langsung berdiri dari kondisi terlentang.

  1. Mematikan mesin sepeda motor

Sepeda motor yang terjatuh sering kali sudah berada pada posisi mesin mati. Meskipun demikian, pengendara perlu memastikan kembali dengan mematikan mesin sepeda motor melalui kunci kontak serta tombol engine off (jika ada). Hal ini bertujuan agar pengendara tetap aman saat memegang handgrip gas.

  1. Periksa kondisi sekitar sepeda motor

Pengendara perlu memeriksa kondisi di sekitar sepeda motor untuk memastikan keamanan. Bersihkan debu atau pasir yang ada di sekitar sepeda motor, khususnya di bagian ban. Pemeriksaan ini memungkinkan pengendara dapat mendirikan sepeda motor dengan lebih aman dan menghindari slip.

  1. Menurukan gigi sepeda sepeda motor

Pengendara perlu memastikan persneling sepeda motor dalam kondisi netral atau sudah masuk. Apabila persneling sepeda motor berada dalam posisi netral, sebaiknya masukkan persneling ke gigi satu menggunakan tangan dan lakukan lagi pengecekan dengan cara memutar roda belakang. Hal ini bertujuan agar roda belakang dapat digunakan sebagai pengunci saat pengendara mendirikan sepeda motor.

  1. Perhatikan posisi badan saat mendirikan sepeda motor

Pengendara juga perlu memperhatikan posisi badan saat mendirikan sepeda motor yang jatuh. Pertama, pegang kemudi stang sepeda motor dalam posisi lurus. Kedua, masukkan lutut paha ke dalam celah antara tangki dan aspal. Ketiga, gunakan kaki yang lain sebagai tumpuan. Selanjutnya, angkat sepeda motor menggunakan lutut paha bersamaan dengan tumpuan kaki yang lain secara bertahap. Setelah sepeda motor berhasil terangkat, pengendara dapat menurunkan standart samping (side stand).

“Kecelakaan lalu lintas merupakan hal yang tidak dapat dihindari. Meskipun demikian, kecelakaan dapat diantisipasi dengan cara mempelajari teknik berkendara yang aman. Ingat untuk selalu #Cari_aman saat berkendara”, pungkas Community Development & Safety Riding Supervisor Astra Motor Yogyakarta Muhammad Ali Iqbal.

***