Kolaborasi Astra Motor dan Yon Armed 3/105 Tarik/NP “Sebarkan Semangat Berlalu Lintas yang Aman”

Magelang – Semangat Batalyon Artileri Medan 3/105 Tarik/Naga Pakca dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas khususnya untuk para prajurit TNI sangat tinggi. Hal ini dibuktikan dengan pelaksanaan Ujian SIM oleh Yon Armed 3/105 Tarik/ Naga Pakca yang berkolaborasi dengan Subdenpom, Satlantas Polresta Magelang dan Dinas Perhubungan Kota Magelang.

Mendukung hal tersebut, Astra Motor Yogyakarta selaku main dealer sepeda motor Honda wilayah Yogyakarta, Kedu, dan Banyumas berkolaborasi dengan Yon Armed 3/105 Tarik/ Naga Pakca mengadakan edukasi safety riding bagi para prajurit baru dan prajurit yang belum memiliki SIM. Edukasi ini diselenggarakan di lapangan Buana Yon Armed 3/105 Tarik/ Naga Pakca (23/9).

“Tujuan pengendara sepeda motor di jalan raya hanya satu yaitu selamat sampai tujuan dan kita sebagai pengendara yang baik harus taat aturan lalu lintas.” ungkap Wakil Komandan Batalyon Yon Armed 3/105 Tarik/Naga Pakca Mayor Arm Hendriyana, S.Sos., M.M.

Tercatat 86 prajurit baru dan prajurit yang belum memiliki SIM mengikuti edukasi safety riding yang membahas beberapa segmen. Dimulai dengan pembukaan oleh Subdenpom yang membahas tentang aturan berkendara bagi prajurit kemudian dilanjutkan sosialisasi tentang aturan lalu lintas dari Satlantas Polresta Magelang.

Selain itu Dinas Perhubungan Kota Magelang juga menyampaikan materi tentang rambu-rambu dan juga marka jalan. Edukasi safety riding ini dipungkasi dengan materi dari instruktur safety riding Astra Motor Yogyakarta mengenai pentingnya berkendara yang aman dan benar di jalan raya. Hal tersebut dapat dimulai dengan menggunakan perlengkapan berkendara yang aman, saling menghargai sesama pengguna jalan dan juga selalu mematuhi aturan lalu lintas.

Edukasi safety riding kali ini sangat meriah karena para prajurit baru dan prajurit yang belum memiliki SIM diajak untuk melihat demo praktek bagaimana cara praktek Ujian SIM yang benar yang dilakukan oleh Satlantas Polresta Magelang.

“TNI merupakan prajurit yang memiliki integritas yang tinggi dalam mengabdi kepada masyarakat. Salah satunya dengan ikut turut andil dalam hal keselamatan dalam berkendara yang sangat berhubungan dengan nyawa manusia” pungkas Community Development & Safety Riding Supervisor Astra Motor Yogyakarta Muhammad Ali Iqbal.

***

Astra Motor Yogyakarta Dukung Road Safety Campaign Kementerian Perhubungan

Yogyakarta – Astra Motor Yogyakarta sebagai main dealer sepeda motor Honda wilayah DIY, Kedu, dan Banyumas terus memperkuat komitmennya untuk mengkampanyekan #Cari_Aman mewujudkan keselamatan berkendara di jalan raya.

Komitmen tersebut salah satunya direalisasikan melalui dukungan kepada kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan “Road Safety Campaign” bersama Menko Polhukam Mahfud MD, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, dan Rektor UGM Ova Emilia yang digelar di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta (27/8).

“Terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan. Sehingga kami bisa turut berkolaborasi aktif dalam program yang luar biasa ini. Semoga program ini bisa menjadi pemantik semangat bagi kita semua untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas dan selalu berperilaku aman di jalan raya.” ungkap Marketing Manager Astra Motor Yogyakarta Thomas Pradu.

Sebelum seluruh peserta melakukan konvoi keselamatan berkendara bersama dengan Menko Polhukam, Menteri Perhubungan, Menteri Luar Negeri, dan Rektor UGM, instruktur safety riding Astra Motor Yogyakarta memberikan beberapa pengarahan. Pengarahan tersebut meliputi pemanasan sebelum berkendara, pengecekan perlengkapan berkendara yang aman, hingga etika berkendara saat melakukan konvoi.

Dalam program ini instruktur safety riding Astra Motor Yogyakarta yang telah tersertifikasi juga memberikan edukasi kepada ratusan peserta yang hadir. Peserta tersebut berasal dari komunitas motor berbagai merek di Yogyakarta dan mahasiswa dari berbagai universitas di Yogyakarta.

Selain memberikan edukasi secara teori, tim instruktur Safety Riding Astra Motor Yogyakarta juga menghadirkan tantangan berhadiah bagi peserta yaitu Narrow Plank Challenge. Dalam narrow plank challenge ini peserta harus meniti papan keseimbangan sepelan mungkin. Peserta yang mencatatkan waktu paling lama adalah pemenangnya.

Community Development & Safety Riding Supervisor Astra Motor Yogyakarta Muhammad Ali Iqbal.

“Tantangan tersebut menitikberatkan ketrampilan peserta dalam menjaga keseimbangan bersama sepeda motor masing-masing. Dalam hal ini, ketrampilan menjaga keseimbangan merupakan salah satu ketrampilan paling esensial yang harus dimiliki pengendara sepeda motor.” imbuh Community Development & Safety Riding Supervisor Astra Motor Yogyakarta Muhammad Ali Iqbal.

***

Puluhan Bikers Honda Gelar Convoy Merdeka di Yogyakarta

Yogyakarta – Menyambut peringatan ulang tahun kemerdekaan Indonesia ke-77, Astra Motor Yogyakarta selaku main dealer sepeda motor Honda wilayah DIY, Kedu, dan Banyumas menggelar kegiatan Convoy Merdeka tepat di tanggal 17 Agustus 2022. Kegiatan ini diikuti oleh 40 bikers yang mewakili 7 komunitas motor Honda dari wilayah Yogyakarta dan Magelang.

“Melalui rangkaian kegiatan convoy merdeka kami mengajak anggota komunitas motor Honda untuk mengingat kembali jasa para pahlawan yang telah gugur berjuang demi kemerdekaan Indonesia. Dengan semangat nasionalisme, semoga anggota komunitas memiliki tekad yang lebih kuat untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.” ungkap Marketing Manager Astra Motor Yogyakarta Thomas Pradu.

Rangkaian kegiatan Convoy Merdeka tahun ini dibuka dengan keikutsertaan seluruh peserta mengikuti upacara peringatan kemerdekaan Indonesia di SMK Negeri 1 Seyegan. SMK ini merupakan salah satu SMK di wilayah Sleman yang telah berkolaborasi dalam program pengembangan sekolah vokasi khususnya melalui penerapan kurikulum Teknik Sepeda Motor Honda.

Setelah seluruh peserta mengikuti upacara dengan khidmat, kegiatan dilanjutkan dengan konvoi bikers dengan atribut merah putih menuju ke Taman Makam Pahlawan Kusuma Negara. Di lokasi tempat dimakamkannya Jenderal Sudirman, Letjen Oerip Soemohardjo, dan Brigjen Katamso ini anggota komunitas melakukan apel penghormatan kepada para pahlawan, ziarah tabur bunga, dan menyerahkan donasi kepada DPD Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) DIY sebesar Rp 3.000.000,-.

Menutup kegiatan di Taman Makam Pahlawan Kusuma Negara, seluruh peserta kegiatan ini mendapatkan “wejangan” yang disampaikan secara langsung oleh Sekretaris DPD Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) DIY Mohammad Mansur Sudarno. Harapannya, anggota komunitas motor Honda bisa lebih mencintai tanah air dimulai dari lingkup terkecil baik dari keluarga, komunitas, ataupun orang-orang di sekitar.

Semakin menambah keseruan convoy merdeka tahun ini, peserta diajak bergeser ke Astra Motor Safety Riding Center Yogyakarta untuk mengikuti berbagai lomba khas 17-an seperti lomba makan kerupuk, memindahkan bola dengan sendok di mulut, memasukkan pensil ke dalam traffic cone, memecahkan balon dengan mata tertutup, hingga balap karung.

“Aneka lomba yang kami gelar kali ini merupakan lomba-lomba klasik khas 17-an. Selain mengenang permainan di masa kecil, kami harapkan permainan-permainan tersebut mampu memupuk rasa solidaritas, kekompakan, dan Kerjasama antar anggota komunitas.” pungkas Thomas Pradu.

***

Instruktur Safety Riding Astra Motor Sebarkan Semangat #Cari_Aman di Jalan Raya

Yogyakarta – Kemerdekaan merupakan hal yang sangat berarti bagi setiap bangsa. Untuk menyemarakkan peringatan 77 tahun Indonesia merdeka, Astra Motor Yogyakarta menyelenggarakan serangkaian pelatihan safety riding. Di bulan Agustus ini, pelatihan ditujukan ke berbagai lapisan masyarakat yang berasal dari berbagai daerah di wilayah DIY, Kedu, dan Banyumas.

“Kami menyelenggarakan rangkaian pelatihan ini untuk memeratakan semangat #Cari_Aman di jalan raya bagi setiap lapisan masyarakat. Tercatat hingga tanggal 17 Agustus ini sudah ada 398 peserta yang mengikuti pelatihan safety riding bersama tim instruktur Astra Motor Yogyakarta”. ungkap Community Development & Safety Riding Supervisor Astra Motor Yogyakarta Muhammad Ali Iqbal.

Adapun peserta yang telah selesai mengikuti pelatihan safety riding ini berasal dari komunitas driver Shopee Yogyakarta, SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta, SMK Muhammadiyah 3 Purwokerto, SMA Negeri 1 Ngemplak, SMK Negeri 1 Pengasih, SMK Negeri 2 Gedangsari, Dosen dan Staff Universitas Gadjah Mada, dan Shopee Yogyakarta.

Setiap peserta yang mengikuti pelatihan ini mendapatkan berbagai materi secara teori serta mengikuti simulasi dan praktek secara langsung beserta instruktur yang telah tersertifikasi. Beragam Teknik pengereman, slalom / menikung, hingga Teknik keseimbangan diajarkan secara langsung oleh para instruktur.

Pondasi dasar dalam berkendara adalah teknik keseimbangan. Apabila pengendara sudah memiliki skill keseimbangan yang bagus maka dalam berkendara pengendara dapat lebih mudah mengatur handling sepeda motor yang dikendarainya.

Dalam dua pekan tersisa di bulan Agustus ini, Astra Motor Yogyakarta akan menggelar pelatihan safety riding bersama dengan SMP Muhammadiyah 3 Purwokerto, SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta, SMP Negeri 1 Seyegan dan komunitas Honda StreetFire Club Indonesia (HSFCI) Yogyakarta.

“Kami berharap seluruh peserta bisa menjadi contoh berkendara yang aman bagi pengendara yang lain. Setidaknya bagi teman dan keluarganya. Karena tanpa #Cari_Aman dalam berkendara kita tidak akan menemui hal-hal berharga dalam hidup kita” pungkas Muhammad Ali Iqbal.

***

Tingkatkan Ketrampilan Berkendara Polisi-Polisi Muda


Yogyakarta – Menekan jumlah terjadinya kecelakaan lalu lintas saat ini menjadi salah satu fokus petugas kepolisian. Tak hanya memberikan himbauan etika berlalu lintas, kepolisian juga terus meningkatkan kompetensi anggotanya agar dapat menjalankan tugasnya dengan baik.



Dalam visi yang sama, Astra Motor Yogyakarta berkolaborasi dengan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda DIY menggelar pelatihan safety riding kepada polisi-polisi muda yang merupakan perwakilan dari Polres Sleman, Polres Bantul, Polres Gunungkiidul, Polres Kulon Progo, dan Polresta Yogyakarta. Pelatihan ini digelar di Astra Motor Safety Riding Center Yogyakarta (27/7).



“Ketrampilan berkendara dan kesadaran atas etika lalu lintas merupakan salah satu faktor utama untuk menekan angka terjadinya kecelakaan. Sebagai pengayom masyarakat, anggota kepolisian wajib bisa dijadikan contoh oleh masyarakat khsusunya mengenai perilaku aman di jalan raya.” ungkap Kasubbagrenmin Ditlantas Polda DIY Kompol Sukaryati.



Tercatat 57 anggota kepolisian berpartisipasi aktif dalam program kolaborasi Astra Motor bersama dengan Ditlantas Polda DIY ini. Kegiatan ini diawali dengan teori mengenai aturan lalu lintas. Dalam kesempatan selanjutnya instruktur safety riding Astra Motor Yogyakarta berbagi ilmu mengenai pentingnya berkendara yang aman dan benar di jalan raya. Hal tersebut dapat dimulai dengan menggunakan perlengkapan berkendara yang aman, saling menghargai sesama pengguna jalan dan juga selalu mematuhi aturan lalu lintas.



Program pelatihan safety riding kali ini berjalan sangat meriah. Para polisi muda yang menjadi peserta dalam kegiatan ini diajak untuk mencoba menggunakan simulator berkendara atau dikenal luas sebagai Honda Riding Trainer. Selain itu peserta juga diajak untuk melakukan teknik statics balancing dengan menggunakan berbagai tipe sepeda motor, mulai dari skutik, sport hingga Big Bike.



“Polisi merupakan sahabat masyarakat. Dalam menjalankan tugas mengayomi masyarakat mereka harus mampu menjadi role model dalam upaya mewujudkan ketertiban berlalu lintas.” tutup Community Development & Safety Riding Supervisor Astra Motor Yogyakarta Muhammad Ali Iqbal.

***