AHM Hadirkan Pilihan Warna Baru New Honda Vario 125

Meramaikan pasar motor skutik di Indonesia, PT Astra Honda Motor (AHM) memberikan pilihan warna baru kepada salah satu skutik Honda terfavorit New Honda Vario 125. Model ini hadir dengan pilihan stripe baru untuk tipe CBS yang semakin sporti dan pilihan warna baru untuk tipe CBS-ISS yang tampil semakin premium.

New Honda Vario 125 mengukuhkan posisinya sebagai pilihan skutik sporti dengan fitur yang canggih, kini penggunanya dapat menikmati berkendara harian yang nyaman dengan tampilan semakin sporti. Pilihan warna Advance Red dan Advance Black pada tipe CBS mendapatkan penyegaran stripe, sementara pada tipe CBS-ISS pilihan warna terbaru Advance Matte White hadir menemani pilihan warna Advance Matte Black yang telah dipasarkan sebelumnya. AHM juga menghadirkan pilihan warna spesial yaitu Advance Matte Blue pada tipe CBS-ISS yang hadir dengan stripe dipadukan dengan velg warna emas sehingga semakin meningkatkan kesan premium.

Direktur Marketing AHM Thomas Wijaya mengatakan New Honda Vario 125 menjadi salah satu skutik yang paling digemari masyarakat dalam menemani aktivitas sehari-hari, beragam fitur canggihnya menjadikan motor skutik ini sebagai pilihan terbaik di kelasnya.

“Dengan penyegaran terbaru pada New Honda Vario 125, kami ingin memberikan pilihan yang lebih beragam untuk pecinta sepeda motor skutik berdesain sporti dengan tetap menyajikan kesan premium. Beragam penyematan fitur dan teknologi terbaik pada model ini menjadikannya sebagai skutik terbaik dikelasnya untuk memberikan kesenangan bagi pengendara saat beraktivitas sehari-hari,” ujar Thomas.

Honda Vario 125 hadir sebagai skutik performa tinggi dengan mesin berkapasitas 125cc. Honda Smart Technology dengan teknologi eSP pada mesin berhasil membuktikan pembakaran yang efisien dan minim gesekan untuk mengurangi resiko terbuang percuma serta mampu menghasilkan performa berkendara yang optimal. Fitur ISS pada tipe CBS-ISS menjadikan konsumsi BBM model ini teririt di kelasnya sebesar 51,7 km/liter (metode ECE R40) dengan hasil emisi gas buang yang lebih baik dari standar emisi EURO 3. ACG Starter yang terintergrasi pada teknologi eSP mampu menghidupkan mesin dengan suara yang lebih halus saat pertama dinyalakan. Teknologi ini menjadi dasar pengaplikasian fitur canggih Idling Stop System (ISS) yang secara otomatis mematikan mesin saat mesin berhenti bekerja lebih dari 3 detik dan hanya perlu menarik tuas gas untuk dapat menghidupkan mesin kembali.

Honda Vario 125 memiliki kapasitas bagasi terbesar di kelasnya yaitu 18 liter yang dapat menyimpan helm standar untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Dilengkapi fitur Answer Back System dan Anti Theft Alarm sebagai fitur keamanan kendaraan pada model ini. Sistem pengereman terasa nyaman dengan kehadiran teknologi Combi Brake System (CBS) untuk membantu menyeimbangkan pengereman roda belakang dan depan secara lebih optimal pada Honda Vario 125.

Honda Vario 125 juga dilengkapi dengan fitur-fitur keselamatan yang canggih lainnya yaitu standar otomatis (Side Stand Switch) dimana mesin tidak dapat dinyalakan apabila posisi standar dalam kondisi turun. Brake Lock System mencegah motor loncat saat dinyalakan atau motor tetap dalam keadaan diam saat pengendara berhenti di jalanan menanjak. Ukuran bodi yang pas dengan ban yang besar mampu memberikan kemudahan bagi pengendara. Penyematan lampu LED di semua sistem pencahayaan menghadirkan kesan ekslusif pada Honda Vario 125.

New Honda Vario 125 dipasarkan dengan harga OTR Jakarta yaitu Rp21.005.000,- untuk tipe CBS, Rp21.910.000,- untuk tipe CBS-ISS, dan Rp22.060.000,- untuk pilihan warna spesial, berikut foto-fotonya:

Diberi Sentuhan Warna Baru, Honda Rebel Hadir Semakin Ekspresif

Honda Rebel – Pearl Spencer Blue

PT Astra Honda Motor (AHM) memperkenalkan warna baru Honda Rebel yang semakin mencerminkan gaya hidup serta jati diri eksklusif pengendaranya. Mengusung desain motor kustom, suguhan kelir anyar ini siap meningkatkan rasa bangga dan menambah karakter berani pengendaranya.

Honda Rebel kini memiliki pilihan warna Matte Pearl Summit White. Model ini juga tetap mempertahankan warna favorit lainnya, yakni Matte Axis Gray Metallic, dan Pearl Spencer Blue. Tambahan varian warna baru ini menjadi jawaban atas harapan para pecinta Big Bike di Tanah Air yang ingin tampil beda saat berkendara.

Honda Rebel – Matte Pearl Summit White
Honda Rebel – Matte Axis Gray Metallic

Direktur Marketing AHM Thomas Wijaya mengatakan Honda Rebel menjadi Big Bike Honda terlaris di Tanah Air sejak diluncurkan pada 2017. AHM terus berupaya untuk mendukung para pencinta sepeda motor dalam memberikan media berekspresi bagi pengendara yang memiliki karakter berani, namun tetap modern minimalis.

“Honda Rebel telah menjadi bagian dari identitas pengendaranya. Kami berharap perubahan ini semakin menguatkan karakter dan kebanggaan pengendaranya, yang akan selalu kami temani dengan pelayanan terbaik melalui layanan khusus di Big Wing Honda,” ujar Thomas.

Honda Rebel tergambar melalui dua kata, yakni ”sederhana” dan ”mudah” untuk dikreasikan sesuai keinginan pengendara sehingga semakin ekspresif, tentunya berpadu dengan penyematan warna baru. Desainnya tak lekang oleh waktu dan mempunyai ban lebar berpadu dengan siluet yang rendah dan ramping. Tampilan panel meter dengan LCD negative dan backlight biru yang mudah dibaca. Tangki dengan kapasitas 11,2 liter memiliki posisi mendongak dipadu dengan setang kemudi yang lebar, membuat pengendara dapat duduk dengan sempurna di atas motor. Dalam mendukung berkendara di malam hari, system LED disematkan pada lampu Utama, lampu belakang dan lampu sein yang berbentuk bulat.

Honda Rebel berbekal mesin 471cc 8-valve, liquid-cooled parallel twin-cylinder yang diambil dari mesin Honda CBR500R yang sporti. Untuk menghadirkan kemampuan jelajah, telah dilakukan perubahan settingan sistem PGM-FI yang menghasilkan karakter berbeda. Performa rpm tinggi pada CBR berubah menjadi output torsi bottom-end yang padat dengan penyaluran halus dan linear di seluruh rentang putaran. Model ini memiliki torsi maksimum 43,6Nm @ 5.500 rpm dan tenaga puncak 33,5 kW @ 8.500rpm. Honda Rebel semakin nyaman dan aman dengan dilengkapi dengan fitur assist/slipper clutch yang mempermudah dan memperhalus perpindahan gigi.

Power unit yang disematkan akan menghasilkan keseimbangan yang baik antara ukuran fisik dan output yang fleksibel. Bore dan stroke dibuat pada 67mm x 66.8mm dengan rasio kompresi 10,7: 1. Sementara itu bagian dalam kepala silinder menggunakan roller rocker arm; penyetelan katup jenis shim untuk memperoleh bobot yang ringan, menurunkan beban per katup dan mengurangi gesekan. Silent (SV Chain) cam chain memiliki pin yang permukaannya dilapisi dengan Vanadium, mengurangi gesekan dengan peningkatan perlindungan terhadap debu. Diameter katup inlet berukuran 26,0mm dengan diameter katup buang 21,5mm.

Crankcases menggunakan centrifugally cast thin-walled sleeves. Desain internal mengurangi ‘pumping’ losses yang dapat terjadi dengan 180 ° waktu pengapian. Motor ini memiliki bak oli berkapasitas 2,5L. Gear box enam-kecepatannya dirancang mudah untuk dinaikkan dan diturunkan, terutama di perkotaan.

Untuk mendukung tampilan low-rider, rangka tubular Honda Rebel yang menopang mesin pada tiga titik dirancang seramping mungkin di area kaki pengendara. Panjang trail diset pada 110mm dengan 28° rake; garpu offset suspensi dengan sudut 30° dikombinasikan dengan jarak sumbu roda 1490mm, menghasilkan ketinggian 690mm jok rendah dan pijakan kaki tengah, untuk keseimbangan kemudi. Rangka termasuk loop belakang inovatif yang memisahkan jok dari spatbor logam bertekstur; aluminium cor subframe bolt-on memberikan ruang lingkup lebih lanjut untuk kustomisasi.

Honda Rebel hadir dengan 3 warna pilihan yakni Matte Axis Gray Metallic, Matte Pearl Summit White dan Pearl Spencer Blue dipasarkan dengan harga OTR (On The Road) DKI Jakarta Rp 191.960.000,- hingga Rp. 196.960.000,-. Model ini dipasarkan secara eksklusif di 11 Big Wing di Indonesia.

Nah Ini Infomenarik “Cara Deteksi Masalah Sepeda Motor Melalui MIL”

Saat ini semua sepeda motor Honda telah menggunakan sistem PGM-FI, dimana salah satu kelebihan dari sistem ini dapat mendiagnosa permasalahan yang terjadi pada sepeda motor. Hasil diagnosa ini akan disampaikan melalui malfunction indicator lamp (MIL) yang terletak pada bagian speedometer Honda. 

Pada kondisi normal, ketika kunci kontak dalam posisi ON maka MIL akan menyala sekitar 2 detik kemudian mati kembali dan motor siap dinyalakan. Selama kegagalan pada sistem PGM-FI belum diperbaiki, maka MIL akan terus berkedip. Jumlah kedipan pada MIL memiliki arti tersendiri untuk mengetahui permasalahan yang terjadi pada sistem PGM-FI. 

Kedipan MIL pun terdapat dua jenis, yaitu kedipan cepat yang berlangsung selama 0,3 detik dan kedipan panjang yang berlangsung selama 1,3 detik. Dalam mendeteksi kedipan MIL, untuk satu kedipan panjang akan dihitung sama seperti 10 kedipan cepat. Lalu untuk satu kedipan cepat akan dihitung 1.  

Berikut indikator permasalahan motor berdasarkan kedipan motor: 

1 Kedipan 

Hal ini menunjukan potensi gangguan pada area sistem sensor atau Manifold absolute pressure (MAP) yang mendeteksi tingkat kevakuman pada intake manifold. Bila tidak segera diatasi akan menimbulkan akselerasi kurang baik dan performa mesin pun tidak maksimal pada putaran atas. 

7 Kedipan 

Hal ini menunjukan potensi gangguan pada area sistem sensor temperatur mesin atau biasa disebut Engine Coolant Temperature (ECT) Atau Engine Oil Temperature (EOT). Akibat dari hal ini dapat membuat mesin agak susah dihidupkan pada saat mesin kondisi dingin. 

8 Kedipan 

Hal ini menunjukan potensi gangguan pada area sistem sensor throttle position (TP), bila dibiarkan maka mesin akan mudah mati dan akselerasi pun tidak maksimal. 

9 Kedipan 

Menunjukan potensi gangguan pada area sistem sensor Intake air temperature (IAT). Akibat yang ditimbulkan performa mesin tidak maksimal, mudah mati, emisi gas buang yang dihasilkan pun tidak bagus. 

11 Kedipan 

Hal ini menunjukan potensi gangguan pada area sistem sensor kecepatan sehingga indikator speedometer tidak berfungsi atau bila telah menggunakan fitur Idling Stop System (ISS) tidak akan berfungsi. 

12 Kedipan 

Hal ini menunjukan potensi gangguan pada area sistem injector sehingga sepeda motor tidak bisa dinyalakan.

21 Kedipan 

Hal ini menunjukan kode potensi gangguan pada area sistem O2 sensor (Oxigen sensor). Sensor ini berfungsi untuk mendeteksi gas buang dan kondisi pembakaran mesin. Akibat yang ditimbulkan mesin sulit dihidupkan dan terdapat suara letupan pada knalpot 

29 Kedipan 

Hal ini menunjukan kode potensi gangguan pada area sistem Intake Air Control Valve (IACV) yang membuat putaran stationer tidak stabil, mesin sulit dihidupkan dan boros bahan bakar 

33 Kedipan 

Hal ini menunjukan potensi gangguan pada area sistem Engine Control Module (ECM) yang merupakan sumber dari seluruh pengaturan sistem PGM-FI. Akibatnya sepeda motor tidak dapat dihidupkan.  

52 Kedipan 

Hal ini menunjukan potensi gangguan pada area sistem sensor crankshaft position (CKP) sehingga sepeda motor tidak dapat dihidupkan.  

54 Kedipan 

Hal ini menunjukan kode potensi gangguan pada area sistem sensor bank angle. Sensor ini berfungsi untuk mematikan mesin ketika sepeda motor terjatuh atau mengalami kemiringan hingga 60 derajat dengan toleransi  + 5 derajat, dalam waktu 5 detik. Namun sepeda motor tetap bisa di hidupkan kembali  dengan mematikan kunci kontak terlebih dahulu kemudian dihidupkan kembali. 

67 Kedipan

Hal ini menunjukan potensi gangguan pada sistem Honda Selectable Torque Control (HSTC) terkait putaran roda depan dan belakang yang dibaca oleh ECM. Sensor ini bekerja ketika sepeda motor dalam kondisi diam dengan standar tengah, kemudian dinyalakan dan tuas gas dibuka selama 20 detik, maka bila terdeteksi masalah, MIL pun akan berkedip. Kode ini hanya muncul pada sepeda motor yang memiliki sistem HSTC seperti Honda PCX160 tipe ABS, XADV dan Forza.

Sebagai contoh untuk melakukan pembacaan kedipan MIL ialah sebagai berikut; apabila MIL pada Honda Scoopy berkedip panjang dalam satu kali kemudian dilanjutkan dengan dua kedipan cepat maka akan dihitung sebagai 12 kedipan. Lalu dapat diindikasikan bahwa sepeda motor tersebut mengalami potensi gangguan pada sistem injector.    

Technical Service Division PT Astra Honda Motor (AHM), Endro Sutarno mengatakan MIL merupakan teknologi terpadu dari PGM-FI untuk mempermudah konsumen maupun teknisi dalam mendiagnosa masalah pada sepeda motor Honda. Sehingga perbaikan yang dilakukan lebih efektif. 

“Kehadiran MIL pada sepeda motor Honda bukan merupakan sesuatu yang baru. Kemudahan dalam mendeteksi permasalahan sepeda motor Honda pun dapat diketahui oleh konsumen secara mudah. Namun kami tetap sarankan agar konsumen dapat menuju AHASS terdekat agar sepeda motor kesayangannya dapat ditangani dengan tepat oleh teknisi AHASS,” ujar Endro.   

Honda Dyno Battle Apresiasi Pecinta Honda CBR Series


Astra Motor Yogyakarta sebagai Main Dealer sepeda motor Honda untuk wilayah DIY, Kedu, dan Banyumas menggelar kegiatan spesial bagi pecinta motor sport bertajuk Honda Dyno Battle. Kegiatan ini dilaksanakan pada akhir pekan lalu (27/3) di Astra Motor Center Yogyakarta. 

Honda Dyno Battle merupakan ajang adu kekuatan maksimal mesin sepeda motor yang dikemas khusus untuk pecinta Honda CBR 150 series dan Honda CBR 250 series. Seluruh peserta yang bergabung dalam kegiatan ini mengadu kekuatan maksimal mesin Honda CBR kesayangannya di atas mesin dyno “Kowa Seiki Dino” milik Astra Motor Center Yogyakarta. 

“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan apresiasi kepada pecinta motor sport khususnya Honda CBR series sekaligus memberikan wadah bagi mereka untuk unjuk gigi sekaligus mempertandingkan kekuatan maksimal Honda CBR kesayangan masing-masing.” ungkap Manager Marketing Astra Motor Yogyakarta Thomas Pradu Eka Putra. 

Honda Dyno Battle dibuka dalam dua kelas yaitu kelas CBR150 open (non bore-up) dan kelas CBR250 open. Seluruh peserta diperkenankan untuk melakukan ubahan pada ECU (remap), pemasangan piggyback, power commander, ataupun penggantian ECU (stand alone). Selain itu peserta juga diperbolehkan melakukan tune-up / porting dan menggunakan knalpot non standar. Khusus untuk kelas CBR250 open, peserta juga diperkenankan untuk melakukan peningkatan kapasitas mesin (bore-up). 

Setiap peserta diberi kesempatan untuk melakukan 3 kali running di atas mesin dyno. Seluruh proses ini ditangani secara langsung oleh tim Honda BigBike Yogyakarta yang telah berpengalaman dalam melakukan pengetesan menggunakan mesin dyno Kowa Seiki Dino. 

Ferdian Octaviano sukses menyabet gelar Juara 1 Honda Dyno Battle kelas CBR150 Open (non bore-up) dengan catatan power maksimal 19,1 kW.

Untuk Honda Dyno Battle kelas CBR150 Open (Non Bore-up), Juara 1 diraih oleh Ferdian Octaviano dengan raihan power maksimum 19,1 kW disusul Juara 2 yang diraih oleh Aris Priyo Irawan dengan raihan power maksimal 18,0 kW serta Juara 3 yang ditempati oleh Adi Prasetyo dengan raihan power maksimal 18,0 kW. Dengan raihan power maksimal yang sama Aris Priyo Irawan menempati posisi kedua karena dalam tiga kali running rata-ratanya lebih tinggi daripada rata-rata Adi Prasetyo. 

Rahmat Setiadi sukses menyabet gelar Juara 1 Honda Dyno Battle kelas CBR250 Open dengan catatan power maksimal 35,9 kW. 

Di kelas CBR250 Open, Rahmat Setiadi sukses meraih gelar Juara 1 dengan raihan power maksimal 35,9 kW. Disusul Juara 2 diraih oleh Muhammad Imam Hidayat dengan power maksimal 35,0 kW, dan Juara 3 diraih oleh Ludi Fiqi Nugrahanto dengan power maksimal 34,7 kW. 

“Terima kasih atas antusiasme yang ditunjukkan oleh seluruh peserta kegiatan ini. Semoga di masa yang akan datang kita dapat berjumpa kembali dalam Honda Dyno Battle selanjutnya.” imbuh Thomas Pradu Eka Putra. 

Kupas Honda CBR Series bareng Pembalap dan Motovlogger Profesional 

(kiri ke kanan) Moderator Anton Black, Pembalap Astra Motor Racing Team Yogyakarta Aditya Prakoso, dan Motovlogger Putut Wijanarko mengulas Honda CBR150R yang telah dimodifikasi miliknya.

Menambah keseruan Honda Dyno Battle, di hari yang sama (27/3) Astra Motor Yogyakarta juga menggelar talkshow bertajuk “Dyno Talks”. Kegiatan ini disiarkan secara langsung melalui platform Instagram dan Facebook Honda Istimewa ID. 

Dipandu oleh moderator Anton Black, Astra Motor Yogyakarta menghadirkan Aditya Prakoso sebagai pembalap Seeded Astra Motor Racing Team Yogyakarta (ART Yogyakarta) dan Putut Wijanarko sebagai Motovlogger yang dikenal luas sebagai Saonone Motovlog. Sebagai ekspertis di masing-masing bidang kedua narasumber tersebut berbagi wawasan secara interaktif dengan pecinta motor sport yang meramaikan talkshow Dyno Talks. 

“Kami sengaja menghadirkan dua narasumber dengan latar belakang yang berbeda. Tujuannya agar kegiatan ini dapat dinikmati oleh pecinta balap sepeda motor, pegiat modifikasi, ataupun pecinta motor sport secara umum.” Tutup Thomas Pradu Eka Putra. 

*** 

Tips Penggunaan dan Perawatan Sepeda Motor dengan Fitur Power Charger

Fitur pengisian daya / power charger menjadi salah satu fitur yang ditawarkan oleh sepeda motor tipe skutik keluaran terbaru seperti Honda BeAT, Honda Genio, Honda Scoopy, Honda ADV150, hingga All New Honda PCX. Fitur ini menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat mobilitasnya sekaligus semakin tinggi intensitas penggunaan handphone dalam kehidupan sehari-hari. Dengan fitur power charger, pengguna dapat melakukan pengisian daya handphone saat berkendara dengan sepeda motor. 

PT Astra Honda Motor telah merancang dan menempatkan posisi fitur power charger di lokasi yang aman. Baik itu di console box (di bawah setang kemudi) ataupun di luggage box (bagasi). Meskipun demikian, masih ada sebagian masyarakat yang memiliki kekhawatiran tersendiri mengenai fitur ini dari sisi keamanan jika terkena air serta konsumsi baterai sepedamotor. Merespon hal itu, Technical Training Coordinator Astra Motor Yogyakarta Danang Priyo Kumoro membagikan beberapa tips mengenai penggunaan dan perawatan sepeda motor Honda dengan fitur power charger.  

“Pada umumnya komponen-komponen listrik memang rentan terhadap air, namun fitur power charger pada sepeda motor Honda telah didesain sedemikian rupa sehingga aman dari cipratan air ketika hujan serta semprotan ketika sedang dicuci,” ungkap Danang Priyo Kumoro.  

Pada generasi terbaru, fitur power charger pada sepeda motor Honda telah menggunakan socket jenis USB type A dan dilindungi oleh dua lapisan sebagai pengaman, yaitu lapisan karet berfungsi untuk menutupi tegangan arus listrik di dalam dan penutup pada lapisan luar yang menyatu dengan body motor sekaligus membuat keberadaan fitur ini tidak mengganggu penampilan motor. Bagian bawah penutup juga dilengkapi jalur pembuangan air sehingga tidak akan ada air yang menggenang. 

“Adanya fitur power charger pada sepeda motor Honda tidak akan mempengaruhi performa baterai (aki), proses pengisian daya handphone akan tetap aman apabila dilakukan selama motor dalam kondisi nyala,”. Danang menambahkan.   

Selama proses pengisian daya dilakukan ketika mesin sepeda motor nyala atau motor dalam kondisi jalan, performa baterai akan tetap baik-baik saja. Akan tetapi, jika pengendara terus melakukan pengisian daya ketika sepeda motor dalam kondisi mati akan membuat performa baterai menurun. Agar performa baterai tetap optimal pengendara disarankan untuk secara rutin menggunakan sepeda motornya. 

Demi menjamin kemanan, pengendara direkomendasikan untuk menjaga kebersihan sekaligus tidak menaruh barang-barang di console box tempat socket power charger berada. Tujuannya agar jalur keluar air tidak tertutup oleh kotoran atau barang lainnnya. Selain itu, disarankan pengendara untuk mematikan handphone saat melakukan pengisian daya  untuk menghindari peningkatan suhu khususnya di tengah terik matahari. 

***