Informasi Seleksi Penerimaan CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL(CPNS) Pemkab. BANTUL TA 2019

Logo Bantul

 

Berikut informasi seputar SELEKSI PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL
PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL
TAHUN ANGGARAN 2019

Berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 578 Tahun 2019 tanggal 27 September 2019 tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bantul Tahun Anggaran 2019, maka Pemerintah Kabupaten Bantul akan melaksanakan seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun Anggaran 2019 untuk mengisi lowongan formasi sejumlah 601 (enam ratus satu) formasi.

Dan formasinya sbb: 

  • 308 FORMASI UNTUK TENAGA GURU
  • 88 FORMASI UNTUK TENAGA KESEHATAN
  • 205 FORMASI UNTUK TENAGA TEKNIS

SELENGKAPNYA SILAHKAN KUNJUNGI WEBSITE : https://asn.bantulkab.go.id/index.php/info-kepegawaian#

 

Sumber:  Disnakertrans Bantul

ADV150 Weekend Ride Yogyakarta Eratkan Persahabatan Komunitas Motor Honda

Yogyakarta Astra Motor Yogyakarta selaku Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Yogyakarta, Kedu, dan Banyumas kembali menggelar kegiatan bagi komunitas motor Honda di Yogyakarta. Kali ini community gathering dikemas dalam kegiatan ADV150 Weekend Ride Yogyakarta yang dilaksanakan di Cafe Leyeh-Leyeh Yogyakarta (26/10).

Sebelum acara dimulai, 82 bikers yang berasal dari komunitas Honda ADV150 Indonesia chapter Yogyakarta (HAI Yogyakarta), Honda BeAT Street Jogja (HBSJ), Djogjakarta Vario Community (DAVINCI), Honda PCX Club Indonesia chapter Yogyakarta (HPCI Yogyakarta), dan Honda Vario 125 Owner Club chapter Yogyakarta (HV125OC Yogyakarta) berkumpul untuk mengikuti briefing di Astra Motor Center Yogyakarta dan langsung dilanjutkan dengan city rolling menuju ke lokasi kegiatan.

Sampai di Cafe Leyeh-Leyeh Yogyakarta, seluruh peserta diajak untuk mengikuti beberapa games ala bikers untuk meningkatkan keakraban seluruh peserta yang hadir. Dalam kesempatan ini, Community Development Astra Motor Yogyakarta memberikan sosialisasi mengenai perhelatan gathering akbar Honda Bikers Day 2019 beserta dengan mekanisme pendaftarannya melalui aplikasi welovehonda. Tak lupa instruktur safety riding Astra Motor Yogyakarta juga memberikan edukasi mengenai tips mempersiapkan diri dan kendaraan sebelum mengikuti touring.

“Selain untuk menyambut perhelatan Honda Bikers Day 2019 di akhir bulan November nanti, kegiatan ADV150 Weekend Ride Yogyakarta ini juga dihelat untuk mempererat persahabatan komunitas motor Honda. Terlebih saat ini hadir komunitas Honda ADV150 Indonesia chapter Yogyakarta (HAI Yogyakarta) yang baru saja berdiri.” ungkap Community Development & Safety Riding Supervisor Astra Motor Yogyakarta Muhammad Ali Iqbal.

Honda ADV150 dibekali dengan mesin eSP berkapistas 150cc berpendingin cairan, dan sistem pembakaran injeksi PGM-FI. Berdasarkan hasil tes internal dengan metode ECE R40 EURO 3, konsumsi bahan bakar Honda ADV150 menunjukkan angka 46,6 km/liter (fitur ISS on) sehingga mampu menempuh jarak hingga 373 km dalam sekali pengisian penuh bahan bakar.

Honda ADV150 saat ini dipasarkan dengan 2 pilihan warna untuk varian ABS-ISS yaitu Advance Red dan Advance White serta 4 pilihan warna untuk varian CBS-ISS yang meliputi Tough Matte Brown, Tough Matte Black, Tough Red, dan Tough Silver. Di Yogyakarta Honda ADV150 CBS-ISS dipasarkan dengan harga on the road Rp 33.550.000,- dan Honda ADV150 ABS-ISS dipasarkan dengan harga on the road Rp 36.550.000,-

***

Tantangan di Segala Medan CRF X-Pedition East Java

Surabaya– Setelah sukses digelar pada bulan April 2019, gelaran CRF Day X-Pedition East Java kembali diadakan oleh PT. Mitra Pinasthika Mulia ( MPM ) distributor sepeda motor Honda wilayah Jatim dan NTT pada tanggal 9 – 10 November 2019. CRF X-Pedition East Java kali ini bertemakan CRF Day Never Stop Exploring diikuti oleh 192 peserta.

Selama 2 hari ini peserta disuguhi berbagai macam jalur off road di Gunung Kawi dan Gunung Kelud sepanjang 230 km, melewati 3 wilayah kabupaten yakni Malang, Blitar dan Kediri.

Dengan mengambil titik start di hari pertama waduk selorejo dan finish berada di camp point Karanganyar Blitar. Peserta diajak memacu adrenalin sebagai petualang sejati ditemani sepeda motor on-off road Honda CRF150L melintasi jalanan dan jalur antara gunung kawi dan gunung kelud sepanjang 87 km. Kondisi lintasan yang bervariasi, menyusuri jalanan berbatuan, penuh kerikil, tanah, melintasi lumpur, maupun di atas aspal jalan raya menantang para petualang Honda ini untuk membuktikan ketangguhan Honda CRF150L.

Tak berhenti disitu pada hari kedua dengan mengambil start dari Camp Point Blitar menuju waduk selorejo, jalur yang dilewati menjadi semakin seru saat perjalanan dilanjutkan melalui medan off – road yang membangkitkan semangat berpetualang sepanjang 143 km ,

“Never stop exploring 3 gunung Jawa Timur melanjutkan penjelajahan sebelumnya dan memang diselenggarakan khusus sebagai apresiasi kepada konsumen CRF yang telah memilih motor ini sebagai teman trabasnya

Dan juga bisa menjadi ajang kumpul para konsumen trabas CRF di Jawa Timur.” kata Suhari selaku Marketing Communication & Development Division Head MPM.

Pada kegiatan ini peserta diajak untuk berbagi dengan lingkungan sepanjang jalur trabasan dengan melakukan kegiatan sosial berupa pemberian tempat sampah dan donasi ke musolla. Untuk menambah keakraban peserta disuguhi hiburan. Pada kesempatan kali ini diperkenalkan varian warna terbaru New Honda CRF150L.

Tampil Beda, New Honda CRF150L

PT Astra Honda Motor (AHM) menghadirkan varian warna baru Extreme Grey pada New Honda CRF150L guna melengkapi pilihan para pecinta motor on-off sport yang senang berpetualang menaklukkan tantangan di segala medan. Tampilan baru New Honda CRF150L ini semakin memberikan kesan tangguh dan kuat menemani kenyamanan berkendara sesuai harapan pecinta motor on-off sport masa kini.

Kehadiran warna baru New Honda CRF150L merupakan kombinasi warna dan stripe yang didominasi oleh warna hijau dan abu-abu dipadukan dengan seat berwarna hitam. Pilihan ini semakin memberikan kesan motor on-off sport sejati yang lebih gagah dalam menaklukkan berbagai rintangan. Untuk menemani warna Extreme Grey, penyegaran juga diwujudkan melalui grafis desain stripe pada varian warna Extreme Black yang terlihat semakin lebih tajam. Perubahan ini menonjolkan kesan agresif dan tangguh didukung kombinasi seat warna merah yang semakin memberikan kebanggaan bagi pemiliknya.

Pilihan terbaru Extreme Grey dan Extreme Black, serta pilihan warna yang tetap ada yaitu Extreme Red, menjadikan New Honda CRF150L memiliki beragam gaya sesuai karakter pecinta motor on-off sport sejati. Model ini pun mempertahankan keunggulan produknya berupa suspensi depan inverted front fork dan digital panel meter sehingga menjadikan motor ini sangat nyaman digunakan untuk berpetualang dan juga berkendara sehari-hari.

New Honda CRF150L hadir dengan mengusung konsep “Take You to Off Fun Ride” melalui penyematan desain dan fitur unggulan, dilengkapi mesin tangguh untuk berkendara di berbagai kondisi jalan berliku, turing, hingga berkendara di perkotaan.

Ketangguhan New Honda CRF150L dicapai berkat penyematan mesin 150cc SOHC PGM-FI berperforma tinggi, fitur terbaik seperti suspensi inverted front fork berdiameter besar, ban dual purpose dan velg ukuran besar, serta wavy disc brake yang mendukung kemampuan jelajah optimal dengan nyaman dan mudah dikendalikan di berbagai kondisi jalan.

Hadir dengan konsep compact headlight yang membentuk sudut tajam, tampilan New Honda CRF150L memperkuat kesan fearless dalam menaklukan setiap medan. Motor ini juga memiliki taillight dengan desain lampu tajam, sporty dan compact yang memberikan kesan agresif. Digital panel meter berukuran compact namun menghadirkan informasi berkendara akurat dan mudah terbaca.

Model ini menghasilkan tenaga maksimum sebesar 9,51 kW (12,91 PS) / 8.000 rpm dan torsi maksimum yakni 12,43 Nm (1,27 kgf.m) / 6.500 rpm. Performa mesin menawarkan torsi yang menjanjikan pada putaran bawah, namun juga sangat irit konsumsi bahan bakar mencapai 39,3 km/liter melalui metode pengetesan EURO 3 dengan menggunakan metode pengetesan ECE R40.

New Honda CRF150L dilengkapi dengan suspensi Showa yakni long travel inverted front fork dengan suspensi inverted terbesar di kelasnya berukuran diameter pipa 37mm dan panjang stroke 225mm. Tampilan menjadi semakin gagah dan berkelas dengan penyematan gold colour anodize pada tabung suspensi dengan suspension cap berwarna senada pada Extreme Red dan Extreme Black serta warna hitam pada suspension cap Extreme Grey. Suspensi belakang dilengkapi dengan sistem Pro-link untuk memberikan jarak main (Travel Axle) 207mm untuk pengendalian terbaik dan stabil di berbagai kondisi jalan.

Dilengkapi dengan aluminium wheel yang ringan dan kekuatan optimal, ban dan velg yang besar yakni 21” front tire dan 18” rear tire serta ban dual purpose yang dapat diandalkan siap berpetualang. Dengan wavy disc brake, New Honda CRF150L menghadirkan pengereman optimal melalui penyematan rem cakram depan wavy 240mm dan belakang 220mm yang lebih besar di kelasnya.

Asyiknya berwisata di Hutan Mangrove Pantai Pasir Kadilangu Kulonprogo

Gapura hutan mangrove Pantai Kadilangu

Akhirnya kesampean juga untuk berkunjung ke obyek wisata Hutan mangrove Pantai Kadilangu Kulonprogo, diagendakan sudah cukup lama baru bisa terealisasikan Minggu kemarin.

Sebenarnya wisata ini sudah ‘moncher’ cukup lama sekitar 3 tahun lalu arau sekitar tahun 2016. Namun karena jarak dari rumah lumayan jauh (40km) jika ngajak keluarga & si kecil plus kakaknya, jadi kebanyakan pikir-pikir deh🙂

Nah berhubung punya armada roda dua yang cukup mendukung, akhirnya berangkat deh. 

Oiya, mangrove itu apa sih? Menurut yang mimin baca sih, mangrove atau juga disebut bakau merupakan tumbuhan yang hidup di daerah muara atau perbatasan antara daratan dan lautan, dengan kondisi air payau (campuran air sungai yang berasa tawar dan air laut yang asin). Hutan mangrove sepertinya sengaja di budaya kan dengan fungsi utama sebagai peredam abrasi, pun juga mengurangi daya air ketika terjadi bencana tsunami.

 

Well kembali ke obyek wisata ini, dimana secara geografis letaknya berada di perbatasan antara Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah, dan sungai Bogowonto sebagai tanda batasnya. Meskipun kawasan hutan agak menjorok ke barat tapi masih masuk wilayah Kecamatan Temon Kulonprogo. Jadi boleh di kata lokasi berada di paling ujung barat Yogyakarta.
Dan kenapa mimin sebut kawasan? Itu karena bukan hanya Pasir Kadilangu saja, masih ada dua wisata hutan mangrove lainnya, yakni Jembatan Api-api dan Wana Tirta. Dan benar kawasan ini merupakan muara sungai Bogowonto, sebuah sungai yang berada di kota Purworejo meliuk-liuk bak ular yang kalo tidak salah berhulu di gunung Sumbing.
Hutan mangrove Pantai Kadilangu berada di paling timur berbatasan dengan obyek wisata pantai Congot, dan saat ini merupakan ujung barat dari Bandara baru Yogyakarta, New Yogyakarta Internasional Airports (NYIA). Jadi saat kita berwisata disini, sesekali akan terdengar gemuruh dan melihat pesawat diatas langit yang akan mendarat.

Tanaman atau pohon mangrove
Sesekali akan melihat pesawat diatas kita yang akan mendarat di bandara baru Yogyakarta

Ternyata cukup mengasikkan berada di obyek wisata ini, kita bisa menyusuri pepohonan mangrove/ bakau, dibuat seperti jembatan yang dibuat dari kayu dan bambu, dibuat bertingkat pula,

Menyusuri hutan mangrove di pantai Pasir Kadilangu
Jalan atau jembatan yang berada di kawasan hutan mangrove pantai Pasir Kadilangu
Hutan mangrove Pantai Pasir Kadilangu

Di buat banyak spot untuk kita bisa ber foto,

Pilihan spot foto hutan mangrove Pantai Pasir Kadilangu
Icon hutan mangrove pantai pasir Kadilangu

Untuk masuk lokasi wisata kita dikenakan biaya sebesar Rp 6.000 rupiah,

Harga tiket masuk lokasi wisata hutan mangrove pantai Pasir Kadilangu

Disamping menyusuri mangrove, kita juga bisa menyusuri muara dengan perahu motor dengan membayar 10 ribu rupiah

Naik perahu motor

Ataupun kita bisa duduk -duduk berteduh sembari melihat maupun memberi makan ikan

Jangan takut lapar maupun haus karena banyak tersedia warung makan dan juga warung yang menjajakan makanan khas oleh-oleh.

Warung di hutan mangrove pantai Pasir Kadilangu

area parkir cukup luas, ada mushola juga

Dan obyek wisata ini sepertinya terintegrasi dengan angkutan umum, terlihat ada colt diesel menurun kan penumpang, mungkin ada trayek dari terminal Wates ke obyek wisata ini

Angkot colt Diesel

Dan sepertinya ini icon dari wisata ini,

Kadilangu Tower Bridge

Baiklah, demikian sedikit ulasan suasana di obyek wisata ini, semoga bermanfaat dan menjadi referensi anda berlibur….!!!!

Sebanyak 8,5 Ribu Pelanggaran dalam Operasi Zebra Progo 2019 Polres Bantul

Operasi simpatik progo 2016 di Bantul

Usai sudah operasi penertiban berkendara yang dilakukan oleh pihak kepolisian yang mana dilakukan serempak di seluruh kota di tanah air yang bertajuk Operasi Zebra Progo 2019, tidak terkecuali di kota mimin,  kabupaten Bantul. Kabupaten yang terdiri dari 17 kecamatan ini dalam laporan dari Polres Bantul mencatat setidaknya ada 8.500an pelanggaran. Berikut informasi selengkapnya… 

“Selama 14 hari pelaksanaan Operasi Zebra Progo 2019, tercatat 8.539 pelanggar diberikan tindakan. Sebanyak 6.731 ditilang dan sisanya 1.808 diberi teguran,” kata Kasat Lantas AKP Cerryn Nova Madang Putri SH MM, Rabu (6/10/2019).

Dari kendaraan yang melanggar dan ditilang tersebut, kendaraan jenis sepeda motor yang terbanyak yaitu sebanyak 6.114 unit disusul mobil barang sebanyak 325 unit.

Untuk jenis pelanggaran pengendara roda dua didominasi oleh pelanggaran karena melawan arus yakni sebanyak 2.438 perkara, disusul tidak mengenakan helm SNI sebanyak 1.965 perkara.

“Untuk pelanggar didominasi usia 36-40 tahun,” ucapnya.

Operasi Zebra Progo 2019 digelar selama 14 hari mulai tanggal dari tanggal 23 Oktober s/d 5 November 2019. Delapan sasaran pelanggaran lalu lintas menjadi fokus petugas selama Operasi Zebra Lalu Lintas Progo 2019.

Delapan sasaran tersebut yakni, pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm standar; pengendara ranmor R-4 yang tidak menggunakan safety belt; pengemudi kendaraan bermotor R-4 yang melebihi batas kecepatan; melawan arus; mengemudikan kendaraan bermotor dalam pengaruh alkohol; pengendara dibawah umur; menggunakan HP pada saat mengemudikan kendaraan; dan penggunaan lampu rotator/strobo. Sasaran tersebut merupakan instruksi langsung dari pimpinan Polri.

“Delapan sasaran itu menjadi prioritas karena banyak ditemukan praktek pelanggaran. Operasi Zebra dilakukan untuk menekan pelanggaran tersebut,” ujarnya.

 

(Sumber : Humas Polres Bantul)