Asyiik…Ada Festival Layang-Layang Di Pantai Parangkusumo Bantul Akhir Pekan Ini

Ilustrasi layang-layang - www.rahmatsisland.wordpress.com

Ilustrasi layang-layang – http://www.rahmatsisland.wordpress.com

Sebuah even tahunan kembali digelar di tahun 2016 ini, yakni Festival Layang-Layang Nasional (FLLN) 2016.

Even ini diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata DIY bersama Perkumpulan Pekarya Layang-layang Indonesia (PERKALIN). Festival ini merupakan agenda rutin yang telah terlaksana sejak tahun 2013 dengan melibatkan puluhan klub pekarya layang-layang yang berasal dari DIY juga berbagai daerah di Indonesia.

Dan even ini akan dihelat pada hari Sabtu dan Minggu (27 dan 28 Agustus 2016 ) mendatang di Pantai Parangkusumo, Bantul.

Dalam FLLN 2016 kali ini melibatka setidaknya sebanyak 45 club pekarya layang-layang.

Yuuk pergi liburan ke pantai Parangkusumo sembari menonton festival layang-layang….

 

 

 

Sumber :  tribunjogja

Nonton Yuuk…!!! FKY 2016 Kab. Bantul, 1-7 September

FKY 2016 Kab. Bantul

FKY 2016 Kab. Bantul

Bulan-bulan ini Agustus-September memang penuh keceriaan, dimana-mana beragam kesenian ditampilkan , beragam pawai dilangsungkan.

Seperti sepekan depan pada 1-7 September akan digelar sebua festival kesenian tahunan yakni FKY 2016 KABUPATEN BANTUL. 

Festival Kesenian Yogyakarta Kab. Bantul akan berlangsung mulai dari 1-7 September 2016. FKY Kab. Bantul akan dibuka dengan Pawai Budaya yang akan dilaksanakan pada Kamis, 1 September 2016 yang akan start dari Komplek II Pemkab Bantul, Jl. Lingkar Timur Manding – Lap. Trirenggo.

Dalam pawai budaya ini masing-masing kecamatan akan menampilkan 2 kelompok seni budaya. Pawai ini akan dilaksanakan tanpa kendaraan alias berjalan kaki.

Selanjutnya tanggal 2-3 September 2016 akan diadakan Pentas Seni dan Bazaar untuk eks Tuti Timur di Halaman Kecamatan Dlingo. Tanggal 4-5 Pentas Seni dan Bazaar untuk eks Tuti Tengah di Halaman Kecamatan Jetis.

Rangkaian FKY 2016 Kab. Bantul akan diakhiri dengan Pentas Seni dan Bazaar untuk eks Tuti Barat di Halaman Kec. Sedayu pada tanggal 6-7 September 2016.  

 

 

 

Sumber : Wisata Budaya Bantul

 

Wuih menarik bukan ??? Jangan sampai terlewatkan yach buat warga Bantul…. Catat tanggal dan jamnya….!!!

8 Hari Menuju Titik N0l Sape : Catatan ‘Lady Tourer’ Dewi Siti Hawa

Dewi Siti Hawa

Dewi Siti Hawa

The Journey to Sape(Sumbawa) From Dewi Siti Hawa Lady Biker Tourier

“8 Hari Menuju Titik 0(Nol) Sape”

Salam adventure..

Ini adalah catatan perjalanan yang baru saja saya lakukan dari tanggal 3 Juli s/d 10 Juli 2016.

Diawali dari…

…Jauh-jauh hari selagi masih dalam masa persiapan.
banyak rider yang menyangsikan kemungkinan saya untuk sampai ke tujuan.

Entah dari mana penilaian mereka, mungkin faktor gender juga.

Karena…

Rider sebelumnya butuh lebih dari 10 hari waktu tempuh untuk jarak sekitar 3000 km, belum lagi ditambah jarak dari kota asal.

Total kurang-lebih 2 minggu estimasi yang diperlukan rider dari pulau Jawa menuju Sape (Sumbawa-Nusa Tenggara Barat) 3000 km , pergi-pulang, pergi 1500 km-pulang 1500 km. Dengan rute yang sama.

Mengikuti kata hati dan belajar dari pengalaman.
Saya berspekulasi membuat keputusan dengan keyakinan bahwa saya bisa.

Diluar dugaan …

Ternyata dalam 8 hari itu , bukan hanya medan baru, jarak dan waktu tempuh yang sangat singkat saja yang harus saya taklukan.

Melainkan juga faktor alam dan hari besar perayaan keagamaan.

Badai, hujan, portal , macet, banjir, delay transportasi dan kondisi badan yang nge-drop seiring tenaga extra yang harus dikerahkan. Alhamdulilah tetap under control dan tidak membuat saya menyerah.

Support dari para sahabat dan teman-teman yang menyemangati dan dukungan dari orang yang terkasih ( love u so, terimakasih karena kau ada untuk ku ) adalah cambuk yang membuat saya tidak ingin mengecewakan.

Banyak yang saya dapat dari perjalanan ini, selain jalinan persahabatan, teman-teman baru, pengalaman, pembelajaran, pendewasaan diri, perubahan sikap dan sifat serta rasa syukur yang berlipat setiap saat.

Pun saya percaya bahwa kisah saya ini adalah jembatan ke kisah saya berikutnya.

Yang boleh jadi  Tuhan masih merahasiakannya,  menunggu waktunya tiba .

Yang mungkin juga untuk sampai kesana , mau tidak mau-suka tidak suka, saya harus melewati bagian cerita ini lebih dulu.

Banyak orang sukses lahir dari hobi. Tergantung sejeli apa kita melihat peluang.

So ketika ada orang awam yang bilang.. “Kalo pergi-pergi tuh harus pake perhitungan.”  hmmm senyumin ajalah.. toh dijelaskan seperti apapun tetap tidak akan paham.

Buat saya orang mau ngomong apa saja tentang mimpi saya yang katanya tidak mungkin, lebai, gila, mengada-ada.
Tapi, jika Tuhan berkata ” kun fayakun ” tidak ada yang mustahil bagi Dia.

Dan bagi mereka yang beranggapan bahwa apa yang saya lakukan tidak ada gunanya, buang uang atau apapun opini orang.

Bukan saya mengabaikan,

Kritik dan saran selalu saya terima dengan baik.

Tapi saya punya pendapat sendiri. Tidak bisa dipengaruhi atau dipatahkan oleh siapapun. Setiap individu terlahir berbeda.

Kisah hidup yang sudah dilewati membentuk karakter dan pola-pikir masing masing.

Background dan pola-pikir itulah yang mengarahkan kita untuk merencanakan tujuan hidup yang seperti apa.

So, tidak masalah apapun tujuannya, setiap pencapaian tidak akan pernah sia-sia. Yakin saja bahwa kata hati adalah bisikan kemana Tuhan berencana.

Berikut catatan perjalanan saya menuju titik Nol Sape day by day in fotos …

Kuda besi milik Dewi Siti Hawa

Kuda besi milik Dewi Siti Hawa

Dewi Siti Hawa

Dewi Siti Hawa

Dewi Siti Hawa

Dewi Siti Hawa

Dewi Siti Hawa

Dewi Siti Hawa

13716120_1043077645807539_1359252492470504604_n

13718531_1043077402474230_3123841706484163650_n

Dewi Siti Hawa

Dewi Siti Hawa

13781656_1043084012473569_949589985344545176_n

Dewi Siti Hawa saat di Bima

Dewi Siti Hawa saat di Bima

..

Tips Lengkap Managemen Touring Ber-motor Dari Edo Rusyanto

ilustrasi touring – http://www.welovehonda.com

 

Kata touring seakan sebuah kata sakral atau kata paling indah, didengar khususnya bagi para pecinta berkendara, terlebih bagi yang berkendara roda dua…hmmm syahdunya kata Touring. Yach touring menurut saya adalah sebuah kegiatan berkendara keluar kota baik dilakukan sendiri maupun berkelompok dengan tujuan kesuatu tempat dikota lain.

Ternyata jika kegiatan touring dilakukan sesuai prosedur maka akan terasa berkesan, aman, nyaman dan mengasyikkan, dan itu perlu sekali kiat-kiat atau tips dalam mengelola akan kegiatan ini, terlebih bilamana dilakukan oleh banyak pengendara/ secara berkelompok.

Untuk itu tak ada salahnya bagi saya dan bagi anda para pecinta touring untuk menyimak baik-baik beberapa tips dalam mengelola atau me-manage sebuah touring, Tips Managemen Touring Bersepeda Motor dari kang Edo Rusyanto(dari pengalaman nya sendiri), sosok yang berkecimpung dalam pecinta keselamatan berkendara khususnya sepeda motor dan seorang jurnalis ini, layak dan semestinya kita simak karena didalamnya segala tentang hal kegiatan touring ditulisnya secara lengkap, gamblang(mudah dipahami), dari berangkat, dijalan, ditempat tujuan, hingga pulang. Lalu siapa sih sosok Kang Edo Rusyanto sendiri??  jika penasaran silahkan klik disini.

well, tanpa cas-cis-cus lagi yuuk mari kita simak baik-baik tips lengkap touring dari Kang Edo Rusyanto berikut….

touring ibc gn padang 2016

 

 

 

 

 

ESENSI touring atau bersepeda motor bersama-sama keluar kota adalah menikmati keindahan alam dan kebersamaan. Prioritas perjalanan pergi maupun pulang bermuara pada keselamatan. Mulai keselamatan diri sendiri, kelompok hingga para pengguna jalan yang lain.
Tips manajemen touring ini lahir dari apa yang pernah saya alami. Saya merangkumnya dalam empat bagian utama, yakni persiapan, perjalanan, kegiatan, dan evaluasi.
Mari kita tengok keempat hal utama itu;

1. Persiapan Touring
Beberapa aspek yang mesti diperhatikan dalam tahap persiapan touring adalah mencakup;

a. Penentuan Tanggal Kegiatan
Penentuan tanggal kegiatan yang tepat membantu para calon peserta touring untuk mempersiapkan diri semaksimal mungkin. Sebisa mungkin waktu yang dipilih cukup longgar, misalnya, tiga bulan sebelum kegiatan guna membantu calon peserta mempersiapkan anggaran hingga mengurus perizinan ke kantor tempatnya bekerja.

b. Lokasi Tujuan
Penentuan lokasi tujuan touring sedapat mungkin disepakati bersama anggota kelompok atau peserta yang akan ikut. Lokasi yang bervariasi dan diharapkan mampu memberikan pengalaman menyenangkan. Misal, jika tahun sebelumnya ke lokasi pantai, tahun selanjutnya ke kawasan pegunungan.
Bila touring membutuhkan penginapan, pastikan lokasi penginapan yang dipilih mampu memberikan rasa aman dan nyaman. Hal ini juga terkait dengan anggaran yang mesti dikeluarkan oleh para peserta touring.

c. Menentukan Jadwal Perjalanan
Jadwal atau waktu perjalanan dirancang sebisa mungkin tidak merusak kebugaran tubuh para peserta touring. Jadwal perjalanan pada pagi hari amat cocok untuk menjaga ritme tubuh. Sebisa mungkin jadwal perjalanan juga mempertimbangkan jarak tempuh dan waktu tempuh sehingga dapat dirancang waktu istirahat yang tepat.

d. Rute Perjalanan
Tentukan rute perjalanan yang bisa memberi rasa aman, nyaman, dan selamat. Niat menikmati keindahan alam jangan dirusak oleh insiden atau kecelakaan tidak perlu lantaran rute perjalanan yang berantakan. Kenali rute perjalanan dengan baik, seperti kondisi jalan dan tingkat kerawanan kriminalitas daerah tersebut. Selain itu, ada baiknya mengenali lokasi-lokasi penting seperti kantor kepolisian dan rumah sakit terdekat dari lokasi touring atau yang terdapat sepanjang jalur perjalanan saat pergi dan pulang.

ibc persiapan touring jogja 2016

e. Merancang Kegiatan Selama Touring
Silakan pilih agenda kegiatan dan disesuaikan dengan kebutuhan kelompok masing-masing. Kegiatan bisa diisi sekadar menikmati keindahan alam atau sekaligus diisi kegiatan yang mampu membangun rasa kebersamaan. Bisa juga diisi dengan kegiatan ritual kelompok, seperti pelatihan atau pelantikan anggota kelompok. Bahkan, agenda touring juga bisa disisipi dengan kegiatan sosial seperti baksos ke penduduk sekitar.
Pastinya, kegiatan dirancang sebisa mungkin tidak mengganggu jadwal istirahat peserta. Hal ini penting guna persiapan untuk menempuh perjalanan pulang agar tetap bugar.

f. Peserta Kegiatan
Tentukan berapa banyak dan siapa saja yang bisa mengikuti kegiatan dimaksud. Data diri peserta sebisa mungkin cukup lengkap. Bahkan, didata mulai dari alamat, jenis kendaraan, nomor telepon, hingga data diri lain seperti golongan darah dan nomor kontak dalam kondisi darurat.
Penetuan jumlah peserta juga disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing kelompok. Hal ini penting terkait dalam memperlancar proses pembagian kelompok dan pengaturan perjalanan.

g. Persiapan Fisik dan Ketrampilan
Peserta touring wajib menjaga kondisi fisiknya dalam keadaan bugar. Kondisi tubuh yang sehat membantu proses jalannya kegiatan dapat lebih aman, nyaman, dan selamat. Karena itu, panitia penyelenggara mesti memastikan peserta yang ikut dalam kondisi sehat. Selain, tentu saja setiap peserta bisa mengukur kondisi fisiknya masing-masing. Terkait kebutuhan obat-obatan pribadi juga mesti dipersiapkan oleh masing-masing peserta.
Hal yang mutlak dipenuhi adalah bahwa setiap peserta touring memiliki ketrampilan yang mumpuni dalam menunggang si kuda besi.

h. Persiapan Kendaraan
Kondisi kendaraan yang sehat amat membantu perjalanan touring menjadi lebih aman, nyaman, dan selamat. Mutlak memeriksa dan menservis kendaraan sebelum ikut dalam perjalanan touring. Fungsi-fungsi kendaraan harus dalam kondisis fit, mulai dari tekanan ban, mesin, rem, lampu-lampu, hingga bahan bakar.

i. Kelengkapan Administrasi
Administrasi yang dimaksud mulai dari persyaratan peserta touring hingga surat-surat kendaraan. Administrasi keuangan sebagai iuran kegiatan touring juga sebisa mungkin tidak memberatkan calon peserta. Sedangkan surat-surat kendaraan seperti surat tanda nomor kendaraan (STNK) dan surat izin mengemudi (SIM) perlu dipastikan dimiliki oleh setiap peserta yang berkendara.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

j. Perbekalan Penunjang
Peserta dapat menyiapkan perbekalan penunjang seperti makanan dan minuman ringan, obat-obatan pribadi, jas hujan, busi, tali kopling, uang (termasuk uang receh), hingga kunci-kunci kendaraaan yang dibutuhkan.

k. Memanfaatkan teknologi informasi
Teknologi informasi dapat dimanfaatkan untuk memudahkan komunikasi, informasi, koordinasi, monitoring, hingga evaluasi. Selain itu, tentu saja sekaligus dapat menjadi instrumen rekam jejak pelaksanaan touring. Teknologi informasi yang dapat dijadikan penunjang mulai dari aplikasi berbasis android hingga IOS hingga media sosial berbasis daring.

2. Perjalanan Touring

a. Pembagian kelompok
Pembagian kelompok dimaksudkan agar perjalanan menjadi lebih aman, nyaman, dan selamat. Hal ini juga agar tidak menciptakan iring-iringan kendaraan yang panjang sehingga mengganggu pengguna jalan lainnya. Karena itu, disarankan agar maksimal jumlah sepeda motor dalam satu kelompok sebanyak 10 kendaraan.
Pastikan tiap kelompok ada pemimpinnya yang berperan sebagai koordinator kelompok tersebut. Keputusan ketua kelompok mutlak diikuti oleh anggota kelompok.

b. Fahami Aturan dan Jaga Jarak Aman
Seluruh peserta turing wajib memahami aturan yang berlaku di jalan raya. Mengenali rambu-rambu dan marka jalan serta mengedepankan perilaku yang toleran, bukan saling kebut-kebutan yang memancing insiden.
Tidak disarankan meminta prioritas di jalan yang merampas hak pengguna jalan yang lain. Esensi touring adalah perjalanan untuk bersenang-senang sehingga tidak elok memaksa orang lain untuk memberikan prioritas. Ingat prioritas hanya bagi pengguna jalan yang masuk kategori penting dan genting.
Setiap anggota kelompok harus mampu menjaga jarak aman saat berkendara. Disarankan untukmenjaga jarak aman tiga detik untuk setiap kendaraan.

c. Fahami Rute Perjalanan
Seluruh peserta touring wajib memahami rute perjalanan ke lokasi maupun rute saat pulang. Selain itu, memahi lokasi-lokasi tempat perhentian atau peristirahatan yang sudah ditentukan. Kecuali dalam kondisi tertentu, ketua kelompok mengganggap perlu ada keputusan lain untuk rute pengganti atau lokasi perhentian pengganti.
Karena itu, agar seluruh peserta faham rute touring perlu disosialisasikan dengan baik peta perjalanan dan keterangan detailnya.

jalur alternatif cibodas jonggol

d. Lokasi Istirahat
Lokasi istirahat dalam perjalanan touring wajib ditentukan. Pastikan beristirahat setiap maksimal dua jam sekali. Fungsi istirahat ini untuk menjaga kebugaran peserta touring, untuk istirahat kendaraannya, termasuk untuk mengisi bahan bakar. Karena itu, saat istirahat dapat dimanfaatkan untuk makan dan minum atau merenggangkan otot-otot yang kaku. Istirahat yang disarankan sedikitnya 30 menit dalam setiap perhentian. Hal ini juga bisa untuk menghindari tubuh mengalami dehidrasi.
Penting juga diperhatikan saat istirahat adalah lokasi memarkir sepeda motor. Pastikan lokasinya aman dan nyaman. Tidak mengganggu pihak lain. Misalnya, pilih di kedai makan atau stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) maupun masjid/mushola yang memiliki lahan parkir cukup.

e. Mengenal Anggota Kelompok
Pastikan seluruh anggota kelompok dapat saling mengenal. Hal ini membantu komunikasi kelompok juga untuk menjaga keharmonisan kelompok.

f. Memiliki Nomor Kontak Kelompok
Sesama anggota kelompok perlu memiliki nomor kontak. Bahkan, pemimpin kelompok memiliki nomor kontak kelompok yang lainnya. Hal ini untuk memastikan komunikasi terus terjalin sehinga memperlancar proses perjalanan.

g. Ketersedian Mekanik
Eloknya setiap kelompok memiliki pengetahuan tentang mesin sepeda motor dengan baik. Hal itu diperlukan jika ada anggota kelompok yang mengalami masalah dalam perjalanan sebelum ditangani oleh bengkel yang memiliki alat yang lebih lengkap.
Sebaiknya panitia penyelenggara touring menyediakan tenaga mekanik yang bertugas membantu masalah yang dihadapi peserta touring.

h. Tenaga Medis
Selain anggota kelompok membawa obat-obatan pribadi, eloknya panitia touring menyediakan tenaga medis yang diperlukan. Dalam kondisi touring tertentu sebaiknya bahkan menyediakan mobil ambulans untuk mengantisipasi kondisi yang diluar dugaan.

i. Mobil Pendukung
Mobil pendukung dapat dimanfaatkan untuk membawa kelengkapan kegiatan touring, tenaga/pengendara cadangan, hingga sebagai evakuasi bila diperlukan mendadak.

j. Petugas Pengawalan
Dalam situasi tertentu, bila dibutuhkan pengawalan dapat menghubungi polisi lalu lintas dari kota asal keberangkatan rombongan touring. Fungsi pengawalan bukan untuk meminta prioritas di jalan, melainkan untuk keamanan peserta touring.

3. Kegiatan Touring

a. Agenda Difahami
Agenda kegiatan touring semestinya diketahui oleh seluruh peserta secara baik. Perlu disosialisasikan apa saja agenda acara yang akan digelar di lokasi touring.
ibc gn padang 2016
b. Membangun Kebersamaan
Sebisa mungkin kegiatan yang dirancang mampu membangun kebersamaan di antara para peserta touring.

Hal ini penting agar touring memberi kesan menggembirakan dan membawa pengalaman baru yang menyenangkan.

c. Menikmati Keindahan Alam
Acara menikmati keindahan alam, seperti hijaunya alam pegunungan maupun riak ombak di pantai dijadwalkan secara apik. Jadwal yang tepat membuat acara menikmati keindahan pesona alam menimbulkan kebugaran dan pengalaman tersendiri bagi peserta touring.

d. Memperhatikan Kebugaran Peserta
Jadwal acara yang padat akan menguras energi peserta touring. Karena itu, mutlak disusun pula waktu istirahat yang tepat. Hal ini terutama ketika mempersiapkan perjalanan pulang ke kota asal. Istirahat yang cukup, yakni tidur delapan jam membuat tubuh tetap bugar ketika berkendara menuju kota asal.

4. Evaluasi Kegiatan

a. Mendokumentasikan Kegiatan
Dokumentasikan kegiatan secara baik. Entah menggunakan medium foto atau video (visual). Hal ini membantu ketika kelompok melakukan evaluasi kegiatan sehingga bisa menjadi bahan pertimbangan mengambil keputusan untuk kegiatan selanjutnya.
Dokumentasi lain dapat berupa catatan tertulis, misalnya dituangkan di dalam medium blog atau jaringan media sosial lainnya. Catatan-catatan penting seperti rute perjalanan, lokasi acara, hingga jalannya acara dapat menjadi pijakan saat evaluasi. Kesemua itu juga bisa menjadi bahan nostalgia pada masa-masa mendatang.

b. Mengevaluasi Pelaksanaan Touring
Panitia pelaksana touring bisa mengevaluasi kegiatan untuk inspirasi pada masa mendatang. Evaluasi mencakup keseluruhan rancangan dan pelaksanaan kegiatan. Apapun hasil evaluasinya akan amat membantu untuk membuat keputusan pada masa mendatang. Evaluasi bisa dilakukan sambil rileks seusai pelaksanaan touring di kota asal.

Sekali lagi, touring adalah ajang untuk bersenang-senang sehingga tidak perlu meminta prioritas dari para pengguna jalan yang lain. Upayakan semua berjalan aman, nyaman, selamat, dan memberi kesan menyenangkan kepada peserta touring. Tujuan untuk membangun kebugaran dan bekal menghadapi rutinitas di kota asal juga diharapkan dapat terwujud dengan baik.

Tips ini diharapkan bisa memberi inspirasi agar apa yang ingin dicapai bisa terlaksana dengan baik. Selamat touring. (edo rusyanto)

 

Demikianlah rekan-rekan semua para pecinta berkendara, komplit & menyeluruh akan tips ber -touring…ini sangat membantu kita terlebih bagi anda -anda yang mengurusi/sebagai koordinator  kegiatan touring, dan…….selamat ber-touring – ria …

Kawasaki W800, Klasik Nan Elegan Sebentar Lagi Mo Rilis Di Jogja

Kawasaki W800

Kawasaki W800

Kawasaki dalam hal ini PT. Kawasaki Motor Indonesia baru saja merilis varian baru yang akan meluncur di jalanan Indonesia. Varian yang diperkenalkan adalah Kawasaki W800. Acara peluncuran ini dilakukan bertepatan dengan event GIIAS di ICE, BSD, pada hari Jumat, 12 Agustus 2016. “KMI mengeluarkan varian Kawasaki W800 di Indonesia untuk melengkapi tipe klasik Kawasaki dan memenuhi kepuasan pecinta motor klasik di Indonesia.”

Kawasaki W800 adalah hasil dari keindahan dan nuansa berkendara, yang dimiliki oleh sepeda motor vintage. Ia menawarkan keindahan langka dari komponen yang dibuat dengan cermat sampai ke detail terkecil, serta memiliki kualitas otentik yang datang dari part-part berbahan besi yang digunakan oleh motor ini. Denyut dari mesin Vertical Twin berpendingin udara dan karakter yang kuat dengan roda berdiameter semakin memperkuat nuansa mesin klasik. Kawasaki W800 diciptakan sebagai bentuk penghormatan kepada Kawasaki legendaris W1, brand yang terbentuk selama 45 tahun. Motor ini meluncur di Indonesia dengan harga Rp249.000.000,-, dengan pilihan warna Metallic Ocean Blue dan Ebony (Special Edition).

Kawasaki W800 merupakan mesin dengan pendingin udara, 2 silinder sejajar dengan Icon penggerak cam dengan besi batangan. Kesan klasik juga terlihat dari kombinasi yang seimbang antara chasis dengan roda berdiameter besar. Knalpot dengan desain yang sederhana namun memberi kesan elegan.

Mesin W800 memiliki 2 silinder sejajar SOHAC 4 valve, memberikan rasa nikmat getaran mesin berkapasitas 773 cm 3 dengan torsi 2,500 rpm dan tenaga di range low-mid, dilengkapi dengan 5 kecepatan, Bore 77.0mm dan stroke 83.0mm. Sensasi berkendera dengan karakter mesin dan tenaga low range motor klasik bisa didapatkan dengan mengendarai W800. Throttle body berdiameter 34mm menghasilkan respon yang ideal dengan tipe motor klasik dan mengurangi kebisingan.

Kawasaki W800

Kawasaki W800

Sumber : Kawasaki Indonesia

Jadi penasaran nih dengan wujud asli nya, ditunggu saja teman, katanya dalam waktu dekat ini (akhir Agustus atau awal September tahun ini) untuk wilayah Jogja akan dirilis…!!!

Loker : Staff ‘PT. Dong Young Tress Indonesia’ Piyungan Bantul

Ilustrasi

Ilustrasi

Bagi dik-adik lulusan SMA domisili di Bantul yang bisa mengoperasikan komputer minimal MS. Office (Excel, Word, Powerpoint, dan Internet. Monggo segera merapat ke 

PT. Dong Young Tress Indonesia yang membutuhkan tenaga sebagai;

STAFF HRD

Dengan persyaratan sbb:

1. Pendidikan minimal SMA

2. Usia min 18 tahun

3. Bisa mengoperasikan komputer min MS. Office (Excel, Word, Powerpoint, Internet

Informasi Tes :

Hari : Sabtu

Tanggal : 27 Agustus 2016

Waktu : 09.00 – selesai

Kirimkan lamaran paling lambat Jumat, 26 Agustus 2016.

Kirim ke : HRD PT. DONG YOUNG TRESS INDONESIA

Nganyang RT 02 Sitimulyo Piyungan Bantul

Tlp : 0274 – 435255 Fax : 0274 – 435250

Email : dongyoung_ind@yahoo.com

 

Sumber : disnakertrans Bantul.

Untuk informasi lowongan kerja lainnya , bisa anda kunjungi situs http://www.karirpad.com ,  komplit deh seluruh Indonesia..

Premium Mulai Langka Di Bantul

ilustrasi-SPBU

ilustrasi-SPBU

Kurun waktu semingguan, Senin Pagi(17/8) saat ingin membeli bensin di SPBU Gose, bensin premium kosong, ya terpaksa isi pertamax untuk bebek ku..

Eeee tengah minggu kemarin/hari Kamis saat mo isi bensin lagi, premium kosong lagi, adanya pertalite, dan itu di pompa yang biasanya untuk premium, Kata petugas saat kuras bak untuk premium kosong. Dan diisi pertalite.

Berati ada kemungkinan premium kosong untuk setidaknya seminggu kedepan. Pantesan penjaja bensin eceran a.k.a pertamini kebanyakan/ bahkan semuanya menjajakan pertamax, si bensin warna pekat hijau kebiruan tersebut.

Dan siang ini(Minggu,21/8) baru saja  mau isi di SPBU Krantil, habis semua jenis BBM…gagal deh mo isi bbm, Weeeh piye iki…sebenarnya harga tidak terlalu terpaut jauh sih antara premium, pertalite dan pertamax.

Demikian sedikit laporan berita mengenai minimnya atau langkanya bensin premium….di wilayah Bantul.