Jadwal Pemadaman Listrik Hari Ini Hingga Seminggu Kedepan(27 Sept-03 Okt) Wilayah Yogyakarta

 

PLN

PLN

PT PLN (Persero) Yogyakarta akan melakukan pemadaman listrik untuk pemeliharaan jaringan. Pemadaman ­aliran listrik sementara, pada waktu dan ­pekerjaan sebagai berikut :

 

Selasa, 27 September 2016­
Pukul : 10.00 – 15.00 WIB­
Tujuan/Keperluan : Pemasangan Kontruksi ­& Penjumperan
Unit/Wilayah Kerja : JOGJA KOTA­
Lokasi padam : Jl Kapas, Jl Cendana, Jl ­Kenari, UAD, KONI, PUSDAOP, Miliran, Jl S­awit, Timoho Regency, Mandala Krida dan S­ekitarnya

Selasa, 27 September 2016­
Pukul : 09.00 – 15.00 WIB­
Tujuan/Keperluan : Pemasangan Arrester &­ Kontruksi
Unit/Wilayah Kerja : SLEMAN­
Lokasi padam : Dn. Medari, Dn. Medari Ci­lik, Dn. Nglampar, Dn.Jetis, Dn. Ganjuran­, Dn. Medari Gedhe. Dn. Temulawak, Dn. Mu­rangan 7, Dn. Krapyak, Dn. Durenan Tejo, ­Pr. Griya Saphir

Selasa, 27 September 2016­
Pukul : 09.00 – 13.00 WIB­
Tujuan/Keperluan : Pemasangan Arrester­
Unit/Wilayah Kerja : BANTUL­
Lokasi padam : Dn. Druwo, Dn. Pandes, Dn­. Prancak, Dn. Ngijo, Dn. Demangan, Dn. N­gireng, PR. Sewon, Dn. Kadangan Dn. Gene­ng, Dn. Cabean Kec. Panggungharjo; PR. Al­am Citra, Dn. Tembi, Dn. Kowen, Dn. Bangi­, Dn. Dadapan, Seputaran Pasar Seni Gabus­an, Dn. Gatak, Dn. Balong, Dn. Rendeng, ­Dn. Paten, Dn. Dadapan Kec. Timbulharjo; ­Bandung, Dn. Miri Kec. Pendowoharjo; AKBI­D, DLLAJR, Seputaran Kampus I S I dan wil­ayah sekitarnya.
—————————————–­——————-

Rabu, 28 September 2016­
Pukul : 09.00 – 16.00 WIB­
Tujuan/Keperluan : Pembangunan Feeder Ba­ru KTN 15
Unit/Wilayah Kerja : JOGJA KOTA­
Lokasi padam : Sukoharjo, Klaseman, JL G­ejayan, Jayan dan Sekitarnya

Rabu, 28 September 2016­
Pukul : 09.00 – 11.00 WIB­
Tujuan/Keperluan : Pemasangan Arrester ­
Unit/Wilayah Kerja : BANTUL­
Lokasi padam : Dn. Sawit, Pr. Sawit Asri­ Residence, Seputaran Pasar Niten Baru, P­r. Sewon Regency, Pr. Sewon Asri, Jaranan­, Gesikan dan Wilayah Sekitarnya.
—————————————–­——————-

Kamis, 29 September 2016­
Pukul : 09.00 – 16.00 WIB­
Tujuan/Keperluan : Pembangunan Feeder Ba­ru KTN 15
Unit/Wilayah Kerja : JOGJA KOTA­
Lokasi padam : Jl Anggajaya, Sanggrahan,­ Depok, Jl Ringroad Utara, Polda DIY, San­ggrahan, Kaliwaru, Hartono Mall dan Sekit­arnya

Kamis, 29 September 2016­
Pukul : 10.00 – 15.00 WIB­
Tujuan/Keperluan : Pemasangan Kontruksi ­& Penjumperan guna layanan Penyambungan B­aru
Unit/Wilayah Kerja : JOGJA KOTA­
Lokasi padam : Jl Kebun Raya, Jl Nogobon­do dan Sekitarnya

Kamis, 29 September 2016­
Pukul : 10.00 – 15.00 WIB­
Tujuan/Keperluan : Pemasangan Trafo Guna­ layanan Penyambungan Baru
Unit/Wilayah Kerja : JOGJA KOTA­
Lokasi padam : Kp Seturan dan Sekitarnya

Kamis, 29 September 2016­
Pukul : 09.00 – 15.00 WIB­
Tujuan/Keperluan : Pembangunan Feeder Ba­ru BNL 17 & 18
Unit/Wilayah Kerja : BANTUL­
Lokasi padam : Dn. Dadapan, Dn. Miri, Dn­. Kojo, Dn. Ngimbang, Kec. Pendowoharjo ;­ Dn. Gaten, Dn. Gempol Dn. Klembon, Dn. M­anding, Komplek Pemda, Seputaran Ringroad­ Bantul, Trirenggo dan wilayah sekitarnya­.

—————————————–­——————-

Jumat, 30 SeptemSeptember 2016­
Pukul : 09.00 – 12.00 WIB­
Tujuan/Keperluan : Pemasangan Kontruksi ­& Penjumperan guna layanan Penyambungan B­aru
Unit/Wilayah Kerja : JOGJA KOTA­
Lokasi padam : Puren, Pringwulung dan Se­kitarnya
—————————————–­——————-

Senin, 03 Oktober 2016­
Pukul : 10.00 – 12.00 WIB­
Tujuan/Keperluan : Pemasangan Kontruksi ­& Penjumperan guna layanan Penyambungan B­aru
Unit/Wilayah Kerja : JOGJA KOTA­
Lokasi padam : Sambirejo dan Sekitarnya ­

 

Untuk itu kami mohon maaf kepada para pel­anggan atas ketidak nyamanan ini, dan apa­bila pekerjaan selesai lebih awal, aliran­ listrik akan dinormalkan kembali tanpa p­emberitahuan.

TTD­
Asisten Manajer Jaringan ­
BAMBANG EKO H­

Demikian yang dapat kami sampaikan atas p­erhatian dan kerjasamanya diucapkan terim­a kasih.

Salam­

PT. PLN (Persero) Area Yogyakarta­
Facebook : PLN Jogja | Twitter : @pln_jog­ja
“BERSAMA MENERANGI NUSANTARA”­

Contact Center PLN­ 123 :­
Fixed Phone (Telepon kabel/wireless Telko­m) : 123­
Selular Phone :­ (kode area lokasi penelepon) + 123­
SMS :­ 0838 8888 123 Ketik “Info”­
Email :­ pln123@pln.co.id­
Facebook :­ PLN 123­
Twitter :­ @PLN_123­
Website :­ http://www.pln.co.id­

 

Sumbern: krjogja.com

Side-Job : Become ‘Serve The Servant’ In Wedding Party

Dibalik gemerlapnya  pesta pernikahan, kegembiraan pasangan pengantin, bersuanya keluarga kedua-belah pihak mempelai/besan, berpadunya sanak-saudara, kerabat, sahabat & handai-taulan, hiburan musik, riang-canda-tawa semua berpesta, melimpahnya aneka sajian makanan, dan minuman,

ternyata ada orang-orang, ada sosok-sosok yang ada namun boleh dianggap tidak ada. Walaupun bersifat hanya membantu, akan tetapi kehadirannya yang melayani dengan sepenuh hati itu sangat berperan penting.

Merekalah para ‘Serve the Servant‘ atau para pelayan atau lebih tepatnya disebut dengan para pramusaji. Saya menyebutnya ‘serve the servant’ yang entah apa arti sebenarnya, yang mana saya terinspirasi dari salah satu judul lagu Nirvana, tapi saya artikan pelayan/ pramusaji.

Sebenarnya Mereka membantu pekerjaan dari pada penyedia jasa pembuatan makan/ Catering. Mereka bekerja dikala  hari-hari libur, yakni akhir pekan (Sabtu & Minggu), karena kebanyakan dari pesta pernikahan dihelat pada waktu-waktu itu. Mereka menjadikan pekerjaan ini sebagai side-job atau pekerjaan sampingan disamping dari pekerjaan utama-mereka.  Mereka terdiri dari pria maupun wanita, tapi kebanyakan atqu lebih banyak pria-nya, ada yang tua ada yang muda.

Mereka rela meninggalkan keluarga di saat waktu libur mereka, yang semestinya digunakan untuk berlibur, atau setidaknya untuk bercengkerama dengan keluarga, tapi mereka gunakan untuk mencari tambahan penghasilan.

Di wilayah seputaran Bantul dan Yogyakarta, saat ini mereka diberi upah sebesar antara 50-70 ribu rupiah, dengan durasi waktu bekerja selama sekitar 7-8 jam. Pemberian upah tergantung mandor pencari jasa pramusaji. Sedang mandor bekerja tetap pada catering. Kalo sang mandor baik hati, maak beruntunglah para pramusaji.

Lalu apa saja yang mereka lakukan akan pekerjaannya sebagai pramusaji?

Mereka bekerja membantu mempersiapkan hidangan makanan dari awal hingga akhir sebuah pesta, yang-mana telah di sanggupi oleh sebuah catering, diawal waktu sekitar 3 jam sebelum  acara pesta dimulai, mereka telah memulai pekerjaannnya dengan menyeka/ mengelap semua perabot alat makan untuk tamu, diantaranya ada; piring, mangkuk, sendok, dan gelas, yang jumlahnya menyesuaikan dengan jumlah tamu, sekitar 500-2000 an buah dari masing-masingnya di satu even pesta pernikahan.

Mereka mengerjakan itu selama sekitar 2 jam, disamping juga mereka membantu menurunkan olahan makanan dari mobil box untuk ditaruh ke belakang gedung/rumah yakni suatu pojok tempat yang nantinya akan digunakan oleh pihak catering untuk penataan dan penempatan di area makan.

Tapi tunggu sebentar, meskipun mereka bekerja dibawah catering tapi para pramusaji merupakan pekerja lepas dari catering.

Setelah mereka menyeka ratusan hingga ribuan perabotan tadi, mereka beristirahat sebentar untuk makan nasi bungkus, sembari menunggu tamu datang.

Selang beberapa saat kemudian tamu-tamu mula berdatangan, …. pesta pernikahan baik dirumah maupun digedung, yang berkonsep standing-party, atau tamu datang bertemu pengantin salam-salaman, lalu menikmati aneka-rupa hidangan makanan dan minuman, lalu pulang.

Begitu juga para ‘serve the servant’, mereka memulai pekerjaan di sesi keduanya, para pelayan ini telah stand-by di beberapa sudut berdiri dengan gagahnya, memakai seragam yang disediakan oleh pihak catering. [Konon jumlah para pramusaji ini mengikuti atau menyesuaikan jumlah tamu dengan prosentasi perbandingan, dengan perbandingan dimana 1 pramusaji melayani untuk 50 tamu.]

****

Para tamu pesta mulai menikmati aneka hidangan, terserah mereka mau ambil apa duluan, makan berat / makan nasi dan lauk-pauknya di buffet boleh, maupun ambil aneka panganan, bakso, sate ayam, soto, atau aneka minuman, teh , soft drink, dawet, rujak, es degan, es krim, juga boleh, terserah mereka.

Yang pasti para pramusaji siaga untuk mengambil piring, mangkuk gelas bekas makan, bekas minum para tetamu. Mereka sigap melihat dibawah kursi para tamu , jika saja ada piring & gelas yang sudah terpakai makan dan minum, atau yang disodorkan tamu, ada juga tamu yang menaruk sendiri di kotak tempat perabot bekas makan\ minum.

Perabot bekas dipakai untuk makan atau minum tadi diambil untuk dikumpulkan disebuah wadah/ kotak, yang di bedakan penempatannya antara, piring, gelas dan sendok. Ini untuk memudahkan petugas cuci dari pihak catering.

Nah setelah wadah/kotak bekas piring, gelas sendok tadi telah penuh terisi, lalu mereka (dua pramusaji) membawanya ke belakang untuk dicuci.

Begitu lah terus secara kontinyu para pramusaji bekerja hingga pesta pernikahan selesai, hingga para tamu habis sesuai waktu yang ditentukan oleh yang punya hajat.

Disamping juga ada beberapa pramusaji yang ditugaskan untuk menjaga buffet-buffet, stand-by di stand-stand semisal kedai/gubug sate, bakso, eskrim, dawet, dan semuanya.

Para penjaga stand bertanggung-jawab akan ketersediaan makanan/ minuman, serta perabot yang di hadapnya.

Begitulah mereka bekerja hingga waktu yang telah ditentukan. Meskipun masih ada segelintir tamu yang datang, mereka mulai membereskan, mengumpulkan dan menutup kedai ,sembari terkadang masih melayani segelintir tamu tadi.

Dan sembari beberes, mengumpulkan, dan membantu membongkar kedai-kedai, meja-meja makan dan memasukkan perabot ke dalam mobil box catering.

Dan setelah selesai memasukkan aneka perabot ke dalam mobil box, saatnya yang dinanti oleh para pramusaji, yakni saatnya gajian , saatnya menerima upah akan kerja keras mereka seharian  hingga berpeluh-ria.

Begitulah seputaran apa yang dilakukan oleh para ‘serve the servant’, para pelayan , para pramusaji dalam sebiah pesta pernikahan.

 

Miris Pembuangan Orok Bayi Di Jodog Pandak

Lokasi pembuangan orok bayi di jl. Jodog-Sedayu.

Lokasi pembuangan orok bayi di jl. Jodog-Sedayu.

Saat ini Bantul Selatan sedang gempar dengan kabar ada pembuangan orok bayi, dan yang membuat miris adalah disinyalir si pelaku masih berusia belia, menurut saksi, seumuran anak SMP. Kasus ini telah ditanggani (segera saat kejadian) oleh pihak kepolisian Bantul, dan bayi juga sudah dimakamkan dengan semestinya.

Lalu bagaimana kronologinya?

Berikut saya kutipkan postingan dari  Achmeda Stevan Vergara yang di postkan pada grup ICJ di facebook :

Kasus pembuangan orok bayi dengan cara ditimbun genteng disebuah bangunan kosong di bulak Jodog Gilangharjo Pandak Bantul benar-benar membuat orang bergidik. Bahkan dua pelaku yang tega berbuat keji itu ditengarai masih seusia anak SMP. Hingga kini polisi terus mengusut kasus pembuangan bayi berkelamin laki-laki tersebut.

Pelaku mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion AB….XT
Kronologi :
Berniat nongkrong habiskan waktu sore, tiga remaja tanggung asal Dusun Jodog, Desa Gilangharjo justru pergoki dua orang remaja misterius tengah memendam bayi di sebuah bangunan kosong yang ada di tepi sawah, tepatnya di kawasan Jl. Sedayu-Palbapang, Dusun Jodog, Gilangharjo.

Ketiga remaja tanggung itu masing-masing adalah Aura Faladela, 19, Yoga Novianto, 19, dan Bangun Surya, 18.
Saat ditemui di kediaman salah satu dari mereka, Jumat (23/9/2016) pagi, ketiga remaja itu menjelaskan, Kamis (22/9/2016), sekitar pukul 17.00 WIB, mereka sempat mencurigai adanya satu unit motor Yamaha Vixion merah terparkir di tepi jalan. Tak jauh dari motor itu, ada seorang remaja yang tengah berjaga.
Khawatir bangunan kosong itu disalahgunakan untuk aktivitas pesta minuman keras, Yoga Novianto pun mendatangi kedua remaja itu.

“Salah seorang dari mereka saya tanyai. Katanya cuma alasan mau makan dan buang air kecil saja,” kata Yoga.
Mendapatkan jawaban seperti itu, Yoga pun kembali ke dua kawannya. Tak lama, dua remaja mencurigakan itu pun bergegas meninggalkan lokasi bangunan yang sudah setahun lebih kosong setelah tak lagi digunakan sebagai rumah produksi nata de coco.
“Karena masih curiga, kami pun segera mendatangi bangunan itu,” timpal Aura Faladela.
Ternyata benar, ketika memeriksa seisi bangunan itu, perhatian mereka bertiga tertuju pada tumpukan bekas gergaji kayu di salah sudut bangunan itu. Di tumpukan gergaji itu ternyata ada sebuah bungkusan tas plastik hitam yang dipendam tak lebih sekitar 30 sentimeter saja.
“Saya curiga, akhirnya saya tarik keluar saja tas plastik itu. Awalnya saya curiga bungkusan itu berisi botol minuman keras. Ternyata begitu saya buka isinya adalah bayi yang masih berdarah segar. Dua kawan saya lalu mengejar dua remaja tadi, tapi sudah tak terkejar,” tandas Bangun.
Dijelaskan Bangun, ketika bungkusan itu dibukanya, bayi yang dalam kondisi tengkurap itu tampak tengah menindih 1 strip bungkus obat bermerk Gastrul Metrosol, satu sachet susu cokelat, serta beberapa lembar tissu berlumuran darah.
“Ini, Mas tissunya masih ada,” kata Bangun sambil menunjuk ke arah semak di sisi timur bangunan.
Terkait hal itu, Kasatreskrim Polres Bantul AKP Anggaito Hadi Prabowo mengatakan pihaknya kini tengah menyelidiki kasus tersebut. Selain itu, pihaknya pun telah mengejar pelaku.
“Kami terus lakukan pengembangan kasus ini,” katanya.

Begitulah kronologi dari berita yang menggemparkan ini. Semoga bisa menjadi pembelajaran buat kita semua.

Sumber ; disini

Disdukcapil Bantul ‘Overload’ Layani Perekaman E-KTP

Kita bisa 'selfie' di disdukcapil

Kita bisa ‘selfie’ di disdukcapil

Semenjak di berlakukannya WARNING dari pemerintah akan keharusan bagi setiap warga negara(WNI) memiliki E-KTP atau KTP elektronik di batas i hingga akhir bulan September ini, maka berbondong-bondonglah masyarakat untuk membuat E-KTP, tidak terkecuali di Bantul, tepatnya di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bantul. Bahkan ada kabar yang menyebutkan beberapa warga rela bermalam(datang jam 12 malam) di disdukcapil demi mendapatkan nomor antrian.

Itu karena disdukcapil Bantul hanya membatasi perekaman E-KTP sebanyak 100 kartu perhari.

Pasalnya, Disdukcapil hanya mampu merekam KTP el sebanyak 500 orang per harinya lantaran keterbatasan alat perekam.

Dijelaskan oleh Sekretaris Disdukcapil, Toyib Hamidi, pihaknya hanya membuka 100 kuota perharinya untuk perekaman KTP el lantaran sudah banyak berkas yang menumpuk sejak diumumkan batas waktu perekaman tanggal 30 September mendatang. 100 pendaftar itu dilayani pada pukul 05.00 WIB setiap harinya.

Dikarena disdukcapil sudah punya 400 orang yang mendaftar selama beberapa hari lalu. Sedangkan maksimal per harinya hanya mampu melayani 500 orang.

Dia menjelaskan, pihaknya saat ini memang cukup keterbatasan alat perekam karena hanya ada empat alat yang standby di kantor dinas setempat.

Sementara, perekamanan di kecamatan hanya dikhususkan untuk pemula yang berusia 17 tahun. Adapun untuk usia 20 tahun ke atas dilayani di kantor Disdukcapil setiap harinya pada pukul 07.30 hingga 17.00 WIB.

Adanya pembatasan kuota warga yang melakukan perekaman setiap harinya ini memang sedikit banyak membuat warga bingung dan khawatir jika tidak bisa segera merekam data diri mereka. Namun, pihaknya memberikan kepastian jika warga tidak bisa melakukan perekaman pada akhir bulan ini, tetap akan dilayani pada bulan Oktober.

“Memang  kami belum mendapatkan perintah tertulis jika perekaman bisa lebih dari 30 September. Namun, kami tetap meminta warga agar tidak perlu khawatir tetap akan dilayani,” jelasnya.

Dia menjelaskan, data terakhir yang diterimanya sudah ada sekitar 9.000an warga yang melaksanakan perekaman KTP el dari 17.628 warga yang belum melakukan perekaman. Sejauh ini, hanya ada 10 kecamatan (dari 17 kecamatan) yang bisa melayani untuk pembuat KTP el pemula.

 

Sumber; tribunjogja.com

Kantor Disdukcapil Bantul

Kantor Disdukcapil Bantul

Loker : Batam Dari Bantul

 

ilustrasi -

ilustrasi –

Bagi adik-adik khususnya wanita yang ingin bekerja di pulau Batam, PT. JMS BATAM berlokasi di Kawasan Industri Batamindo ~ Pulau Batam, sebuah Perusahaan Elektronik yang memproduksi barang Elektronik berlokasi di Kawasan Industri Batamindo – Pulau Batam, saat ini membutuhkan segera Tenaga Kerja Wanita sebagai Operator Produksi dengan persyaratan sebagai berikut:

WANITA lulusan SMK semua Jurusan
Belum Menikah/ lajang , umur minimal 18 – 22 th
Rambut Tidak Berkutu & berketombe
Tangan Tidak Basah
ØBelum Pernah Bekerja Di Batam

Mata normal, tidak buta warna
Bersedia untuk menjalani ikatan kontrak selama 2 ( dua ) tahun.
Tinggi Badan Minimal 153 cm, Sehat Jasmani dan rohani

Fasilitas :

Biaya dan Transportasi ke Batam ditanggung Perusahaan,
Disediakan tempat tinggal/ Mess / Dormitory, Fasilitas Dormitory
Televisi , setrika,
Kompor Gas & Elpiji
Kulkas
Kipas Angin
Perlenkapan dapur & makan
Perlengkapan tidur
Listrik dan Air gratis
þ Gaji Rp. 3.027.855,-

Uang Transport Rp. 6.000 / hari
Makan di tempat kerja 1 hari 1 kali

Rencana praseleksi

: Tanggal

: 8 Oktober 2016

Jam

: 08.00 WIB

Tempat

: Disnaker Kab. Bantul

Rencana berangkat : 12 Oktober 2016

 

Sumber : disnakertrans Bantul

Nonton Yuuk…!!! Festival Wisata Gerobak Sapi 2016

salah satu gerobak di Lapangan Jodog.

salah satu gerobak di Lapangan Jodog.

Gerobak merupakan alat transportasi tradisional jaman dahulu. Saat ini keberadaannya berangsur menghilang seiring datangnya alat transportasi modern semisal truk. Dahulu geribak digunakan untuk mengangkut barang-barang berat, bahan bangunan, hasil pertanuan dan sebagainya. Gerobak digerakkan atsu ditarik oleh dua ekor sapi, dan yang mengendalikan stau supirnya di sebut “Bajingan”.

Dan kini keberadaan gerobak hanyalah sebagai pelepas rindu alat transpirtasi dimasa lalu, hanya sebagai pajangan di depan rumah. Namun begitu masyarakat Bantul dan sekitarnya, di beberapa (3-4) tahun terakhir ini, melestarikan keberadaan gerobak, mereka memesan gerobak baru yang konon harganya kisaran 40 juta. Dan untuk merekatkan silaturahmi antar pemilik gerobak di Bantul dibuatlah beberapa paguyuban pemilik gerobak.

Dan semakin hari semakin ramai(bertambah banyak) akan keberadaan gerobak sapi ini. Maka dibuatlah acara Festivalnya. Ini juga telah berlangsung setidaknya dua tahun terakhir. Dan untuk tahun 2016 ini kembali digelar Festival Wisata Gerobag Sapi 2016 dengan tajuk “ Semarak Keistimewaan “.

Festival ini akan dilaksanakan pada Sabtu-Minggu, 24-25 September 2016 di Stadion Sultan Agung Bantul.

Pada hari Sabtu acara akan dimulai jam 15.00 WIB, sedang hari Minggunya akan dimulai jam 07.00 – selesai.

Selain melestarikan keberadaan gerobag sapi, festival ini juga untuk mendukung dunia kepariwisataan di DIY. Festival ini akan dimeriahkan dengan  Karnaval Gerobag Sapi, Rembug Bajingan dengan Sri Sultan HB X, Aneka Lomba Gerobag Sapi dan Umum seperti foto dan selfie.

Bagaimana tertarik untuk melihat nya bukan?? Kunjungi saja di halaman Stadion Sultan Agung /Stadion Pacar akhir pekan ini yach….

 

Sumber: Disbudpar-Bantul

.

Saatnya Ganti ‘Cover’ Jok, Dah Sobek-Sobek, Memalukan

Jok motor

Jok motor

Sebenarnya biaya murah untuk mengganti ‘cover’ atau kulit jok sepedamotor relatif murah, tapi koq ya ga sempat-sempat juga yak, uangnya yang ga sempat….😢😿

Akhirnya sore ini kesampean juga ganti kulit jok-nya didekat rumah. Benar saja hanya 50 ribu untuk ganti cover jok. Prosesnya juga cukup singkat, kurang dari setengah jam. Mungkin karena sudah berpengalaman juga si tukang jok motor tersebut.

Disamping ganti cover, disana juga bisa melayani modifikasi jok sesuai permintaan, juga menyediakan joo komplit untuk motor-motor klasik, semisal honda C70 maupun honda CB, dengan kisaran harga 150ribu rupiah.

Jok motor honda C70

Jok motor honda C70

Oiya cover jok saya seharga 50 ribu tadi untuk bentuk standar motor honda supra, untuk yang polos tanpa jahitan, harganya dibawah itu.

So jadi buat yang butuh info harga jok untuk jogja, Bantul, Palbapang, maupun harga cover jok dan ingin ganti jok atau cover nya saja silahkan ke sebelah Selatan perempatan Palbapang(timur jalan), terjaminlah memuaskan.

Tukang sevice jok motor Palbapang

Tukang sevice jok motor Palbapang