Bikers Honda Lintasi 6 Pulau dalam Ekspedisi Nusantara

Jakarta – Bikers pecinta sepeda motor Honda jejalahi keindahan negeri dalam kegiatan Ekspedisi Nusantara lintas 6 pulau di Indonesia. Touring jarak jauh yang melintasi pulau Sumatera, Kalimantan, Jawa, Nusa Tenggara Barat, Bali hingga Sulawesi ini menjadi wujud kecintaan para bikers Honda terhadap berbagai destinasi wisata yang khas dari setiap daerah sekaligus memperkuat persaudaraan sesama bikers Honda.

 

Gelaran Ekspedisi Nusantara yang mengusung tema Satu Hati Untuk Negeri dimulai sejak 19 Oktober 2021 di Riau, Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Kalimantan Timur. Pada awal November (4/11), para riders Ekspedisi Nusantara memasuki pulau Jawa melintasi DKI Jakarta, Jawa Barat, Yogyakarta, Jawa Timur, yang dilanjutkan menuju Nusa Tenggara Barat, Bali, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, dan akan berakhir di Sulawesi Utara pada 4 Desember 2021. Kegiatan ini diikuti secara terbatas oleh para bikers penjelajah negeri dari perwakilan Honda Community berbagai daerah di Indonesia dengan total peserta 16 bikers yang telah mengikuti program vaksinasi pemerintah dosis lengkap dan melakukan test PCR sebelum melakukan perjalanan. Penyelenggaraan sepanjang acara pun tetap mengacu pada penerapan protokol kesehatan yang ketat.

 

Dalam rangkaian kegiatan Ekspedisi Nusantara, para bikers Honda menggunakan skutik penjelajah Honda ADV150 dan Honda CB150R Streetfire yang tangguh. Dengan jiwa kekompakan dan kebersamaan yang dimiliki, para bikers semakin percaya diri melewati berbagai kondisi jalan, sesuai dengan karakter pengendara yang menyukai petualangan.

 

Ekspedisi Nusantara mengantarkan bikers Honda menikmati beragam kearifan lokal, destinasi wisata serta budaya yang menarik untuk dikunjungi. Mereka juga mengadakan berbagai kegiatan atraktif seperti napak tilas lokasi Honda Bikers Day, mengunjungi lokasi yang sarat dengan nilai –nilai sejarah, serta menambah keakraban dengan saling bertukar ilmu bersama keluarga besar Honda Community di setiap daerah yang dikunjungi. Sepanjang perjalanan, para penjelajah nusantara ini turut melakukan aksi nyata membantu masyarakat yang terkena dampak pandemi di wilayah desa adat wisata, pengrajin lokal, serta veteran pejuang kemerdekaan.

General Manager Marketing Planning & Analysis Division AHM Andy Wijaya mengatakan kegiatan bersama para pecinta sepeda motor Honda ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat khususnya komunitas sepeda motor Honda untuk dapat tetap terus aktif, produktif dan memberikan kontribusi positif bagi negeri dengan tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah. Selain itu, kegiatan Ekspedisi Nusantara diharapkan juga dapat membantu mempromosikan destinasi wisata favorit di setiap daerah guna bangkitnya pariwisata Indonesia.

“Kami ingin kekompakan dan kesolidan para pecinta Honda yang terjalin selama ini dapat memberi manfaat untuk masyarakat luas. Oleh karena itu, kami menggelar Ekspedisi Nusantara ke berbagai destinasi wisata diiringi beragam aksi sosial dan budaya sebagai bagian dari langkah nyata bersinergi untuk Negeri,”ujar Andy. 

Ragam Destinasi Wisata

Berbagai destinasi wisata dari barat hingga timur Indonesia menjadi tujuan para bikers Honda sepanjang gelaran Ekspedisi Nusantara, antara lain Ulu Kasok Riau, Kelok 9 Sumatera Barat, Pagaruyung Sumatera Barat, Ngarai Sianok Sumatera Barat, dan kaldera Danau Toba Sumatera Utara menjadi puncak acara dalam menyingkap keindahan tanah Tapanuli. Mereka juga menyambangi Kampung di atas Air Kalimantan Timur, Bukit Kebo 8 Kalimantan Timur, dan Bukit Tengkorak Kalimantan Tengah. Tidak hanya itu, para bikers Honda juga akan mengunjungi situs kelas dunia Geopark Ciletuh Jawa barat, menyusuri Desa Adat Kampung Dukuh Rancabali Jawa Barat,  Pantai Pangandaran Jawa Barat, Desa Wisata Kasongan Yogyakarta, jelajah keindahan Bromo Jawa Timur, Taman Nasional Baluran Banyuwangi Jawa Timur, Desa Osing Jawa Timur dan melintasi jalur fenomenal Alas Purwo Jawa Timur.

Melanjutkan perjalanan ke pulau Nusa Tenggara Barat yang dijuluki pulau 1000 masjid, para penjelajah negeri juga akan menyusuri keelokan bukit Mekaki Nusa Tenggara Barat, menikmati eksotisme Sembalun dan Desa Adat Sade Lombok Nusa Tenggara Barat. Para bikers juga berkesempatan mendukung langsung para pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) di ajang balap kelas dunia Asia Talent Cup (ATC) di Mandalika International Street Circuit.

Keindahan pulau dewata juga akan menyambut para penjelajah negeri mulai dari Pantai Melasti hingga Desa Tenganan Bali. Dilanjutkan melewati jalur mutiara timur Indonesia, para bikers Honda akan berkunjung ke rumah adat Toraja Sulawesi Selatan hingga menyusuri beragam destinasi wisata Sulawesi Tengah dan Sulawesi Utara.

Honda ADV150 Jadi Skutik Resmi Sirkuit Mandalika

Mataram, Lombok – PT Astra Honda Motor (AHM) menyerahkan 40 unit Honda ADV150 kepada Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) dan Mandalika Grand Prix Association (MGPA) sebagai bentuk dukungan terhadap operasional Pertamina Mandalika International Street Circuit. Honda ADV150 juga akan menjadi kendaraan resmi ajang balapan internasional perdana di sirkuit kebanggaan bangsa Indonesia ini, yaitu Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) dan World Superbike (WSBK).


Sejalan dengan kerjasama tersebut, Honda ADV150 resmi menjadi skutik yang akan dipakai seluruh kegiatan pebalap mancanegara dan timnya, serta kru paddock perhelatan balap IATC dan WSBK di sirkuit yang berada di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Skutik besar Honda ini juga menjadi andalan dalam mendukung mobilitas pebalap muda binaan AHM yang akan bertanding dalam gelaran IATC.

 

Honda ADV150 yang memiliki desain bodi futuristik dan manly siap mendukung aktivitas tinggi selama persiapan maupun penyelenggaraan balap IATC (13-14/11 dan 20-21/11) dan WSBK (20-21/11). Penyerahan simbolik 40 unit Honda ADV150 dilakukan pada Rabu, 3 November 2021 oleh Brand Activation Manager AHM Andhika Sabmarin kepada Direktur Operasional & Inovasi Bisnis Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Arie Prasetyo dan Direktur Utama MGPA Ricky Baheramsjah, disaksikan oleh dan Administration and Finance Sub Department Head main dealer Astra Motor NTB Agung Nugroho.

 

General Manager Marketing Planning and Analysis AHM Andy Wijaya mengungkapkan dukungan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung pemerintah dalam mengembangkan olahraga balap motor, termasuk dalam pengelolaan operasional sirkuit kebanggaan bangsa dan menyukseskan penyelenggaraan balap internasional perdananya bulan ini.

 

“Gelaran balap perdana di Mandalika merupakan tonggak sejarah yang penting dan membanggakan untuk Indonesia. Kami berharap dapat membantu kelancaran kegiatan ini melalui kelincahan dan ketangguhan performa skutik besar Honda ADV150 yang siap menemani mobilitas pebalap, tim, dan kru selama penyelenggaraan IATC dan WSBK, sekaligus mendukung pebalap muda kita dalam mengukir prestasi terbaik di sirkuit kebanggaan bangsa,” ujar Andy.

 

Honda ADV150 didukung mesin 150cc, berpendingin cairan, eSP (enhanced Smart Power) yang menyuguhkan performa responsif dengan sistem pembakaran injeksi PGM-FI. Berdasarkan hasil tes internal dengan metoda ECE R40 EURO 3, konsumsi bahan bakar model ini menunjukkan angka 46,6 km/liter (fitur ISS on) sehingga mampu menempuh jarak hingga 373 km dalam sekali pengisian penuh bahan bakar.

 

Selain berperforma tangguh, skuktik ini sarat dengan fitur kenyamanan. Honda ADV150 dilengkapi beragam fitur canggih seperti Two Step Adjustable Windscreen, ruang penyimpanan sebesar 28 liter, serta sistem full digital panel meter yang dapat menampilkan berbagai informasi. Model ini juga memiliki fitur ESS (Emergency Stop Signal) pada tipe ABS dan ACG starter yang bergandengan dengan ISS (Idling Stop System) khas Honda yang membuat mesin mati otomatis saat berhenti, dan menyala kembali hanya dengan memutar tuas gas.

 

Kualitas produk Honda ADV150 yang diproduksi pabrik AHM ini juga diakui dunia seiring tingginya ekspor model ini ke mancanegara dalam bentuk CBU (Completely Build Up) dan CKD (Completely Knock Down), seperti ekspor ke negara Filipina, Malaysia, Thailand, hingga ke benua Amerika di negara Brazil.

 

Sejak diluncurkan pada kuartal kedua 2019, Honda ADV150 langsung menyedot perhatian pecinta motor di Tanah Air. Desain, fitur, dan performa tingginya mengantarkan produk ini menyabet penghargaan sebagai sepeda motor terbaik di Indonesia pada gelaran Motorcycle of The Year – Gridoto Award 2019 dan Forwot Motorcycle of the Year (FMY) 2019. Belum genap setahun sejak kehadirannya, motor skutik Honda ini juga meraih gelar Rookie of The Year – Otomotif Award 2020

Wadahi Pecinta Balap, CBR Track Day Kembali Digelar

 

Jakarta – Menjawab antusiasme para pecinta balap Tanah Air, CBR Track Day 2021 kembali digelar sebagai ajang bagi para pecinta performa tinggi sepeda motor Honda. Sepanjang acara, ratusan bikers memacu motor Honda CBR kesayangannya untuk merasakan sensasi kecepatan di lintasan balap.

 

Didukung penuh oleh PT Astra Honda Motor dan jaringannya, CBR Track Day yang diinisiasi Asosiasi Honda CBR Club (AHC) diikuti sebanyak 100 starter pecinta Honda CBR dari berbagai daerah untuk meramaikan seri perdana yang digelar pada akhir pekan (30-31/10) di Sentul International Circuit, Jawa Barat. Mengusung tema “Ini Baru Laki”, para pecinta CBR dapat merasakan kembali sensasi melibas lintasan balap dengan protokol kesehatan yang ketat.

 

Tahun ini, gelaran bagi pengguna CBR series terbagi menjadi dua kelas, yaitu 150cc dan 250cc. Untuk kelas 250cc memiliki tiga kategori yaitu Komunitas A, Komunitas B dan Open. Khusus untuk kelas 150cc, selain kategori Komunitas A, Komunitas B, dan Open, CBR Track Day kembali menghadirkan kelas Junior Exhibition khusus untuk memberikan kesempatan bagi peserta yang berusia di bawah 16 tahun untuk merasakan performa tinggi Honda CBR series.

 

CBR Track Day yang dihelat selama dua hari ini dimulai dengan pendaftaran ulang para peserta balapan sekaligus skrining kesehatan pada Sabtu (30/10). Pada hari Minggu (31/10), gelaran balap dibuka dengan adanya Free Practice dan Kualifikasi untuk keseluruhan kelas CBR Track Day 2021. Setelahnya, balapan diadakan sebanyak satu kali race untuk seluruh kelas. Tak kalah menarik, kali ini pebalap AHRT hadir menyapa para peserta. Irfan Ardiansyah beserta Lucky Hendriansya mengadakan riding exhibition menggunakan CBR600RR dan CBR250RR mengelilingi Sirkuit Sentul untuk memberikan semangat kepada para peserta CBR Track Day.

 

General Manager Marketing Planning and Analysis AHM Andy Wijaya mengapresiasi gelaran CBR Track Day 2021 yang mewadahi antusiasme tinggi para pecinta balap untuk kembali melibas aspal sirkuit yang tertunda selama pandemi. AHM berharap melalui helatan ini, para pebalap pecinta CBR dapat kembali merasakan langsung sensasi berkendara dengan kendali penuh.

 

“Kami sangat senang dapat mendukung ajang komunitas pecinta CBR dalam merasakan konsep Total Control sebagai DNA CBR di lintasan balap. Kami mengapresiasi  AHC yang mengedepankan protokol kesehatan dan keselamatan berkendara. Semoga CBR Track Day tahun ini dapat memberikan kesenangan bagi para bikers Honda pecinta kecepatan,” ujar Andy.

 

CBR Track Day digelar dengan memperhatikan protokol kesehatan ketat sesuai anjuran pemerintah seperti penggunaan masker selama keseluruhan acara, pemberlakuan social distancing selama penyelenggaraan, serta pembatasan jumlah peserta. Keseluruhan tim dan penyelenggara acara telah divaksin dan melakukan tes antigen untuk memastikan keselamatan dan keamanan CBR Track Day 2021.

Wendy Purnama, Builder Asal Jogja, Salah Satu Pilihan Builder Yamaha XSR

Semarang – Wendy Purnama, builder asal Kota Gudeg, Jogjakarta menjadi salah satu dari 4 pilihan builder di DDS Jateng-DIY untuk mengambangkan motor pilihan berbasis mesin Yamaha XSR.
Wendy dipilih oleh team Yamaha Pusat mendampingi 3 builder asal Semarang dan Solo. Ketiga builder tersebut adalah Pop and Mam, dari Distarter dari Semarang dan DM Works Motorcyle dari Solo. ke-4 builder Jawa Tengah dan DiY ini akan menjadi bagian dari team Yard Build Yamaha Indonesia khususnya untuk produk ayamaha XSR.
“Tentu ini menjadi kebanggan tersendiri bagi kami karena mendpaatkan kepercayaan dari Yamaha sebagai bagian dari team builder Yamaha khsusus ya untuk Yamaha XSR,” jelas Wendy usai acara perkenalan dan penyerahan unit motor Yamaha XSR di Semarang akhir pekan lalu.


“Tantangan tentu ada, namun dengan tantangan yamg ada tersebut kami tentu akan semakin bersemangat untuk mewujudkan motor impian Yamaha XSR sesuai demgan karakter dati team kami. Semoga kami bisa memberikan yang terbaik untuk Yamaha dan konsumen yang nantinya akan mempercayakan kepada kami,” tambahnya.


M. Nindyarto selaku area promosi Yamaha area Jawa Tengah mengatakan, ” Program ini sebenarnya sudah dilakukan lebih dulu di Eropa dan Amerika Serikat. Tepatnya dimulai sejak 2012, dan mulai masuk Indonesia sejak akhir tahun 2019 lalu. Kerja sama ini, tujuannya untuk menciptakan sepeda motor impian, yang dapat mengekspresikan gaya hidup dan kreatifitas. Setelah dicustom, motor itu kemudian dipamerkan di berbagai event custom culture”, kata Nindy saat membuka program Yamaha Yard Built di Semarang, sabtu (30/10).

Program ini pertama kali digelar di Jakarta pada Des 2019 – Des 2020, Bandung Nov 2020 – Okt 2021, Bali Maret 2021 – Feb 2022, dan Semarang Nov 2021 – Feb 2022.

Namun yang menjadi catatan, program ini juga memiliki ketentuan yang harus ditaati oleh para custom builder. Dalam Yamaha Yard Built, ada 3 aturan yang harus ditaati, builder tidak boleh mengubah engine, tidak mengubah delta box, dan tidak boleh menghilang 3 lubang khas Yamaha XSR 155 yang terdapat di bawah jok.

Tapi secara desain ubahan bodinya bebas, peraturan ini diterapkan demi mempertahankan keaslian motor. Membangun sebuah motor dengan sasis Deltabox, tentu punya tantangan tersendiri bagi para builder. Di sisi lain, memodifikasi atau mengcustom sepeda motor sudah menjadi gaya hidup di Indonesia. Selain itu, Yamaha juga ingin builder Tanah Air makin mendunia dengan hasil karya mereka. Dengan adanya program ini, diharapkan ada Yamaha XSR155 dalam beragam aliran gaya modifikasi. Baik itu Cafe Racer, Tracker, Bomber maupun jenis-jenis aliran custom lainnya. Tentunya yang dapat menjadi inspirasi, serta referensi bagi calon konsumen yang hendak memodifikasi motornya, sesuai dengan karakter yang diinginkan.

“Untuk program Yamaha Yard Built di Semarang ini, Yamaha memilih 4 builder yang sudah terkenal dalam hal modifikasi motor. 2 dari Semarang yaitu Disaster 13 dan Pop & mom modified, 1 dari Yogyakarta, Wbike kustom, dan 1 dari Surakarta DM work motorcycles. Mereka terpilih dari 13 builder yang ada”, jelas Nindy.

Konsep yang akan dibuat oleh builder – builder tersebut berbeda – beda, rata – rata membutuhkan waktu 4 – 5 bulan dengan kisaran biaya Rp 30 juta an – Rp 40 juta an.

Yamaha XSR 155 dijual ke konsumen dengan harga Rp 37 juta an OTR Jawa Tengah. Tersedia dalam dua skema warna: Matte Silver Premium dan Matte Black Elegance. Dia dibekali mesin injeksi 155 cc SOHC berpendingin cairan yang dilengkapi teknologi VVA. Jantung pacunya mampu menghasilkan tenaga 19 hp pada 10.000 rpm, torsi 14,7 Nm pada 8.500 rpm. (**)

Yamaha Ajak Komunitas di Jawa Tengah dan Jogja Belajar Riding Motor Offroad


Memiliki sepeda motor trail dengan berbagai keunggulannya memberikan kebanggaan bagi penggunanya, apalagi berkendara dengan Yamaha WR 155 R. Agar makin enjoy riding motor sport adventure itu, biker harus memahami teknik mengendarainya dengan baik dan benar.

 

Untuk itu, tim Yamaha Riding Academy (YRA) nasional giat memberikan edukasi berkendara WR 155 R termasuk di wilayah Jawa Tengah dan Jogja. ”Sebagai pabrikan kami tetap punya tanggung jawab untuk memberikan pelatihan atau coaching clinic teknik riding WR 155 R yang tepat. Karenanya kami mengajak teman-teman komunitas serta tim YRA Jawa Tengah dan Jogja untuk mengikuti training ini. Harapannya, agar mereka dapat menyebarluaskan pengetahuan dan pemahaman yang diperoleh pada saat training ini,” papar Johannes BMS, Chief Yamaha DDS 3 (Jawa Tengah – DIY), di sela-sela coaching clinic teknik mengendarai WR 155 R di sirkuit Tengaran, Kabupaten Semarang, akhir pekan lalu.

 

Beberapa materi pelatihan yang diberikan meliputi :

 

1. Riding posture (posisi berkendara yang benar).

2. Breaking and shifting (pengereman dan penggantian gigi saat offroad).

3. Slalom (cara mengendalikan motor offroad dengan rintangan).

4. Up hill dan down hill (cara yang benar saat melewati tanjakan dan turunan).

 

Untuk materi pada riding posture misalnya, tim YRA nasional memberikan contoh saat menghadapi kondisi jalan berbelok atau tikungan. Ada perbedaan posisi badan saat menikung di jalan on road dan di jalan off road.

 

Hal yang berbeda juga ditunjukkan pada saat naik di tanjakan atau kondisi jalan turun jalur offroad. Apabila kondisi trek menanjak, maka posisi badan condong ke depan. Sedangkan pada saat melalui jalan turunan, maka posisi badan condong ke belakang.