Makin ‘eye cacthing’ Ini 3 Pilihan Warna Baru Yamaha X-Ride 125

Jakarta – PT Yamaha Indonesia Motor Mfg (YIMM) terus berinovasi dengan memberikan penyegaran tiga warna baru pada Yamaha X-Ride 125, yaitu Attractive Red (perpaduan warna hitam dan merah), Exclusive White (perpaduan warna hitam dan putih), dan Extreme Black (perpaduan warna hitam dan light green) yang bisa menjadi pilihan berkendara untuk tetap tangguh, sporty, modern, dan stylish namun tetap terlihat casual.

“Perkembangan trend saat ini, membuat Yamaha terus berupaya mengikuti keinginan konsumen melalui produk yang terus up to date. Dengan penyegaran warna baru ini diharapkan dapat memberikan semangat positif, khususnya mereka yang ingin selalu tampil stylish baik saat berkendara sehari-hari maupun berpetualang,” tutur Yordan Satriadi, selaku Deputy GM Marketing PT Yamaha Indonesia Motor Mfg

Jika pada generasi X-Ride sebelumnya identik dengan karakter urban city, kini penyegaran warna baru Yamaha X-Ride 125 lebih merefleksikan karakter adventure yang sporty dan agresif. Warna grafik yang agresif semakin menunjukkan sisi excitement (kesenangan) and tough (tangguh) feeling sehingga sesuai dengan karakter pengguna Yamaha X-Ride 125 yang menyukai petualangan memacu adrenaline, serta berani mencoba hal-hal baru namun tetap ingin tampil stylish.

Sesuai dengan desainnya yang tangguh, Yamaha X-Ride 125 telah menggunakan Sub-Tank Suspension, ban tubeless dengan tapak lebar untuk performa berkendara lebih nyaman dan stabil pada berbagai kondisi jalan. Pengendara juga semakin nyaman dan mantap saat berkendara dengan adventure flat seat yang didukung stang bergaya adventure dengan dimensi lebih lebar. Selain itu, teknologi Blue Core 125cc dengan eco indicator, menjadikan Yamaha X-Ride 125 motor adventure stylish yang juga irit bahan bakar.

Sebagai motor adventure stylish, Yamaha X-Ride 125 telah menggunakan lampu LED dengan Day Running Light (DRL) yang lebih awet dan terang sehingga membuat tampilan berkendara lebih tangguh dan stylish. Fitur up to date lainnya, seperti Answer Back System dan lampu hazard menjadikan motor ini semakin sempurna untuk digunakan oleh para petualang sejati.

Dengan desain serta fitur yang agresif, tangguh, dan stylish menjadikan motor ini sebagai pilihan tepat untuk menemani segala kegiatan baik untuk berpetualang menjelajah tempat baru maupun rutinitas outdoor harian. Kalian sudah dapat memiliki Yamaha X-Ride 125 dengan pilihan warna baru ini hanya dengan harga Rp 18.690.000,- OTR Jakarta.

Arti Dibalik Desain Helm Pebalap Binaan Astra Honda

Grafis helm para pebalap biasanya mengandung arti atau filosofi tersendiri untuk mengekspresikan diri. Tak terkecuali pelindung kepala para pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) yang tergabung dalam Astra Honda Racing Team (AHRT). Semua punya arti, dari kebiasaan sejak kecil, rasa nasionalisme, hingga harapan.

Ungkapan nasionalisme memang menjadi bagian paling dominan dari motif helm pebalap AHRT. Warna khas merah dan putih, bahkan gambar burung garuda sebagai lambang negara pun kerap muncul. Seperti terdapat pada helm pebalap Irfan Ardiansyah. Lambang Garuda mendominasi bagian atas helm, sebagai lambang kecintaan terhadap bangsa. Sementara warna dominan merah jambu menandakan kecerahan, kegembiraan dan keceriaan, agar balapan senantiasa dinikmati sebagai sesuatu yang menyenangkan, bukan sebuah tekanan.

Helm Rheza Danica yang membela AHRT di ARRC kelas SS600 juga punya warna dominan merah dan putih yang melambangkan kecintaan terhadap Bangsa Indonesia. ”Selain semangat nasionalisme, warna merah dan putih juga senada dengan livery AHRT. Ada logo huruf ‘R’ sebagai tanda bahwa ini adalah Rheza,” ujarnya.

M Adenanta Putra pun demikian, mempunyai helm dengan warna dominan putih, namun dengan aksen merah. Putih menurutnya sebagai lambang kesucian atau kebersihan, dan merah sebagai simbol keberanian. Artinya, dalam balapan harus selalu menampilkan yang terbaik, namun tetap sportif. Lalu ada warna emas yang melambangkan harapan mencapai era keemasan dalam karier di dunia balap.

Tampil beda, Mario Suryo Aji yang saat ini berlaga di CEV Moto3 Junior World Championship itu menggunakan helm berdesain ”boom” di bagian samping. Ini menunjukkan spirit untuk selalu tampil mengejutkan. Dominasi warna merah dan putih menunjukkan nasionalisme, ditambah grafis elektro sebagai simbol daya yang kuat.

Semangat Berkobar

Tampilan unik juga terdapat pada helm milik Herjun Atna Firdaus. Pebalap 16 tahun asal Pati, Jawa Tengah itu mengedepankan desain grafis api dan roket. Menurutnya, api melambangkan semangat berkobar yang harus dimiliki untuk menggapai kemenangan setiap balap. Sedangkan roket melambangkan kecepatan.

Lucky Hendriansya, pebalap asal Sidrap, Sulawesi Selatan, yang membela AHRT di ajang Asia Road Racing Championship (ARRC) kelas AP250 ini mengandalkan helm berlogo ”Chicken Speed”. Ini melambangkan kecintaannya sejak kecil memelihara ayam. Selain itu, ada lagi dua gambar yang selalu tampak dominan pada helmnya, yakni pantai dan rumah.

”Pantai melambangkan ketenangan dalam menghadapi tekanan saat balap. Kalau gambar rumah, melambangkan doa agar selalu diberi keselamatan setelah balap di mana pun, dan selalu mengingatkan juga dari mana kita berasal, harus pulang ke rumah,” ujar Lucky.

Tentu, kita semua berdoa agar semua cita-cita dan harapan yang tertuang pada pelindung kepala para pebalap AHRT mampu membawa mereka menuju jenjang juara, meraih impian yang mereka idamkan, yakni membawa harum nama Bangsa Indonesia di kancah tertinggi balap dunia.

Update Proses Perpanjangan SIM Di Polres Bantul

Dapat cerita dari tetangga saat dia melakukan perpanjangan SIM C di Polres Bantul, dan ternyata ada perubahan atau penambahan proses yakni test psikologi. Yups sepertinya mulai awal tahun 2020 ini, test ini mulai diberlakukan.

Well, kita mulai saja langkah-langkah yang meski kita tempuh jika ingin memperpanjang SIM C kita, sebelumnya persiapkan terlebih dahulu SIM asli & KTP, beserta fotocopy keduanya sebanyak dua lembar.

Langkah pertama, test psikologi. datang ke tempat test psikologi yang berada di belakang kantor Samsat Bantul, timur utara nya. Test bersifat tertulis dengan menjawab beberapa pertanyaan terkait keadaan diri pribadi kita. Test ini kita dibebankan dengan biaya administrasi sebesar Rp 50.000,-

Langkah kedua, test kesehatan. Lokasi test ini cukup klasik, atau tidak pindah-pindah dari dulu, yakni di utara kantor Polres Bantul. Disini kita akan mendapatkan SK Kesehatan yang meliputi; berat badan, tinggi badan, dan test mata. Biaya administrasi Rp 25.000,-.

Langkah ketiga, menuju tempat proses perpanjangan, berada di gerbang kantor sebelah selatan. Dengan menunjukkan berkas-berkas yang sudah di bundle dari test kesehatan tadi. Disini kita akan mendapatkan nomor antrian, untuk melakukan pembayaran di teller Bank (BRI). Yang juga berada di sini, tepat di timur gerbang selatan tadi. Biaya perpanjangan SIM C sebesar Rp 75.000,-plus dana PMI sebesar Rp 3.000,-. Selepas dari Teller, kita akan mendapatkan formulir perpanjangan yang meski kita isi. Disini disediakan tempat/ meja guna mengisi formulir dan disediakan pula sample nya.

Langkah keempat, setelah formulir diisi, langsung masuk ke ruang pembuatan SIM, yang berada di timur Teller. Dimana kita akan mendapatkan nomor antrian untuk menunggu panggilan dari loket 1. Di loket ini kita menyerahkan berkas & formulir.

Langkah kelima, setelah berkas & formulir, kita akan dipanggil untuk sesi foto. Siapkan SIM lama, setelah selesai foto, kita menunggu pangggilan dari loket 2 untuk menerima SIM baru.

Selesai….

Jadwal SIM keliling Bantul September 2020

Saat ini kita masih dalam masa Pandemi dan memasuki masa istilahnya New Normal atau adaptasi kebiasaan baru, jadi setiap aktivitas yang kita lakukan masih harus sesuai protokol kesehatan, minimal kita mengenakan masker dan menjaga jarak, juga cuci tangan dengan sabun.

Kegiatan yang berhubungan dengan pelayanan publik pun sudah mulai digelar, seperti halnya pelayanan SIM (Surat Ijin Mengemudi) yakni proses penerbitan SIM baru maupun perpanjangan dan mulai seperti sebelumnya, ada beberapa alternatif baik waktu maupun tempat pelaksanaan nya. Hanya saja untuk proses SIM baru hanya di layani di Satpas(Satuan Penyelenggara Administrasi) Polres Bantul. Pada hari dan jam kerja saja, tapi untuk proses perpanjangan ada 3 alternatif nya. Berikut alternatif tempat & waktunya:

SATPAS POLRES BANTUL, setiap hari kerja Senin; Selasa; Rabu; Jum’at, Sabtu mulai pukul 08: 00 WIB s/d selesai, untuk proses SIM baru & perpanjangan

SIMMADE (SIM Masuk Desa) , proses perpanjangan SIM A & C, setiap hari Kamis ; 08: 00 s/d selesai. ( 03 September 2020 – Balai Desa Wukirsari Imogiri, 10 Agustus 2020 – Balai Desa Seloharjo Pundong, 17 Agustus 2020 – PT Buwana Terminal Niaga Argosari Sedayu, 24 September 2020 – Depan Balai Desa Banguntapan)

SATURDAY NIGHT ( Malam Minggu),Depan Polres Bantul, mulai pukul 18:00 WIB S/D 21:00 WIB.

Sumber: Humas Polres Bantul

Jadwal SIM keliling Bantul September 2020

Saat ini kita masih dalam masa Pandemi dan memasuki masa istilahnya New Normal atau adaptasi kebiasaan baru, jadi setiap aktivitas yang kita lakukan masih harus sesuai protokol kesehatan, minimal kita mengenakan masker dan menjaga jarak, juga cuci tangan dengan sabun.

Kegiatan yang berhubungan dengan pelayanan publik pun sudah mulai digelar, seperti halnya pelayanan SIM (Surat Ijin Mengemudi) yakni proses penerbitan SIM baru maupun perpanjangan dan mulai seperti sebelumnya, ada beberapa alternatif baik waktu maupun tempat pelaksanaan nya. Hanya saja untuk proses SIM baru hanya di layani di Satpas(Satuan Penyelenggara Administrasi) Polres Bantul. Pada hari dan jam kerja saja, tapi untuk proses perpanjangan ada 3 alternatif nya. Berikut alternatif tempat & waktunya:

SATPAS POLRES BANTUL, setiap hari kerja Senin; Selasa; Rabu; Jum’at, Sabtu mulai pukul 08: 00 WIB s/d selesai, untuk proses SIM baru & perpanjangan

SIMMADE (SIM Masuk Desa) , proses perpanjangan SIM A & C, setiap hari Kamis ; 08: 00 s/d selesai. ( 03 September 2020 – Balai Desa Wukirsari Imogiri, 10 Agustus 2020 – Balai Desa Seloharjo Pundong, 17 Agustus 2020 – PT Buwana Terminal Niaga Argosari Sedayu, 24 September 2020 – Depan Balai Desa Banguntapan)

SATURDAY NIGHT ( Malam Minggu),Depan Polres Bantul, mulai pukul 18:00 WIB S/D 21:00 WIB.

Sumber: Humas Polres Bantul