KRT H. Jatiningrat, SH, Ibu Erlina Hidayati, SIP, MM, Dandim Bantul

Foto-Foto Ekspedisi Lomba Jemparingan Gaya Mataram 2017

Baliho lomba jemparingan gaya Mataraman

Baliho lomba jemparingan gaya Mataraman

Berikut beberapa moment yang sempat saya abadikan dalam Ekspedisi* lomba Jemparingan Gaya Mataram 2017 di lapangan Trirenggo Bantul, Minggu 26 Februari 2017… *sebelum di mulainya lomba…

Pendaftaran peserta lomba jemparingan

Pendaftaran peserta lomba jemparingan

 

Salah satu dari 6 trofi sebagai hadiah pemenang lomba jemparingan

Salah satu dari 6 trofi sebagai hadiah pemenang lomba jemparingan

Juri lomba jemparingan, memakai 'bendhe' tmsebagai tanda dimukai-diakhiri, serta anak panah yang mengenai sasaran

Juri lomba jemparingan, memakai ‘bendhe’ sebagai tanda dimulai-diakhiri, serta anak panah yang mengenai sasaran

Persiapan memanah

Persiapan memanah

mg_6669.jpg

img_6580.jpg

KRT H. Jatiningrat, SH, Ibu Erlina Hidayati, SIP, MM, Dandim Bantul

KRT H. Jatiningrat, SH, Ibu Erlina Hidayati, SIP, MM, Dandim Bantul

img_6593.jpg

Peserta wanita

Peserta wanita

mg_6672.jpg

Sasaran/ target

Sasaran/ target berjarak 35 meter dari pemanah

img_6533.jpg

img_6535.jpg

Mengenai sasaran dapat poin 1

Mengenai sasaran dapat poin 1

KRT H. Jatiningrat, SH anak panah nya mengenai sasaran

Kena 'bol' di soraki dan di kurang i poin 1

Kena ‘bol’ di soraki dan di kurang i poin 1

Pemanah mengambil sendiri-sendiri anak panah nya

Pemanah mengambil sendiri-sendiri anak panah nya

img_6579.jpg

Kena sasaran dapat poin dan bendera putih

Kena sasaran dapat poin dan bendera putih

Anak panah mensncap kuat di sasaran

Anak panah mensncap kuat di sasaran

 

Loker : PENERIMAAN TENAGA KONTRAK PROMOSI KESEHATAN DAN KESEHATAN LINGKUNGAN PADA DINAS KESEHATAN KABUPATEN BANTUL TAHUN 2017

Gedung Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul

Gedung Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul

PENERIMAAN TENAGA KONTRAK PROMOSI KESEHATAN DAN KESEHATAN
LINGKUNGAN PADA DINAS KESEHATAN KABUPATEN BANTUL TAHUN 2017

Pemerintah Kabupaten Bantul membuka kesempatan kepada warga Bantul dan
sekitarnya yang memiliki kompetensi, integritas, dan komitmen tinggi untuk menjadi tenaga
kontrak yang akan mengisi lowongan formasi pada Dinas Kesehatan serta puskesmas di
wilayah Kabupaten Bantul dengan ketentuan sebagai berikut:
KETENTUAN UMUM
1. Proses penerimaan tenaga kontrak tahun 2017 ini terbuka untuk umum;
2. Pengadaan tenaga kontrak Promosi Kesehatan dan Kesehatan Lingkungan
dilaksanakan secara obyektif, transparan, akuntabel, serta tidak ada praktek KKN,
berdasarkan syarat-syarat yang telah ditentukan;
3. Pelamar yang lolos seleksi akan dipekerjakan sesuai dengan kontrak dan tidak
menuntut untuk diangkat menjadi CASN (Calon Aparatur Sipil Negara);
4. Dikarenakan keterbatasan anggaran, dari semua pelamar yang memenuhi persyaratan
administrasi, jumlah peserta maksimal yang berhak mengikuti ujian tulis dibatasi
berdasarkan perhitungan proporsional per formasi yang akan ditetapkan kemudian
setelah melihat jumlah pelamar. Penentuan peserta yang berhak mengikuti ujian tulis
didasarkan pada urutan peringkat yang ditentukan oleh panitia seleksi .
5. Pelamar tidak dipungut biaya apapun dalam seluruh tahapan proses seleksi.
PERSYARATAN PELAMAR
Persyaratan pelamar meliputi persyaratan umum dan persyaratan khusus.
A. Persyaratan Umum
1. Warga Negara Indonesia dan memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) , bertakwa
kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia dan taat kepada Pancasila, UUD 1945, dan
Negara Kesatuan Republik Indonesia, diutamakan KTP Bantul;

2. Berusia serendah-rendahnya 18 (delapan belas) tahun dan setinggi-tingginya 35

(tiga puluh lima) tahun pada tanggal 1 April 2017. Usia pelamar ditentukan

berdasarkan tanggal kelahiran yang tercantum pada ijazah yang digunakan sebagai

dasar untuk pelamaran;

3. Memiliki kualifikasi pendidikan, kecakapan, keahlian dan ketrampilan yang

dipersyaratkan;

4. Tidak berkedudukan sebagai CPNS/PNS, Calon/Anggota TNI/Polri yang dibuktikan

dengan surat pernyataan;

5. Tidak berkedudukan sebagai pengurus dan/atau anggota partai politik, yang

dibuktikan dengan surat pernyataan;

6. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak

dengan hormat sebagai CPNS/PNS, Calon/Anggota TNI/Polri atau diberhentikan

tidak dengan hormat sebagai Pegawai BUMN/BUMD atau pegawai swasta, yang

dibuktikan dengan surat pernyataan;

7. Tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan

yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindakan pidana

kejahatan, yang dibuktikan dengan surat pernyataan;

8. Tidak pernah terlibat dalam suatu kegiatan/gerakan yang menentang Pancasila,

UUD 1945, Pemerintah dan NegaraKesatuan Republik Indonesia, yang dibuktikan

dengan surat pernyataan;

9. Berkelakuan baik, yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian

(SKCK) dari minimal Polsek setempat;

10. Sehat Jasmani yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari dokter pemerintah

img_20170227_142959_902.jpg

img_20170227_143028_503.jpg

IV. KETENTUAN PENDAFTARAN

1. Setiap pelamar hanya diperkenankan mengirimkan 1 (satu) berkas lamaran;

2. Pelamar datang sendiri ke tempat pendaftaran dengan membawa berkas yang

ditentukan;

3. Waktu dan Tempat Penyerahan Berkas

Tanggal : 1 s/d 6 Maret 2017

Tempat : Dinas Kesehatan Kab. Bantul

Jam : 08.00-14.00 WIB

Berkas lamaran dikumpulkan dalam map snelhecter folio kertas buffalo warna KUNING

untuk formasi Promosi Kesehatan dan warna MERAH untuk formasi Kesehatan

Lingkungan. Pada halaman depan map snelhecter dituliskan dengan jelas : Formasi

yang dilamar, Nama, Alamat, Kualifikasi Pendidikan, Usia, No Telepon/HP yang bisa

dihubungi. Pada saat mengumpulkan berkas, pelamar diharuskan untuk berpakaian sopan, bebas, rapi dan bersepatu.

4. Berkas yang dikumpulkan disusun rapi dengan urutan sebagai berikut:

1) Foto berwarna terbaru ukuran 4 x 6 sebanyak 3 (tiga) lembar dimasukkan dalam

plastik transparan;

2) Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik / surat telah melakukan

perekaman data e-KTP ;

3) Surat lamaran ditujukan kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul ditulis

tangan dengan tinta hitam pada kertas folio bergaris;

4) Daftar Riwayat Hidup;

5) Fotokopi Ijazah yang telah dilegalisir oleh pejabat yang berwenang;

6) Fotokopi Transkrip Nilai Akademik yang telah dilegalisir oleh pejabat yang berwenang;

7) Fotokopi Surat Catatan Kepolisian (SKCK) yang telah dilegalisir;

8) Asli Surat Keterangan Sehat dari Dokter pemerintah;

9) Fotokopi STR atau STR dalam proses (khusus tenaga kesehatan lingkungan);

10) Fotokopi SIM ;

 

V. SELEKSI ADMINISTRASI

Berkas pendaftaran yang masuk selanjutnya akan diverifikasi oleh panitia. Berkas yang

memenuhi persyaratan dinyatakan lulus seleksi administrasi dan mendapatkan Kartu

Tanda Peserta Ujian (KTPU) untuk mengikuti ujian tulis, praktek dan wawancara.

Pengumuman hasil seleksi administrasi disampaikan pada hari Selasa,7 Maret 2017

melalui papan pengumuman yang ada di Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul dan

Laman http://dinkes.bantulkab.go.id.

 

VI. PENGAMBILAN KARTU TANDA PESERTA UJIAN (KTPU)

Bagi pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi diwajibkan mengambil sendiri

lembar Kartu Tanda Peserta Ujian (KTPU) di Dinas Kesehatan Kab. Bantul pada hari

Rabu, 8 Maret 2017 pukul 10.00 – 13.00 WIB.

 

VII.KETENTUAN UJIAN

1. Ujian Tulis

a. Dilakukan secara tertulis dengan lembar jawaban

b. Materi meliputi Tes Kompetensi Dasar (TKD) dan Tes Kompetensi Bidang (TKB)

c. Peserta diwajibkan hadir 30 menit sebelum pelaksanaan Ujian Praktek dengan

membawa Asli Kartu Tanda Peserta Ujian (KTPU), tanda pengenal

(KTP/SIM/Identitas lain) dan alat tulis.

d. Waktu dan Tempat Pelaksanaan Ujian Tulis, Praktek, dan Wawancara :

Hari : Kamis

Tanggal : 9 Maret 2017

Pukul : 09.00 WIB – Selesai

Tempat : Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul

Pakaian : Sopan, bebas rapi dan bersepatu

IV/c

NIP : 195911051988032002

PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL

DINAS KESEHATAN

Komplek II Kantor Pemda Bantul

Jl. Lingkar Timur,Manding,Trirenggo, Bantul 55714 Telp/Fax (0274) 367531/368828

Website : http://dinkes.bantulkab.go.id Email : dinkeskabbantul@bantulkab.go.id

 

VIII. LAIN-LAIN

1. Pelamar yang dinyatakan diterima wajib melengkapi berkas untuk pengangkatan sebagai pegawai kontrak Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul. Apabila pelamar tidak melengkapi berkas lamaran yang sudah ditentukan, dinyatakan gugur dan diganti oleh pelamar peringkat selanjutnya;

2. Keputusan Panitia Pengadaan Pegawai Kontrak Promosi Kesehatan dan Kesehatan Lingkungan Di Dinas Kesehatan Kab. Bantul Tahun 2017 bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

3. Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul tidak bertanggung jawab atas pungutan atau tawaran berupa apapun oleh oknum-oknum yang mengatasnamakan Dinas Kesehatan Kab.Bantul, atau Tim Pengadaan Pegawai Kontrak Dinas Kesehatan Kab. Bantul Tahun 2017;

4. Informasi resmi yang terkait dengan Penerimaan Tenaga Kontrak Promosi Kesehatan dan Kesehatan Lingkungan di Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul dapat dilihat di papan pengumuman Dinas Kesehatan Kab. Bantul dan laman

http://dinkes.bantulkab.go.id. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul

drg. Maya Sintowati Pandji, MM

Pembina Utama Muda, IV/c

NIP : 195911051988032002

PEMERINTAH KABUPATEN BANTUL

DINAS KESEHATAN

Komplek II Kantor Pemda Bantul

Jl. Lingkar Timur,Manding,Trirenggo, Bantul 55714 Telp/Fax (0274) 367531/368828

Website : http://dinkes.bantulkab.go.id     Email : dinkeskabbantul@bantulkab.go.id

 

 

Atau klik :http://dinkes.bantulkab.go.id/filestorage/dokumen/2017/02/Dokumen_Rekrutmen_Tenaga_Promkes_Versi_Publikasi_(2)%5B1%5D.pdf

 

Contoh surat pernyataan

Contoh surat pernyataan

Conroh surat lamaran Kerja

Contoh surat lamaran Kerja

Contoh penulisan kop map

Contoh penulisan kop map

Daftar Riwayat Hidup

Daftar Riwayat Hidup

Suzuki Genuine Accesories

Daftar Harga Aksesoris Suzuki GSX-R/ -S 150

Suzuki Genuine Accesories

Suzuki Genuine Accesories

Tersedia pilihan aksesoris original Suzuki Genuine Accesories khusus bagi pecinta modifikasi untuk menambah kesan agresif dan tampilan lebih sporty.

Meskipun belum tersedia didealer tapi alangkah baiknya kita mengetahui terlebih dulu daftar harga aksesoris dari suzuki GSX-R 150/& GSX-S 150,

Berikut daftar harga Suzuki Genuine Accesories GSX-R 150(13 item) :

  1. Alarm set (990H0-990A0-051) : Rp 690.000,-
  2. Fuel Cap Dome Stiker (990H0-990AM-015) : Rp 62.000,-
  3. Winshild Sticker (990H0-990AM-017 : RP 53.000,-
  4. USB CHARGER (990H0-990AW-051) : RP 236.000,-
  5. TURN SIGNAL LAMP SET ( 990H0-990AL-061) : RP 158.000,-
  6. WINGLET SET (990H0-990AW-053) : RP 227.000,-
  7. SUZUKI BODY STICKER SET (990H0-990AM-018) : RP 112.000,-
  8. LICENSE PLATE FRAME SET (990H0-990AW-050) : RP 67.000,-
  9. REAR STAND PADDOCK (990H0-990BD-011) : RP 505.000,-
  10. COVER PROTECTOR RADIATOR (990H0-990BD-012) : RP 119.000,-
  11. RIM DECAL SET GREY-RED (990H0-990AM-013) : RP 143.000,-
  12. TANK PAD DOME STICKER (990H0-990AM-014) : RP 84.000,-
  13. BOX COMP. SEAT TAIL COLOR SET (45550-23K00**) : RP 530.000,-

Daftar harga Suzuki Genuine Accesories GSX-S (9 item) :

  1. ALARM SET (990H0-990AO-052) : RP 690.000,-
  2. FUEL CAP DOME STICKER (990H0-900AM-016) : RP 62.000,-
  3. USB CHARGER (990H0-990AW-052) : RP 236.000,-
  4. LICENCE PLAT FRAME SET (990H0-990AW-050) : RP 67.000,-
  5. REAR STAND PADDOCK (990H0-990BD-011) : RP 505.000,-
  6. COVER PROTECTOR RADIATOR (990H0-990BD-012) : RP 119.000,-
  7. RIM DECAL SET GREY-RED (990H0-990AM-013) : RP 143.000,-
  8. TANK PAD DOME STICKER SET (990H0-990AM-014) : RP 84.000,-
  9. BOX COMP, SEAT TAIL COLOR (45550-23K00**)

**(BLACK/BLUE/WHITE/RED) N/A

 

Sumber : eparts.suzuki.co.id

Baliho lomba jemparingan gaya Mataraman

Workshop Jemparingan Mataraman

Ibu Erlina,KRT H. Jatiningrat, SH, ka kodim Bantul

Ibu Erlina,KRT H. Jatiningrat, SH, ka kodim Bantul

Bertempat di pandapa rumah dinas Bupati Bantul, Minggu (26/02/2017) pagi diadakan ‘workshop’ Jemparingan Mataraman, sebagai rangkaian awal pada acara lomba Jemparingan yag diadakan di Lapangan Trirenggo Bantul.

Sebelumnya perlu diketahui bahwa kata ‘Jemparingan’ adalah sebuah kosa-kata bahasa Jawa yang berasal kata jemparing yang berarti panah, jadi jemparingan jika di alih bahasa kan ke bahasa Indonesia maka berati panahan.

Panah seperti yang kita ketahui, merupakan sebuah senjata, yang mana dahulunya merupakan salah satu senjata untuk berperang maupun berburu binatang. Tapi kini panah digunakan ata diimplementasikan  sebagai salah satu cabang olah raga di negara kita.

Lalu apa menariknya dari jemparingan ini yang dinamakan Jemparingan Gagrak(gaya) Mataraman?

Workshop jemparingan Mataraman

Workshop jemparingan Mataraman

Dalam ‘workshop’ Jemparingan Gaya Mataraman tersebut yang dibuka oleh Ibu Erlina Hidayati, SIP.MM selaku Kepala Bidang Sejarah,Purbakala dan Museum Dinas Kebudayaan DIY. Dan workshop di jelaskan oleh narasumber yakni KRT H. Jatiningrat, SH selaku kerabat Keraton Yogyakarta dan juga selaku pengajeng Paguyuban Jemparingan Mataraman Gandhewa Mataram Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat. Menjelaskan panjang lebar mengenai Jemparingan gagrak Mataraman ini secara gamblang, mula dari sejarah berdirnya Keraton(Kamis Pon, 29 Jumadil Awal 1686/ 13 Maret 1755), perjuangan Pangeran Mangkubumi( Sri Sulta HB I) dalam melawan penjajah Belanda hingga penjelasan akan jemparingan yang penuh dengan filosofi yang mana acara lomba Jemparingan ini bertepatan dengan berdirinya keraton yang ke 270.

Dijelaskan oleh KRT H. Jatiningrat, SH, bahwa Jemparingan Gagrak Mataraman pelaksanaan membidik nya tidak dengan mata, namun dengan hati. Jadi pelaksanaannya busur di letakkan di depan dada(bukan di depan kepala) dan posisi vertikal atau mendatar.

“Mata hanya unruk ‘menerke'(mengarahkan, sedangkan membidiknya dengan rasa- atau hati.”

Ini merupakan ajaran dari Sri Sultan HB I, yang terkait dengan meyarukan jiwa, jiwa yang nyawiji yang merupakan tandakomitmen dari sosok Ksatria. Nyawiji=konsentrasi.

Sedangkan filosofi dari Jemparingan ini adalah ” pamenthanging gandewa, pamanthenging cipto”. Yaitu ketika menthang gandewa yang dipakai untuk membidik itu hati, bukan mata. Bisa dikatakan untuk mencapai sasaran, dengan sistem kira-kira. Hal ini dimaksudkan untuk melatih konsentrasi. Gandewa= busur, jemparing= anak panah.

“Ngarso Dalem, Sri Sultan Hamengku Buwono I, kala itu berharap agar para abdi dalem, sederek, keluarga, dan rakyat Ngayogyakarta Hadiningrat dapat menjadi Satriya, yang memiliki sifat sawiji (konsentrasi), greget (semangat), sengguh (jatidiri) dan ora mingkuh (bertanggung jawab).”

KRT H. Jatiningrat, SH

KRT H. Jatiningrat, SH

KRT H. Jatiningrat, SH, pernah berguru atau menjadi murid dari Sri Paduka Paku Alam VIII(8), namun dikala itu, Sri Paduka mengajarkan dengan gagrak lain, yakni memanah dengan berdiri dan sasarannya berbentuk lingkaran seperti dalam  panahan pada umumnya saat ini.

Beda panahan atau jemparingan gagrak Mataraman dengan panahan lain pada umumnya adakah disamping posisi pemanah mesti duduk bersila, juga  bentuk dari target atau sasarannya. Sasaran berjarak kurang lebih 35 meter dari pemanah tersebut  berwujud ‘wong-wongan’ atau orang-orangan, terbuat dari kain yang digulung, namun ukurannya cukup kecil sebesar pipa pralon 1/2 ” dan terdiri dari 3 bagian, yaitu mala/ Makutha(yang paling atas warna merah), jangga (leher warna kuning), baten (badan-warna putih), yang palin bawah bereujud bola yang disebut ‘bol’.

Ketika mengenai bagian paling atas maka mendapat poin 3, kalau mengenai bagian leher mendapat poin 2 dan kalau hanya mengenai bagian badan, poinnya hanya 1. Tapi poin akan hilang satu jika anak panah mengenai bola atau bagian paling bawah dari target yang dinamakan bol tadi.

Pelaksanaan jemparingan berlangsung selama 20 ronde(tahapan), dan setiap ronde(tahapan) peserta melepaskan sebanyak 4 anak panah.

Pemanah dalam posisi duduk bersila, dengan busana Jawa Mataraman, posisi busur horisontal sejajar dengan dada.

KRT H. Jatiningrat, SH, Ibu Erlina Hidayati, SIP, MM, Dandim Bantul

KRT H. Jatiningrat, SH, Ibu Erlina Hidayati, SIP, MM, Dandim Bantul

mg_6511.jpg

15 Permainan Anak 80-90’an, Let’s Get Past..!! !!!

Tebak-tebakan kata

Tebak-tebakan kata

Masa kecil adalah masa yang mengasyikkan, penuh permainan, bermain dan bermain, hampir 50% waktu saban siang hari dipergunakan bermain dan bermain bersama teman sebaya. Terlebih bila hari libur, seharian digunakan untuk bermain hingga lupa makan deh.

Lalu apa saja permainan yang mengasyikkan bagi mereka?

Tiap wilayah pastinya berbeda, tapi juga tidak jauh berbeda.

Agar terasa mengasyikkan yuuk mari (bagi yang seumuran kepala tiga hingga kepala empat) kita mengensng kembali permainan kita, dan bagi anak-anak sekarang inilah beragam permainan ayah-bunda kalian ….permainan anak 80 hingga 90’an , let’s get past..!!!

1.Ketapel

Ketapel - plintheng

Ketapel – plintheng

Ini merupakan senjata andalan anak lelaki. Kemanapun mereka bepergian selalu dibawanya, diselipkan dipinggang msuoun dikalungkan. biasanya untuk berburu burung pipit, meskipun begitu penulis belum pernah sekalipun mengenai sasaran/ burung pipit….😊di daerahku kami menyebutnya plintheng.

2. Main Tali

Lompat tali - yeye

Lompat tali – yeye

Ini merupakan permainan favorit anak perempuan, meskipun begitu anak lelakijuga sering nimbrung. Permainan ini malah melatih olah raga lompat tinggi. Kami menyebutkan ‘yeye’, terbuat dari untaian dari gelang karet atau ban dalam sepeda yang di bilah.

3. Lempar bola tenis susun serpihan genting

Susun

Susun

4. Petak umpat

Petak umpat

Petak umpat

5 . Kelereng


Kelereng

Kelereng

6. Teleponan

Telepon nan

Telepon nan

7. Pokemon

Pokemon

Pokemon

8. Senapan bambu & Pelepah pisang

Senapan bambu pelepah pisang

Senapan bambu pelepah pisang

9. Meriam bambu

Meriam bambu

Meriam bambu

10. Conklak

Conglak

Conglak

11. Susun kepalan

...(ga tau namanya)

…(ga tau namanya)

12. Masak-masakan

Masak-masakan

Masak-masakan

13. Fashion (baju-bajuan)

Baju-bajuan

Baju-bajuan

14. Kaca mata 3 dimensi

Kaca 3 dimensi

Kaca 3 dimensi

Ini menjadi sebuah mainan yang paling futuristik kala itu, dimsna stasiun tv mensysngksn sebuah film 3 dimensi, kita seperti berada di dalam tv, terlihat jelas barang yang jauh maupun dekat.

15. Tebak-tebakan kata/ nama

Tebak-tebakan kata

Tebak-tebakan kata

Ini bisa dimainkan siapa saja, dan boleh campuran, menebak kata apa saja, nama-nama hewan, buahan, nama negara, kota. Cara mainnta setiap pemain menaruh jrmarinya dilantai, boleh 1 hingga 5. Ada salah seorang yang menghitung dengan abjad, huruf terakhir dijadikan inisial nama yang dimainkan dan ini sistem penentuan pemenangnya dulu-duluan maupun terbanyak menyebutkan kata. Yang kalah ada hukuman.

Mengasyikan yach…mana favorit kalian teman???

Review Blak-Blakan Test Ride Suzuki GSX-R 150

16938542_10208904901482935_8730515991835358305_n.jpg

Berikut Penuturan Bro Febrian Rush  (Jogja) sesaat  setelah ‘Njajal’ Suzuki GSX-R 150, monggo silahkan di

 

Review blak-blakan dari seorang rider harian. Bukan pembalap, cuman seneng gaspol. Bukan media populer atau blogger kesohor juga.

Sekedar ingin berbagi apa yang saya rasakan.

Buat yang masih ragu untuk meminang, mungkin ini bisa membantu.

Buat yang udah kepengen, silakan juga dibaca, biar makin kebelet. Hahaha.

….

Febrian Rush ·

REVIEW : Suzuki GSX-R150

(Tulisan ini bakalan panjang dan penuh dengan kejujuran yang brutal. Silakan dishare kalau sekiranya menarik dan bermanfaat.)

Sori, ga ada foto waktu saya ngetes. Sebagai gantinya, cukuplah ini foto waktu di IMOS.

Ini adalah review dari seorang rider maniak performa, penggila kecepatan, dan (kadang) penyiksa motor.

Pertama kali saya dengar berita Suzuki mau ngeluarin sport lagi, saya skeptik. Paling cuman ulah blogger sampah pemburu klik. Ternyata makin lama, beritanya makin terkuak. Ya, Suzuki bakalan ngeluarin sport lagi. Setelah belasan tahun penikmat Suzuki dipaksa ‘makan produk warung sebelah’ yang ‘meh’.

Dari sketsa-sketsa yang bocor, spyshot yang ada dari para blogger kondang, saya cuman mencibir. What a ***** design. Lampu kayak mangkok bakso, buritan nonggeng kayak sport warung sebelah, itu pelek, pelek FU dilurusin palangnya?? Hah.

Keacuhan terus berlanjut, dan saya tidak berharap banyak. Sampai akhirnya foto-foto fisik aslinya beredar di dunia maya. ‘Hmm.. Gak sejelek yang saya kira’ pikir saya. Tapi tetap saja, dibanding EsBeer & ErMalas, busuk banget kayaknya desainnya. ‘Gimana sih Suzuki, ga bisa apa nyewa desainer yang bagus?’.

Tetapi…

Seiring waktu, semakin lama dilihat, semakin suka rasanya. Witing tresna jalaran tanpa busana, eh, i mean ‘witing tresna jalaran saka kulina’.

Dari yang hanya suka buka-buka galerinya, akhirnya saya jadikan wallpaper. Dari yang suka mandangin wallpapernya, akhirnya saya berpikir ‘wah pokoknya harus liat fisiknya langsung!’

Kesempatan datang di awal November 2016. Saya ada urusan di Jakarta, dan ketika itu pas banget dengan launching GSX series di IMOS. Okelah, saya mampir aja, sekalian ketemu teman-teman yang biasanya cuman bisa ketemu online.

Begitu lihat langsung, BLAAARRR…

OMG THIS.. THIS IS SO BEAUTIFUL. ******* AMAZING!!! CAANTIK SEKALI.

Dan aura kecantikan yang dipancarkan oleh GSX (terutama yang R. Saya gak peduli sama yang S, bukan style saya) bukanlah aura menor berlebihan, yang hanya memikat sesaat.

Tapi aura yang dipancarkan itu, pelan.. lembut.. namun memikat dan perlahan menusuk menghunjam hati yang terdalam. Seperti dicekoki feromon pelan-pelan tapi terus-menerus, dengan dosis yang semakin lama semakin tinggi.

Semakin lama dilihat, semakin memikat. Apalagi kalau sudah pernah bertemu langsung.

Dan bukan cuman saya yang merasa seperti ini.

Di IMOS, seperti di gambar, saya hanya menduduki motor diam. Tapi dari diamnya sebuah motorpun, dia bisa ‘berbicara’. Dari posturnya, dari ‘aroma’nya, dari sudut setangnya, dari tampilan kokpitnya, dari klik balik tuas rem depan saat ditekan, dari pantulan suspensi depan dan belakang saat ‘dienjot-enjot’.

Tepat di momen itu juga, saya merasa ‘ini motor SPESIAL!’

Gak perlu koar-koar DNA balap, malah sangat berasa kalau ini adalah motor race-bred. Keturunan balap.

Dari mana saya tau?

Seperti di foto, salah satu pose favorit saya saat menduduki sebuah motor sport adalah pose tuck-in. Menunduk full, berlindung di balik fairing dan windshield.

And it feels SOOO natural… Terasa sangat alami sekali, nyaman. Seolah sang mini Gixxer membisikkan ke saya ‘hey.. aku dilahirkan untuk digaspol..’

Sayangnya saat itu saya hanya menduduki motor diam. Tapi saya sudah yakin 99% kalau motor ini ENAK. 1% yang tersisa, adalah pembuktiannya.

Akhirnya kemarin, 22 Februari 2017, kesempatan yang lama saya tunggu, datang juga. Kesempatan untuk test ride. Merasakan sendiri sensasi sang mini Gixxer.

Berlokasi di kantor Adira Jogja pusat, Jl. H.O.S. Cokroaminoto, saya akhirnya bisa membuktikan ‘bisikan-bisikan’ yang saya terima hampir 3 bulan lalu, dari Gixxer-Gixxer yang terdiam.

Saya berusaha datang pagi dengan teman saya yang montok, yang seperti saya bilang di atas, sebenarnya penyuka Suzuki, tapi dia lelah menanti, akhirnya terpaksa mengkonsumsi ErMalas. Ya mungkin adanya itu. Atau EsBeer. Tapi terlalu kecil untuk badannya.

OK let’s cut the bulls***.

Setelah berulang kali menonton banyak video tentang banyak video tentang pengoperasian keyless system di GSX-R150, saya sudah (merasa) paham. Tapi apa yang saya rasakan adalah, sensasinya sangat menyenangkan sekali. Seakan-akan kamu gak perlu cabut-colok kunci dan kuncinya terus-terusan kepasang di situ. Well, i mean, that’s quite literally. LOL. Itu cukup harfiah. Karena, kuncinya GSX-R150 memang selalu ‘kepasang di situ’. Dan kita tinggal ngantongin remotenya aja.

Setelah sedikit briefing dari KaCab Grup Indo Jaya Gejayan (yang tampak sabar dan antusias berulang kali menjelaskan hal yang sama ke orang yang berbeda), tanpa ba-bi-bu, saya ambil rute memutar sebentar di dalam kantor Adira, lalu langsung keluar ke jalan raya.

Gass to the Poll.

Buat orang Jogja, maksudnya, buat orang Jogja yang suka ngebut, pasti paham gimana nikmatnya jalan H.O.S. Cokroaminoto. Dari arah utara kita bisa gasspoll sepuasnya (dengan tetap waspada tentunya, karena di timur jalan ada SPBU), yang lalu ditutup dengan fast corner ke kiri (atau ke kanan, kalau dari arah selatan).

And that’s what i did. Dan itulah yang saya lakukan.

Keluar kantor Adira, langsung saya oper gigi di sekitar 11-12.000 RPM. BETTT BETTT BETTT WOOOHOOOOO.. Ternyata feeling saya dulu kini 100% tepat!

Mesinnya eenaaakkk sekali. Khas overbore DOHC Suzuki. RPM cepet naiknya.

Saat mendekati SPBU, saya mengerem sedikit, menghindari kendaraan yang keluar dari SPBU dan mau nyeberang. Atau seenggaknya saya pikir saya cuman ngerem sedikit.

Karena ditowel sedikit, udah ngerem banyak. Pakemmm banget. Rem depannya ueeennaaakkkk bangettttt!!! Sampai hari ini pun saya masih syok gimana perangkat rem depan yang tampak biasa aja seperti rem di motor kebanyakan, bisa seenak itu. Tekanannya, jarak mainnya, tekanan balik tuasnya, kepakemannya.. OUTSTANDING.

Saya yang biasa ugal-ugalan pun, gak merasa butuh untuk diupgrade sektor rem depan itu. It is ABSOLUTELY AMAZING. Kecuali kamu berak duit dan mau begaya, silakan lah diganti Brembo RCS pus kaliper empat pistonnya.

Lanjut ke selatan dikit, sampai sebelum lampu merah, saya putar balik lagi ke utara. Dan di utara lampu merah ini, ada rel kereta. Rel yang sangat menyebalkan sekali, karena persambungan dengan aspalnya sangat tidak mulus. Ancur bos.

Dan ini judulnya test ride gaspol, ngapain saya ngerem ngelewatin rel ini?

Buat yang biasa riding sama saya, pasti tau kalo saya gak pernah ngerem kalo ngelewatin polisi tidur atau rintangan. Ngapain? Wasting time. Buang waktu. Mending di-bunny hop aja motornya, dilompatin rintangannya.

Dan AJAIBNYA, suspensi GSX-R150 yang kerasa ‘agak keras’ bagi kebanyakan orang awam, memberi kenyamanan yang cukup saat saya ajak main kasar melintasi rel. ‘Hey, this is not as hard as i think it would be’, tentang karakter sokbrekernya.

Lanjuuuttt gasspoll ke utara. Saya habiskan operan di hampir redline di setiap giginya, lalu di tikungan cepat ke kanan, langsung saya geser pantat keluar, badan atas menjorok keluar dari garis tengah bodi motor, bersiap memasuki tikungan.

WUUUSSSS…!!!

Tikungan cepat ke kanan itu berhasil saya libas dengan mulus, cepat, dan anteng. AMAT. SANGAT. ANTENG. Saat akan keluar tikungan sempat mata ini melirik spidometer ‘oh 100 Km/H..’ dan PAS di tengah tikungan, saya baru nyadar kalau BAN DEPAN KURANG TEKANAN ANGIN.

F***!

Dengan tekanan angin kurang dan ban seadanya (bawaan pabrik) plus sokbreker teleskopik kerempeng (31 mm) dan swing arm kurus gitu, BISA SEANTENG ITU!??

Semua hanya perkataan dalam batin saya saat bersamaan saya gasspoll balik ke Adira, sambil ketawa-tawa bagai orang gila, bergidik dan bergedek, terpesona dengan apa yang baru saja terjadi.

UN-F*****G-BELIEVABLE.

Saya lalu melambatkan laju, memasuki kantor Adira. Lalu memarkirkan sang mini Gixxer, dan beranjak dari motor dengan keadaan sumringah.

SANGAT PUAS.

Oke, mungkin motor ini ada beberapa ‘kekurangan’nya seperti setang terlalu nunduk (hellooowww.. segitu nunduk? berarti kamu perlu lebih banyak jajalin motor sport tipe lain yang lebih variatif), jok belakang tinggi jadi ga nyaman buat boncengan (beli motor sport mikirin pembonceng? kayaknya kamu salah pilih genre bro), buntut belakang yang terlalu nungging (bagi sebagian orang. bisa diakalin dengan modif linkage sokbrekernya), dan ga ada standar tengahnya (dude. seriously??).

Tapi semua itu tidak penting.

Apa yang penting ialah ini adalah motor sport, cukup dinikmati sendiri, dengan segala sensasinya. To hell with passenger. Copot aja itu footstep belakang, ganti jok pake single seat.

And just ride it with anger.

[10/10]


 

Grafis Suzuki GSX-R 150

Sejarah Motor Suzuki Dalam Video(00:04:50) , Ada Hayabusa Dibanting-Banting Loh !!!

 

 

Moment kehadiran Suzuki GSX-R 150 memberi semangat baru bagi Suzuki di tanah air. Dan muncullah video dari Suzuki Motorcycle Spirit Development- Suzuki Motorcycles Indonesia

Video ini durasi cukup pendek hanya 00:04:50, 4 menit 50detik, tapi sudah cukup menyuguhkan keseluruhan motor Suzuki dari awal hingga saat ini.

Awal mula video dibuka dengan tulisan mirip logo klub-klub motor bertuliskan perayaan munculnya GSX-R 150, tulusan – Suzuki, berlanjut dengan menjelaskan pabrikan Suzuki sebagai produsen mesin tenun, lalu  Suzuki pertama kalinya membuat sepeda kayuh yang diberi mesin yang diberi nama “power free” pada tahun 1909, lalu berdirinya pabrik Suzuki pada tahun 1954,  berlanjut  ke tahun 1962 yang menampilkan keikut sertaan Suzuki pada balap Isle of Man TT dan memenanginya dikelas 50cc.

 

Kemudian kelahiran motor sporty pertama T2 tahun 1965, 1972 motor GT 750, GSX1100S ditahun 1981.

 

Lalu tahun 1982 lahirnya motor TRAIL RM 250, 1985 motor GSX R 750, 1987 ATV L7 250. Tahun 1995 GSE 1200, 1998 Burgman 400, 1999 SV 650S juga GSX 1300 R atau HAYABUSA.

Kemudian di tahun 2001 lahirnya motor GSX-R 1000.

Setelah itu ditampilkannya markas pengembangan motor Suzuki yang berlokasi di Ryuyo Jepang, yang di bangun pada tahun 1964. Inilah sirkuit pribadi milik Suzuki guna menguji motor buatannya. Sirkuit ini mempunyai trek lurus sepanjang 2,3 km ini untuk tes kecepatan tertinggi,  Disamping untuk menguji kecepatan tertinggi(top speed) juga untuk menguji performa dan kualitas produk Suzuki.

Nah disini lah mulai ditampilkan motor Suzuki Hayabusa, diuji top speednya, handlingnya, dijalan bergelombang, pengereman dan masih banyak lagi.

Dan yang paling menarik adalah ketika kita masuk pada menit ke 2,24 hingga 2,35 kita akan diperlihatkan motor Hayabusa di naik kan lalu dilepaskan, dinaikkan lagi dilepaskan lagi, berulang kali. yang saya sebut di banting-banting, dalam ketinggian sekitar 100cm dari permukaan lantai. Inilah test daya tahan motor terekstrem yang pernah saya lihat, yang disebut ‘Drop Endurance Test’ tes tahan banting.

Duh apa tidak sayang yach….tapi itulah pengujian, untuk ketahanan sebuah produk, hebat deh Suzuki Hayabusa…

Dengan melihat video ini bakalan makin mantab deh ke motor Suzuki, tidak melihat dengan sebelah mata. Dan terlebih dan terbukti motor Suzuki saat ini juga mampu bersaing di Balap MotoGP.

Selamat menonton…!!!

Link video: https://m.youtube.com/watch?v=q0V2IIqcesg