Pengundian Tahap Pertama Program Awal Tahun Meriah “Lima Konsumen Honda Vario Menangkan Emas di Hari Kasih Sayang”

Adm. & Finance Region Head Astra Motor Yogyakarta I Nyoman Sukadana bersama perwakilan dari kepolisian, notaris, dan dinas sosial menjadi saksi dalam pengundian tahap pertama program Awal Tahun Meriah di House of Balcony Ambarrukmo Plaza Yogyakarta (14/2).

 

Yogyakarta – Bertepatan dengan hari valentine, Astra Motor Yogyakarta sebagai Main Dealer Honda wilayah DIY, Kedu, dan Banyumas melaksanakan pengundian tahap pertama program Awal Tahun Meriah. Dikemas dalam sebuah kegiatan customer gathering bertajuk Honda Romanticoustic, kegiatan ini dihelat di House of Balcony, Ambarrukmo Plaza Yogyakarta (14/2).

Program Awal Tahun Meriah dijalankan di seluruh jaringan dealer Honda wilayah DIY, Kedu, dan Banyumas. Melalui program ini konsumen yang melakukan pembelian All New Honda Vario 125 dan All New Honda Vario 150 berhak mengikuti undian dengan hadiah All New Honda PCX dan belasan koin emas. Program ini berlaku sejak bulan Januari hingga Maret 2019.

Disaksikan oleh perwakilan dari Manajemen Astra Motor Yogyakarta I Nyoman Sukadana, perwakilan kepolisian, notaris, perwakilan Dinas Sosial, konsumen All New Honda Vario 125 dan All New Honda Vario 150, serta awak media dan Blogger, dalam kesempatan ini dipilih lima konsumen yang beruntung memenangkan koin emas masing-masing sebesar 3 gram. Adapun konsumen yang beruntung dalam pengundian kali ini adalah Istanto dari Temanggung, Bulet Rahayu Slamet dari Temanggung, Jumino dari Kebumen, Yoyong Slamet Rahayu dari Banjarnegara, dan Herry Desnal Wibisono dari Purworejo.

“Hari ini telah terpilih lima konsumen yang memenangkan lima koin emas. Bagi konsumen yang belum beruntung kali ini, masih ada kesempatan untuk mengikuti undian di tahap kedua dan tahap ketiga serta masih ada satu unit All New Honda PCX yang akan diundi akhir periode program. Khusus untuk konsumen yang melakukan pembelian All New Honda Vario 125 berhak mendapatkan hadiah langsung voucher belanja senilai Rp 200.000,-.” ungkap Marketing Region Head Astra Motor Yogyakarta Jeffry Mey Gamastra Runawang.

#Cari_Aman di Hari Kasih Sayang

Memulai rangkaian kegiatan Honda Romanticoustic yang diikuti tak kurang dari 30 pasangan pengguna All New Honda Vario 125 dan All New Honda Vario 150, seluruh peserta diajak untuk melakukan city rolling dari Astra Motor Safety Riding Center Yogyakarta menuju ke lokasi acara dengan melewati beberapa city landmark. Di kawasan Tugu Jogja, peserta diajak untuk berhenti sejenak dan berbagi kebersamaan serta mengkampanyekan keselamatan berkendara dengan membagikan cokelat #Cari_Aman, buku pedoman safety riding, serta helm kepada pengguna jalan yang melintas.

Sesampai di lokasi Honda Romanticoustic peserta diajak untuk mengikuti edukasi safety riding khususnya mengenai teknik berkendara saat berboncengan dan mengenali potensi bahaya yang mungkin ditemui saat berkendara di jalan raya. Semakin memeriahkan suasana, peserta juga diajak untuk berpartisipasi dalam serangkaian permainan yang mengadu kekompakan antar pasangan.

“Dalam kesempatan kali ini Kami menerjemahkan kasih sayang sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan bersama, termasuk di dalamnya saat berkendara di jalan raya. Saling mengingatkan untuk selalu #Cari_Aman saat berkendara di jalan raya adalah salah satu wujud kasih sayang kita, baik kepada pasangan, orang tua, saudara, dan sesama manusia.” terang Safety Riding & Community Development Supervisor Astra Motor Yogyakarta Muhammad Ali Iqbal.

***

(kiri) Safety Riding & Community Development Supervisor Astra Motor Yogyakarta Muhammad Ali Iqbal berbagi wawasan mengenai teknik berkendara saat berboncengan dan potensi bahaya di jalan raya pada salah satu sesi di Honda Romanticoustic (14/4).
Adm. & Finance Region Head Astra Motor Yogyakarta I Nyoman Sukadana memberikan apresiasi atas kepercayaan dan loyalitas konsumen pada Honda dalam sambutannya saat membuka kegiatan Honda Romanticoustic.
Salah satu keseruan peserta dalam permainan adu kompak antar pasangan dalam Honda Romanticoustic (14/2).

Advertisements

Breaking News : Pertamax Turbo turun 800 rupiah Pertamax turun 350 rupiah, mulai dini hari 10 Februari 2019

ilustrasi-spbu

 

Kabar gembira nih bagi kita semua , karena mulai pukul 00:00 waktu setempat (WIT, WITA & WIB) hari Minggu 10 Februari 2018 bahan bakar Minyak (BBM) non subsidi turun harga. Bahan bakar khusus ini mengalami penurunan harga dikarenakan tren dan penguatan rupiah terhadap dollar Amerika. Berikut berita selengkapnya yang saya kutip dari website pertamina.com

Selain itu, Pertamina juga senantiasa memperhatikan daya beli masyarakat. Besaran penyesuaian harga BBM menjadi lebih murah ini bervariasi sampai dengan Rp. 800 per liter

Direktur Pemasaran Retail PT Pertamina (Persero) Mas’ud Khamid menjelaskan sesuai ketentuan Pemerintah, sebagai badan usaha hilir Migas Pertamina tunduk pada mekanisme penentuan harga dengan mempertimbangkan dua faktor utama, yakni harga minyak mentah dan nilai tukar rupiah.

“Komponen utama penentu harga bersifat fluktuatif, sehingga kami terus melakukan evaluasi terhadap harga jual BBM,” kata Mas’ud Khamid.

Lebih lanjut Mas’ud menjelaskan, penyesuaian harga bervariasi untuk produk-produk BBM yang dijual Pertamina. Untuk wilayah Jakarta, berikut komposisi harga BBM non subsidi :

Pertamax Turbo disesuaikan dari Rp 12.000 menjadi Rp 11.200 per liter
Pertamax disesuaikan dari Rp 10.200 menjadi Rp 9.850 per liter
Dexlite disesuaikan dari Rp 10.300 menjadi Rp 10.200 per liter
Dex disesuaikan dari Rp 11.750 menjadi Rp 11.700 per liter
Pertalite tetap Rp 7.650 per liter

Selain itu, Pertamina juga melakukan penyelerasan harga Premium (JBKP di wilayah Jawa, Madura, dan Bali) menjadi Rp 6.450 per liter sehingga sama dengan harga di luar Jawa, Madura, Bali.

Sebagai informasi, harga BBM di beberapa wilayah berbeda karena adanya pemberlakuan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) yang berbeda untuk setiap wilayah. Untuk detail harga BBM dapat dilihat di http://www.pertamina.com.

Sebagai gambaran, untuk wilayah Jabodetabek mengalami perubahan sebagai berikut :

(Lihat gambar paling banyak)

Semua harga BBM ini juga sesuai dengan peraturan pemerintah yang mengatur harga BBM Jenis Bahan Bakar Minyak Umum sebesar minimal 5% dan maksimal 10% dari harga dasar.

Dengan adanya penyesuaian harga ini, diharapkan dapat meningkatkan loyalitas masyarakat yang sudah menjadi pelanggan produk Pertamina. Sekaligus sebagai upaya perusahaan untuk mengajak masyarakat menggunakan produk-produk BBM berkualitas.

Awal Tahun Meriah ala Astra Motor Yogyakarta “Beli Motor Impian Raih Kesempatan Bawa Pulang Emas dan Skutik Premium”

Yogyakarta – Sebagai bentuk apresiasi atas loyalitas pecinta skutik pada All New Honda Vario 125 dan All New Honda Vario 150, PT Astra Honda Motor bersama dengan Astra Motor Yogyakarta sebagai Main Dealer sepeda motor Honda wilayah DIY, Kedu, dan Banyumas menggelar program “Awal Tahun Meriah” pada periode Januari-Maret 2019. Melalui program ini konsumen yang melakukan pembelian All New Honda Vario 125 dan All New Honda Vario 150 di Dealer Honda wilayah DIY, Kedu, dan Banyumas berhak mengikuti undian dengan hadiah All New Honda PCX dan belasan koin emas.

Program Awal Tahun Meriah akan diundi setiap bulannya. Untuk konsumen yang melakukan pembelian All New Honda Vario 125 dan All New Honda Vario 150 pada bulan Januari dan Februari akan diundi secara bertahap pada tanggal 14 Februari 2019 dan 16 Maret 2019 di Yogyakarta. Sedangkan untuk konsumen yang melakukan pembelian di bulan Maret akan diundi pada tanggal 13 April 2019 di Banyumas.

Setiap bulannya akan diundi 5 koin emas untuk 5 pemenang. Sedangkan untuk grandprize berupa 1 unit All New Honda PCX 150 akan diundi di akhir program ini. Dalam periode yang sama khusus untuk konsumen All New Honda Vario 125 berhak memperoleh keuntungan tambahan berupa hadiah langsung voucher belanja senilai ratusan ribu rupiah tanpa diundi.

Marketing Region Head Astra Motor Yogyakarta Jeffry Mei Gamastra Runawang mengungkapkan bahwa All New Honda Vario 150 dan All New Honda Vario 125 termasuk skutik favorit pilihan masyarakat DIY, Kedu, dan Banyumas. Sepanjang tahun 2018 lalu, puluhan ribu unit telah terjual dan setia menemani masyarakat.

“Sepanjang tahun 2018 lebih dari 39.000 unit All New Honda Vario 125 dan lebih dari 22.000 unit All New Honda Vario 150 telah diserap oleh pasar wilayah DIY, Kedu, dan Banyumas. Oleh karena itu melalui program Awal Tahun Meriah ini Kami ingin memberikan apresiasi kepada para pecinta Honda yang telah memilih kedua tipe tersebut di awal tahun 2019”.

All New Honda Vario 125 generasi terbaru dibekali dengan fitur full digital panel meter dan full LED lighting system. Selain itu kehadiran fitur Idling Stop System (ISS) juga mnjadikan All New Honda Vario 125 memiliki catatan konsumsi bahan bakar yang paling irit di kelasnya. Bagi pecinta skutik premium, All New Honda Vario 150 menjadi salah satu pilihan terbaik di kelasnya. Dibekali dengan beragam fitur terbaru seperti full digital panel meter, full LED lighting system, serta Honda Smart Key System yang terintegrasi dengan Answer Back System dan Anti Theft Alarm menjadikan All New Honda Vario 150 semakin berkelas.

***

Yuuk Mengenal ’16 Kampung Abdi dalem’ Keraton Yogyakarta

Ilustrasi denah beteng keraton Yogyakarta

Selalu menarik untuk lebih jauh mengenal sisi-sisi dari sebuah keraton atau kerajaan seperti halnya di  Yogyakarta yakni keraton “Ngayogyakarta Hadiningrat”, sebagai warga biasa saya merasa bangga di kota tercinta masih terdapat sebuah kerajaan atau Keraton yang masih aktif. 

 

Didalam keraton atau di dalam benteng terluar (Njeron Beteng) yakni didalam area yang dikelilingi beteng atau tembok besar tebal dan tinggi, dengan radius atau luas sekitar 1km atau 1000 meter persegi tersebut ada beberapa atau tepatnya ada 16 kampung. Yang mana didalamnya disinggahi warga atau masyarakat yang berbakti/ngabdi atau istilah sekarang ‘bekerja’ di keraton  atau istilahnya mereka disebut dengan ‘Abdi Dalem’. Dan sesuai pekerjaan yang dilakoninya abdi dalem punya nama-nama tersendiri, begitu pula daerah atau kampung yang ditinggalinya dinamai sesuai dengan nama pekerjaannya,  Kampung tersebut dahulu dihuni Abdi Dalem yang memiliki tugas dan keahlian sesuai dengan nama kampung tersebut. Berikut ke-16  kampung njeron beteng:

  1.  Kemitbumen: tempat tinggal Abdi Dalem Kemitbumi yang menjaga dan merawat halaman keraton
  2. Sekulanggen: tempat tinggal Abdi Dalem yang bertugas di dapur istana menyiapkan sekul Ianggi/ nasi Ianggi. Hingga kini masih berfungsi dan dikenal sebagai Pawon Wetan/Dapur Timur.
  3. Mantrigawen: tempat tinggal Abdi Dalem kepala pegawai keraton
  4. Gamelan: tempat tinggal Abdi Dalem Gamel yang mengurus kuda milik Sultan
  5. Siliran: tempat tinggal Abdi Dalem Silir, menangani penerangan keraton
  6. Ngrambutan: tempat tinggal Abdi Dalem penata rambut di keraton
  7. Polowijan: tempat tinggal Abdi Dalem Palawija, memiliki hambatan fusik
  8. Rotowijayan: tempat tinggal Abdi Dalem sais maupun pembuat kereta keraton.
  9. Musikanan: tempat tinggal Abdi Dalem Musikan, memainkan musik-musik Eropa di keraton
  10. Kenekan: tempat tinggal Abdi Dalem kenek, yang biasanya berada di bagian belakang kereta keraton
  11. Pandean: tempat tinggal Abdi Dalem pandai besi/ pembuat peralatan berbahan besi
  12. Bludiran: tempat tinggal Abdi yang bertugas di bagian pembuatan, perawatan /perbaikan busana. (Berasal dari bahasa Belanda borduuren)
  13. Gebulen: tempat tinggal Abdi Dalem yang bertugas di dapur istana menyiapkan sekul gebuIi/nasi kebuli. Hingga kini masih berfungsi dan dikenal sebagai Pawon Kilen/Dapur Barat
  14. Pasindenan: tempat tinggal Abdi Dalem Sinden/ penyanyi wanita
  15. Namburan: tempat tinggal Abdi Dalem penabuh tambur
  16. Patehan: tempat tinggal Abdi Dalem yang bertugas mempersiapkan minuman.

 

Demikianlah 16 nama kampung-kampung , semoga bermanfaat menambah wawasan anda tentang keraton Yogyakarta.

 

Source : akun Instagram kratonjogja.id

Kampung sekullanggen
Kampung Mantrigawen

Kesejukan di Wisata Geoforest Watu Payung

Hasta Apsari salah satu spot di wisata alam Geoforest Watu Payung

Yessss, tiba saatnya liburan akhir pekan, mimin kembali ingin berbagi cerita saat berwisata ke sebuah objek wisata alam pegunungan di kecamatan Panggang Gunungkidul. Tepatnya sih di sebuah dusun bernama Turunan, desa Girisuko.

Jadi tempat wisata ini berada di jalan Siluk – Panggang yang mana merupakan salah satu jalan guna menuju ke pantai selatan Jawa wilayah Gunungkidul, Baron Kukup Krakal dan lainnya.

Dari Siluk-Imogiri jalan mulai menanjak dan sedikit curam/ menukik berkelok dan setelah beberapa kilometer atau sekitar 5 kilometer sampai lah kita ke sebuah pertigaan kecil masuk  ke kiri/ arah kampung, ada petunjuk arahnya. Dipinggir jalan tersebut bertuliskan berjarak 1 kilometer, hanya saja ternyata lebih jauh dan benar saja ketika mimin cek di google map jaraknya 2,7 kilometer. Itu menjadi mimin sedikit ragu dan bertanya-tanya “koq gak sampai-sampai ya???”, dan itu itu juga dialami oleh beberapa pengunjung (pengamatan Mimin) . Mungkin ini menjadi koreksi bagi pihak pengelola wisata Geoforest Watu Payung untuk merevisi jarak serta memberi rambu , mungkin bisa berupa’countdown’, mungkin bisa setiap 500 meter.

Well lepas dari itu, jalan (dari jalan raya menuju obyek) nya beraspal cukup halus. dan menuju titik spot berupa beton cor kiri-kanan juga masih bagus, hanya sedikit curam saja. Dan begitu sampai dititik obyek wisata ada tanah lapang ditengah guna area parkir mobil maupun mini bus, mungkin kalau bus besar bisa parkir di atas tadi.

Nah diujung area parkir mobil tadi terdapat lah batu yang unik, berbentuk menyerupai bentuk mmm apa ya tepatnya, seperti sebuah mangkuk lah, yang mana sisi bawahnya mengecil dikelilingnya di  tata batu kecil melingkar, yang menjadikan batu tadi lebih menonjol dan terlihat, dan batu inilah yang dinamai Watu Payung . 

 

Dan ternyata ada cerita legenda nya juga mengenai batu ini yang bisa anda baca pada papan keterangan yang ada di sisi kirinya. 

Inilah wujud dari batu Watu Payung,
Peta wisata alam Geoforest dan legenda Watu Payung
Pasujudan wisata alam Geoforest Watu Payung

Ada juga pendapa yang cukup besar (bisa menampung sekitar 100 orang) jika para wisatawan ingin mempergunakan/menyewanya. Ada toilet nya juga, ada beberapa warung makan yang menyediakan minuman Kasan makanan ringan pabrikan, pun juga menyediakan minuman dan makanan yang bisa kita pesan, dengan harga yang sangat terjangkau.

Kemudian kita berjalan kearah barat daya menuju spot view yang sangat menarik, yang mana kita bisa memandang jauh dan luas hijaunya pegunungan, lembah dan sungai Oya yang meliuk-liuk di antara lembah pegunungan wilayah perbatasan antara kabupaten Bantul dan Gunungkidul. Pun juga nun jauh di ujung barat sana kita bisa melihat samar pemakaman raja-raja Imogiri.

Jalan setapak menuju spot terbaik di wisata alam Geoforest Watu Payung
Didepan sana ada spot terbaik bernama Hasta Apsari
Toilet di wisata Geoforest Watu Payung

Sebelum sampai di beberapa spot terujung di obyek wisata ini, kita bisa duduk santai di beberapa gazebo atau bisa main ayunan duduk di bilah kayu atau gelondongan potongan pohon kelapa .

Silahkan naik ayunan dulu

Ada 3 spot utama di sini, yang terbaik ya Ini

Hasta Apsari

Oiya di tempat wisata ini kita bisa bermain atau berlatih memanah loh yang disediakan oleh pengelola

Tarif memanah di wisata Geoforest Watu Payung

Harga tiket masuk HTM di wisata ini cukup terbilang sangat murah yakni 3 ribu rupiah per orang

Harga tiket masuk HTM obyek wisata Geoforest Watu Payung

Well demikian sedikit gambaran mengenai wisata alam yang sangat sejuk di wilayah kecamatan Panggang Gunungkidul, mungkin menginspirasi dan menjadi destinasi wisata anda , selamat berlibur ;!!