Review Awal Xiaomi Redmi 6A, Hasil Kamera & Fitur

Berhubung perangkat serbaneka milik mimin rusak, terpaksa deh mimin beli lagi yang baru, duh dah kayak horang kaya sajo ya,  “lembiru” Lempar beli yang baru ” 😂, tapi yo gak terus beneran dilempar sih, malah di timang-timang lah (nunggu ada dana untuk dibenerin). Sempat nanya-nanya, biaya perbaikan layar kisaran 4 ratus ribu.

Ceritanya, perangkat serbaneka (gadget/ smartphone) lama milik mimin terjatuh, bagian depan rusak dan rusak pula pada sistem kameranya. Daripada mengganggu aktivitas_serbaneka mimin, ya mending beli aja dulu yang baru, agar aktivitas bermacam-macam tadi tetap berlanjut. 

Well membeli hape pintar seperti pilihan yang terdahulu, mimin memilih smartphone merk Xiaomi Redmi 6A, sebenarnya masih ngeh dengan seri yang terdahulu (seri 5A), namun ternyata sudah discontinuetidak keluar, / menimbang dari kemampuan budget sih. Yang mau gak mau memilih seri 6A. Oiya kenapa mimin memilih merk Xiaomi?  Karena merk ini yang mimin rasa memberikan pilihan harga yang lebih terjangkau dengan fitur yang ‘wah’.  

Tampilan depan Xiaomi Redmi 6A
Sisi belakang Xiaomi Redmi 6A

Well, sudah sekitar sebulan ini, si 6A menemani aktifitas harian mimin, untuk ber-medsos, chatting, browsing, nge-blog, nge-vlog, edit video, dan ngojol. Dan mimin rasa cukup lah untuk smartphone entri level( karena menurut mimin hanya merk dan seri ini yang termurah, 1,275 juta). Hasil kamera juga cukup jernih, baik kamera depan maupun kamera utama/belakang dan batre juga cukup bertahan lama.

Hasil kamera Xiaomi Redmi 6A
Hasil kamera Xiaomi Redmi 6A, tuh bokeh/ blur-nya mantap khan
Hasil kamera Xiaomi Redmi 6A minim cahaya
Rincian hasil kamera utama Xiaomi Redmi 6A

Gambar atau photo yang dihasilkan oleh Xiaomi Redmi 6A, ukuran rata-rata 3-4 MB, dengan dimensi 3120×4160 pixel.

Spesifikasi:

Redmi 6A sudah mengadopsi sistem operasi Android ter mutakhir yakni 8.1 (Oreo).

Untuk slot kartu SIM, ada dua Dual nano-SIM (dual standby), GSM CDMA, HSPA, LTE, Wi-Fi 802.11 b/g/n, Wi-Fi direct, hotspot, Bluetooth A2DP, LE.

Bagian brangkasan atau Penyimpanan: 12 GB, 2 GB RAM, MicroSD hingga 256 GB.

Dapur pacu: CPU: Quad-Core 2.0 GHz Cortex-A53, Chipset: Mediatek Helio A22, GPU: IMG PowerVR GE.

Layar: IPS LCD, 16 juta warna, 5.45″, rasio 18:9, 720×1440 pixel, -295 ppi.

Kamera; utama/ belakang: 13 MP – 22: f/2.2, PDAF, LED flash, HDR, panorama, Video yang dihasilkan 1080p@30fps, kamera depan: 5MP film/2.2

Fitur tambahan: XViD/MP4/H.264 player/MP3/WAV eAAC+/FLACK player

Lubang colokan: mikroUSB 2.0, USB ORG 3.5 mm audio Jack.

Baterai sistem benam jadi tidak bisa di lepas, ukuran baterai Li-Po 3000 mAh.

Dimensi: panjang: 147.5 mm, lebar 71.5 mm, tebal 8.3 mm, berat 145 gram.

Hasil kamera depan Xiaomi Redmi 6A
Iklan

Unboxing: Xiaomi Redmi 5A, Hasil kamera & kemampuan Surfing cukup Mumpuni

Xiaomi Redmi 5A

Smartphone ini sempat booming beberapa waktu yang lalu, terlebih dengan dijual cepat flash sale melalui situs toko belanja online, yang pada akhirnya saya terpaksa meminangnya…😂

Kenapa terpaksa om?

Karena Handphone yang biasanya digunakan rusak. Dan tidak ingin tertinggal moment harian, buruan lah meminangnya.

Lalu kenapa memilih handphone ini Om?

Handphone/ Ponsel pintar ini memang sudah cukup lama saya mengincarnya. Menilik dari Spec yang terbilang diatas smartphone kelas entry. Mengingat kemampuan keuangan.

***

Awal_awal kemunculan, memang rada susah mendapatkannya, terlebih pabrikan menjual murah dibawah para kompetitornya. Bayangkan, melalui flash sale di belanja onlinenya produk ini, hanya dilepas dengan nominal 999 ribu, kita mendapatkan ruang penyimpanan RAM sebanyak 2 GB, dan ruang penyimpanan ROM: 16 GB, dan dengan kamera utama/ belakang 13 MP yang cukup menghasilkan gambar yang sangat jelas/ jernih (kualitas HD), sedangkan kamera depan juga cukup jernih, sudah ada deteksi wajah juga.

Kini ponsel pintar ini sudah bisa didapatkan dengan mudah, namun dengan harga sedikit lebih mahal. Di Bantul Yogyakarta smartphone ini dijual dengan harga kisaran 1,230-1,375 juta.

Setelah melihat box nya eh ternyata handphone ini buatan dalam negeri PT SAT Nusapersada, Tbk, Batam Kepri, untuk PT. ERAJAYA SWASEMBADA, Tbk Jakarta.

 

Well, disini saya mencoba mengupas tentang hp pintar ini sesuai yang saya rasakan saja, sesuai bahasa saya saja yach, mengingat saya juga bukan ahli tentang gadget.

Untuk Spec, ponsel ini dibenamkan prosesor Qualcomm Snapdragon™ 425 Quadcore, layar 5.0 HD, kamera belakang/ kamera utama ukuran 13MP dengan PDAF. Baterai 3.000 mAh Lithium-ion polymer.

Setelah saya menggunakan selama seminggu a.k.a 7 hari ini, sedikit banyak bisa merasakan kemampuannya. untuk browsing, chatting, YouTube-an, akurasi GPS, sesuai yang saya harapkan. Untuk bikin video juga Ok. Untuk nulis artikel/ ngeblog juga siiip.

Untuk hasil kamera baik belakang maupun depan sangat jernih. Baik foto maupun video. Oiya Kamera depan juga sudah ada pendeteksi wajah, bisa menampilkan usia si Selfi.

Berikut hasil kamera utama/ belakang nya

Hasil kamera utama/ belakang Xiaomi Redmi 5A

Menghasilkan gambar atau foto diatas dengan ukuran : 4,20 MP, 4169x3120px, dengan data exif: Redmi 5A, Xiaomi f/2.2 1/50 ISO 116 3.79mm Flash aktif.

 

Spesifikasi hasil kamera utama Xiaomi Redmi 5A

Hasil kamera utama Xiaomi Redmi 5A di malam hari tanpa flash

Berikut rinciannya : ukuran 2,23MB 4160x3120px, data exif: Redmi 5A, Xiaomi f/2.2 1/13 ISO1280 3.79mm tanpa flash

Spesifikasi hasil kamera utama Xiaomi Redmi 5A

 

Hasil kamera utama Xiaomi Redmi 5A (abaikan obyeknya yach😁)

Rinciannya, ukuran :1.58 MB 3120x4160px data exif: Redmi 5A, Xiaomi f/2.2 2/33 ISO 144 3,79mm flash aktif

Spesifikasi hasil kamera utama Xiaomi Redmi 5A

Berikut hasil kamera depan :

Hasil kamera depan Xiaomi Redmi 5A

Rincian hasil kamera depan Xiaomi Redmi 5A

***

Kecerahan layar ternyata juga sudah auto, dikala disiang hari atau banyak cahaya, maka kecerahan layar akan bertambah secara sendirinya. Begitupun sebaliknya, jika minim cahaya maka kecerahan layar akan redup, menyesuaikan keadaan eh pencahayaan  lh.

***

Ponsel pintar ini memang belum include aplikasi komplit, semisal aplikasi untuk browsing maupun chatting, tapi  sudah ada bawaan Bowser chrome , browser, aplikasi medsos: Facebook,  Google: email, YouTube, alat : ada kompas, , ada play store, Microsoft : word, Excel, powerpoint, Skype, outlook.

Rapi belum ada UC Browser, medsos : , Instagram, Twitter, pun juga WhatsApp. Untuk lebih rekomendasi sih kita dianjurkan download dari Mi, sebuah aplikasi bawaan yang lebih aman dan rekomendasi untuk download dan install.

***

Jika kita membeli smartphone ini kita mendapatkan : Redmi 5A, adaptor, kabel USB, alat pembuka SIM, panduan pengguna, kartu pernyataan garansi.

 

 

Well demikian sedikit unboxing Xiaomi Redmi 5A versi saya,  semoga bermanfaat.

.

Authorized Service Partners Evercoss ada di Palbapang

Authorized Service Partners Evercoss Bantul

Bagi pemilik gadget merk Evercoss khususnya wilayah Bantul, patut sedikit tenang nih karena saat ini telah dibangun gedung Authorized Service Partners Evercoss, tinggal nunggu peresmiannya saja.

Evercoss yang dulunya bernama Cross Mobile Phone merupakan handphone buatan dalam negeri yakni PT. Aries Indo Global membangun pabrik perakitannya di kota Semarang Jaw-Tengah.

Evercoss mulai mengepakkan sayapnya, seiring bermetamorfosisnya (menjadi Evercoss) sejak 20 September 2013. disamping membuat produk yang mampu bersaing dengan produk luar, juga dibarengi dengan layanan purna jual, termasuk pusat pelayanan resmi Official Service Center di pusat kota, juga rekan pelayanan sah-nya (Authorized Service Partners) di kota-kota daerah.

Merk Gadget dengan logo resmi 1 warna/ orange , dan punya filosofi atau tagline ‘Let’s Connect’ ni memproduksi 3 jenis :

  • Smartphone
  • Tablet
  • Feature Phone

 

Untuk layanan purna jual atau lazim disebut service center, ada disetiap kota, hanya saja untuk service partner nya belum semua kota ada.

Untuk kota Jogja Official Service Center nya :

YOGYAKARTA
Jl. Letjen Suprapto No 26 C Ruko Ngampilan ( Samping Markaz Mart) Yogyakarta 0851 03017220

Dan yang sedang dibangun di wilayah Palbapang ini yag merupakan Authorized Service Partners Evercoss , atau yaa mungkin kantor pembantu.

Authorized Service Partners Evercoss ;

Jl. Sultan Agung No. (…) / Km 1.5 Palbapang Bantul ( perempatan Palbapang ke Timur 1,5 km)

Yupz kita tunggu saja peresmiannnya….

Hmmm  kalo dengar ringtone/ nada pembuka dari feature phone ini memang khas Cross/Evercoss banget……..

Penasaran dengan produk Evercoss? Klik saja http://www.evercoss.com

Unboxing Lensa Kit Canon: EF 50mm f/1.8 STM

Lensa kit ef 50mm f/1.8 STM merk canon

Kamera foto, menjadi sebuah sarana alat untuk mengabadikan moment, keindahan alam.

Kamera merupakan piranti wajib bagi seorang jurnalist termasuk blogger. Yaa meskipun saat ini ada smartphone dengan kamera yang boleh di bilang mumpuni, namun setidaknya tidak ‘seni’ jika seorang jurnalist tidak menenteng kamera (DSLR). Tapi bagaimana pun juga kamera adalah kamera, yang dibuat khusus untuk mampu mengabadikan moment secara lebih jelas dan detail di banding smartphone dan pun juga kamera saku….lebih dari ‘seni’.

Terlebih jika didukung dengan lensa tele/ panjang, menjadikan hasil foto yang sempurna.

Menurut saya, lensa merupakan perangkat pendukung sebuah kamera, ibaratnya sebuah mata, lensa setidaknya secara mendasar menurut fungsional & wujud/bentuknya, ada 3 jenis lensa, lensa pendek , standar dan lensa panjang.

***

Lensa ef 50mm f/1.8 STM

Lensa ini saya kategorikan sebagai lensa pendek, yakni Lensa fix EF 50mm f/1.8 STM (Smooth Transistion for Motion), Sempat sedikit baca-baca akan lensa ini, yangmana spesifikasinya untuk menghasilkan gerakan yang lembut, jadi lensa ini akan bekerja lebih baik untuk pengambilan gambar bergerak/video lebih baik.

Namun begitu, untuk efek gambar tidak bergerak atau foto, maka  hasilnya akan lebih fokus/fix, yaa untuk saat ini sebagai penghasil foto bokeh/blur yang lebih baik dari lensa standar. Target utama terlihat lebih fokus/jelas, sedang sisi belakang akan terlihat lebih blur/ bokeh.

Disini saya memang tidak ‘unboxing’ atau membongkar/ mengulas/ mengupas habis-habisan mengenai lensa ini, karena keterbatasan ilmu dunia kamera dan tidak begitu paham akan kamera, jadi saya hanya sekedar berbagi informasi harga lensa ini untuk wilayah Jogja.

Nah untuk harga, lensa EF 50mm f/1.8 STM merk canon ini dibanderol dengan harga antara Rp 1.615.000 hingga Rp 1.750.000, di beberapa konter memberi harga yang berbeda, ini harga produk resmi dari canon dan bergaransi , 1 tahun.

Inilah beberapa foto hasil dari menggunakan lensa bokeh ini…

Nk

Mk

Hk

 

3 Efek Negatif Nge-Charge Smartphone Via Laptop

Nge-charge smartphone dengan laptop -gimana-bisa.blogspot. com

Saat ini smartphone menjadi andalan kita dalam kehidupan sehari-hari, entah itu hanya sekedar untuk hiburan semata, atau bahkan  menjadi prasarana mencari nafkah(seperti ojek & taksi online, para broker online dsb), smartphone lebih dari sekedar alat komunikasi.

Seiring penggunaan smartphone yang hampir selalu ‘on’, selalu aktif setiap saat,  disepanjang waktu, sepanjang hari, dengan begitu daya juga akan cepat berkurang dan habis, maka perlunya daya untuk diisi ulang(di charge). Pemakaian Smartphone yang wajar atau normal, mungkin daya/ batere bisa bertahan hingga 10-12 jam, pemakaian aktif, bisa 6-8 jam, tapi pemakaian hiper/ super aktif batere smartphone akan habis dalam 2-3 jam.

Lazimnya kita mengisi ulang daya/ batre(nge-charge) smartphone dengan menyolokkan ‘charger’ pada stopkontak listrik.

Tapi sepertinya ada alternatif selain daripada stopkontak listrik, yaitu dengan menyolokkannya pada perangkat komputer jinjing atau lazimnyakita menyebut laptop/ netbook/notebook. Sebenarnya hal ini (menyambungkan smartphone dengan laptop via kabel data) berfungsi  untuk memindahlan file, akan tetapi jika hal itu tidak dilakukan, maka secara otomatis akan beralih fungsi menjadi pengisian daya pada smartphone, adu Laptop beralih fungsi menjadi charger.

Namun ternyata ada penelitian yang menyebutkan bahwa nge-charge smartphone dengan Laptop ada efek negatifnya, ada dampak buruknya, setidaknya ada 3 efek negatif ;

 

1. Smartphone cepat rusak

Menggunakan charger biasa saja smartphone kita bisa bermasalah. Apalagi jika menggunakan cara lain seperti laptop.
Meski memang aliran listrik yang dihasilkan bisa mengisi ulang baterai smartphone, tapi arus listrik yang keluar dari port USB laptop tidaklah kuat.
Malah cenderung lemah dan dapat membuat smartphone panas serta kembali berkurang cepat.
2. Laptop juga rusak

Tidak hanya smartphone kita yang rusak, laptop kita juga jadi cepat rusak. Ini dikarenakan ketika kita sedang nge-charge, laptop juga sedang berfungsi dan mengeluarkan daya baterainya.
Baterai laptop akan cepat habis dan mudah rusak. Sehingga membuat kita terus-terusan nge-charge.
3. Rawan pencurian data

Ketika smartphone dicolok ke laptop maka akan ada proses pairing.
Di mana jika ada hacker yang telah masuk ke smartphone kita bisa melihat seluruh informasi yang ada di laptop. Begitu juga sebaliknya.
Sehingga jangan salahkah hacker jika ia bisa mempunyai kesempatan mencuri data di smartphone atau laptop kita.
Jadi, untuk mengantisipasi dari dampaknya, ayo mulai dari sekarang hentikan charger smartphone menggunakan laptop!

Sumber : tribunjogja.com dari intisari-online )