Merawat Dan Memupuk Tanaman Padi

sawah

sawah

seorang petani sedang gosrok

seorang petani sedang gosrok

Contoh petani sedang "Matun" atau membersihkan rumput penggantu tanaman padi.

Contoh petani sedang “Matun” atau membersihkan rumput pengganggu tanaman padi.

Contoh petani yang sedang meng-gosrok.

Contoh petani yang sedang meng-gosrok.

Gambar mata pisau "Gosrok"

Gambar mata pisau “Gosrok”

Inilah alat penggaruk rumput atau biasa disebut "Gosrok"

Inilah alat penggaruk rumput atau biasa disebut “Gosrok”

Mas- mbak sekalian, tanaman yang di rawat dan di pupuk, pastinya akan tumbuh kembang dengan baik. Begitu juga dengan tanaman padi.

Tanaman padi yang hidupnya di tanah berkadar air jenuh, atau  mengandung banyak air.  Jika itu terpenuhi maka tanaman padi akan tumbuh subur. Apalagi dengan perawatan yang baik di tambah pemberian pupuk, maka tanaman padi akan tumbuh subur dan menghasilkan bulir padi yang melimpah.

Mas-mbak sekalian, saat padi mulai ditanam, saat padi mulai tumbuh, secara beriringan akan ikut tumbuh pula rumput, maupun tanaman pengganggu lainnya, seperti gulma. Bila padi tumbuh subur, maka rumput dan gulma juga ikut tumbuh subur pula.

Ada banyak cara untuk menanggulangi dan maupun mengurangi tanaman pengganggu tanaman padi. Langkah yang paling awal adalah dengan menggunakan metode selang-seling air. Yaitu saat sehabis tanam hiingga usia tanam 3 hari, saat mengaliri air maka tanaman padi sebaiknya direndam air setinggi 1/4 batang padi  atau sekitar 2-3 Cm. dari tanah. tanaman di rendam selama 4-6 hari. lalu air di buang dan lahan di biarkan tanpa air selama 2-3hari. Lalu diulang kembali, setelah 2-3 hari tanah didiamkan tanpa air, kembali t anaman padidi aliri dan di rendam air setinggi 1/4 batang padi atau setinggi 2-3 cm. Cara ini sangat efektif untuk mengurangi pertumbuhan awal rumput atau gulma. Cara ini di lakukan terus menerus hingga padi tumbuh besar, mendekati muncul bunga padi. Atau hingga rumput atau gulma kalah besar dengan tanaman padi.

 

Di samping metode irigasi, penanggulangan rumput dan gulma di lakukan dengan cara di garuk atau bahasa jawa-nya  di gosrok. Dengan menggunakan alat konvensional yang kami sebut “Gosrok” sebuah alat yang didorong. Alat ini dibuat dari plat tebal, bagian bawah bergerigi dan diberi batang panjang sepanjang 1,5M. Untuk peng-optimal-an proses penggarukan, maka di lakukan dua kali, yaitu membujur dan melintang di antara tanaman padi. Pertama arah membujur, penggarukan dilakukan  sehabis tanaman padi diberi pupuk. Lalu di beri selang waktu 5-7 hari untuk melakukan penggarukan arah melintang.

 

Setelah usia tanam padi menginjak sekitar 12-14hari atau 2minggu saatnya tanaman padi di beri pupuk. Pemupukan dilakukan sesuai jenis pupuk, bila pupuk berwujud tablet/pill maka bisa diberikan satu kali saja. Namun bila wujud serbuk seperti pasir maka dilakukan dua kali. Jumlah pupuk yang diberikan adalah untuk lahan seluas 1000m2 maka diberi pupuk sekitar 50Kg.

Setelah dilakukan peng-gosrokan dan pemupukan, perawatan selanjutnya adalah membersihkan atau mencabut rumput pengganggu tanaman padi, dalam istilah bahasa jawa adalah “matun“. Semakin rajin matun maka semakin baik bagi tumbuhan padi, karena tidak terganggu oleh tanaman lain.

Di samping dua perawatan tadi, yang terpenting juga adalah pengairan/irigasi tanaman padi. Air selalu terjaga kesediaannya.

Hingga akan panen, air sangat banyak di butuhkan bagi tanaman padi.

 

6 thoughts on “Merawat Dan Memupuk Tanaman Padi

  1. hemmmb,jenis gosrokan memang banyak sekali jenisnya
    beda di bantul jogja beda juga di pare jawa timur ,beda lagi di desa sa saya bandarejo bandar agung BNS (bandar negeri suoh) lampung barat

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan ke use Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s