Yang Baru di Bonbin Gembira Loka Zoo Saat Lebaran 2017, Berikut Harga Tiketnya

Pintu masuk Gembira Loka Zoo

Kebun Binatang(Bonbin) Gembira Loka Zoo Yogyakarta menjadi tempat favorit liburan bagi siapa saja, bak wisatawan lokal, luar kota maupun wisataqan mancanegara yang sedang berkunjung di Jogja.

Apalagi saat liburan lebaran yang sebentar lagi akan tiba. Lalu apa saja yang baru di sana? Mengutip dari laman resminya gembiralokazoo.com

Disaat bulan Ramadhan ini yang minim akan pengunjung, maka petugas lapangan kebun binatang setempat memanfaatkannya untuk membenahi wahana permainan yang ada, seperti mengecat ulang wahana permainan air speedboat, kapal katamaran, becak air dan bumper boat. Selain itu juga merehab sarana fasilitas arena permainan, seperti kolam tangkap dan sirkuit ATV serta pengecatan kandang satwa.

 

Kanit Reptil & Pisces GL Zoo, Sidik Pramana menambahkan, dalam menghadapi lebaran kali ini telah dipercantik tampilan sejumlah akuarium, dengan pembuatan aquascape berisi ikan hias warna-warni.

Selain itu, sejumlah wahana baru bakal hadir melengkapi arena permainan di Gembira Loka Zoo (GL Zoo) Yogyakarta, seperti kereta listrik dan alat transportasi ninebot. Pembangunan fasilitas arena permainan tersebut kini tengah dikebut untuk dioperasikan mulai lebaran nanti.

 

Menurut Kabid Rekreasi GL Zoo, Hery Dharma Setiawan, selain akan mengoperasikan wahana-wahana baru tersebut, pihak manajemen GL Zoo juga tengah mengupayakan peremajaan ATV dengan mengganti ATV  yang baru. “Ada 12 unit ATV baru dan 5 ATV cadangan yang kami siapkan bagi anak-anak yang akan merasakan sensasi mengendari ATV pada lebaran nanti,” kata Hery, Rabu (7/6).

Ada juga delapan ekor kuda ukuran kecil-kecil jenis kuda poni dan donkey atau keledai  dihadirkan di Gembira Loka Zoo (GL Zoo) untuk memberikan kemeriahan bagi pengunjung pada  Lebaran  nanti. Selain kuda  berbentuk lucu-lucu, kebun binatang di Yogyakarta ini juga mendatangkan sepasang satwa unik watusi, sapi bertanduk  panjang.

 

Manager Marketing & Pengembangan GL Zoo, Agnes Armi menjelaskan, satwa-satwa menarik koleksi baru ini didatangkan dari Jatim Park pada Sabtu pekan lalu. “Penyerahan satwa-satwa itu dilakukan oleh kurator dari Jatim Park, Mariusz kepada Dirut GL Zoo KMT. A.Tirtodiprojo,” kata Armi, Senin (12/6).

 

Menurut dia, satwa-satwa itu nantinya akan ditempatkan di Petting Zoo, sehingga  para pengunjung bisa berinteraksi dengan cara  memberi pakan dan membelai-belai  kuda jinak-jinak  tersebut. Di petting zoo yang masih dibangun, nantinya juga akan ditempatkan satwa kambing etawa, domba batur, kelinci Jawa, kelinci german giant, marmut, ayam brahma, kura-kura sulcata dan kura-kura emys.

Satwa unik – sapi watusi (source: gembiralokazoo.com)

Kanit Mamalia kebun binatang setempat, Yunianta menyebutkan, kuda-kuda yang didatangkan di GL Zoo itu terdiri dari tiga ekor kuda poni jantan, satu ekor indukan dan satu ekor anakan. Sedangkan donkey,  dua jantan dan tiga betina. “Untuk sementara, kuda kecil-kecil itu masih kami tempatkan di bekas kandang unta,” tutur Yuni.

Oiya untuk harga tiket saat lebaran sedikit lebih mahal di bandingkan dengan hari-hari biasa, seperti lebaran tahun ini harga tiket masuk nya adalah 35 ribu rupiah, mulai dari tanggal 25 Juni hingga 09 Juli 2017.

 

Bon-Bin Gembira Loka Datangkan Alat X-Ray

Pintu masuk Gembira Loka Zoo

Pintu masuk Gembira Loka Zoo

Salah satu tempat wisata favorit keluarga di Yogyakarta yakni Kebun Binatang & Kebun Raya Gembira Loka atau yang sekarang lazim disebut Gembira Loka Zoo (GL Zoo) sekarang memang tampil lebih segar dan penuh dengan perubahan yang baik. Berbagai pelayanan ditingkatkan guna menunjang peningkatan pelayanan untuk wisatawan maupun pemeliharaan satwa. Salah satu peningkatan pemeliharaan satwa belum lama ini GL Zoo memesan sebuah alat pendeteksi tubuh satwa yang dinamai alat X-Ray portable dari Jepang. Ini dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan satwa koleksinya. Melalui alat seharga hampir Rp 1 miliar ini akan diketahui organ pada satwa, khususnya satwa liar yang diperiksanya.

“Pertimbangan kami pengadaan X-Ray tersebut sebagai langkah preventif, untuk mendeteksi kesehatan hewan. Jadi, jangan sampai tahu-tahu satwanya mati,” kata Direktur Utama GL Zoo, KMT. A. Tirtodiprojo, usai mengikuti upacara bendera peringatan HUT ke-70 Kemerdekaan RI di halaman kebun binatang setempat, Senin (17/08/2015).

Menurutnya, dengan adanya peralatan canggih ini, maka hasil deteksi bisa langsung terbaca di komputer, untuk selanjutnya perlu didiagnosa lanjut penyakitnya. Semisal, alat  membaca paru-paru hewan tidak sehat, maka akan terlihat flek hitam di bagian paru-parunya. “Alat ini portabel, bisa kita bawa ke kandang, bukan satwanya yang dibawa keluar kandang,” jelasnya.

Alat X-Ray yang didatangkan ini sudah dilengkapi program khusus utuk memantau kondisi satwa liar. Semisal, untk melihat pertumbuhan tulang dan bagian-bagian lain sesuai usia satwa. Meski demikian untuk mendeteksi kesehatan gajah, alat X-Ray ini diakui tidak mampu ‘membacanya’ karena kulitnya terlalu tebal. “Kalau untuk mengetahui kondisi perkembangan kesehatan gajah, salah satunya cukup dengan cara mengukur perut dan lekukan pada kakinya,” ujarnya.

Alat untuk mendeteksi kesehatan satwa ini terdiri dari dua unit, selain X-Ray juga alat untuk membacanya. Alat ini dipesan satu bulan lalu melalui sebuah agen, dan dikirim ke GL Zoo pada beberapa hari lalu. “Saya kira sudah mulai trial, diujicoba oleh dokter di GL Zoo,” katanya.

GL Zoo dalam waktu dekat juga akan mendatangkan alat hematology. Alat untuk mendiagnosa darah pada satwa, harganya sekitar Rp 400 juta. “Karena kita akan membangun laboratorium mini,” jelasnya.

(sumber ; Asa – http://www.krjogja.com)