Cara Tambal ban Sepeda

mas dan mbak sekalian , kembali akan saya haturkan sesuatu yang sangat sederhana, yakni tentang dunia per-sepeda-an tentang cara menambal ban sepeda. Yach walaupun hal ini sangat sederhana namun saya yakin tulisan ini akan sangat berarti dan bermanfaat bagi yang tidak tau, dan bagi yang sangat butuh akan cara menambal ban sepeda. Dimana sekarang ini amatlah jarang tukang service/bengkel sepeda dan tukang tambal ban sepeda. Dan alat-alat yang digunakan pun bisa dengan menggunakan peralatan rumah tngga semisal, sendok makan dan gagang/genggaman pisau besar. Anda tertarik? Monggo kita simak,

‘Ban sepeda kempes memang sangat menjengkelkan bagi kita, dimana kita ingin cepat bepergian yang sekiranya berjarak dekat, dan enggak ribet, tinggal gowes/kayuh. Lha tapi ban kempes, tekanan angin ga ada, dipompa juga tidak bisa, angin ga mau masuk. Saat ini juga susah cari bengkel sepeda. Sekiranya juga jauh, males bawanya.’ Jika anda mengalami hal seperti itu, atau jika ada sepeda dirumah bannya bocor, dari pada bengong mending iseng-iseng anda menambalnya sendiri. Yang perlu anda persiapkan untuk menambal ban sepeda adalah;

1. Pompa,

2. Sedikit potongan ban dalam bekas,

3. Pencungkil ban = anda bisa menggunakan 3 buah sendok makan stainless steel,

4. Lem ban (silahkan anda beli di toko onderdil sepeda),

5. Gunting,

6. Gergasi besi kecil, dan

&. Ember berisi air.

Nah setelah ketujuh peralatan tersebut tersedia dan agar lebih mudah pengerjaan, sepeda sebaiknya diposisikan menggantung, berikut langkah-langkah menambal sepeda;

1. Lepas pengait Remnya

2. Kendorkan mur dan lepas dop nya.

3.  Cungkil sepeda dengan menggunakan 3 sendok makan yang di balik (pilih sendok yang agak tebal ya ), lakukan pencunkilan dengan baik dan penuh hati-hati, dengan tidak terlalu memasukkan sendok ke dalam agar ban tidak terkoyak. Gunakan ujung genggaman sendok-makan untuk mencungkil ban, ambil sendok pertama untuk mencungkil  disusul sedok kedua, lalu disusul lagi sendok ketiga, lakukan pencunkilan secara estafet, yakni, jika 3 sendok telah diposisikan dan berhasil mencungkil ban, ambil sendok bagian tengah untuk mencungkil sendok no 3/ selanjutnya, begitu seterusnya hingga seluruh sisi tepi ban luar terlepas semua.

4. Keluarkan ban-dalam dari antara ban luar dan velg,

5. Pompa ban dan carilah bagian yang bocor, jika anda kesulitan menemukannya, gunakan atau rendam di dalam ember yang berisi air, pasti akan terlihat buih angin muncul, maka itulah titik bocor, lalu tandailah dengan menusukkan batang lidi/korek api atau tandai dengan spidol warna putih, lalu kempeskan kembali ban.

6. Bersihkan permukaan sekitar titik bocor dari air, lalu kikislah permukaan ban dengan gergaji atau amplas kasar,  sekitar titik bocor dalam radius sekitar 4-5cm persegi/  selebar kotak korek api. Ambil potongan ban-dalam bekas nantinya untuk menutup/menambalnya, lakukan pengikisan permukaan ban seperti pada titik bocor ban-dalam tadi. potonglah membentuk persegi -panjang sedikit lebih  kecil dari luas permukaan ban  pada titik bocor tadi , tepislah bagian ujung-ujungnya.

7. Berilah  lem pada kedua permukaan yang bocor dan pada potongan ban tadi sebanyak 2-3 kali lapisan, tunggulah 10-15 menit. Lalu rekatkan dan tempelkan potongan tadi pada bagian titik ban-dalam yang bocor. Lilitkan ban-dalam pada batang/genggaman pisau dan pukul-pukulah dengan pelan agar keduanya menempel dan merekat dengan sempurna.

8. Lakukan pengulangan perambangan/pencelupan pada bagian yang telah di tambal tadi, untuk memastikan proses penambalan berhasil sempurna dan sudah tidak ada lagi kebocoran. jika sudah, kempeskan lagi ban dan,

9. Pasang kembali ban dalam pada tempatnya, untuk pemasangan ataupun penetapan ban luar pad velg biasanya mudah dan bisa menggunakan telapak tangan, maka lakukan dengan telapak tanagn dahulu, baru setelah kurang sedkit gunakan pencungkil/sendok makan.

!0. Setelah pemasangan ban selesai, jangan lupa pasang kembali remnya, lalu pompalah ban sesuai kekuatan ban.

Dan jreng…jreng selesailah sudah tambal ban sepeda, dan selamat mencoba!!!!

Ini gambar/photo-photonya;

Peralatan tambal ban sepeda

Peralatan tambal ban sepeda

melepas rem untuk mempermudah melepas ban

melepas rem untuk mempermudah melepas ban

rem yang telah terbuka tidak mengganggu pelepasan ban

rem yang telah terbuka tidak mengganggu pelepasan ban

melepas mur dan pentil pada dop

melepas mur dan pentil pada dop

mencungkil dengan menggunakan sendok makan stainless steel

mencungkil dengan menggunakan sendok makan stainless steel

mencungkil ban secara estafet

mencungkil ban secara estafet

melepas tepian ban

melepas tepian ban

melepas/mengambil ban dalam

melepas/mengambil ban dalam

melingkarkan ban pada batang/gemggaman pisau

melingkarkan ban pada batang/gemggaman pisau

Sedikit mengikis permukaan ban pada sekitar titik bocor

Sedikit mengikis permukaan ban pada sekitar titik bocor

untuk menambal gunakan sedikit ban dalam bekas

untuk menambal gunakan sedikit ban dalam bekas

potong persegi-panjang dan tepis bagian tepinya

potong persegi-panjang dan tepis bagian tepinya

beri lem ban pada kedua permukaan ban yang bocor dan potongan penambal

beri lem karet/ban pada kedua permukaan ban yang bocor dan potongan penambal

setelah direkatkan, lalu pukul-pukulah  dengan gagang pisai satunya supaya menepel dengan sempurna

setelah direkatkan, lalu pukul-pukulah dengan gagang pisai satunya supaya menepel dengan sempurna

lakukan perambanagan/pencelupan ban untuk memastikan ban sudah tidak bocor

lakukan perambanagan/pencelupan ban untuk memastikan ban sudah tidak bocor

pemasangan ban setelah di tambal

pemasangan ban setelah di tambal

pemasangan ban dengan tangan dulu

pemasangan ban dengan tangan dulu

pemasanagn dengan sendok

pemasangan ban akhir dengan sendok

setelah selesai, ban di pompa

setelah selesai, ban di pompa

selesai sudah acara menambal sepeda, dan sepeda siap di pakai lagee

selesai sudah acara menambal sepeda, dan sepeda siap di pakai lagee

Iklan

Cara mengganti ban sepeda

Mas dan mbak, pada kesempatan kali ini akan saya sampaikan satu hal yang sederhana yakni tentang dunia per-sepeda-an, yaitu cara mengganti ban sepeda. Ya walaupun ini suatu hal yang sangat sederhana sekali, namun tiada salahnya hal ini buat saya dedekasikan untuk membantu rekan-rekan yang sekiranya tidak tau akan dunia perbengkelan, tidak tau akan dunia pelepasan dan pemasangan onderdil.

Baiklah mas dan mbak sekalian, ban pada kendaraan sangatlah vital, kendaraan pastilah tidak akan bisa melaju bila angin dalam ban tersebut berkurang, terlebih lagi jika habis tidak ada sama sekali. Angin dalam ban lazimnya berkurang tiap waktu, terlebih bila ban terkena benda tajam seperti paku maupun serpihan kaca, maka ban akan kempes, karena angin dalam ban habis. Disamping dari dua hal tersebut, karena ausnya ban karena pemakaian , maka ban luarpun akan tipis dan habis gridnya, maka akan menjadikan angin dalam ban cepat berkurang, bahkan bisa menjadikan ban meletus.

Nah agar kita lebih nyaman dalam berkendara , maka kita baiknya selalu memperhatikan tekanan ban atau tekanaan angin dalam ban, terlebih bila muatan agak berlebih atau sering berboncengan. Dan bila ban luar telah tipis, baiknya segera saja diganti. Berikut ini cara dan metode penggantian ban dalam dan ban luar pada sepeda, namun ini sepeda yang biasa saja.

Sebelum kita melangkah kesana, perlu anda ingat sebelumnya bahwa, metode perbengkelan yakni metode pemasangan dan pelepasan suku cadang, semisal ban adalah selalu berbanding terbalik urutannya, atau  selalu berlawanan yakni cara melepas adalah kebalikan cara memasang. Maksud saya urutan dalam memasang suatu suku cadang adalah urutannya berbalik dalam urutan memasang suku cadang tersebut. Jika  urutan melepas 1,2,3,4,5,6 dan 7 maka  urutan memasang menjadi 7,6,5,4,3,2, dan 1, dan sebaliknya.

Alat-alat yang dipergunakan untuk mengganti ban sepeda adalah kunci pas maupun kunci ring ukuran 14 dan 15, obeng plus dan minus, kunci pas/ring ukuran 10, 3 buah pencungkil ban/bisa anda ganti dengan 3 sendok, dan pompa.

Dan inilah cara mengganti ban luar sepeda roda belakang  :

1. Langkah pertama adalah membuka rem, baik itu rem tromol maupun rem pegas luar. Jika rem tromol maka lepaskan kawat rem dari tromol. lalu lepaskan mur pada plat penahan tromol di frame.

2. Langkah kedua, melepas tutup  pelindung rantai sisi belakang, lepaskan juga rantai dengan melepas pada gear sisi depan yang lebih mudah.

3. Langkah ketiga melepaskan mur pada as roda belakang secara bersamaan, kendorkan terlebih dahulu kedua mur nya, dan lepaskan bersamaan.

4. Langkah keempat melepaskan roda dari dudukannya, dengan sebelumnya menarik rantai ke belakang, dan melepas batang dudukan boncengan dan penyangga spatboard/slebor dari as roda belakang.

5. Langkah ke lima ialah langkah inti, yakni melepas kan ban,  baik ban dalam maupun ban luar dengan terlebih dulu mengeluarkan ban dalam dengan mencungkil ban luar satu sisi. Silahkan perhatikan gambar cara mencungkilnya, oiya anda bisa mengganti ketiga alat pencungkil ban tersebut dengan 3 buah sendok makan, pilih yang tebal ya. Tindakan mencungkil ban perlu hati-hati agar tidak merusak ban dalam, ya kalo melepas sih ga masalah karena akan diganti, namun bila waktu memasang ban baru harus hati-hati mencungkilnya agar tidak merusak ban dalam. Dan pastikan angin yang berada di dalam ban dalam telah habis.

Cara mencungkil ban; posisikan roda berdiri menghadap kita, tekan/himpit ban dengan jempol dan telunjuk tangan Kiri, ambil satu cungkil, dan cungkil ban luar diiringi dengan kedua cungkil, lakukan pencungkilan secara estafet dari ketiga cungkil tadi, memutar dan melingkar hingga satu sisi ban luar terlepas dari velg. lalu rebahkan roda, Ambil ban dalamnya, yang jauh dari dop terlebih dulu di ambil, usahakan bagian dop menjadi bagian terakhir dalam melepas ban dalam. Setelah ban dalam terlepas, lalu cungkil kedua sisi tepi ban luar dari velg, memutar hingga terlepas ban luar dari velg. Saatnya mengganti ban baru, pasang ban luar pada velg, satu sisi tepi terlebih dahulu, secara melingkar hingga semua  sisi tepi masuk ke velg. Lalu pasanglah ban dalam baru dengan terlebih dulu memasang pada bagian dop (tempat lubang untuk  angin masuk ke ban dalam), masukkan dop pada lubangnya dan pastikan dop terpasang lurus, jka mriring tarikah ban kekanan ataupun kekiri hingga posisi dop tegak lurus. masukkan keseluruhan ban dalam diantara velg dan ban luar. Setelah ban dalam masuk secara baik, masukkan pula sisi tepi lain ban luar, terlebih dulu gunakan dengan tangan, karena biasanya pada awal pemasangan ban sepeda mudah di pasang pada velg-nya, bahkan ada yang bisa hanya menggunakan tangan, tanpa alat cungkil, setelah dirasa agak berat tangan memasukkan ban pada velg, baru gunakan alat cungkil, biasanya setelah kurang beberapa, atau sejengkal telapak tangan, ini sebagai langkah kehati-hatian  untukmeminimalisir ban dalam tercungkil dan bocor. Setelah ban luar masuk ke velg semua dengan baik dan benar, namun tiada salahnya anda teliti pada kedua sisi tepi samping kanan dan kiri, bila telah terpastikan ban masuk dengan rata dan tidak ada yang selip lalu pompalah sesuai yang kekuatan ban.

Maka telah selesailah memasang ban dalam dan ban luar, kini tinggal memasang roda kembali pada tempatnya semula. Tinggal kita membalikkan cara pada saat melepas roda tadi. Untuk lebih jelasnya silahkan lihat gambar yach, semoga bermanfaat.

ban dalam dan ban luar baru, pastikan ukuran ban sesuai/sama yach dengan ban yang lama

ban dalam dan ban luar baru, pastikan ukuran ban sesuai/sama yach dengan ban yang lama

Gantunglah sepeda agar lebih mempermudah proses pengerjaan mengganti ban

Gantunglah sepeda agar lebih mempermudah proses pengerjaan mengganti ban

Ini alat-alat untuk melepas dan memasang ban sepeda

Ini alat-alat untuk melepas dan memasang ban sepeda

melepas mur pengikat kawat rem

melepas mur pengikat kawat rem

melepas baut  pengikat dudukan tromol pada frame

melepas baut pengikat dudukan tromol pada frame

melepas mur pada as roda belakang dengan kunci pas/ring ukuran 14

melepas mur pada as roda belakang dengan kunci pas/ring ukuran 14

melepas rantai pada gear depan

melepas rantai pada gear depan

Tarik rantai kebelakang untuk mempermudah pelepasan roda

Tarik rantai kebelakang untuk mempermudah pelepasan roda

Roda belakang berhasil dilepas

Roda belakang berhasil dilepas

Langkah pertama mencungkil ban luar

Langkah pertama mencungkil ban luar

Mencungkil ban secara estafet

Mencungkil ban secara estafet

 

Mengambil ban dalam diantara velg dan ban luar

Mengambil ban dalam diantara velg dan ban luar

melepas bagian dop

melepas bagian dop

Melepas ban luar dari velg

Melepas ban luar dari velg

melepas ban luar dari velg

melepas ban luar dari velg

ban telah terlepas dari roda

ban telah terlepas dari roda

Memasang ban baru

Memasang ban baru

memasang ban dalam pertama bagian dop

memasang ban dalam pertama bagian dop

lebih baik dipasang dengan jempol dulu

lebih baik dipasang dengan jempol dulu

gunakan kekuatan ibu jari menekan ban

gunakan kekuatan ibu jari menekan ban

Nah setelah mencapai ukuran sejengkal tangan, baru gunakan pencungkil

Nah setelah mencapai ukuran sejengkal tangan, baru gunakan pencungkil

Setelah ban terpasang, lalu di pompa

Setelah ban terpasang, lalu di pompa

Memasang kembali roda

Memasang kembali roda

memasang kembali standar, dudukan boncengan, dudukan spatboard/selebor pada as roda

memasang kembali standar, dudukan boncengan, dudukan spatboard/selebor pada as roda

mengencangkan mur kedua sisi secara bersamaan

mengencangkan mur kedua sisi secara bersamaan

mengencangkan mur bersamaan sisi kanan dan sisi kiri as roda belakang

mengencangkan mur bersamaan sisi kanan dan sisi kiri as roda belakang

And.......jreng..jreng selesailah sudah penggantian ban belakang sepeda

And…….jreng..jreng selesailah sudah penggantian ban belakang sepeda

Cara Merangkai Sepeda

gambar sepeda

gambar animasi sepeda

Sepeda yang telah selesai dirangkai

Sepeda yang telah selesai dirangkai

Mas dan mbak sekalian, apakah anda punya sepeda? Apa arti sepeda buat anda? Yang menurut saya definisi sepeda adalah sebuah alat transportasi roda dua. Dalam jarak tempuh pendek, penggunaan sepeda akan sangat efektif dan efisien, menghemat biaya, murah dan mudah. Terlebih di negara-negara maju dan berkembang, disamping mengurangi penggunaan BBM yang berimbas pada polusi, penggunaan sepeda juga sebagai tren/gaya hidup modern yang sehat. Tiada salahnya dengan sepeda mereka-mereka mencanangkan kehidupan yang sehat dan murah.
Dan walaupun kita orang yang hidup di negara yang sedang berkembang tiada salahnya mengikuti gaya hidup mereka, gaya hidup orang modern yang sehat, murah, dan mudah.

Kiranya tidak perlu sepeda yang bagus dan mahal. Karena pada dasarnya mekanisme sepeda itu kita kayuh, kita gowes. Se-mahal/se-bagus apapun sepeda itu, ya tetap begitu, tetap di kayuh, tetap di gowes. Jadi tetaplah bersepeda, apapun bentuk sepeda kita, pede aja. So belilah sepeda semampu kita. Atau mungkin sudah ada sepeda di rumah kita yang telah usang, yang ter-onggok di sudut rumah?? tidak ada salahnya kita perbaiki, kita beri cat yang baru agar lebih menarik untuk kita naiki, untuk kita gowes.  Lha bagaimana cara kita bisa memperbaikinya???sedang kita tidak tau apa-apa tentang sepeda. Tenang, mas-mbak sekalian jangan khawatir, disini saya akan mencoba membantu anda semua untuk memperbaiki sepeda anda. Setelah sebelumnya saya telah menghadirkan bagaimana Cara Pasang Ruji atau Jari-Jari Sepeda, yang bisa anda baca lagi disini, dan saya juga telah membuat postingan tentang cara stel roda sepeda, dan bisa anda baca juga disini.

Kini saya akan mencoba menghadirkan kepada anda semua, bagaimana cara merangkai sepeda.
Sebelum kita mulai merangkai sepeda, alangkah baiknya terlebih dulu kita mengenal bagian-bagian penting dari sepeda yang diantaranya;

1. Badan
2. Setang
3. Porok/fork
4. Tempat duduk/sadle…………
5. Roda
6. Dan part/bagian-bagian kecil lainnya( gear+pedal, rem, kom porok, kom tengah)

badan sepeda

badan sepeda

 

setang sepeda

setang sepeda

porok/fork sepeda

porok/fork sepeda

tempat duduk/sadle sepeda

tempat duduk/sadle sepeda

roda sepeda

roda sepeda

gear, pedal, kom tengah sepeda

gear, pedal, kom tengah sepeda

rem sepeda

rem sepeda

porok/fork, kom porok sepeda

porok/fork depan, kom porok sepeda

Setelah semua bagian-bagian sepeda telah anda kenal, dan telah kita persiapkan, juga kita persiapkan pula  alat-alat/kunci-kunci untuk memasangnya, kunci pas ataupun kunci ring segala ukuran mula i dari ukuran 8-15, kunci inggris, palu besar dan kecil, obeng plus-obeng minus, dan tang.

Nah setelah semuanya siap, mari kita mulai merangkai sepeda; kita mulai dengan;

Langkah pertama
Kita memasang part/bagian tengah sepeda, pertama-tama mangkuk-an kanan-kiri kita sematkan pada bagian tengah sepeda. Mangkuk-an adalah tempat gotri/bearing konis dan as gear depan. Siapkan palu untuk memasang mangkuk-an tadi, rebahkan/posisikan miring badan sepeda. Untuk memaksimalkan pemukulan, berilah bantalan/landasan kayu pada sisi satunya/sisi bawahnya. Masukkan mangkuk-an pada lubang as tengah, pukul dengan posisi palu miring, untuk memperoleh posisi pemukulan yang lebih lebar dan rata(lihat gambar 1.A).

pasang mangkuk-an tengah sepeda

Gambar 1.A  pasang mangkuk-an tengah sepeda

pukul mangkuk-an dengan palu posisi miring.

Gambar 1.A  pukul mangkuk-an dengan palu posisi miring.

Pasang mangkuk-an tadi sampai benar-benar rata dan merapat pada besi keni, pukul dan ratakan posisinya dengan besi keni. Jika sudah, pasanglah sisi yang satunya. Ya, untuk saat ini cukup pasang mangkuk-an saja dulu.

Langkah ke-2
Pasang mangkuk-an bagian depan badan sepeda, mangkuk-an ini untuk dudukan porok/fork.  Posisikan sepeda pada posisi  tegak. Caranya juga sama seperti pasang mangkuk-an tengah tadi atau lihat gambar 2.

pasang mangkuk-an porok depan

Gambar 2. pasang mangkuk-an porok depan, bawah di beri landasan kayu.

pasang mangkuk-an porok sampai mepet/mentog keni.

Gambar 2. pasang mangkuk-an porok sampai mepet/mentog keni.

Setelah atas-bawah dipasang mangkuk-an, lalu kita memasang konis pada porok, konis ini berfungsi sebagai bantalan bearing. Seperti gambar 3, dibawah ini,

Pasang konis pada porok sepeda

Gambar 3. Pasang konis pada porok sepeda

 

Selanjutnya kita ke
Langkah ke-3
Kita memasang tempat duduk/sadle. Sepeda masih dalam posisi tegak, pasanglah sadle pada lubang tengah atas, sadle telah ada pipa besi sebagai penghubung antara sadle dan badan sepeda.Pasang sesuaikan dengan ketinggian yang diinginkan, pasang dan kencangkan mur-baut sebagai pengikat pipa sadle agar sadle terpasang kencang tidak goyang(lihat gambar 3.A).

masukkan sadle pada lubang tengah atas.

Gambar 3.A  masukkan sadle pada lubang tengah atas.

pasang sadle sesuai ketinggian yang diinginkan.

pasang sadle sesuai ketinggian yang diinginkan.

Langkah ke-4
Kita pasang porok depan, namun sebelumnya kita memasang bearing/gotri renteng dalam mangkuk-an atas dan bawah bagian depan sepeda(lihat gambar 4.A). Beri paslin/gemuk untuk melicinkan bearing/gotri tadi, dan juga agar bearing menempel pada mangkuknya. O-iya mangkuk-annya di beri paslin/gemuk juga ya(lihat gambar 4.A). Pasang konis porok sebagai pengikat porok dengan badan sepeda, dengan cara di drat/diulir-kan pada bagian atas porok, Hingga menempel rapat pada mangkuk-an,sehingga porok bisa kencang namun licin bila diputar. Pasang ring-nya juga, lalu mur pengikatnya dengan kunci besar(kunci inggris) sampai benar-benar kencang.

berikan paslin/gemuk dan pasang bearing pada mangkuk-an porok

Gambar 4.A berikan paslin/gemuk dan pasang bearing pada mangkuk-an porok

pasang porok sepeda

pasang porok sepeda

pasang porok sepeda

pasang porok sepeda

pasang konis atas porok

pasang konis atas porok

pasang mur kancing porok

pasang mur kancing porok

Langkah ke-5
Pasang setang, setelah urusan bawah(pasang porok) selesai, selanjutnya kita pasang bagian atasnya, yaitu kita memasang setang. Benamkan setang pada tengah lubang porok, kira-kira setengah dari panjang leher setang, itu untuk ukuran amannya. Kencangkan mur tengah setang dikit demi sedikit, sembari di stel posisi setang pas dan senter/segaris dengan porok. Setelah posisi setang benar-benar telah center/segaris dengan porok, maka mur boleh anda kencangkan (lihat gambar 5).

pasang setang

Gambar 5. pasang setang

kencangkan baut setang

Gambar 5. kencangkan baut setang

Langkah ke-6
Kita memasang roda, pasanglah roda depan terlebih dulu. ambil roda depan lalu benamkan pada penjepit porok depan (Lihat gambar 6). Kencangkan mur-murnya, kencang namun roda bisa berputar dengan licin. Lalu kita pasang roda belakang. siapkan roda-nya posisi gigi/gear di sebelah kanan. Pasang pada penjepit porok belakang, pasang juga setandar-nya. Kencangkan mur-murnya, dengan kekencangan tingkat minimal saja, untuk penyetelan lebih lanjut nantinya.

pasang roda depan sepeda

Gambar 6. pasang roda depan sepeda

pasang roda belakang

pasang roda belakang

pasang setandar sepeda

pasang setandar sepeda

 

Langkah ke -7

Kita memasang bearing dan gear tengah. Sebelumnya berilah vaselin/gemuk pada mangkuk-annya. Kebetulan contoh yang akan kita pasang ini model as tengah terusan, artinya as tengah sekaligus tuas /gagang pedal. Masukkan ujung as dari sisi kanan. AS panjang yang berkelok ini, memang agak sedikit menyulitkan pemasangannya. namun dengan cara diputar-putar akan memudahkan dalam memasangnya. Setelah berhasil terpasang, lalu kancing dengan konis nya, lalu ringnya, dan mur pengikatnya. Kencangkan, namun diusahakan gear tetap bisa licin berputar. Lalu pasanglah pedal sebelah kiri.

 

Dengan selesainya kita memasang pedal sebelah Kiri maka selesai sudah bagian tengah sepeda, selanjutnya kita memasang rantai.

 

Langkah ke-8

Adalah memasang rantai. Biasanya rantai ada sambungannya jadi kita lebih enak melepas maupun memasangnya, tinggal kita mencari kedua ujung rantai, lalu kita sambung dengan pen  sambungannya. Setelah rantai terpasang, maka kita tinggal menempatkan rantai pada gear tengah dan gear belakang, lalu menyetel-nya agar rantai pas, tidak terlalu kendor dan tidak terlalu kencang.

 

Langkah ke-9

Langkah selanjutnya adalah memasang pelengkap keamanan sepeda yang meliputi rem dan bell. Pertama pasanglah pegangan/handle rem yang ada di bagian setang, sisi kanak dan kiri. Lalu rem yang menempel pada badan dan fork/porok depan. Handle sisi kanan untuk rem roda depan dan handle sisi kiri untuk rem roda belakang. Lalu pasang olor atau kawat rem.,sesuaikan dengan kekencangan yang terdekat dengan handle. Selanjutnya kita memasang bell, yang amat mudah tentunya.

Nah dengan selesainya kita memasang bell, maka selesai sudah kita merangkai sepeda, jangan lupa di cek ulang semua kekencangan baut-baut nya ya! Selamat mencoba!!!!