126 KM bersama New Honda Sonic150R (Hari keempat)

New Honda Sonic 150R berlatar belakang kawasan wisata Mangrove Baros Kretek Bantul

Sebelum berpisah dan mengembalikan si landak balap eh si Sonic ke kandangnya, Selasa(5/9) saya mengajak-nya menapaki jalan aspal paling selatan di kota Bantul, atau yang lebih familiar disebut Jalan Jalur Lintas Selatan(JJLS), Jalan ini membentang dari Pandansimo hingga Parangtritis, namun belum selesai pengerjaannnya masih terhenti di sungai Opak, atau Barat pantai Depok.

Namun jauh sebelum sampai JJLS, saya melewati wilayah Pajangan, sebelah utara LP ada sedikit tanjakan, lalu Ke barat melewati jalan Pajangan-Sedayu, ceck point #1 di intake Kamijoro, sebuah sudetan air dari dungai Progo peninggalan Belanda dan kini sedang dibangun bendungan baru Kamijoro.

New Honda Sonic 150R di intake Kamijoro

Lalu melaju kencang menuju jalan Wates via Sedayu, disini jalan lebar dan halus plus sepi, jadi asyik buat geber ,tapi tidak bisa lebih dari 115 kpj, jalan sedikit bergelombang.

Well, lalu masuk ke jalan Wates yang rame dengan kendaraaan, terus ke Barat, melewati jembatan Bantar sungai progo, hingga ada persimpangan lalu saya ambil kiri yang menuju ke Brosot atau jalan ini dinamai Jl. Sentolo-Brosot. Nantinya jalan ini mengiringi sungai Progo hingga sampai di jembatan Progo di Srandakan, jalan berkelok asyik buat cornering, tapi saya tidak bisa…ūüėÖ.

Pemberhentian selanjutnya di Bendungan Sapon,yang mana ada jalan  yang hanya cukup untuk menyeberang sepedamotor.

New Honda Sonic 150R di bendungan Sapon

Lalu saya pun menyeberang sungai progo diatas bendungan Sapon, hingga masuk ke Bantul lagi melalui Srandakan. Dan sampai pasar Mangiran dan balik ke kanan menuju arah pantai Pandansimo.

Masuk Retribusi lalu ke selatan lagi dan bertemulah ¬†dengan JJLS. Jalan yang lurus lebar, cocok buat raih top speed…eh, tapi terpaan angin-laut cukup kencang disini.

Disini, di sepanjang JJLS ada banyak berderet obyek wisata pantai, paling Barat ada pantai Pandansimo, lalu Pantai Baru, Kuwaru, Gua Cemara, Pandansari, Patehan dan Samas.

New Honda Sonic 150R di Pantai Baru

Samping kiri New Honda Sonic 150R

Sisi belakang New Honda Sonic 150R

Samping kanan New Honda Sonic 150R

Nampak depan New Honda Sonic 150R

Lanjut ke arah timur masih di atas aspal JJLS yang agak menyerong ke kiri tepat diutara pantai Samas,  hingga sekitar 2km dan aspal mulai habis, jalan masih nerupa gravel atau tanah hingga melewati jawasan wisata Mangrove Baros Kretek, lalu jembatan Baros.

New Honda Sonic 150R berlatar belakang kawasan wisata Mangrove Baros Kretek Bantul

Lalu jembatan Baros

New Honda Sonic 150R di jembatan Baros Kretek

JJLS terputus disini, karena ads sungsi Opak. Sepertinya masih dalam pembangunan jembatan penghubung. Sedikit memgamsti dan berfikir ulang kemarin sempat melihat di sekitar sisi utara kawasan wisata pantai Parangtritis ada jalan baru yang lebar, dan jika di luruskan memang lah segaris dengan ini.

Well, sayapun kembali balik ke   Barat dan belok kanan di jalan Samas-Bantul,  and go home.

Tengok speedometer …tertera angka 1.410.4 km sedang km awal dihari keempat ini pada angka 1.283,6, berarti melaju sejauh 126.8 km, menghabiskan bensin pertamax sebanyak 2,547 liter, maka dalam 1 liter mampu menempuh sejauh 49.78 km. Wah irit ya.

Jarak tempuh hari keempat

Ok yuuk mari kita coba tarik kesimpulan selama mengendarai New Sonic 150R selama 5 hari, secara keseluruhan motor bergenre ayago ini punya tenaga sangat responsif, bahkan agressif (beringas), di putaran awal atau bawah. Tenaga juga cukup besar, bahkan boleh dibilang melimpah untuk ukuran motor bebek. 

Untuk ergonomi atau riding position atawa posisi berkendara relatif nyaman masuk dalam kategori motor bebek standar, dengan sudut kemiringan kaki tidak mengerucut atau antara paha dan betis masih membentuk sudut tegak lurus (90¬į). ¬† Ini bisa mengarah pada kenyamanan berkendara santai dan berboncengan. [Sebenarnya saya berharap riding positionnnya ke posisi sport].

 Dengan bentuk yang racy/ sporty, jok nungging, depan nunduk, lebih mudah mengendalikan saat menikung, dan support untuk melaju kentjang/ membalap. 

Ada fitur yang saya anggap sangat membantu memudahkan kita, seperti kunci kontak tertutup sendiri saat mengunci stang, mudahnya mengoper gigi, serta memposisikan gigi oada posidi N netral dari dari gigi satu maupun gigi dua. Dashboard cukup mudah terbaca. Sudah AHO ( Automatic Headlight On) , lampu depan utama pangsung menyala tatkala mtor dihidupkan kunci kontak dalam posisi ‘on’. Oiya ¬†Kunci kontaknya juga cukup kokoh dan cukup¬†anteb berbobot.

Wujud kunci kontak New Honda Sonic 150R

Untuk konsumsi bbm dalam hal ini menggunakan pertamax, boleh dibilang cukup irit, rata-rata dalam satu liter mampu menempuh jarak sejauh 48 km.

Oke demikianlah review saya akan New Honda Sonic 150R dalam penggunaan harian maupun digunakan diberbagai medan, Semoga bermanfaat, dan saya ucapkam banyak terimakasih kepada PT. Astra Internasional – tbk Honda Cabang Yogyakarta atau Astra Motor Yogyakarta yang telah meminjami unit motor ini.

90.6 KM bersama New Honda Sonic 150R ( Hari ketiga)

New Honda Sonic 150R di Hutan Pinus Mangunan

Saatnya si sonic diajak berangkat kerja(Senin, 4/9), biasanya menunggangi motor bebek 100cc, kini mengendarai bebek balap hyper-underbone 150cc, kaget bukan kepalang. Biasa melaju nyaman di angka 60-70 kpj kini diangka 80-90 kpj.

Ini motor memang sesuai dengan namanya, Sonic entah maksudnya apa, apakah kependekan dari supersonic yang mengejawantahkan sebuah kecepatan diatas kecepatan suara. Ataukah si Sonic sebuah tokoh animasi/ kartun Amerika yang merupakan animasi hewan landak berwarna biru-putih bermata hijau yang mampu berlari super-cepat. Point-nya sonic merupakan  yang mampu berlari super-cepat.

Begitulah yang ada di motor ini, tenaganya begitu responsif (beringas), galak,  muntahan power yang luar biasa besar. Memang ada beberapa teman yang mengatakan bahwa sedikit puntir gas saja motor ini sudah melesat.

 

Menggunakan bebek biasa saja dikendarai dengan agressif, lha kini menunggang bebek super, sudah deh mbungahi (menjadi-jadi).

Setiap start di lampu merah, dalam sekejap saja sudah pada tak kelihatan (tertinggal jauh dibelakang sana)…edyan seperti motor drag.

Masih disatu hari yang sama, saya juga mengajak si Sonic untuk berboncengan dan melalui jalanan pegunungan wilayah Imogiri dan Dlingo, di kawasan wisata hutan pinus, lalu melewati kebun buah mangunan, yangmana jalanan berkarakter jalan menanjak, turunan. meskipun berjalan/ melaju santai masuk gigi 3 , si Sonic tetap melaju ditanjakan dengan santainya, nyaman tanpa terasa ngoyo, sepertinya tenaga masih tersimpan banyak (melimpah).

 

90.6 km menghabiskan pertamax 2.29 liter

Di hari ketiga review New Honda Sonic 150R cuma sejauh 90.6 km, dan sedikit heran konsumsi bbm sebanyak 2,29 liter, jika dikalkulasi 1 liter untuk 39,56 km.

Ok nantikan review selanjutnya di hari keempat.

94 Km Bersama New Honda Sonic 150R (Hari Pertama)

Start point #1 : Numpang nampang didepan BigWing Jogja – Astra Motor Yogyakarta

Hari Sabtu (2/9) ini kesampaian juga nyemplak motor bebek balap besutan Honda, si Sonic Reborn, yaa meskipun bukan produk baru, speedometer sudah di angka 960an km, dan merupakan buatan tahun 2015.

Nama Sonic memang sudah dikenal lama sebagai motor Honda bergenre bebek sport atau underbone atau model ayago(ayam jago), kalao saya sih menyebutnya ke model hyper-underbone atau genre motor drag style. Kalau dulu Honda Sonic 125SR hanya berkubikasi mesin 125 cc, SOHC dan produk CBU yakni buatan Thailand _ tapi kini sudah buatan dalam negeri sudah 150cc DOHC, dan beragam fitur modern lainnya.

Well , back to basic, kemarin Sabtu itu, saya dapat pinjaman satu unit New Honda Sonic 150R , siang hingga sore mencoba merasakan nunggang diatas si Sonic keluar dari kandangnya(Astra Motor Yogyakarta) langsung aku aja naik gunung. Mengarah ke tenggara, yakni lereng gunung Merapi, check point #1  Merapi Park, sebuah obyek wisata baru didalamnya ada beberapa landmark wisata terkenal luar negeri , seperti menara Eiffel, menara condong, kincir belanda dan lain sebagainya.

New Honda Sonic 150R nampang di Merapi Park

New Honda Sonic 150R nampang didepan Mesum Gunung Merapi

Tapi sebelumnya mejeng sebentar di depan MGM, Misteri Museum Gunung Merapi, lalu sedikit ke tenggara lagi ke arah The lost World Castle, ini juga sebuah obyek wisata baru juga dikawasan wisata Merapi.

New Honda Sonic 150R didepan gerbang The Lost World Castle

Well, cukup untuk hari itu, lalu si Sonic aku ajak pulang, melewati ringroad utara, lalu ringroad barat. Nah disini di ringroad barat Sonic sempat mencapai 120km/jam, wah cukup kentjang juga ya, dan baru kali ini juga naik motor sekencang ini.

Selepas ringroad barat mencoba melewati sisi barat Bantul, daerah Bangunjiwo,  gua Selarong dan sampaulah dirumah.

Liat speedometer, tertera angka 1062.4km bar bbm kurang dua strip. Sedangkan km awal pada angka 967.5 km , jadi jika dikurangi ketemu 94.9 km.

Speedometer New Honda Sonic 150R

Dan mencoba menghitung konsumsi bahan bakar berpedoman dengan sistem full to full, jadi perhitungan km awal (bahan bakar minyak) bbm di posisi/ kondisi penuh/full tank, dan perhitungan KM  akhir juga pada saat bbm kondisi penuh.

Nah dikondisi KM awal pada angka 967.5 KM dan kondisi akhir pada angka 1064,8 KM (jarak rumah dan SPBU), dan membutuhkan asupan pertamax 2.07 liter, jadi 1.064,8-967,5= 97.3 : 2,07= 47.004, jadi 1 liter pertamax bisa untuk menempuh jarak sejauh 47,004 KM.

Wah irit juga ya, oke sekian dulu, ntar disambung lagi trip di Gunung kidul !!!

Numpang nampang didepan The Lost World Castle