Serunya bLU cRU Riding Experience All New R15 Connected Series, Bisa Bikin Ketagihan


Daya tarik All New R15 Connected Series kian memikat konsumen yang ingin merasakan pengalaman mengendarai motor generasi teranyar R Series itu. Melalui aktivitas bLU cRU riding experience, Yamaha menyediakan wadah bagi konsumen maupun komunitas agar dapat merasakan berbagai keunggulan All New R15 Connected Series.





Kegiatan bLU cRU riding experience ini menjadi ajang bagi para pengguna motor Yamaha untuk Enjoy rangkaian agenda yang diadakan, buat Skill Up teknik berkendara yang tepat dan dapat Connect atau terhubung dengan bikers lainnya sehingga makin mempererat koneksi antara konsumen atau komunitas. Salah satu aktivitas bLU cRU riding experience di bagian on road menjajal All New R15 Connected Series misalnya dilakukan beberapa waktu lalu di sirkuit Gokart Boyolali, Jawa Tengah. Para peserta mendapatkan edukasi dari tim Yamaha Riding Academy (YRA) dan pembalap binaan Yamaha Racing Indonesia yang musim ini berkompetisi di R3 bLU cRU European Championship yaitu Wahyu Nugroho.



”Event bLU cRU selalu diikuti dengan antusias oleh konsumen dan komunitas Yamaha, seperti riding experience All New R15 Connected Series yang digelar baru-baru ini di sirkuit Gokart Boyolali. Dalam aktivitas ini kami memberikan kesempatan kepada para peserta agar mendapatkan pengalaman berkendara motor sport terbaru Yamaha. Istimewanya lagi karena diadakan di sirkuit jadi membuat peserta makin bersemangat memanfaatkan sepenuhnya kesempatan yang tidak biasa ini. Mereka mendapatkan pengalaman yang lengkap karena sekaligus menjadi bagian dari keluarga bLU cRU yang penuh dengan hal yang menyenangkan untuk dinikmati serta memperoleh bekal pengetahuan berkendara yang benar,” ungkap Johannes B.M.S, Chief Yamaha DDS 3 (Jawa Tengah – Yogyakarta).





Sementara itu Refangga Ardi, konsumen Yamaha yang ikut dalam keseruan bLU cRU riding experience menggunakan All New R15 Connected Series di sirkuit Gokart Boyolali, mengutarakan rasa bahagianya dan ketagihan ingin ambil bagian lagi dalam event seperti ini.



”Seru sekali ikut acara bLU cRU ini, langsung bikin ketagihan mau ikut lagi. Di event ini tim Yamaha Riding Academy dan pembalap Wahyu Nugroho memberikan teori terlebih dahulu, lalu langsung diterapkan di sirkuit. Sebagai pecinta motor sport dan racing, ini pengalaman tak terlupakan naik motor baru Yamaha yaitu All New R15M Connected-ABS, apalagi dilakukan di sirkuit makin istimewa rasanya. Saya juga bertemu Wahyu Nugroho yang merupakan salah satu pembalap Indonesia yang saya support, kesempatan ini bisa saya dapatkan karena mengikuti aktivitas bLU cRU. Handling motor ini enak banget dengan adanya suspensi Up Side Down. Pindah gigi (ke atas) tanpa mengoperasikan kopling bisa dilakukan karena ada fitur Quick Shifter jadi mempermudah akselerasi.

Lalu akselerasi juga terbantu saat keluar dari tikungan karena didukung Traction Control System (TCS) yang mencegah ban selip. Performa motor ini juga optimal saya rasakan, tentunya karena dibekali VVA (Variable Valve Actuation). Bangga juga bisa riding motor ini yang tampilannya seperti moge,” ungkap Refangga Ardi.

XSR 155 Motoride “Tour the Java Heritage”, Tampilkan Karya Custom Builder Yard Built Jawa Tengah dan Jogja

Rangkaian program Yard Built Indonesia masih bergulir, dimana Yamaha menggandeng builder kenamaan Tanah Air untuk melakukan custom XSR 155 dengan kreatifitasnya masing-masing. Setelah sukses digelar di Jakarta, Bandung dan Bali, program ini juga hadir di Jawa Tengah dan Jogja. Empat builder dari Jawa Tengah dan Jogja menampilkan hasil custom motor XSR 155 mereka yang tampil perdana di event XSR 155 Motoride yang digelar di Jogja, Sabtu 26 Maret 2021.

Para builder yaitu Hendra Cahyono (Pap n Mam Modified), Denny Andrean “Jandro” (Disaster 13), Yonatan Ricky (DM Work Motorcycle), dan Wendy Purnama (W Bike Kustom) juga bergabung bersama media dan konsumen melakukan touring berkendara XSR 155 dalam aktivitas bertajuk XSR 155 Motoride “Tour the Java Heritage”, melintasi rute menuju tempat budaya dan destinasi wisata populer. Perjalanan touring ini melewati jalan-jalan lurus beraspal perkotaan hingga tanjakan perbukitan.

Acara dimulai dengan press conference di Kebon Ndalem Café dimana pada sesi ini dilakukan launching unit custom XSR 155 Yard Built serta penjelasan konsep modifikasi dari masing-masing builder. Lalu aktivitas dilanjutkan dengan agenda riding melalui Jalan Malioboro, lalu menuju Taman Sari yang merupakan cagar budaya warisan Keraton Yogyakarta. Setelah itu dilanjutkan ke pusat kerajinan perak di Kotagede, berlanjut ke area Candi Prambanan dan berakhir di Obelix Hills Sleman. Di perbukitan tersebut digelar sesi sharing builder dengan konsumen seputar modifikasi XSR 155.

“Jogja dikenal sebagai salah satu wilayah dengan perkembangan custom motor yang cukup pesat dan penuh antusiasme sehingga cepat mengikuti tren, serta lingkup modifikasinya kental dengan sentuhan seni. Hadirnya XSR 155 ikut menggairahkan perkembangan custom di Jogja, apalagi motor ini mudah dimodifikasi dengan berbagai gaya sesuai selera konsumen yang menyukai seni dan keindahan. XSR 155 telah menjadi tren di kalangan pecinta motor custom, salah satunya juga bisa dilihat dari market motor ini yang terus naik di Jogja. Ditambah lagi dengan hadirnya program Yard Built dan event XSR 155 Motoride makin menambah kecintaan dan kebanggaan menggunakan XSR 155. Acara yang digelar dengan beragam tema menarik ini menyuguhkan karya custom builder Yard Built yang menginspirasi dunia modifikasi, serta memberikan pengalaman touring bersama Yamaha di tempat heritage dan bernuansakan nature, sangat cocok dikendarai di Jogja yang merupakan kota bersejarah, kaya akan pariwisata dan budaya, serta unggul di dunia custom,” ungkap Johannes B.M.S, Chief Yamaha DDS 3 (Jawa Tengah & Jogja).

Adapun penjelasan builder terkait custom XSR 155 pada sesi press conference sebagai berikut :

Hendra Cahyono (“XSR 155 Modern Flat Track”)

Desain moto XSR 155 sudah kental akan custom, dan untuk program Yard Built melihat bentuk frame depan XSR 155 seru juga dibikin flat track. Dan kami ingin membuat flat track yang kesannya modern futuristik. Referensi lihat dari motor flat track tapi disesuaikan dengan taste Pap N Mam. Untuk body pakai bahan full alumunium dan pengerjaannya handcraft yang merupakan ciri khas Pap N Mam. Serat-serat alumunium hasil goresan amplas terlihat. Tampilan lampu depan dan belakang hal yang baru, headlamp pop up style, dimana lampu bisa membuka dan menutup secara otomatis. Wheelbase dipanjangin, header knalpot bahan titanium dengan dibekali fitur exhaust valvetronic dan silincer aluminium custom. XSR 155 Modern Flat Track ini cocok untuk mereka yang suka hal modern dan petualangan.

Denny Andrean (“XSR 155 Chopper Pancaka”)

Untuk Yard Built ini untuk pertama kalinya saya bikin motor dengan delta box menjadi chopper. Saya ingin memperlihatkan kalau XSR 155 bisa diubah jadi chopper. Untuk custom motor ini lebih ke detailing part, stang tinggi, long fork, tangki bentuk peti mati sebagai tribute momen pandemi saat ini agar segera bebas dari virus Covid-19. Nama motor ini Pancaka artinya api pembakar, supaya motor ini tetap menyala. Dan ini akan menjadi satu-satunya XSR 155 chopper dengan konsep ini dari bengkel saya, tidak akan dibuat lagi sebagai apresiasi berkolaborasi dengan Yamaha. Rencananya saya ingin touring dengan XSR 155 chopper ini ke Bali.

Yonatan Ricky (“XSR 155 Infinite Dirt Bike”)

Custom XSR 155 yang saya bikin inspirasinya dari motor cross tahun ’80-an yang punya look klasik tapi beberapa fitur sudah modern, jadi masih nyambung dengan XSR 155. Dalam modifikasi ini diperkuat model klasik di body belakang dengan menampilkan lekuk minimalis dan bulat-bulat. Fender depan dan belakang juga menonjolkan tampilan klasik. Dengan sentuhan DM Work, pengaplikasiannya menjadi model yang simpel dan fungsional, karena sesuai market bengkel saya yang menyasar konsumen yang menggunakan motor untuk harian. Jadi dibuat tidak ekstrim tapi sisi detailnya rapi, inti motor pabrikan tidak hilang. Ada pemotongan frame belakang tapi sistemnya knock down (bongkar pasang).

Wendy Purnama (“XSR 155 Big Wheels BWXSR155”)

Dalam program Yard Built ini, saya pilih inspirasinya dari motor Yamaha BW200. Selain agar berbeda dari yang lain, konsep awal XSR 155 sudah bagus, jadi dengan big wheels tambah kekar, elegan, gagah dengan warna hitam glossy dan army glossy. Body set baru, kaki-kaki full set diganti baru. Kaki-kaki dan area transfer gear dirubah, agar sesuai dengan penggunaan roda yang lebih besar. Custom motor ini pun tidak mengesampingkan fungsinya. “BWXSR155” ini motor yang cocok dipakai buat adventure.
 

Besarnya Antusias Kaum Muda Terhadap Yamaha Fazzio Hybrid-Connected di Ajang Soegijapranata Basketball League 2022


Kompetisi olahraga menjadi wadah yang tepat mendukung pengembangan bakat anak-anak muda sekaligus berprestasi di bidang tersebut. Untuk itu Yamaha turut berkontribusi, salah satunya dengan ambil bagian mendukung penyelenggaraan Soegijapranata Basketball League (SBL) di tahun 2022 ini.


Di ajang tersebut, Yamaha sekaligus memperkenalkan motor terbarunya Fazzio Hybrid-Connected yang cocok menjadi partner berkendara kawula muda termasuk yang gemar berolahraga. Mereka dapat tampil stylish dan trendy dalam berkendara menggunakan Fazzio Hybrid-Connected yang dapat memenuhi kebutuhan tersebut. ”Kami melihat besarnya antusias para peserta Soegijapranata Basketball League (SBL) ini karena hobi berolahraga basket sekaligus ingin berprestasi. Hadirnya motor Classy Yamaha yaitu Fazzio Hybrid-Connected pun turut menghidupkan atmosfer pelaksanaan kompetisi ini dan menarik perhatian anak-anak muda yang terlibat di dalamnya yang ingin mendapatkan pilihan motor sesuai segmen mereka dan menunjang mobilitas atau penampilan saat berkendara di jalanan,” papar Johannes B.M.S, Chief Yamaha DDS 3 (Jawa Tengah & Jogja).





Sementara itu, dari hasil partai puncak kejuaraan ini yang digelar di Sport Center Unika Soegijapranata, Semarang akhir Februari lalu, tim bola basket putra dan putri SMA BPK Penabur Cirebon yang baru pertama kali mengikuti ajang SBL ini, berhasil mengawinkan gelar.




Kekuatan merata yang dimiliki tim putra SMA BPK Penabur Cirebon berhasil menaklukkan SMA Bina Amal dengan skor mencolok, 80-29. Sedangkan tim putri SMA BPK Penabur Cirebon juga sukses mengalahkan tim SMA Terang Bangsa dengan skor 67-47.





Keberhasilan SMA BPK Penabur Cirebon ini dilengkapi dengan raihan MVP dari tim putra dan putri asal kota udang Cirebon. Likemo Cinrad berhasil menjadi pemain terbaik untuk sektor pria sedangkan di sektor putri, Margareth Janna berhasil menjadi yang terbaik alias meraih penghargaan sebagai MVP.




Sedangkan di tingkat perguruan tinggi, tim basket putri tuan rumah, Unika Soegijapranata Semarang berhak menjadi kampiun setelah menghentikan perlawanan dari Undip Semarang dengan skor 71-45. Di sektor putra, keberuntungan belum berpihak di tim Undip Semarang yang harus mengakui keunggulan tim basket Universitas Semarang dengan skor 76-54. Dengan hasil ini, maka tim basket Undip harus rela menjadi yang terbaik kedua meski mengirimkan wakilnya di final baik putra dan putri.





Atas hasil ini, Nia Titin pemain sektor putri dari Unika Soegijapranata berhasil meraih gelar MVP putri setelah mengantarkan timnya menjadi kampiun di kompetisi SBL 2022. Sedangkan gelar pemain terbaik di sektor putra untuk tingkat perguruan tinggi berhasil diraih oleh Yordan Ezra.