133 Km Bersama Honda ADV150

Honda Adv150 dihinggapi kupu-kupu
kemarin naik yang versi ABS

Sabtu (14/9) kemarin, mimin berkesempatan untuk mencoba motor baru dari Honda. Tidak tanggung-tanggung, tercatat setidaknya 133 kilometer jarak yang mimin tempuh. Eh mimin gak sendirian juga sih, bersama rekan blogger Vlogger se Jogja dan rekan media nasional region Jogja kedu Banyumas, jadi touring jarak menengah kemarin sangat seru. Terlebih Astra Motor Center Jogja selaku yang punya gawe memilih rute yang yahuud, melewati jalan pegunungan wilayah Bantul dan Gunung kidul yang sarat dengan tanjakan dan turunan, serta penuh liku, mantap.


133 kilometer dibagi menjadi 3 etape, bertema touring Honda ADV150 “Explore in City” 

*Etape #1*
Astra Motor Center Yogyakarta – Gunung Mungker (via Jl. Kasihan) 55 km

*Etape #2*
Gunung Mungker – RM. Pari Gogo (Semanu) 33 km

*Etape #3*
RM. Pari Gogo (Semanu) – Plaza Ambarrukmo 45 km

Etape pertama, melibas jalanan kota Jogja bagian tengah barat, dimulai 09.20 dari Astra motor Center Yogyakarta, kearah (jl Magelang, kemudian masuk kiri terus ada perempatan lurus hingga ada perempatan kemudian belok kiri (jl Kabupaten) hingga tembus jl ringroad, dan belok kanan dan tetap jalur lambat jalur sepeda motor.

Lalu terus melewati ringroad barat , menembus jl wates, melewati UMY, hingga ringroad Selatan, sampai perempatan Kasihan ambil kanan, atau ke Selatan kemudian ambil kanan melewati daerah Bangunjiwo, kemudian ke selatan daerah Bibis, Nah disini ada jalanan yang menanjak, daerah sini merupakan jalan yang sering mimin lewati karena dekat dengan rumah, di jalan ini cukup terbilang ‘berasa’ buat motor, tapi terasa enteng bagi ADV150 ‘motor yang sempat menghebohkan waktu pertama kali dihadirkan’.

Next, melewati pajangan(depan lapas Bantul) ambil kanan melewati Kalakijo yang lagi tren kuliner Ingkung nya, kemudian melewati jalan Sedayu lalu jalan Sandakan, kearah timur sampai perempatan Palbapang, lalu ambil kanan/ke selatan Jl Sama-sama, hingga Pertigaan Joilayan, ke timur nah disini di Jl Ganjuran asik view nya nih jln lurus kanan kiri ada pohon, terus ke timur melewati Gereja Ganjuran hingga tembus jl Parangtritis, kemudian belok arah ke utara hingga sampai perempatan Bakulan, lalu ambil kiri, atau ke arah timur, perempatan Barongan terus ke timur sebelum makan raja-raja Imogiri ambil kanan, Jalan Mangunan, nah ini jalan mulai menanjak dan berliku, wuih benar-benar merasakan akselerasi motor, mencoba mengingat-ingat tenaga terasa melimpah-ruah, gak terasa berat atau ngoyo gitu sih, enteng saja. Sampai pertigaan Mangunan ambil lurus arah wisata Hutan Pinus, disini tanjakan juga cukup curam loh. Sekali lagi Honda ADV150 terasa enteng saja, setelah melewati spot wisata hutan Pinus Mangunan, jalan aspal mulai rusak dan bumpy/ gak rata, wah ternyata kinerja peredam yakni shock depan dan belakang bekerja dengan baik dan sempurna, mampu meredam getaran roda saat melibas kubangan dan jalan tidak rata, jadi lama-kelamaan kita mulai hapal, kita gak perlu menghindar jika ada kubangan kecil atau aspal yang rusak. Setelah melewati spot wisata Puncak becici, terus hingga tembus perempat Terong ambil arah Utara, arah Patuk, sampailah di finish etape 1, Wisata Gunung Mungker, 10.30

take by: Amama Sei roda2blog.com

Break setidaknya sejam, menikmati wisata Gunung Mungker sambil pada memburu spot terbaik untuk berfoto ria.

*

Next, Etape kedua, dari Gunung Mungker ambil kiri atau balik ke jalan yang tadi hingga perempatan Terong, lalu ambil kiri arah Paliyan Gunungkidul. Jalan berkelok menurun, melewati jembatan Getas, nah disini nih selepas jembatan Getas ada kesempatan menggeber motor betot gas hingga tembus 100kpj, terus melewati jalan relatif datar panjang, hingga sampai di RM Pari Gogo Semanu, 12.15.waktunya maksi, ‘break’ isoma.

**

Lanjuuut etape 3, balik melewati jalan tadi, lewat Lanud Gading, terus ke barat, kota Wonosari, Patuk, Piyungan, jalan menurun dan berkelok, asyik banget nih ergonomi dari ADV150. Dari Piyungan terus ke barat hingga tembus jl ringroad timur ambil kanan ke arah utara terus, melewati jembatan Layang Janti, kemudian masuk ke kota, melalui jl Solo, ke barat sedikit sampailah finish di Plaza Ambarrukmo 14.30

Honda ADV150 parkir di Ambarukmo Plaza
Ini nih yang mimin kendarai (tengah)
source: Astra Motor Jogja
Iklan

Nah Ini Motor matic Petualang, Honda ADV 150

Kamis (18/07) kemarin menjadi tonggak sejarah lahirnya motor matic baru Honda, bukan matic biasa, namun matic yang luarbiasa, dengan desain sedikit ekstem dan sepertinya diperuntukkan pada segala medan,  untuk adventure,  untuk berpetualang. 

 

Secara keseluruhan tampilan, Honda ADV150 terlihat futuristik dan manly. Memiliki jarak terendah dengan tanah setinggi 165mm membuat skutik ini semakin gagah dan mudah melintasi jalanan di berbagai kondisi. Desain suspensi depan yang kokoh serta penyematan wavy disc brake sebesar 240mm pada roda depan dan sebesar 220 mm pada roda belakang memberikan kestabilan dalam melakukan pengereman serta tampil semakin sporti dan terdepan di kelasnya.

Pada bagian belakang, disematkan twin subtank rear suspension untuk memberikan kenyamanan dan kestabilan yang optimal pada saat menikung, jalan bergelombang dan berboncengan. Penggunaan tapered handle bar dan ban semi dual purpose berukuran besar 110/80 – 14 (depan) serta 130/70 – 13 (belakang) semakin memberikan kesan gagah dan tampil beda pada Honda ADV150.

Teknologi pada bagian tata cahaya full LED juga membuat skutik ini tampil semakin futuristik. Lampu depan telah menggunakan LED dan dilengkapi sistem Daytime Running Light (DRL) yang modern. Selain itu skutik ini juga dilengkapi dengan lampu belakang dan lampu sein LED dipadukan dengan sepatbor belakang yang memiliki desain layaknya motor besar.

Honda ADV150 didukung mesin 150cc, berpendingin cairan, eSP dengan sistem pembakaran injeksi PGM-FI. Berdasarkan hasil tes internal dengan metoda ECE R40 EURO 3, konsumsi bahan bakar menunjukkan angka 46,6 km/liter (fitur ISS on) sehingga mampu menempuh jarak hingga 373 km dalam sekali pengisian penuh bahan bakar.

Untuk kemudahan berkendara, sistem full digital panel meter yang memiliki layar besar dan berkesan tangguh dapat menampilkan berbagai informasi antara lain indikator aki, indikator suhu luar (yang pertama di kelasnya), konsumsi bahan bakar rata-rata, konsumsi bahan bakar instan, indikator penggantian oli mesin, jam, tanggal, Trip A & Trip B.

Honda ADV150 dibekali fitur-fitur penunjang untuk pengguna, seperti Two Step Adjustable Windscreen yang disematkan pertama kalinya di skutik kelas 150cc. Fitur yang biasa digunakan pada motor besar ini dapat disesuaikan dalam dua tingkat ketinggian dengan pengoperasian yang mudah. Model ini juga memiliki ruang penyimpanan sebesar 28 liter yang dapat menunjang kebutuhan pengguna dalam menyimpan barang. Pada sisi keamanan, skutik ini telah ditunjang Honda Smart Key dan alarm system. Untuk kenyamanan, telah dilengkapi dengan power charger pada console box depan dan jok berdesain lebih tinggi di bagian belakang yang akan menunjang kenyamanan dalam berkendara.

Dibekali pilihan fitur Anti-lock Braking System (ABS) dan Combi Brake System (CBS) dengan 3 kaliper, Honda ADV150 akan semakin membuat pengendaranya merasa aman dan nyaman. Untuk memperkuat faktor kemananan, Honda ADV150 telah dilengkapi pula dengan fitur ESS (Emergency Stop Signal) pada tipe ABS. Dimana ESS secara otomatis akan mengaktifkan lampu hazard saat melakukan pengereman mendadak, sehingga dapat memberikan peringatan ke pengendara di sekitarnya terutama pada posisi di belakang kendaraan untuk menghindari kemungkinan kecelakaan.

ACG starter melengkapi kemampuannya agar tetap halus saat mesin dinyalakan. Fitur ini bergandengan dengan ISS (Idling Stop System) khas Honda yang membuat mesin mati otomatis saat berhenti, dan menyala kembali hanya dengan memutar tuas gas.

Honda ADV150 dipasarkan dengan dua tipe, ABS – ISS dan CBS-ISS dengan total 6 varian warna yang futuristik dan manly . Tipe ABS – ISS dipasarkan Rp 36,5 juta (On The Road Jakarta) ini tersedia dalam dua warna, yakni Advance Red dan Advance White. Sementara itu tipe CBS-ISS yang dipasarkan seharga Rp 33,5 juta (On The Road Jakarta), mendapat empat pilihan warna, yakni Tough Matte Brown, Tough Silver, Tough Matte Black, dan Tough Red. (Astra-motor)

Berikut spesifikasi nya

 

Tipe Mesin 4 – Langkah, SOHC, eSP, Idling Stop System
Sistem Suplai Bahan Bakar PGM – FI ( Programmed Fuel Injection )
Diameter X Langkah 57,3 x 57,9 mm
Tipe Tranmisi Otomatis, V-Matic
Rasio Kompresi 10,8 : 1
Daya Maksimum 10,7 kW ( 14,5 PS ) / 8.500 rpm
Torsi Maksimum 13,8 Nm ( 1,34 kgf.m ) / 6.500 rpm
Tipe Starter Elektrik
Tipe Kopling Automatic Centrifugal Clutch Dry Type

Tipe Rangka Double Cradle
Tipe Suspensi Depan Telescopic
Tipe Suspensi Belakang Twin Subtank Rear Suspension
Ukuran Ban Depan 110/80 – 14 M/C Tubeless
Ukuran Ban Belakang 130/70 – 13 M/C Tubeless
Rem Depan Hydraulic Disc
Rem Belakang Hydraulic Disc
Sistem Pengereman Triple Pot Hydraulic, CBS ( untuk tipe CBS ), Anti – Lock Braking System (untuk tipe ABS)

Panjang X Lebar X Tinggi 1.950 x 763 x 1.153 mm
Tinggi Tempat Duduk 795 mm
Jarak Sumbu Roda 1.324 mm
Jarak Terendah Ke Tanah 165 mm
Curb Weight 132 kg ( Tipe CBS ), 133 kg ( Tipe CBS – ISS )

Kelistrikan:

Tipe Baterai / aki: MF 12V – 5Ah

Sistem Pengapian: Full Transisterized

Tipe Busi: NGK MR8K-9

Kapasitas Tangki Bahan Bakar: 8L

Kapasitas Minyak Pelumas: 0.8L (Penggantian Periodik)

(Sumber astra-motor)

Honda ADV150
Tampaknya depan Honda ADV150
suspensi belakang Honda ADV150
Knalpot Honda ADV150