Akhirnya Gudel Yang Kena Bom Rakitan Mati Semalam

Gudel yang terkena bom rakitan

Gudel yang terkena bom rakitan

Akhirrnya ‘Gudel’ (anak kerbau) yang terkena bom rakitan berhulu ledak rendah mati semalam Selasa, 21 November 2017 pukul 23.30 Wib. Gudel milik Subadri (64) warga Sawahan RT 04 Sumberagung, Jetis, Bantul, meninjak bom sehingga meledak melukai badannya. Beruntung saat ledakan terjadi posisi Subardi berjarak sekitar 25 meter dari sumber ledakan sehingga tidak mengalami luka.

Namun begitu, guna penyelidikan lebih lanjut gudel tersebut belum dikuburkan.

Menurut kronologi, si anak kerbau tersebut Selasa pagi menginjak Bom Rakitan sehingga meledak melukai badannya.

Akibat kejadian tersebut Gudel yang berumur kurang lebih 1 tahun itu mengalami luka-luka pada kedua kaki belakang dan perutnya tertancap puluhan paku ukuran 3 – 5 cm.

 

Setelah terkena ledakan, Gudel itu langsung dibawa pulang untuk dilakukan pengobatan oleh drh. Chatarina Aura Shinta Dewi dari Puskeswan Jetis Bantul, namun apa dikata akhirnya tadi malam Gudel tersebut mati karena luka akibat tertancap paku ditubuhnya.

 

Setelah kejadian ledakan bom itu langsung ditangani oleh Team Gegana / Jibom Polda DIY dibantu Tim Inafis Polres Bantul yang dipimpin oleh Kaden Gegana AKBP R. Kokok dengan melakukan olah TKP dan strerilisasi.

 

Dalam olah TKP tersebut  Tim Jibom berhasil mengamankan puluhan paku kecil ukuran 3 cm dan paku besar ukuran 5 cm, serpihan kaleng plastik, pembungkus baterai, karet kabel, wolfram, Baterai Eferedy AA, rangkaian elektronik yang diduga berasal dari bahan peledak dan Plastik yang berisi dompet berbahan plastik.

 

Pelaksanaan olah TKP itu dipantau langsung oleh Bapak Kapolda DIY Brigjen Drs. Prasta Wahyu Hidayat beserta dengan Pejabat Polda DIY dan Kasat Brimobda Polda DIY, Kapolres Bantul, Waka Polres, Kabag Ops dan para perwira lainya.

Sementara Subadri mengikhlaskan kematianya, dikabarkan bahwa gudel tersebut dibeli Subadri sebulan yang lalu seharga 11 juta. 

 

Sumber : tribratanewsbantul

 

Iklan

Bom Rakitan Meledak Lukai “Gudel” Di Area Sawah Sumberagung Jetis Bantul

img_20161101_181705_773

“Dhuarrrrr”, suara ledakan keras terdengar dari area sawah tepatnya di Bulak Sawahan RT 03 Sumberagung, Jetis, Bantul. Bahkan radius suara terdengar hingga 1 km.

Bom yang diduga bom rakitan ini meledak sekitar pukul 10.45 WIB Selasa (01/11/2016), melukai satu ‘gudel’ anak kerbau, perut dan kakinya terseok oleh isian bom yang berupa paku.

 

Berikut ini kronologi menurut Kapolsek Jetis AKP Slamet Subiyantoro yang berada di lokasi sesaat setelah terjadinya ledakan;, kejadian tersebut berawal saat Subadri (64 tahun) warga  Sawahan RT 04 Sumberagung, Jetis, Bantul menggiring 3 ekor kerbau miliknya, 1 kerbau dewasa dan 2 ekor anaknya, untuk dimandikan di Sungai Dreman.

 

Kerbau anakan tiba-tiba berlari dan oleh Subardi dikejar. Subardi berhasil menggiring kerbau anakan dengan menggunakan induknya menyusuri bulak di pinggir Sungai Dreman. Saat itulah salah satu anakan kerbau milik Subardi menginjak benda seperti kaleng yang kemudian langsung meledak, ‘duarrr!’. Sebuah ledakan keras tiba-tiba terjadi.

 

Subardi melihat salah satu kerbaunya terkapar, namun masih hidup. Tubuhnya, terutama bagian perut dan kaki mengalami luka dan dipenuhi paku berbagai ukuran. Ceceran paku juga sampai hingga ke aspal. Sementara Subardi, saat ledakan terjadi berjarak sekitar 25 meter sehingga tidak mengalami luka.

Dan berikut beberapa foto-fotonya:

 

Kapolsek Jetis menambahkan, dari hasil analisa sementara kami menduga benda tersebut sejenis bom rakitan. Namun untuk lebih pastinya kita tunggu saja hasil penelitian laboratium dari Tim Jibom Polda DIY. “Yang jelas polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikanya dan juga mencari pemiliknya,” ujar Kapolsek Jetis.

Sumber : tribratanewsbantul

Dan berikut beberapa foto-fotonya:

img_20161101_181735_515

Isian bom berupa paku

Sumber gambar : grup facebook ICJ

img_20161101_181833_059

Gudel yang terkena bom rakitan