Service Gratis Motor Viar area Jakarta dan sekitarnya

 

Viar Cross 250 SE

Hei bro n’ sist..ada good news nih , khususnya bagi kalian yang punya motor Viar, dan untuk kalian yang berdomisili di wilayah Jakarta dan sekitarnya, pihak Viar motor akan mengadakan program servis gratis nih untuk kalian.

Nah segera dicatat ya jadwalnya:
1. Viar Rempoa tanggal 9 – 24 Juli 2018
2. Viar Hasibuan tanggal 9 – 24 Juli 2018
3. Viar Gunung Putri tanggal 9 – 24 Juli 2018
4. Viar Dadap tanggal 9 – 24 Juli 2018
5. Viar Karawaci tanggal 9 – 24 Juli 2018
6. Viar Balaraja tanggal 9 – 24 Juli 2018
7. Viar Pandeglang tanggal 9 – 24 Juli 2018
8. Viar Tubagus Angke tanggal 26 – 28 Juli 2018
9. Viar Muara Angke tanggal 26 – 28 Juli 2018
10. Viar Pasar Minggu tanggal 30 – 31 Juli & 1 Agustus 2018
11. Viar Serpong tanggal 2 – 11 Agustus 2018
12. Viar Cibadak tanggal 2 – 11 Agustus 2018
13. Viar Cileungsi tanggal 2 – 11 Agustus 2018
14. Viar Ciledug tanggal 13 – 15 Agustus 2018
15. Viar Kotabumi tanggal 23 – 25 Agustus 2018
16. Viar Cipondoh tanggal 27 – 29 Agustus 2018
Nah ini dia update tanggal dan lokasinya. Jangan sampai ketinggalan ya. O iya kuota terbatas lho.

 

Sumber : Akun Facebook ViarMotor

 

Advertisements

Daftar Harga Motor Viar Di Jogja Oktober 2017

Viar cross 70 MT & 100 MT

Beragam produk motor viar turut menyemarakkan belantika kendaraan di tanah air. Yang lebih familiar adalah kendaraan angkut- angkut atau kendaraan niaga, kendaraan beroda tiga bernama Karya. Tapi kini Viar menghadirkan beragam produk motor trail dari mulai yang kecil/mini moto(Cross 70 MT) hingga untuk pro, kendaraan segala medan (ATV) dan motor skuter listrik, dan juga motor Adventure yakni Vortex .

Sedikit mengupas motor trail kecil yakni Viar Cross 70 MT, dimensi 1360x670x820, berat kosong 60,3 kg, ukuran ban depan: 2.50-10, ban belakang: 2.75-10, sistem bahan bakar: karburator, kspasitar tangki bbm: 3.5 l, torsi maksimal : 4,8 N.m/ 5000 rpm, volume langkah: 70 cc, suspensi depan: teleskopik, belakang: mono-shock. Untuk spesifikasi motor listrik Viar bernama Q1 adalah mesin penggerak : Bosch. Baterai : Lithium Ion, rem : Hidraulic Disk brake, pengisian : 5-7 jam, lampu : LED, jarak tempuh : 60km.

Dan berikut daftar harga motor Viar OTR Jogja Oktober 2017 :

Kendaraan On the Road (ada STNK):

  1. E-moto Q1 : Rp 16.700.000
  2. Cross X150 SF : Rp 17.800.000
  3. New Cross X 150 : Rp 18.980.000
  4. Cross X 200 GT : Rp 24.010.000
  5. Cross X 200 ES : Rp 30.140.000
  6. Cross X 250 EC : Rp 43.725.000
  7. Cross X 250 ES : Rp 42.725.000
  8. Vortex : Rp 44.650.000
  9. Vortex S : Rp 39.950.000
  10. New Karya Bit : Rp 21.355.000
  11. New Karya 150 R : Rp 24.550.000
  12. New Karya 150 RL : Rp 25.170.000
  13. New Karya 200 : Rp 26.915.000
  14. New Karya 200 RL : Rp 27.355.000
  15. New Karya 300 : Rp 32.720.000

Kendaraan off the road (tanpa STNK) :

  1. ATV RAZOR 100 SP : Rp 13.250.000
  2. ATV RAZOR 150 UT : RP 19.350.000
  3. ATV RAZOR 250 SUT : RP 31.850.000
  4. ATV RAZOR 300 4X4 : RP 62.500.000
  5. Cross X 70 MT : Rp 8.500.000
  6. Cross X 100 MT : Rp 10.500.000
  7. Cross X 250 ESF : RP 32.625.000

Bagi yang ingin memboyongnya untuk wilayah Yogyakarta, bisa ke CV. Kharisma Motor ( Distributor Utama) di Jl. Magelang Km 7.2 Sleman (utara terminal Jombor 500m) atau Jl. KHA. Dahlan no. 134 Yogyakarta.

.

 

Alasan Logis ‘Viar’ Masih Tetap Gunakan Karburator

Ini Alasan Mengapa Viar Masih Kekeuh Utamakan Karburator

Seperti yang telah diketahui banyak khalayak bahwa pabrikan sepedamotor Viar resmi memperkenalkan Mini Trail-Cross X 100 cc dan New Cross 150 cc. Meski keduanya memiliki berbagai fitur terbaru, rupanya kedua produk terbaru Viar ini masih mengusung sistem pengabutan karburator. Wah, kira-kira apa alasannya ya?

Dipilihnya sistem karburator, memang bukan karena tidak siapnya Viar menyambut teknologi tersebut. Tapi berbagai faktor penyebabnya menjadi alasannya.

“Sudah injeksi atau belum? Saat ini kedua model ini memang masih karburator,” ujar Deputy Director Marketing Viar Motor Indonesia Akhmad Zafitra Dalie di JIExpo Jakarta.

“Dan nanti kalau yang injeksi keluar (diperkenalkannya model sistem injeksi). Model yang mengusung karburator tidak dilupakan. Kenapa? tanya Dalie kembali.

Dalie mengatakan bisa jadi sistem injeksi saat ini memang menjadi satu teknologi terbaru. Namun kesiapan masyarakat pedalaman di Indonesia yang dipertanyakan dirinya.

“Karena di kampung dan ujung sana (pelosok di Indonesia), mereka tidak membutuhkannya sistem injeksi. Banyak dari mereka lebih membutuhkan karburator karena kemudahannya, saat kotor mereka sudah bisa membukanya sendiri dan membersihkannya. Motor langsung bekerja lagi,” katanya.

“Sedangkan sistem injeksi, jika terjadi sesuatu mereka harus datang ke bengkel resmi terlebih dahulu. Ini yang membuat mereka terkadang ogah menggunakan sistem injeksi,” tambahnya.

sumber : detikOto.com