Final : Penjelasan Pengurus ICJ Terkait Viralnya #save4juta

Saat pengurus ICJ klarifikasi/ tabbayun kedua belah pihak masalah viralnya taggar save 4 juta

Dua atau tiga hari terakhir media sosial facebook, khususnya komunitas di jogja yakni grup ICJ, gempar dan heboh terkait akan taggar /#4juta, #save4juta, #patangyuta, yang kesemua menyangkut sebuah nominal uang empat juta. Jadi status apa saja ditanggapi dengan taggar tersebut.
Lalu apa sebenarnya di balik kehebohan diatas?

Bagi yang ingin tau silahkan simak penjelasan dari pengurus grup ICJ yakni mas Yanto ‘Antok’ Sumantri yang di share melalui wall grup ICJ,  yang secara gamblang disertai tabayyun/ klarifikasi dari kedua belah pihak, yuuk kita simak bersama-sama…

#Final
Serius, namum saya sampaikan dengan santai, sesuai gaya bahasa ICJ mawon.
Bagi yang merasa tidak punya cukup waktu membaca dan memahami postingan ini harap abaikan.
Bagi yang merasa ini tidak penting, bukan urusan saya, atau apapun, harap jangan meneruskan membaca postingan ini.
Yang mau protes kalau katanya di ICJ tidak boleh munggunakan kata KLITIH tapi ini Admin malah menggunakanya silakan protes sama tembok, dan berfikir sendiri kenapa kali ini Kami harus menggunakan kata tersebut.
Yang sekiranya akan berkomentar “dawane semono mosok kon moco kabeh”, segera tinggalkan postingan ini.
Hanya untuk yang mau tahu dan mau cari tahu saja…!
Informasi ini murni hanya untuk meluruskan kehebohan di ICJ saja, tanpa ada tujuan lain.
———————————————————————————–

Menanggapi Post beberapa hari yang lalu oleh Saudara Ilham,

Atas Ijin Kapolresta Yogyakarta dan kesediaan kedua pihak, Kami dari ICJ sudah bertemu dengan kedua pihak untuk masing-masing memberikan informasi yang sesuai tentang kejadian tersebut.

Kami memang tidak berkepentingan atas kejadian itu, hanya saja Kami merasa punya kepentingan atas VIRALnya kiriman tersebut di ICJ.

———————————————————————————–

Karena panjangnya kronologi kejadian, tidak semua bisa Kami beberkan detail, namun hanya point-pont utama terkait postingan di ICJ, bukan terkait kejadian dan proses hukumnya.

Bila masih ada yang mangganjal dan Anda merasa perlu mengetahuinya, silakan menghubungi yang bersangkutan.

———————————————————————————–

Adapun hasil pertemuan Kami dengan kedua pihak dan difasilitasi pihak Kepolisian menghasilkan point berikut.

Pihak 1 = pelapor

Pihak 2 = pihak Ilham/terlapor

– Kedua pihak sama-sama terposisi sebagai pelaku dan juga sekaligus korban. Kedua pihak tidak/belum saling mengenal sebelumnya.

– Kejadian tersebut bukanlah tindakan KLITIH. Namun murni pertengkaran spontan antara kedua pihak, tidak ada sajam, tidak ada target sasaran dan terjadi saat masih sore hari, bukan seperti kejadian KLITIH yang seperti asumsi pada umumnya.

– Pihak 1 saat kejadian masih menggunakan seragam SMU, karena hebohnya pemberitaan tentang KLITIH, saat kejadian timbul kekhawatiran jangan-jangan Dia akan diklitih.

– Begitupun pihak 2, karena informasi pelaku KLITIH rata-rata masih SMU, maka dia mengasumsikan bahwa dia mengalami kejadian di KILITH.

– Jadi kedua pihak sama-sama berfikir akan di KLITIH, padahal ini murni pertengkaran spontan mereka di jalan. Bukan AKSI KLITIH.

– Sesaat setelah kejadian, kedua pihak diamankan oleh Kepolisian, lalu selanjutnya datang keluarga masing-masing. Dalam hal ini POLISI tidak ikut berunding, hanya memberikan tempat untuk mereka berunding.

– Dari pihak 2 yang berunding bukanlah Mas Ilham, namun orang tua dari Temannya yang terlibat saat kejadian.

– Angka 4 juta adalah kesepakatan dari perundingan kedua pihak keluarga, tanpa melihat siapa pelaku dan siapa korban, melainkan melihat biaya pengobatan yang diperlukan.

– Pihak kedua mengganti biaya pengobatan 4juta, patungan 2 keluarga masing-masing 2juta, diserahan ke pihak 1, dan dan sejumlah tersebut ternyata memang sudah habis untuk berobat, itupun proses berobat belum selesai, bagi yang penasaran sakitnya apa lukanya apa diobatai apa koq mahal. silakan cek langsung ke pihak 1, kalau saya yang cerita…ndak dikiro gawe-gawe.

– Angka 4 juta keluar pada perundingan ke2, perundingan pertama belum memutuskan hasil tersebut, namun menunggu proses pemeriksaan di RS, dll.

– Dana 4juta diterima pihak 1, bukan POLISI.


Kesimpulan 1 …

Jogja tetap tidak mentolelir KLITIH.

Bedakan KLITIH dengan perseteruan, bukan semua kejadian adu fisik adalah KLITIH.

Silakan membela diri bila mengalami ancaman keselamatan, tidak perlu khawatir kehilangan 4Juta.

Sik njaluk 4 juta kui yo wargamu dewe, iso dadi kancamu dewe, masyarakatmu dewe. sedulurmu dewe, tonggomu dewe, bolomu dewe utowo sopo wae…

Sesama warga…tapi sayang POLISI lagi jadi korban.

Intine 4juta bukan cuma beli betadine…biaya rumah sakit tidak sedikit.

———————————————————————————–

Seiring perjalanan waktu, sebenarnya peristiwa ini sudah dianggap selesai,

namun karena adanya efek psikologi, mas Ilham dalam hal ini bagian dari pihak kedua memposting di ICJ atas kejadian yang dia alami.

Berharap mendapatkan masukan dari teman-teman ICJ.

Mas Ilham mengaku merasa terusik dengan statusnya sebagai tersangka, karena merasa juga dalam posisi yang sulit, mendapat tekanan dan dicap sebagai pelaku klitih oleh lingkungan sekitar,merasa tidak nyaman bersosialisasi.

Masalah status jawaban pihak POLISI yang menjelaskan terkait apa tidak percaya POLISI atau POLISI tidak manjawab pertanyaan dalam pertemuan kemarin tidak dibahas, bagi yang masih mempermasalahkan silakan klarifikasi langsung pada mas Ilham selaku pembuat post pertama.

———————————————————————————–

Kesimpulan 2 …

Masyarakat (dalam hal ini member ICJ) masih sangat butuh hiburan, masih banyak yang trauma dengan pihak POLISI di masa lalu, masih banyak yang intinya cuma ingin ada situasi yang ramai, yang bagi sebagian dianggap menghibur,

“tidak masalah kalau Anda lemas, yang penting Saya puas”

tapi tidak semua.

Masih banyak membrr ICJ yang bijak, mau mencari tahu informasi sebenarnya, dan tidak mudah terprovokasi oleh berita apapun. Dan tidak suka membully.

Hal ini juga sudah saya sampaikan ke pihak Kepolisian.

———————————————————————————–

Tambahan …

Jangan mudah terprovokasi, cari tahu sebelum menyimpulkan.

Banyak pihak yang sudah berbenah, dari Instansi Pemerintahan, Kepolisian, proses birokrasi dan banyak hal di Jogja sudah lebih baik

Bukan karena ICJ, tapi karena masyarakat YOGYAKARTA yang ISTIMEWA….!!!

Kalau mereka saja bisa berubah, masak Kita tidak….!

Mari menjadi warga yang juga bisa menerima bahwa pemerintahan Kita juga sudah berusaha berubah, masak kita WARGA masih mau ogah-ogahan…

masih mau pakai gaya-gaya lama…

Move On Brooo….!!!

Buat Bapak-bapak POLISI…

Tetap semangat, jangan tipis telinga dan lanjutkan bertugas, berikan yang terbaik buat warga Jogja sekalipun kadang harus korban perasaan.

Masih banyak yang mendukungmu…

———————————————————————————–

Sementara ini yang dapat Saya sampaikan, kalau ada kurang lebihnya Saya mohon maaf.

Kalau ternyata ada kesalahan pengetikan atau informasi yang masih dirasa tidak sesuai oleh pihak 1 ataupun pihak 2 silakan menghubungi saya untuk Saya update.

Dan setelah ini bila ada post/komentar yang masih membahas 4juta dan terhapus oleh Admin, harap dimaklumi.

Kami hanya manusia, dan Kami tidak selalu benar, walaupun Anda kadang merasa tidak mau dianggap salah…hehehe…

Kami juga banyak medapat masukan dan keluhan, kok di mana-mana komentarnya 4 jt, kasian yang butuh informasi lainya. Piye iki mas Amdin….?

Bagi yang merasa Admin dapat tekanan…silakan sowan ke Admin…ditunggu tekananya, bisa dalam bentuk Cash atau juga barang….hehehe….!

Jangan cuma berani nulis doang.

Mari kembali ke aktivitas masing-masing…

Ojo lali…bentar lagi lebaran , masih banyak kegiatan lain yang perlu kita kondisikan, dari pada hanya sekedar membully di MEDSOS tapi nek dijak ketemu kokehan alasan…hehehe…

S.A.G.

#Lanjutan_klarifikasi(dari mas Hartanto Wijaya)

 

Masih banyak yang belum memahami & penasaran dari penjelasan awal dan menanyakan #4juta untuk siapa dan siapa yang menerima (kepo style)

:::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::

Saya menambahkan keterangan dari Pak Yanto Sumantri bahwa uang #4juta adalah kesepakatan sebagai biaya berobat korban dari pelaku karena luka mengenai organ vital ( mata) dan kemarin 3minggu setelah kejadian pun mata mas Rafian masih belum sembuh (bahkan 4juta itu sudah habis buat CT scan dan bolak balik periksa dokter mata [gambar& video terlampir]

Kesepakatan mereka sudah clear jadi jangan ada pertanyaan lagi mengenai rincian dan lain2 karena itu tidak ada masalah antara korban dan pelaku lagi.

:::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::

Mengenai asumsi ‘klithih’ adalah pemikiran pelaku dan korban sendiri karena runtutan kejadian yang diceritakan mereka, Rafian merasa dibuntuti dan dipepet dan menendang motor, lalu Ilham narik jaket Rafian berusaha memberhentikan tapi malah dipukul sama Rafian sampai jatuh, tidak terima merasa di klithih juga Ilham dan teman tidak terima lalu mengejar sampai taman pintar dan memukul korban dengan helm dahulu dan lalu memukul mengenai mata sampai didatangkan Polisi dari Polsek Gondomanan.

JADI INI MURNI BUKAN KLITHIH TAPI HANYA SALAH PAHAM DIJALAN

::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::

Semoga bisa menjadi paham semua untuk kalrifikasi ini.

Dan jangan pernah berfikir Admin di intervensi polisi, kami lakukan ini adalah mencari kebenaran fakta saja.

Masalah percaya atau tidak kembali pada pola pikir kalian (kabeh ra iso podo)

Hanya karena penataan kalimat dan asumsi saat posting saja yang menjadikan opini publik berasumsi negatif.

Sekian & terimakasih

#Stop_hastag_4juta

#SalamAspalGronjal

Kenapa BBM Mulai Ditinggalkan ??

BBM – addictquotes.com

Sebuah penyedia layanan pesan singkat yakni Blackberry Messenger (BBM) sepertinya mulai redup, dan  bahkan mulai ditinggalkan…kenapa??

Hmmm semua ada massanya, masih ingat awal mula kemunculan BBM begitu diagungkan, dikala gadget generasi 3G, ber-operasi sistem(OS) java. BBM menjadi primadona, datang menghentak dengan gadget nya  blackberry. Kemewahan mengiringi para pemilik nya. Ga gaul jika ga punya BBM dikala itu, dan pasti sempat pada minder jika tidak punya BBM.

“BlackBerry Messenger. … BlackBerry Messenger, disingkat BBM, adalah aplikasi pengirim pesan instan yang disediakan untuk para pengguna perangkat BlackBerry. Aplikasi ini mengadopsi kemampuan fitur atau aktivitas yang populer di kalangan pengguna perangkat telepon genggam.”(wikipedia)

Itulah definisi dari BBM, lalu kenapa saat ini seiring kemunculan gadget baru, layar sentuh OS android, dan seiring kemunculan messenger besutan facebook Whats App(WA). Seolah semua hijrah ke WA, kenapa? Meskipun di OS android supported/ bisa dengan mudah diinstal aplikasi BBM?

Simplicity, mudah/ kesederhanan itulah menurut kaca-mata penulis. Sepertinya kita senang akan hal yang mudah, sederhana dan ga ribet. Dan inilah yang ada pada WA. Begitu kita meng-install aplikasi anakan dari media sosial karya Mark Zuckerberg ini, maka secara otomatis kita bisa langsung terintegrasi oleh teman-teman kita yang nomor ponsel telah tersimpan di buku telepon. Yach, WA ini menggunakan sistem nomor telepon guna ‘subscribe’/ masuk berlangganan atau menambah teman. Jadi bila teman-teman kita juga sudah memasang aplikasi ini, maka mereka sudah ada di list ‘Kontak’, siapapun yang pernah kita hubungi ataupun menghubungi kita, asal nomor sudah kita simpan maka otomatis menjadi kontak atau teman WA kita.

Itu lah kemudahan dari messenger -WA, berpesan & telpon, juga menyediakan ruang untuk berkirim pesan multimedia pula, semisal kirim foto, video, file dsb. disamping itu WA juga saat ini menyediakan panggilan video. Komplit lah.

 

So what dengan BBM??

Jangan salah….

Meskipun mulai ditinggalkan, BBM ada fitur-fitur yang menarik loh ya jangan salah…. istilah ‘colek’ seperti halnya di facebook) ada di BBM, yapz istilahnya ‘ping’ , jika kita kirim ping ke teman BBM kita, itu seperti mencolek teman kita, manggil mereka, atau ya bisa di bilang ngasih tau “ini nih gue sedang Online“…hmmmm….lama ga BBM pastilah kangen di ‘ping’ khan….😁. Hanya di BBM istilah nge-ping ini ada.

Ping bbm – jalantikus.com

Disamping juga ada setting-an/ setelan yang unik didalam BBM, yang tidak ada di layanan messenger lainnya, yakni, kita bisa tau musik/lagu apa yang sedang diputar oleh teman BBM kita, begitupun sebaliknya teman kita juga bisa tau musik/lagu yang sedang kita dengarkan. Ini bisa kita atur. Asyik khan….🎧

BBM lah messenger familiar yang menjadi pioner dari video call.

Dan yang bikin luxury adalah saat kita akan mau menambahkan teman’, kita mesti menggunakan kode-kode unik yang istilah nya ‘pin’. Kode campuran antara huruf dan angka ini membuat semakin dinilai mewah, tidak gampangan, hehe…dan pin lazimnya merupakan kode acak terdiri dari huruf dan angka berjumlah 8 digit,  yangmana bisa juga kita memesannya dsri BBM menjadi nomor dan huruf yang lebih beraturan atau istilahnya kode cantik. Meskipun selain dari pada pin, BBM juga menggunakan kode batang guna menambah teman, itu lebih memudahkan untuk subsctibe, yang bisa kita pindai/scan. Hebat khan  …

Ilustrasi kode batang BBM

 

BBM still luxury…still rock man…!!!

Jadi mari kita ramaikan kembali dunia penge’ping’an BBM…

 

 

 

Seputar Verifikasi & Validasi Peserta PBI JKN Bantul

Jaminan Kesehatan Nasional

Jaminan Kesehatan Nasional

Saya mencoba membagikan tulisan ini, tulisan tentang seputar salah satu kepesertaan BPJS Kesehatan yakni peserta PBI (Penerima Bantuan Iuran) dimana peserta PBI adalah dulunya pemegang kartu Jamkesmas, yang saat ini dileburkan ke dalam kepesertaan BPJS Kesehatan peserta PBI Jaminan Kesehatan Nasional. Yuuk mari kita simak baik-baik….

Berdasarkan Kepmensos nomor 170/HUK/2015 tentang Penetapan Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan tahun 2016, Kabupaten Bantul mendapatkan quota sebanyak 500.101 jiwa peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JKN) dari dana APBN. Dan berdasarkan Permensos No. 5 th 2016 tentang Pelaksanaan PP No. 76 th 2015 tentang Perubahan atas PP No. 101 th 2012 , tentang Penerima Bantuan Iuran Jam-Kes, peserta PBI JKN harus dilakukan verifikasi dan validasi setiap tahun minimal 2x atau berdasarkan kebutuhan.

Dinas Sosial Kab. Bantul telah melaksanakan Sosialisasi verifikasi dan validasi data peserta PBI JKN th 2016 pada tanggal 11 Oktober 2016 s.d 20 Oktober 2016 di 17 Kecamatan.

Dalam sehari Dinas Sosial menugaskan 3 Tim melaksanakan sosialisasi di 3 kecamatan. Tim Sosialisasi terdiri dari empat elemen/ badan / kedinasan : Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Bappeda dan BPJS. Berikut beberapa tugas dari keempat elemen tersebut ;

  1. BPJS memberikan materi tentang Prosedur Pelayanan BPJS, hak dan kewajiban peserta serta Prosedur pengurusan bayi dari ibu peserta PBI JKN.
  2. Bappeda memberikan materi tentang kriteria kemiskinan dan tugas TKP Dusun dan TPK Desa dalam kegiatan verival data PBI JKN.
  3. Dinas Kesehatan memberi materi tentang jenis jaminan kesehatan yang ada di Kabupaten Bantul.
  4. Dinas Sosial memberikan materi dan petunjuk tentang teknis dalam melaksanakan verifikasi data peserta PBI JKN. Data yang bisa diubah atau dikeluarkan dari data adalah yang meninggal, mampu, pindah keluar kab. Bantul, menjadi peserta JKN yang lain, ganda, dan data tidak ditemukan. Sedangkan sebagai pengganti dari peserta yang dikeluarkan, diusulkan dari warga miskin yang blm punya kartu jaminan, dari keluarga inti yang belum terdaftar, pekerja penerima upah yang kena PHK dan 6 bulan belum bekerja, dll.

 

Setelah mendapatkan sosialisasi, kadus beserta TPK dusun melaksanakan verifikasi data. Langkah selanjutnya adalah Musyawarah Desa validasi PBI JKN dengan jadwal tgl 10 Nopember – 15 Nopember 2016. Pengumpulan hasil musdes ke Dinas Sosial tanggal 14 Nop – 18 Nopember 2016 selanjutnya akan dilaporkan menjadi perubahan dan usulan PBI JKN Kabupaten Bantul ke Kemensos melalui Dinas Sosial DIY.

 

(Dinsos/Bt)

Ini Nih Aksi Sosial “Berbagi Nasi” Di Jogja In Foto

_MG_9909

Jum’at sore di bulan Ramadhan tahun ini (1437H/2016M) menjadi agenda rutin bagi aksi sosial anak muda jogja dalam kegiatan “Berbagi Nasi”.

Sungguh mulianya mereka menyisihkan waktu nya guna menjadi peraantara para donatur untuk mengantarkan /memberikan nasi bungkus kepada sebagian warga Jogja yang dipandang pantas menerimanya.

Kemarin sore (Jum’at, 24/6) saya mencoba mengikuti  Aksi sosial ini, mereka berkumpul dihalaman balai Pamungkas, biasanya kata mereka bwrumpul atau istilah mereka titik point di pintu timur Stadion Kridosono, berhubung cuaca hujan maka beralih ke balai tersebut yang ada  tempat berteduhnya.

Selepas ‘Asr, para donatur/pemberi nasi,  silih berganti datang mengantar nasi bungkus  dan langsung diterima oleh anak-anak muda “Berbagi Nasi”. Oiya domisili para pejuang berbagi nasi & nutrisi ini berasal dari berbagai wilayah di Jogja, ada dari Bantul,  Condong Catur, yang sebenarnya lumayanlumayan jauh dari ‘titik point’ sekitar 15-20km, namun antusiasnlme mereka sungguh besar.

Selepas jam 5/sore mereka mulai melakukan aksinya dengan megendarai sepeda motor, setelah membagi rute. Sekitar 20 muda-mudi yang beraksi sore itu. Dan Sore kemarin menurut bro Rudy terkumpul setidaknya 400 nasi bungkus. Saya mencoba mengikuti mereka (denga ijin mereka tentunya), langsung deh mereka menghampiri tukang ojek diseputaran stadion Kridosono. Lalu menujunke japan Abu Balar Ali, sembari begitu melihat rukang becak maupun pemulung mereka menghentikan laju motor mereka lalu memberikan nasi bungkus. Sedikit kesulitan saya yang mencoba mengabadikan aksi mereka, karena begitu cepat dan spontan, jadi kebanyakan hasil jepretan kamera saya banyak yang nge-blur/kabur.

Lalu mereka terus ke selatan menuju jl. Mataram, terus ke jl. Mayor Suryotomo, dan belok Kanan/ke arah Barat menuju jl. Panembahan Senopati, lalu nalik arah lagi menuju Timur Taman Pintar-Taman Budaya, lalu ke seputaran pasar Beringharjo, masuk jalan Malioboro dan lurus ke selatan finish di Alun-alun Utara Yogyakarta sayap timur. Waktu sudah adzan maghrib saat di alun-alun tersebut, saat nya berbuka puasa dengan mereka, dan sepertinya rekan-rekan mereka yang lain sudah tiba lebih dulu.

Dan inilah aksi mereka hasil jepretan saya:

Di titik point/titik kumpul, di balai Pamungkas timur stadion Kridosono

Di titik point/titik kumpul, di balai Pamungkas timur stadion Kridosono

_MG_9860

Saatnya beraksi

Saatnya beraksi

Pasukan "Berbagi Nasi"

Sebagian Pasukan “Berbagi Nasi”

'Target Operasi' Berbagi Nasi

‘Target Operasi’ Berbagi Nasi

_MG_9867

IMG_9872

IMG_9882

IMG_9885

IMG_9888

_MG_9901

_MG_9903

_MG_9905

_MG_9908

 

 

….

Catatan : aksi dokumentasi saya ini bukan bermaksud me-riya’ kan aksi mereka, para donatur, hanya semata mata menjadi bukti dan saksi atas aksi mereka, dan dengan mata dan kepala saya sendiri bahwa aksi mereka benar-benar terjadi. Aksi mereka yang tanpa pamrih, tanpa tumpangan organisasi apapun, maupun partai apapun, murni aksi sosial. Jadi bagi para pen-Shodaqoh atau donatur, silahkan teruskan memberi sebagian rizqi anda karena telah tersampaikan dengan baik, bagi yang belum pernah, jangan ragu lagi untuk menitipkan shodaqoh anda. Dan bagi yang ingin bergabung dengan aksi berbagi nasi & nutrisi silahkan datang dan jangan ragu lagi, hanya sekedar bantuan tenaga saja, sangat membantu mereka sebagai pejuang aksi berbagi mereka. Monggo cari pahala sebanyak-banyaknya bersama mereka…!!!!

Ada Lagi Loh Aksi Sosial Di Jogja, “Berbagi Nutrisi” Setiap Minggu Pagi


13227372_1285523228142106_1164158317852104129_o

Sebuah aksi kepedulian sesama kembali hadir di Jogja, setelah sebelumnya saya tuliskan aksi sosial “BERBAGI NASI“, kini ada kegiatan serupa yang memang juga bagian dari  aksi sosial tersebut, yakni BERBAGI NUTRISI.

Jika melihat namanya pastilah kita sedikit bisa menebak apa dan siapa target dari berbagi nutrisi, yakni suatu program memberikan makanan bergizi kepada anak anak yang kurang mampu.

Dijelaskan pula oleh bro Rudhy, (yang menurut saya Rudhy merupakan sosok motor penggerak aksi berbagi nasi)_ bahwa

Kegiatan ini(berbagi nutrisi) rutin dilaksanakan setiap hari Minggu pukul 10:00 pagi. Meeting point di kandang macan, ( sisi timur alun-alun utara ).

Monggo yang ingin berkontribusi / ikut dalam kegiatan ini, bisa membawa makanan 4 SEHAT 5 SEMPURNA / MAKANAN TRADISIONAL beserta tenaganya, Nanti tempat & target akan diberi tahu saat meeting point. Kemudian setelah acara BERBAGI NUTRISI kita akan dilanjutkan mengajar di Sanggar OMAH PASIONAONAN yang bertempat di Keparakan Lor, belakang Purawisata, di sana kita akan memberikan pelajaran pendidikan karakter bagi anak-anak usia dini.” Begitulah ajakan bro Rudhy yang dia sebarkan dalam grup ICJ dari akun facebook nya.

Rudhy juga menambahkan pada catatan kaki bahwa kegiatan berbagi nutrisi maupun berbagi nasi bukan merupakan bagian dari grup ICJ.

NB : bukan acara rutin ICJ, kita hanya saling BERSINERGI di SOSIAL

 

*foto poster diatas sudah dikonfirmasi pengurus

Well, demikian sekilas mengenai sebuah aksi sosial dari Jogja, semoga menjadi ispirasi kita semua. Dan ini beberapa foto nya:

Akdi Berbagi Nutrisi 'door to door' menyambangi ke rumah-rumah yang ada ansk-anak yang pantas diberi.

Akdi Berbagi Nutrisi ‘door to door’ menyambangi ke rumah-rumah yang ada ansk-anak yang pantas diberi.

1463888483988

1463888470375

"Indahnya Berbagi"

“Indahnya Berbagi”