Wajah Baru Pasar Hewan Pandak : Bersih & Nyaman

Gapura pasar Hewan Pandak Bantul

Gapura pasar Hewan Pandak Bantul

Kini Pasar Hewan Pandak telah berubah, yang dulunya usang kini tampil baru, berjesan segar dan bersih.

Pasar yang di khususkan untuk jual-beli hewan yakni kambing dan domba ini di rombak total, di renovasi pada bulan Juni 2016 hingga proses pembangunan ulang 120 hari ini membutuhkan dana 2 Milyar kurang sedikit, atau tepat nya 1.933.799.000 . yang dikerjakan oleh CV. Tanjung Bantul dibawah pengawasan/pendamping Tim TP4D Kejaksaan Negeri Bantul ini, telah kembali digunakan untuk aktifitas jual-beli hewan. Oiya di pasar Hewan Pandak juga di gunakan untuk jual-beli sepeda bekas. Di dalam nya juga ada yang jualan sate atau tongseng kambing, nasi rames dan makanan khas Jakarta yakni ketoprak yang buka tiap hari.

Namun pasar Hewan Pandak ini tidak setiap hari untuk aktifitas jual-beli, hanya tiap pasaran legi & pon saja, setidaknya dua hari dalam seminggu.

Renovasi pasar mempertahankan luas pasar, yang terdiri dari 1 kamar kecil/toilet, 1 gudang sampah, 2 los untuk dagang makanan dan klithikan, 3 los untuk hewan. Sekeliling pasar di pagari , jadi keamsnan terjamin, untuk sanitasi serta drainase juga baik.

Disamping itu ada 5 kios + 1 kantor pengelolaan pasar sebagai penunjang aktifitas pasar ini. Kios yang berada di sisi luar oasar sebelah Timur laut dan langsung menghadap jalan raya Srandakan.

Untuk lebih membantu anda dalam membayangkan keadaan pasar yang ada , silahkan simak foto-foto berikut:

Petugas pasar sedang memberi retribusi

Petugas pasar sedang memberi retribusi

Kamar kecil/toliet oasar Hewan Pandak

Kamar kecil/toliet oasar Hewan Pandak

Gudang sampah pasar Hewan Pandak

Gudang sampah pasar Hewan Pandak

Penjual ketoprak oasar Hewan Pandak

Penjual ketoprak oasar Hewan Pandak

Los lama yang masih dipertahankan

Los lama yang masih dipertahankan

Los baru pasar Hewan Pandak

Los baru pasar Hewan Pandak

Aktifitas jual-beli di pasar Hewan Pandak Bantul

Aktifitas jual-beli di pasar Hewan Pandak Bantul

Penjual tongseng kambing Di pasar Hewan Pandak

Penjual tongseng kambing Di pasar Hewan Pandak

Aktifitas jual-beli sepeda bekas di pasar Hewan Pandak

Aktifitas jual-beli sepeda bekas di pasar Hewan Pandak

mg_6028.jpg

mg_6030.jpg

mg_6031.jpg

Los baru pasar Hewan Pandak.

Los baru pasar Hewan Pandak.

mg_6025.jpg

mg_6026.jpg

Ada kran air nya juga di setiap ujung los

Ada kran air nya juga di setiap ujung los

Penjual Klithikan di pasar Hewan Pandak

Penjual Klithikan di pasar Hewan Pandak

mg_6039.jpg

Drainase pasar Hewan Pandak

Drainase pasar Hewan Pandak

Los baru pasar Hewan Pandak

Los baru pasar Hewan Pandak

img_6050.jpg

img_6051.jpg

img_6055.jpg

img_6053.jpg

img_6061.jpg

Wajah baru pasar Hewan Pandak Bantul

Wajah baru pasar Hewan Pandak Bantul

Riuhnya Kliwonan (di pasar Klithikan) Bantul

Pasar Klithikan Bantul

Pasar Klithikan Bantul

Disetiap pasaran Kliwon, pasar Bantul_yang merupakan induknya pasar-pasar di Bantul, suasana begitu riuh-ramai akan warga masyarakat Bantul untuk beraktifitas jual-beli.

Iya karena pasaran Kliwon miliknya pasar Bantul, jadi tak ayal suasana pasar dan sekitarnya menjadi lebih ramai dari hari-hari biasanya. Dan yang paling menarik adalah adanya Klithikan atau ajang jual beli barang-barang perabot rumah tangga di luar zona pasar Bantul. Memanfaatkan pinggiran  jalan dari Jalan Moh Yamin (jalan Selatan pasar ke Barat).

Sepanjang pinggir jalan Moh. Yamin kanan dan kirinya dipenuhi oleh pedagang Klithikan. Dan bukan hanya barang-barang bekas (semisal sepeda, alat elektronik, kipas angin, setrika, oven, dan yang lainnya) saja, barang-barang yang baru juga ada semisal; pakaian, dompet, alat rumah tangga, alat tani, onderdil sepeda, dan masih banyak lagi.

Praktis, itulah yang terbaca, dan ternyata banyak disuka oleh masyarakat dari kehadiran pasar Klithikan.

Seneng juga melihat aktifitas mereka, penih kesahajan, dan keakraban. Dan pastinya menjadikan penghidupan bagi mereka.

Yangmana mereka berjualan berpindah-pindah mengiringi pasar seputaran pasar -pasar di Bantul, menyesuaikan dengan waktu pasaran dari pasar yang ada.

Seakan memberi warna tersendiri dari pasar Bantul…. Berikut beberapa foto-fotonya….

Penjual pakaian di pasar Klithikan Bantul

Penjual pakaian di pasar Klithikan Bantul

Bantul

Penjual barang elektronik

Penjual barang elektronik

Penjual aneka rupa

Penjual aneka rupa

Riuhnya jual beli

Riuhnya jual beli

Penjual alat-alat bertani

Penjual alat-alat bertani

Penjual aneka rupa

Penjual aneka rupa

Klithikan Bantul

Klithikan Bantul

Akik? Masih ada

Akik? Masih ada

Penjual dompet

Penjual dompet

Riuhnya Kliwonan pasar Bantul

Riuhnya Kliwonan pasar Bantul

 

Oiya di sini kita juga bisa menjual barang-barang apa saja.

Aktifitas Pagi Pasar Hewan Pandak Bantul

Pintu masuk pasar Hewan Pandak

Pintu masuk pasar Hewan Pandak

Waktu pagi saatnya menjemput rizqi Illahi, pagi ini Selasa 26/04/2016, dikalender jawa bertepatan dengaan pasaran Legi, dimana di pasar Pandak tepatnya pasar Hewan Pandak menjadi harinya, pukul 8 pagi aktifitas warga baik sebagai penjual hewan ternak yakni kambing maupun domba, juga penjual sepeda mulai berdatangan. Juga para calon pembeli dari sepeda maupun calon pembeli kambing/domba. Yach mereka para penjemput rizqi Illahi lewat aktifitas jual-beli.

Keadaan pasar yang terlihat  (maaf ) usang tidak menyurutkan mereka bertransaksi di pasar ini.

Pada tahun berapa pasar Hewan Pandak ini dibangun dan didirikan, saya belum menemukan data validnya, yang jelas dari bangunan Los-nya merupakan bangunan kuno peninggalan Belanda(ada stample tulisan  Belanda/Holand). Seperti los-los yang ada dikebanyakan pasar tradisional lainnya, seperti pasar Jodog, Turi, Pundong, Gathak dan Grogol.

Apa apa saja aktifitas jual-beli di pasar hewan Pandak?

Di pasar ini Ada aktifitas jual-beli hewan, namu tidak semua hewan sih hanya kambing dan domba, [konon dulu sempat juga untuk jual-beli sapi] dan jual-beli sepeda onthel dan onderdilnya. Disamping juga ada penjual tembakau, nasi sayur, tongseng kambing bu Jariyah.  Di sisi luar ada penjual makanan kethoprak, alat-pertanian, alat rumah tangga, warung koboi, sevice jam, dan beberapa tukang cukur rambut.

Di pasar Hewan Pandak layaknya pasar tradisonal yang menghadirkan kesahajaan dan kesederhanaan. Pasar merupakan roda kehidupan, menjadi mata pencaharian, semisal simbah Tugiyem yang merupakan pedagang tetap di pasar Hewan Pandak, yang menjual sparepart/onderdil sepeda yang selalu ada di setiap dua hari pasaran pasar Hewan Pandak yakni pasaran Pon dan Legi. Mbah Tugiyem berdagang sudah lebih dari 20 tahun meneruskan usaha mbah kakung – suaminya. Menjajakan aneka onderdil sepeda, ada sadle, pedal, rantai dan lainnya,  terlebih stample sepeda klasik, seperti Gazelle, Simplexs, Batavus, Teha dan merk lainnya. Menurut mbah Tugiyem Stample tersebut memanglah tidak asli hanya produk tiruan dari Kota Gede Yogyakarta, walau begitu namun benar-benar mirip dengan aslinya.

Sementara di belakang mbah Tugiyem, ada Ibu Jariyah yang melayani logistik yakni menjajakan masakan tongseng kambing, boleh jadi memberikan tenaga bagi para blantik(penjual hewan) juga para pengunjung pasar Hewan Pandak. 

Menurut keterangan petugas pasar Hewan Pandak akan ada rencana renovasi pasar di tahun 2016 ini, wah ini merupakan kabar gembira bagi aktifis pasar Hewan Pandak ini tentunya.

Pasar ini merupakan bagian satu kepengurusan dari empat pasar lainnya yakni pasar Jodog, pasar Pijenan dan pasar Gathak, yang mana pasar Jodog menjadi pasar induk dari keempat pasar tadi.

Letak pasar Hewan Pandak begitu strategis karena berada di pinggir jalan raya Yogyakarta – Srandakan Km 16,5. Berada di sebelah barat kantor Kecamatan Pandak. Untuk kewilayahan masuk dusun Pandak, desa Wijirejo, kecamatan Pandak Bantul.

Ada petugas pasar di pasar ini, yang mengawasi aktifitas jual-beli serta menerima retribusi dari pedagang dikenakan sebesar 500 rupiah , juga menerima retribusi dari penjual yang laku akan dagangannya baik sepeda maupun kambing/domba sebesar 1000 rupiah per 1 dagangannya.

Pasar yang luasnya seluas separo dari lapangan sepak bola ini akan menjadi lebih menarik tentunya bilamana mendapat sentuhan pembaruan. Karena saat ini seperti yang saya utarakan di atas bahwa pasar ini telah terlihat usang, tembok  pagar depan retak-tetak, tiang-tiang pancang hewan mulai rusak.

Yach kita tunggu saja yang konon bulan Juni 2016 akan dimulai pemugaran pasar…

Dan untuk lebih mengenal akan pasar hewan Pandak, silahkan menikmatinya lewat bidikan kamera saya berikut ;

Terlihat transaksi antara pedagang dan pembeli

Terlihat transaksi antara pedagang dan pembeli

Sepeda gazelle asli

Sepeda gazelle asli

_MG_8329

_MG_8332

Pedagang klithikan/onderdil sepeda

Pedagang klithikan/onderdil sepeda

_MG_8334

_MG_8336

_MG_8339

Pedagang tembakau

Pedagang tembakau

_MG_8345

Simbah Tugiyem penjual stample sepeda klasik

Simbah Tugiyem penjual stample sepeda klasik

Tukang cukur/potong rambut tradisonal

Tukang cukur/potong rambut tradisonal

_MG_8355

 

Service jam pasar Hewan Pandak

Service jam pasar Hewan Pandak

 

Petugas pasar Pasar Hewan Pandak

Petugas pasar Pasar Hewan Pandak

 

Jalan-Jalan Ke Pasar Hewan Imogiri

Pasar Hewan Imogiri

Pasar Hewan Imogiri

Hari ini Minggu(13/12/2015) bertepatan dengan pasaran Legi, yang mana merupakan hari pasaran salah satu atau satu-satunya pasar hewan terbesar di Bantul. Ya walaupun juga merupakan hari pasaran pasar lainnya di Bantul, semisal pasar Gatak Ganjuran.

Tepat pukul 8 pagi saya sampai disana, suasana sudah ramai ada juga yang makan pagi/sarapan sate kambing di ujung utara pasar Hewan Imogiri ini…hmmm nyummy ya bung…!!!

warung sate dideretan Utara pasar Hewan Imogiri

warung sate dideretan Utara pasar Hewan Imogiri

Berada di wilayah Karangtalun Imogiri, tepatnya di pinggir Jalan Raya Imogiri – Siluk, pasar ini sepertinya mengalami renovasi besar-besaran, dulunya pintu masuk berada di sisi Utara, kini ada di sisi Barat, menempel pada Jalan Raya, yang mana mempermudah akses kendaraan untuk masuk ke pasar, kendaraan semisal colt maupun truk untuk mengangkut sapi maupun kambing.

Pintu masuk Pasar Hewan Imogiri

Pintu masuk Pasar Hewan Imogiri

Dengan pintu gerbang yang begitu leluasa mempermudah akses masuk ke kawasan Pasar, dan kita disambut oleh tukang parkir gun menerima resi tanda parkir, 2 ribu untuk motor dan 4 ribu untuk colt maupun truk, juga ada semacam retribusi bagi yang membawa hewan yang akan diperjual-belikan. Masuk ke timur beberapa meter sampai kita di lokasi parkir yang begitu luas, untuk sepedamotor, sepeda, terlebih untuk colt maupun truk. Renovasi pasar ini sepertinya dilakukan perluasan dua kali lipat dari pasar terdahulu.

Tempat parkir yang luas di Pasar Hewan Imogiri

Tempat parkir yang luas di Pasar Hewan Imogiri

Tempat parkir sepeda/sepedamotor Pasar Hewan Imogiri di sisi Selatan

Tempat parkir sepeda/sepedamotor Pasar Hewan Imogiri di sisi Selatan

Ya bertepatan hari Minggu/hari libur maka hari ini suasana pasar Hewan Imogiri begitu ramai-riuh akan pengunjung. Di semua lini dipadati orang -orang, di sisi utara yang mana tempat diperdagangkannya kambing maupun domba begitu padat akan warga.

Di lini/zona Kambing Pasar Hewan Imogiri

Di lini/zona Kambing Pasar Hewan Imogiri

Ramainya warga di zona kambing Pasar Hewan Imogiri

Ramainya warga di zona kambing Pasar Hewan Imogiri

Dan ini nih sang Primadna hari ini, Kambing PE(Peranakan Etawa) di banderol dengan harga 5,25 jeti.

Dan ini nih sang Primadna hari ini, Kambing PE(Peranakan Etawa) di banderol dengan harga 5,25 jeti.

Di dalam pasar juga ada Pusat Kesehatan Hewan Imogiri di bawah Dinas Pertanian Dan Kehutanan Bantul, dimana pemilik hewan bisa memeriksakan hewan piaraannya, kehamilan eh kebuntingan hewannya, kawin suntik(IB), pemeriksaan organ reproduksi, pelayanan obat hewan, penimbangan sapi dan konsultasi kesehatan hewan. Buak tiap hari kecuai hari libur, dan hari ini juga terlihat tutup/libur karena hari minggu. Jika anda ingin memeriksakan atau konsultasi hewan anda bisa menghubungi nomor berikut 08157935895.

Pusat Kesehatan Hewan Imogiri

Pusat Kesehatan Hewan Imogiri

Didalam pasar juga adanya toilet/kamar kecil untuk BAB ataupun BAK yang cukup memadai.

Toiletkamar kecil di pasar hewan Imogiri

Toiletkamar kecil di pasar hewan Imogiri

 

Dan berikut foto-foto dari Pasar Hewan Imogiri bantul :

 

Oke sekian dulu sedikit mengenai pasar Hewan Imogiri, semoga bermanfaat.

Pasar Grogol [Bantul] , Bisa Jadi Pasar Terkecil Di Dunia

Los pasar Grogol yang terbilang unik, karena merupakan bangunan lama

Los pasar Grogol yang terbilang unik, karena disamping baru juga masih ada bangunan los lama.

 

Pagi ini saya meluncur ke arah Selatan, di jalan Samas Km.18, tepatnya pada sebuah pasar tradisional, karena sudah lama juga tidak meliput pasar di Bantul, dan ini sepertinya saat yang tepat.

Dikarenakan pasar ini baru saja di renovasi karena memperoleh dana rehabilitasi dari Dana DAK Tahun 2015 sebesar Rp 758.400.000,-. Saat ini proses rehabilitasi telah selesai dilaksanakan, selanjutnya dilaksanakan penataan pedagang agar dapat segera ditempati kembali oleh para pedagang.

Ialah “Pasar Grogol”, sebuah pasar tradisional yang berada di wilayah dusun Carikan, desa Mulyodadi, kecamatan Bambanglipuro, kabupaten  Bantul. Pasar ini bersifat harian, dan pengelolaannya di bawah koordinator Lurah Pasar Turi. Pasar Grogol mempunyai luas yang tidak lebih dari 50 meter² saja, jadi kemungkinan besar pasar ini merupakan pasar terkecil yang ada di Bantul, bahkan di Indonesia, yang boleh jadi terkecil didunia.

Walaupun terbilang kecil, namun sepertinya keberadaan pasar ini sudah lama ada, semenjak kecil saya telah mendengar akan pasar ini, yang mana setiap lebaran di sekitar pasar ada keramaian semisal arena pasar malam,ya walaupun hanya tingkat ruang lingkup wilayah kecil saja.

Menurut mbah Sis (70th) yang merupakan penjahit di Pasar Grogol, yang mana beliau telah eksis selama lebih dari 50 tahun.

Untuk keramaian juga tidaklah seberapa, bahkan bisa dibilang sepi, hal ini juga di tegaskan oleh Ibu Sarjiyem pedagang daging ayam di pasar Grogol, ” Iya mas, disini pasarnya sepi, namun begitu kami merasa senang dengan di benahi pasar ini yang menjadi lebih bagus dan nyaman.”

Beberapa saat sebelumnya Pasar ini direnovasi, selama pembangunan berlangsung, pedagang berjualan di shelter yang terletak di sebelah selatan Pasar Grogol.

Pasar Grogol setelah dibenahi seakan tampil segar, terasa nyaman dan aman, dipagari mengelilingi pasar, yang setidaknya ada 22 pedagang lama yang mendapatkan prioritas menempati los pasar baru ini.

Dan uniknya walaupun direnovasi namun masih di pertahankan 1 bangunan los pasar lama, yang mana menjadikan pasar Grogol terlihat klasik di satu sisi.dan modern di sisi yang lain. Semoga geliat pasar Grogol semakin greget, serta meningkatkan daya tarik pembeli untuk berkunjung di Pasar Grogol.

Berikut yang  moment-moment berhasil saya abadikan :

sisi-sisi Pasar Grogol Mulyodadi BambangLipuro Bantul;

Bu Sarjiyem -pedagang daging ayam pasar Grogol

Bu Sarjiyem -pedagang daging ayam pasar Grogol

Mbah Sis -Penjahit di pasar Grogol

Mbah Sis -Penjahit di pasar Grogol

 

oke demikian sekelumit mengenai sebuah pasar tradisional yang terbilang amat kecil di Bantul, semoga bermanfaat.