Dollar naik Rupiah Turun, Harga BBM tetap Stabil

Ilustrasi Pertamina

Don’t worry guys…meski nilai dollar menggila yang mengakibatkan rupiah melemah , namun dapat dipastikan bahwa harga bahan bakar minyak (BBM) tetap stabil, atau tidak naik. Berikut info selengkapnya…
PT Pertamina (Persero) menegaskan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU Pertamina tidak mengalami penyesuaian.

“Harga BBM Pertamina masih tetap dan belum ada rencana penyesuaian harga,” tegas Vice President Corporate Communication Pertamina, Adiatma Sardjito

Sebagai salah satu badan usaha hilir migas, Pertamina akan terus memantau kondisi nilai tukar rupiah ini, lanjut Adiatma agar Pertamina tetap mampu menjaga penyediaan dan melayani kebutuhan BBM di masyarakat. Selaku Badan Usaha, Pertamina akan melaporkan setiap perubahan harga BBM kepada Pemerintah cq Menteri ESDM, sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM Nomor 34 tahun 2018 tentang perhitungan harga jual eceran BBM.

“Pertamina patuh pada aturan Pemerintah bahwa setiap penyesuaian harga harus dilaporkan dahulu,” jelas Adiatma.

 

 

Sumber : pertamina.com

Advertisements

Do’akan Upacara Peringatan HUT Ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia

Logo HUT RI Ke-73

Berikut DO’A PADA UPACARA PERINGATAN HUT KE-73 KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA

Pada Instansi Pusat dan Daerah
Jum’at, 17 Agustus 2018

بسْمِ اللِه الرحْْنِ الرحِيْمِ
الْْمْدُ لَِِّلِّ ربِّ العَالمِيَْْ *حَْْ دا شَ اكِ رِْي نَ حَْْ د ا يُ وَافِ عَ مَ وُ وَُ يكَ افِ ءُ مَ زِْ يدَ هْ *
*يَ رََّب نَا لَكَ الَْْ مْدُ كَ مَا يَ نْ بَغِ ى لَِ لَلِ وَجْ هِ كَ الْ كَ رِ يِِْ وَِ ل عَظِ يْ مِ سُ لْطَ ا كَ *
*اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِمْ عَلى سَيدِنََ مَُُمَّدٍ وَعلىَ آلوِ وَصَحْبوِ اجْْعِيْْ * * اَللَّ هُ مَّ اَعِ نَّا عَ لَ ى ذِكْ رِكَ وَشُ كْ رِكَ وَحُ سْ نِ عِ بَ ادَ تِكَ *

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Esa,
Dengan penuh kerendahan hati, kami seluruh bangsa Indonesia mempersembahkan puji syukur ke-hadirat-Mu atas rahmat dan karuniaMu yang telah membebaskan kami dari penjajahan, dan memberikan kemerdekaan pada negeri kami. Terimalah syukur kami, dan tambahkan nikmat-nikmatMu kepada Bangsa kami.

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Rahim,
Di bawah naungan kasih sayangMu pada hari ini 17 Agustus 2018 kami seluruh bangsa Indonesia kembali dapat memperingati Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-73, dengan semangat proklamasi kemerdekaan, gelorakan di setiap hati kami semangat bekerja dan berinovasi meraih prestasi, untuk meningkatkan harkat dan martabat bangsa kami dalam pergaulan bangsa-bangsa di dunia.

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Bijaksana,
Hindarkanlah bangsa dan negara kami dari fitnah dan marabahaya, jauhkan kami dari perpecahan dan permusuhan, mantapkan kesatuan dan persatuan bangsa kami, karena persatuan menjadi modal dan kekuatan dalam membangun negara dan bangsa kami untuk mewujudkan masyarakat yang taat beragama, rukun, cerdas, dan sejahtera lahir batin, dalam rangka mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian, berlandaskan gotong royong.

Ya Allah, Tuhan Maha Pemersatu,
Jadikanlah kehidmatan memperingati detik-detik proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia ini sebagai momentum untuk dapat meningkatkan kesadaran kami akan jasajasa dan pengorbanan para pahlawan pendahulu kami, bangkitkan semangat kami untuk meneruskan cita-cita perjuangan mereka yang sangat luhur dan mulia. Beri kami kekuatan untuk mengisi kemerdekaan ini dengan membangun tiada henti dan memeratakan hasilnya ke seluruh bumi pertiwi, limpahkanlah karunia-Mu baik yang turun dari langit maupun yang keluar dari bumi.

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pengampun
Ampunilah segala dosa kami, dosa ibu bapak kami, dosa guru-guru kami, dosa para pemimpin kami, dan dosa para pendahulu kami. Terimalah permohonan dan do’a kami, Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

رََّب نا آتنا فِ الدُِّ يا حَسَنة وَفِ اْلاخِرةِ حَسَنة وَقنا عَذَابَ النارِ * وَصَ لىَّ اللهُ عَ لىَ سَ يِّدِ نََ مُُمَّ دٍ وَعَ لىَ اَ لِوِ وَصَ حْ بِ وِ أَجَْْ عِ يَْْ* بِفَ ضْ لِ سُ بْحَ انَ رَِّ بكَ رَبِّ الْ عِ زَِّ ة عَ مَّا يَصِ فُ وْنَ *
وَسَ لَ م عَ لىَ الْ مُ رْسَ لِيَْْ * وَالَْْ مْ دُ لَِِّلِّ رَبِّ الْ عَ ا لَمِ يَْْ *.

 

 

Sumber : bantulkab.go.id

Seputar Kirab Obor Asian Games, ternyata bahan bakarnya …

Torch Relay Kirab obor Asian games ke-18, saat tiba di Solo dimeriahkan oleh Dian Sastro Wardoyo (sport.detik.com)

Kamis(19/7) pagi kemarin sempat melihat beberapa ruas jalan kota Jogja ditutup, dan beberapa anak-anak sekolah berada dipinggir jalan membawa bendera merah putih kecil, seakan menyambut sesuatu.

Ternyata ada rangkaian acara untuk kirab obor atau Torch Relay Asian Games. Dan Yogyakarta menjadi kota pertama sebagai titik awal dalam kirab obor yang akan di kirab mengelilingi kota ke kota se Nusantara, secara estafet menuju Gelora bung Karno sebagai tempat ajang simbolis pembukaan event olahraga se-Asia tenggara ini. Dimulai dari pagelaran Keraton Yogyakarta menuju beberapa titik di kota Jogja, di tugu Jogja dan melintas di beberapa ruas jalan dan menuju kota Solo.

Sempat terbesit, apinya yang diambil dari gabungan api dari New Dehli-India & api abadi Mrapen-Grobogan Jawa Tengah ini, koq gak mati-mati ya?

Dan uniknya api di obor ini dipertahankan/ tanpa mati( ada cadangan) hingga tempat tujuan perhelatan. Dan disetiap kota(53kota) yang dilalui, api obor dipertahankan hidup pafa suatu tempat ‘mini cauldron’ dengan menggunakan bahan bakar gas elpiji Pertamina.

Ini nih berita selengkapnya yang saya kutip dari website Pertamina.com

PT Pertamina (Persero) terus menunjukkan komitmennya menyukseskan perhelatan akbar Asian Games yang akan digelar pada Agustus mendatang. Pesta olahraga terbesar di benua Asia ini, ditandai dengan rangkaian Torch Relay atau Kirab Obor Asian Games 2018 yang dimulai pada 19 Juli 2018 di Kota Yogyakarta.

Dalam rangkaian Kirab Obor Asian Games 2018, Pertamina turut berkontribusi dengan memberikan 81 tabung Elpiji 50 kg untuk mendukung Torch Relay dan Mini Cauldron sebagai tempat untuk menyalakan obor di sepanjang jalur yang dilalui. Elpiji Pertamina akan disediakan di 43 titik yang tersebar di 53 kota pada 18 Provinsi.

Vice President Corporate Communication, Adiatma Sardjito, menyatakan untuk membangun awareness publik dan meningkatkan antusiasme masyarakat agar ikut menyemarakkan event tersebut, Kirab Obor Asian Games 2018 sangat penting.

Sebagai perusahaan negara dan menjadi salah satu sponsor Asian Games 2018, Pertamina senantiasa terlibat pada tahapan perhelatan olahraga akbar regional tersebut, termasuk saat Kirab Obor.

Sumbangsi Pertamina diwujudkan dengan menyediakan bahan bakar LPG di sejumlah titik yang akan dilewati obor. Kami akan memastikan bahan bakar yang dibutuhkan untuk menyalakan obor tersedia dengan baik,” kata Adiatma.

Sebagaimana diketahui, rencananya Kirab Obor Asian Games 2018 tersebut akan dibawa mengelilingi kota-kota di Indonesia dari Aceh sampai Papua dengan menempuh 18 ribu km.

Api Obor Asian Games 2018 mulai diarak dari Kota Yogyakarta pada Kamis, 19 Juli 2018 dan akan berakhir di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta. Torch Relay ini diselenggarakan dalam waktu satu bulan terhitung sejak 19 Juli 2018 dan akan sampai di Gelora Bung Karno pada tanggal 18 Agustus 2018 sebagai rangkaian menuju opening ceremony Asian Games 2018.

Menurut Adiatma, dukungan yang diberikan Pertamina tak hanya berupa support elpiji untuk kirab obor. Pertamina juga membangun gedung Bowling Center di Jakabaring Sport City, Palembang dan memberikan bantuan dengan nilai total sebesar Rp 117 Miliar, termasuk bentuk support berupa barang dan jasa.

Bright Gas Kini hadir dalam kemasan tabung 3Kg

Launching Bright Gas 3 kg

Ibu-ibu khususnya yang berada di Jakarta dan Surabaya, Jangan heran yach jika saat ini anda akan melihat atau akan ada tabung gas 3 kg berwarna pink  (merah muda). Biasanya atau lazimnya khan tabung gas elpiji 3 kilogram berwarna hijau. Lalu kenapa ada yang berwarna pink?

Hal ini dikarenakan pihak PT Pertamina (Persero) kembali memberikan pilihan varian baru produk LPG Bright Gas, untuk kemasan 3 kg.

Seperti yang telah kita ketahui bersama bahwa tabung gas elpiji warna pink atau ungu (yang awalnya ada dalam kemasan tabung 5 kg dan 12 kg, juga ada yang kemasan mini 250 gram) dinamakan Bright Gas dan ditujukan untuk konsumen kelas menengah ke atas, atau bisa dikatakan gas elpiji  non-subsidi.

Mulai hari Selasa (3/7/3018) kemarin, produk LPG non subsidi berwarna pink fuschia tersebut diujipasarkan secara terbuka di dua kota besar, Jakarta dan Surabaya, dengan total 5.000 tabung.

Hal tersebut ditegaskan Direktur Pemasaran Retail Mas’ud Khamid di hadapan insan pers, di SPBU Coco Kuningan Jakarta. Turut hadir mendampingi, Vice President Gas Domestik (Gasdom) Pertamina Kusnendar, GM MOR III Pertamina Erry Widiastono dan Direktur Utama PT Pertamina Retail Sofyan Yusuf.

Menurut Mas’ud, produk Bright Gas 3 Kg ini diluncurkan sebagai wujud komitmen Pertamina untuk memberikan layanan terbaik bagi konsumen kelas menengah yang mampu secara ekonomi dan bukan penerima LPG subsidi.

“Seperti keluarga muda yang tinggal di kawasan apartemen membutuhkan tabung gas yang aman, ringan dengan ukuran tidak terlalu besar serta mudah dipindahkan,” ujar Mas’ud memberikan contoh.

Produk LPG Bright Gas 3 Kg ini akan didistribusikan secara bertahap dan bisa didapatkan oleh konsumen di SPBU hingga apartemen tertentu.

“Khusus wilayah Jakarta, kami menyediakan 3.500 tabung Bright Gas 3 Kg yang akan didistribusikan dengan kisaran harga Rp 39.000- Rp 40.000 rupiah per tabung,” ujarnya.

Mas’ud menegaskan, dengan hadirnya Bright Gas 3 Kg, pengguna LPG subsidi 3 Kg tak perlu khawatir karena stok tak akan dikurangi dan distribusi dipastikan lancar. “Yang berhak mendapat subsidi dipastikan aman ketercukupannya. Kami tak ada rencana mengurangi LPG subsidi dan benar-benar hanya akan disalurkan kepada penerima yang berhak,”imbuhnya.

Uji pasar Bright Gas 3 kg akan dilakukan selama 6 bulan dengan strategi marketing dan distribusi untuk melihat sejauhmana produk ini diterima masyarakat.

Semantara itu, Vice President Gas Domestic Pertamina Kusnendar menyampaikan, Bright Gas 3 Kg memiliki isi sama dengan LPG 3 Kg subsidi. Perbedaannya, produk dijual dengan harga pasar, memiliki warna tabung menarik dengan sticker hologram dan double spindle valve system sehingga lebih aman dan praktis.•RINA/ft. ADITYO (sumber : Pertamina.com)

BBM Satu Harga, maksud nya apa ya?

BBM satu harga _ source : Tirto.id

Bila ada yang masih atau belum tau tentang maksud dan tujuan BBM(Bahan Bakar Minyak) satu harga, yuuuk mari kita simak beberapa kutipan yang berhasil penulis kumpulkan berikut ini…

Teori hukum Satu harga menjelaskan tentang hubungan antara nilai tukar atau kurs dengan barang atau komoditi. Menurut hukum ini, komoditas yang sama akan memiliki harga yang sama, meskipun dijual ditempat yang berbeda.(ardra.biz)

Menurut gambar di atas, sejarah  BBM Satu Harga dimulai pada tahun 2016, yang diresmikan oleh bapak Presiden Joko Widodo di Papua. Landasan hukum dari BBM Satu Harga adalah Perpres No. 191/2014, serta Permen ESDM No. 39/2016. Di tahun 2017 lalu, Pertamina merealisasikan program ini di 30 titik ( masih kurang 16 titik dari target). Di 2019 mendatang, Pertamina harus merealisasikan program BBM Satu Harga ini di 150 titik.

Kendala BBM Satu Harga :

  • Lokasi titik berada di daerah Terpencil, Terluar dan Terdepan (3T) yang sulit dicapai
  • Ada pengecer yang memborong BBM di penyalur BBM Satu Harga untuk dijual kembali

 

Wilayah Indonesia terdiri lebih dari 1.700 pulau, dipisahkan atau dipersatukan laut. Dengan demikian membuat banyak daerah terpencil, terutama perbatasan dengan negara lain, seperti Kalimantan Utara dan Maluku bagian Utara. Belum lagi wilayah timur Indonesia yang berupa pegunungan lembah seperti di Papua.

Bukan rahasia, selama ini harga berbagai komoditas di wilayah Timur Indonesia, terutama Papua tidak masuk akal. Di kota Yahukimo, bensin bisa dibeli dengan harga normal, paling lama hanya sepekan. Ketika persediaan di APMS (Agen Penyalur Minyak dan Solar) ada.

Bila persediaan habis, harga di pengecer bisa gila-gilaan. Harga bensin di Wamena misalnya bisa mencapai Rp70 ribu ter liter, bahkan di pelosok Kabupaten Puncak sampai Rp100 ribu. Begitu pun dengan harga komoditas lain. Harga per sak semen misalnya, bisa mencapai Rp800 ribu, bahkan lebih dari Rp1 juta di Puncak Jaya. (Beritagar.id)

Betapa pun, katanya, ia masih bisa memaklumi kenaikan harga BBM di tingkat pengecer selama masih berada dalam batas kewajaran.

“Di luar pom bensin harganya naik sedikit wajar karena ada yang mengambil keuntungan. Tapi kalau harganya (premium) kemudian menjadi Rp25.000 per liter, itu tidak wajar. Harganya ada yang Rp40.000 itu juga tidak wajar karena belinya hanya Rp6.450 per liter. Itu yang menjadi catatan saya,” ujar Presiden sekaligus menutup sambutan saat meresmikan kebijakan BBM satu harga.(bbc.com)

 

BBM Satu Harga, Upaya Pertamina Wujudkan Ekonomi Pancasila

Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Pertamina menerapkan ekonomi Pancasila dalam program kerjanya. Salah satunya melalui program BBM Satu Harga yang merupakan implementasi dari sila kelima Pancasila, Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

Hal tersebut ditegaskan Direktur Utama Pertamina Massa Manik saat menjadi salah satu pembicara dalam Seminar Nasional bertajuk ‘Ekonomi Pancasila di Era Jokowi : Konsep, Tantangan dan Implementasi’ di Auditorium Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Jakarta, Kamis (5/4/2018).

Sebagai salah satu unsur dalam pilar perekonomian Indonesia yang berpedoman pada Pancasila, Massa mengakui, Pertamina tidak hanya sebatas mengejar keuntungan bisnis, namun juga berorientasi pada pembangunan ekonomi yang bertujuan pada kesejahteraan rakyat secara keseluruhan berdasar pada nilai moral kemanusiaan.

“Pertamina itu akta perusahaan adalah korporasi dan penugasan. Jadi kalau ditugaskan, harus dijalankan. Memang kami harus menjalankan penugasan. Salah satu programnya, tahun lalu kami bisa mencapai target BBM satu harga 54 titik dan tahun ini 67 titik. Total targetnya 150 titik,” terang Massa Manik.

Dalam kesempatan itu, Massa juga menjelaskan tentang berbagai tantangan yang harus dihadapi Pertamina. Karena itu, ia mengharapkan dukungan dari seluruh pihak agar Pertamina dapat mewujudkan ekonomi Pancasila sehingga mampu mencapai ketahanan energi di tahun 2030. “Kami selalu berusaha memberikan yang terbaik dalam melaksanakan penugasan demi keadilan sosial, demi mencapai ketahanan energi, sesuai dengan kebijakan pembangunan pemerintahan Presiden Joko Widodo,” pungkas Massa.

Sementara itu, Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudi Latief menyatakan di masa Pemerintahan Presiden Jowo Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), ekonnomi Pancasila tercerminkan dalam salah satu butir Nawa Cita sebagai program utama pemerintah. Yaitu, mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik.

Sejatinya, ekonomi Pancasila sendiri telah lama digagas oleh Prof. Emil Salim dan Prof. Mubyarto.*SEPTIAN (pertamina.com)

Ini nih bukti dari BBM Satu Harga yang penulis kutip dari pertamina.com :

BBM Satu Harga

Di dalam foto diatas, yang merupakan Daftar harga terbaru BBK TMT 1 Juli 2018, dari Sabang (Nangroe Aceh Darussalam) 7.800 hingga Merauke (Papua Barat) 8.000. Harga Pertalite hampir sama, tidak jauh berbeda, selisih dibawah seribu rupiah.

Ini yang dimaksud dengan BBM Satu Harga, begitu pula dengan harga BBM lainnya, mulai dari Premium hingga Minyak Tanah, baik subsidi maupun non-subsidi, harga hampir sama.

 

Well, demikian sedikit mengenai BBM Satu Harga, semoga bermanfaat