Akhirnya Pencuri Sepeda Di Masjid Karasan-Palbapang Tertangkap

Gadis cantik berinisial EF(21) terbukti mencuri sepeda jamaah masjid Kholid Bin Walid & Al Husna Karasan Palbapang

Jamaah dari kedua masjid di dusun Karasan(Masjid Al-Husna & Kholid Bin Walid), Palbapang Bantul sempat dibikin resah dan geram oleh aksi pencurian sepeda.

Si pencuri boleh dibilang memang lihai, memanfaatkan momentum singkat saat warga sedang berjama’ah  sholat.

Beberapa waktu lalu beberapa warga sempat kehilangan  sepeda nya di kedua masjid tersebut. Salah satu nya adalah sepeda merk Polygon milik Asmawati (36 tahun) warga Karasan Rt 5 Palbapang Bantul Bantul, Minggu, 26 Maret 2017.

Akhirnya si pencuri tertangkap juga atas kesigapan warga pada Minggu, 26 Maret 2017 saat berjamaah sholat shubuh di halaman masjid Al Husna kompleks Balai desa Palbapang.

Dan ternyata tersangka seorang wanita muda berinisial EF ( 21 tahun) warga Bantul, Bantul, Bantul. Selang beberapa saat setelah ditelepon pihak polisi Bantul datang dan mengamankan tersangka yang berparas cantik itu dan membawanya ke Kantor Polsek Bantul.

Didepan penyidik Polsek Bantul, tersangka mengakui sudah sebanyak 9 kali mencuri sepeda ditempat dengan TKP yang berbeda beda di wilayah Bantul.

 

Sumber info & gambar: Sihumas Polsek Bantul- tribratanewsbantul.com.

Advertisements

Proses Penyembelihan Hewan Qurban Di Dusun Karasan 1437H/2016

Kantong plastik pun di sablon

Kantong plastik pun di sablon

Hari ini (Senin, 12/9) hari yang melelahkan tapi menggembirakan, rasa lelah tidak terasa tatkala semua berjalan lancar tak ada kendala, itulah yang dirasa oleh para pembantu pelaksanaan penyembelihan hewan Qurban. Seperti halnya didusun Karasan, Palbapang Bantul. Berpusat di halaman masjid Kholid Bin Walid, panitia yang di bantu warga bahu-membahu membantu para ‘Shohibul Qurban’ atau orang yang melaksanakan ibadahnya dalam ber-Qurban.

Setidaknya hampir 200 warga terkumpul yang terdiri dari muda-mudi, bapak-bapak dan beberapa ibu-ibu, membantu panitia, mulai dari penerimaan hewan qurban hingga pendistribusian ke Shohibul maupun Mustahik(penerima).

Dimulai selepas Sholat Ied (pukul 08. pagi) hingga selesai pada pukul 15.30 sore sehabis Asr. Seperti sebelumnya persiapan yakni Musyawarah Pelaksanaan Penyembelihan Hewan Qurban di lakukan jauh-jauh hari sebelum hari H, ada rapat terbatas dan rapat yang mengudang beberapa tokoh masyarakat. Dan dirasa cukup matang atau siap menghadapi hari H.

Hal-hal kecilpun dilakukan semisal pemberian nama pada kantong plastik/ wadah daging Qurban dengan di sablon.

Katong plastik untuk wadah daging bagi Shohibul Qurban

Katong plastik untuk wadah daging bagi Shohibul Qurban

Di samping juga persiapan fisik yaitu pembenahan, pembersihan tempat yang akan digunakan untuk proses penyembelihan, pengulitan, dan pembersihan jeroan, yang mana panitia selalu mengandalkan meminjam halaman dari bapak Hartiyo (utara Masjid) yang memang luas dan telah menjadi langganan tempat penyembelihan selama ini.

Juga pembersihan serta pemasangan tenda di halaman masjid yang digunakan sebagai tempat pemotongan daging dan pewadahan daging yang akan dibagikan.

Semua telah dipersiapkan dengan baik dan matang, dan pelaksanaan tadi berjalan dengan baik sempurna. Untuk pemotongan hewan di perkuat oleh Bp. H. Juwadi, Bp. H. Arif Wibowo, Bp. Teguh, dan Saudara Muh. Mathori yang kesemua proses pemotongan hewan dipersaksikan oleh Shohibul Qurban.

Untuk jumlah hewan Qurban pada Idul Adha 1437 H  ini terkumpul sebanyak 6 ekor sapi* dan 9 ekor kambing.

Berikut daftar Rombongan Shohibul Qurban *Sapi yang mana ada 6 ekor, di setiap 1 ekor sapi terdiri dari 7 orang:

Rombongan Qurban Sapi Dusun Karasan

Rombongan Qurban Sapi Dusun Karasan

Dan berikut 9 daftar Shohibul Qurban kambing/domba :

  1. Johan ; Rt 01
  2. Zazuli ; Rt 03
  3. Bintarto Wicaksono; Rt 01
  4. RS Respira ; Rt 01
  5. Ibu Hj. Murniyati
  6. Ahmad Hakimullah
  7. Hary Prastyo
  8. Berliani ; Rt 04
  9. Bp. Kastopo ; RT 02

Untuk pembagian daging qurban, setelah dikalkulasi matang, maka setiap Mustahik/ penerima daging Qurban yakni satu Kepala Keluarga dari warga dusun Karasan mendapatkan daging non tulang sebanyak 0,7 kg di tambah tulang serta jeroan.

Dan berikut beberapa moment yang berhasil saya abadikan ;

Saat Sapi didatangkan untuk di sembelih

Saat Sapi didatangkan untuk di sembelih

Sapi sebelum di sebelih

Sapi sebelum di sebelih

Sapi dilumpuhkan

Sapi dilumpuhkan

Sapi dilumpuhkan dengan diikat

Sapi dilumpuhkan dengan diikat

 

 

Penyembelihan sapi

Penyembelihan sapi

Penyembelihan kambing

Penyembelihan kambing

Saat penyembelihan yang di persaksikan oleh Shohibul Qurban

Saat penyembelihan yang di persaksikan oleh Shohibul Qurban

Bp. Rahmadi pemandu acara

Bp. Rahmadi pemandu acara

Kesekretariatan

Kesekretariatan

Pengulitan sapi

Pengulitan sapi

Pengulitan kambing

Pengulitan kambing

Pengulitan sapi

Pengulitan sapi

Pengambilan daging

Pengambilan daging

Memotong daging

Memotong daging

Penimbangan daging dengan timbangan digital, lebih akurat

Penimbangan daging dengan timbangan digital, lebih akurat

Kalkulasi yang cermat jumlah daging

Kalkulasi yang cermat jumlah daging

Pendistribusian daging untuk Shohibul Qurban

Pendistribusian daging untuk Shohibul QurbanQurban

Penmbersihan jeroan

Penmbersihan jeroan

Pembersihan jeroan dengan air sumur

Pembersihan jeroan dengan air sumur

Penggodogan jeroan

Penggodogan jeroan

Team 'pengairan' a.k.a seksi penyediaan air minum buat panitia

Team ‘pengairan’ a.k.a seksi penyediaan air minum buat panitia

Masih dari team 'pengairan'

Masih dari team ‘pengairan’

Ibu-ibu dan remaja putri menyiapkan 'logistik'

Ibu-ibu dan remaja putri menyiapkan ‘logistik’

Saatnya makan siang

Saatnya makan siang

'Duh lahapnya' dengan menu gulai ayam

‘Duh lahapnya’ dengan menu gulai ayam

Penimbangan daging untuk 'mustahik'

Penimbangan daging untuk ‘mustahik’

img1473691113245

Daging siap dibagikan

Daging siap dibagikan

Pendistribusian ke mustahik oleh pemuda se dusun Karasan

Pendistribusian ke mustahik oleh pemuda se dusun Karasan

img1473690524260

 

img1473690626394.

Kantong plastik pun di sablon

Kantong plastik pun di sablon

RS RESPIRA Yogyakarta (Palbapang) ‘Juga’ Buka Layanan Umum Di Sore Hari

RS RESPIRA Yogyakarta, Jl. P Senopati palbapang Bantul

RS RESPIRA Yogyakarta, Jl. P Senopati Palbapang Bantul

Saat ini pelayanan publik kesehatan mulai ditingkatkan, baik kinerja maupun jam pelayanannya, mulai dari Puskesmas hingga Rumah Sakit. Ini sangat membantu dan mempermudah warga masyarakat untuk memperoleh pelayanan kesehatan.

Tidak terkecuali Rumah Sakit RESPIRA Yogyakarta yang berada di Jl. Panembahan Senopati Palbapang Bantul, mulai 11 Januari 2016 membuka pelayanan Kesehatan untuk umum di sore hari. Pendaftaran dibuka mulai pukul 14:oo WIB – 18:00 WIB. Sebenarnya RS RESPIRA ini khusus menangani penyakit paru-paru, dan merupakan pusat dan juga penggabungan dari seluruh Rumah Sakit Paru-paru Se wilayah Yogyakarta. Akan tetapi seiring berkembang dan bertambah luasnya bangunan RS RESPIRA ini maka juga melayani berbagai layanan kesehatan umum yang meliputi; Instalasi Gawat Darurat 24 Jam, Instalasi Rawat Jalan, Poliklinik Spesialis dan Umum, Rontgent, Laboratorium, Uji FAAL Paru, EKG, USG, Konseling : Berhenti merokok & Gizi, Fisioterapi, dan Instalasi Rawat Inap.

Untuk pertanyaan mengenai apa saja di RS RESPIRA ini anda bisa tanyakan langsung dan hubungi nomor Hotline berikut : 0274-367326.

Demikian sekilas megenai pelayanan baru di RS RESPIRA Yogyakarta, semoga bermanfaat.

Acara Khitanan Massal Di RS RESPIRA Yogyakarta : Gratiss

RS RESPIRA Yogyakarta

RS RESPIRA Yogyakarta Jl P. Senopati No.4 Palbapang Bantul

 

Pamflet acara Khitanan Massal IKM RSP RESPIRA

Pamflet acara Khitanan Massal IKM RSP RESPIRA

Hari ini kamis (24/12/2015) sesuai yang telah dijadwalkan adalah pelaksanaan Khitanan Massal di Rumah Sakit RESPIRA Yogyakarta, sebuah rumah sakit yang spesifikasinya untuk penyakit Paru-paru,namun juga melayani perawatan dan pengobatan untuk umum, baik bersifat darurat, rawat jalan  maupun rawat Inap.

Sedang rumah Sakit ini berada dalam teritorial wilayah dusun Karasan, Desa Palbapang, Bantul.

Dalam hal ini Ikatan keluarga Muslim (IKM) Rumah Sakit Khusus Paru RESPIRA Yogyakarta yang mengadakan acara Khitanan Massal ini. Dimana yang telah dipublikasikan di dalam sebuah spanduk di perempatan Palabapang dan didepan RS itu sendiri, membuka pendaftaran Gratis Khitanan Massal sebanyak 30 anak.

Berikut acaranya;

Hari ini sekitar jam 08 pagi lebih sedikit acara Khitanan Massal tersebut dimulai dan dipandu oleh Bpk. Sunarto selaku humas IKM., lalu dilanjutkan membaca Ayat-Ayat Suci Al-Qur’an yang dipandu oleh Bpk Sunarto. Acara selanjutnya adalah sambutan dari Bp. Dr. H Murkilan, beliau menjelakan akan acara Khitanan Massal ini yang mena bertujuan mendekatkan dan lebih mengenalkan diri Rumah Sakit RESPIRA kepada masyarakat, yang mana dahulunya Rumah Sakit ini dikenal dengan Nama Samalo, lalu BP4, dan kini RESPIRA.

Bp. Sunarto pemancu acara Khitanan Massal RSP RESPIRA Yogyakarta

Bp. Sunarto pemancu acara Khitanan Massal RSP RESPIRA Yogyakarta

Bpk. Dr. H Murkilan Ketua Ikatan Keluarga Muslim (IKM) Rumah Sakit Paru RESPIRA

Bpk. Dr. H Murkilan Ketua Ikatan Keluarga Muslim (IKM) Rumah Sakit Paru RESPIRA Yogyakarta

Sambutan dari bapak Ketua IKM yang lucu dan mengena ke anak-anak ini dilanjutkan dengan interaksi kepada anak-anak peserta Khitanan Massal yang ternyata berjumlah lebih banyak dari yang di dari 30 menjadi 39 anak.  Anak-anak cukup senang berinteraksi dengan Bpk Murkilan yang juga memberikan hadiah uang kepada anak-anak yang bisa menjawab pertanyaan beliau seputar agama…wuih girangnya adik-adik yang berai maju dan benar menjawab, dapat tambahan uang jajan.

Lalu acara dilanjutkan dengan Dongeng oleh Ustadz Andi yang berinteraksi dengan anak juga tak kalah lucu dan menarik hingga anak, riang gembira …lupa kalo mau disunat hehe….

Ustadz Andi saat mendongeng dihadapan anak-anak peserta Khitanan massal

Ustadz Andi saat mendongeng dihadapan anak-anak peserta Khitanan massal

Sembari acara Dongeng dari pak Ustadz Andi, juga dimulai acara peng-khitanan, yang dilakukan oleh beberapa dokter dan perawat, dipanggil menurut daftar ulang yang datang terlebih dulu, sekali panggil saja 5 anak, jadi tak memakan waktu yang banyak.

Oiya anak-anak peserta Khitanan Massal ini mendapatkan seperangkap pakaian, yakni baju, sarung,dan  peci, makanan+snack dan uang saku Rp 50.000, wuih senengnya ya…

Sambil menunggu atrian anak-anak di putarkan film anak-anak…

Menunggu natri untuk disunat sambil nonton film

Menunggu natri untuk disunat sambil nonton film

 

Ekspresi saat di khitan

Ekspresi saat di khitan

 

"Rizki Nur Dwijaya(11)" salah satu peserta Khitanan Massal dari Karasan Palbapang Bantul

“Rizki Nur Dwijaya(11)” salah satu peserta Khitanan Massal dari Karasan Palbapang Bantul

Anak-anak peserta Khitanan Massal yang rata-rata umur 7 dan 8 , ada juga yang 10 atau 11 tahun, berdomisili  Yogyakarta, karena memang untuk dibuka untuk Umum sewilayah Jogja, tapi ada juga yang dari Klaten 5 anak, warga sekitar, warga dusun Karasan ada 3 anak, ada juga dari Kotagede, Piyungan , Imogiri dan Bantul.

Khitanan Massal ini merupakan acara khitanan perdana dari IKM , segala biaya keperluan termasuk obat-obatan ditanggung oleh IKM atas iuran dari seluruh anggotanya. Rencanannya akan menjadi agenda rutin tahunan dari IKM, wah bagus banget nih, amat sanagt bermanfaat bagi warga.

Setelah anak-anak selesai di Khitan, juga diberikan metode perawatan setelah khitan, obat-obatan, kain kassa, dan jika ada masalah bisa langsung di bawa ke RS RESPIRA ini.

Ana-anak beserta keluarga pendamping peserta Khitanan Massal

Ana-anak beserta keluarga pendamping peserta Khitanan Massal

Ini nih anak-anak pemberani peserta Khitanan Massal

Ini nih anak-anak pemberani peserta Khitanan Massal

Anak-anak peserta beserta keluarga pendmping peserta Khitanan Massal

Anak-anak peserta beserta keluarga pendmping peserta Khitanan Massal

Demikianlah informasi seputar acara Khitanan Massal yang diselenggarakan oleh Ikatan Keluarga Muslim RSKP RESPIRA di Rumah Sakit Khusus Paru RESPIRA Yogyakarta- Palbapang, semoga bermannfaat.

 

 

Cor Blok [Jalan Penghubung] Karasan – Jetis

Hampir-hampir terlewatkan sebuah kabar yang patut dikabarkan  untuk berita dusun tercinta dusun Karasan, kalo saja  tidak membuka menu  pesan  di facebook [yang telah tertimpa pesan-pesan yang lain] yang telah dikirim oleh teman/kakak/tetangga mas Ernawan Lodjieoengoe, beberapa waktu yang lalu. (I’m so sorry mas, terlewatkan).

Iya beberapa waktu yang lalu sesuai yang telah diagendakan didusun Karasan, akan dan telah berhasil diselenggarakan pengerasan Jalan yang menghubungkan dengan tetangga dusun sebelah Utara yakni dusun Jetis. Jalan melintang di  sisi utara dusun Karasan yang juga sekaligus sebagai tapal batas dusun Karasan.

Sebenarnya saat itu juga telah diumumkan  beberapa hari sebelumnya/di hari Jum’at (21/8/2015) untuk prepare pengerasan/pengecoran dan hari Sabtu/Minggu nya dilakukan pengecoran.

Namun sayang, saya tidak bisa ikut untuk hari Jum’at karena kerja masuk siang dan hari Sabtunya ada liputan Nikah Bareng di Sendang Ngembel, Mohon maaf ya untuk semua warga  dan Pak Dukuh saya absen.

Dengan tanpa kehadiran saya yang jelas-jelas tidak berpengaruh hehehe…{bener-bener ga enak & malu deh enggak turut serta }.., dulunya jalan penuh lobang yang bikin nggronjal dan bikin mur kendur, tidak rata, tapi saat ini jalan tersebut telah enak dan nyaman untuk dilalui karena jalan telah rata. Semua ini berkat kekompakan warga dusun karasan dalam bergotong-royong, karena sesuai info yang saya peroleh dari mas Erna juga, bahwa penge-Cor-an/ Blok jalan Karasan – Jetis menggunakan biaya APBDES yang dikerjakan secara Swadaya Masyarakat/Gotong Royong.

Berikut moment-moment yang berhasil diabadikan oleh mas Erna-wan :

Lha kuwi wedang opo mas Erna?

Oke, demikianlah sekilas info untuk dusun Karasan, semoga bermanfaat.