Ayo nonton balap motor bebek Kejurnas Motoprix Seri 6 Regional 2 Jawa di Lap Lanud Gading Gunkid YK

Kejurnas Motoprix seri 6 Regional 2 Jawa 2018

Akhir pekan ini (1-2 September 2018) di Yogyakarta, tepatnya di sirkuit Lanud Gading Gunungkidul Yogyakarta akan menjadi venue ajang balap motor bebek tingkat nasional. Yakni Seri ke-6 Kejurnas Motoprix 2018 region II (Jawa).

Mengutip dari situs beritabalap.com secara lebih rinci panitia dalam hal ini Dedy Fermadi menjelaskan adanya yang perlu dipertegas sehubungan regulasi kelas pendukung/ supporting class, yaitu MP5 ECU Standar Usia Maksimal 12 tahun. Ini merupakan kelas pembinaan anak-anak dengan motor bebek 150 cc, wae mantap untuk ditonton nih.

Juga mengenai besaran diameter Throttle body wajib 28mm. Aturan Throttle Body seperti di MP5 yakni 28 mm,, jadi bukan bawaan standar motor yang berbeda-beda

Bahwa sehubungan diameter Throttle-Body (TB) untuk kategori tersebut mengacu pada aturan MP5. Jadi wajib dengan diameter TB sebesar 28 mm.

“Intinya seperti aturan MP5 namun ini dengan ECU Standar Pabrik, “tegas Dedy Fermadi selaku Ketua Komisi Olahraga Sepeda Motor/Balap Motor/Dragbike Pengprov IMI DIY yang juga ikut gotong-royong untuk kesuksesan Motoprix 2018 Jogja ini. Alhasil, konteks ini sama dengan saat Motoprix 2018 Jogja sebelumnya dan Motorprix 2018 Malang, Jawa Timur.

Berbeda dengan saat Motoprix Tasikmalaya, Jawa barat yang sempat menimbulkan kontroversi karena berbeda dengan putaran sebelumnya. Saat di Tasikmalaya, perangkat TB diperbolehkan standar pabrik yang notabene berbeda-beda setiap kudabesi. Bukan mutlak sama semua 28 mm.

Ini yang kemudian menimbulkan kritik dari berbagai tim karena tidak seragam 28 mm. Ada yang diuntungkan. “Disamping itu kabel-body juga wajib standar bawaan motor. Tidak boleh diganti, “tambah Dedy Fermadi yang juga mentor dan pemilik sekolah balap D45 Road Racing Academy, termasuk penasehat di tim Yamaha Bahtera Racing.

 

 

 

Sumber berita & gambar : beritabalap.com

Advertisements

Toleransi Waktu Bayar Pajak Kendaraan Saat Libur Lebaran Idul Fitri 1439 H 2018 di Bantul & Yogyakarta

Pengumuman Pelayanan Samsat se-DIY pada libur Idul Fitri 1439H/2018

“Orang bijak Bayar Pajak”, itulah ungkapan yang tepat bagi kita selaku warga negara yang baik, yang bijak ya membayar pajak,

Pajak apapun, kendaraan, pajak bumi dan bangunan lazimnya di bayar setahun sekali, lalu bagaimana dengan pajak kendaraan yang ada dendanya jika sudah melewati batas waktu, terlebih saat libur lebaran yang umumnya relatif lama ?

Tenang sobat, pemangku jabatan yang membawahi perpajakan menerapkan toleransi untuk hal ini.
Seperti halnya pada libur lebaran tahun 2018 atau libur cuti bersama hari raya Idul Fitri 1439 H yang sudah ditetapkan selama 10 hari mulai tanggal 11-20 Juni 2018. Selama itu, Kantor Pelayanan Pajak Daerah/ Kantor Bersama Samsat se-DIY (termasuk di BPD, Drive Thru, Bis Samsat Keliling, Samsat Desa, dan Samsat Corner Galeria Mall) tidak memberi Pelayanan pada tanggal tersebut.

Jadi jika jatuh tempo wajib pajak pada tanggal 9 – 20 Juni 2018, maka akan dilayani pada sebelum dan sesudah tanggal 21-28 Juni 2018, tanpa dikenai denda.

 

Well, demikianlah sekilat info, Semoga bermanfaat….!!!

 

 

Seratus-dua Pantai di Gunung Kidul, Menanti Untuk di Eksplore

Pantai Parangndog

Dahulu mengenal pantai Gunungkidul hanya sebatas Baron, Krakal, Kukup. Namun kini sebanyak 101 lokasi terdata menjadi destinasi wisata pantai nan eksotik. Yupz pantai Gunungkidul terkenal dengan hamparan pasir putih, gugusan karang. Disamping jalanan menuju kesana sangat menantang dengan banyaknya tanjakan, turunan dan kelokan.

Nah bagi pemburu spot deburan ombak, maupun pencari alternatif destinasi wisata pantai, prepare buat liburan lebaran sebulan mendatang, silahkan simak 101 daftar pantai semenanjung selatan kota Kabupaten Wonosari ini.

Dimulai dari sisi barat yang berbatasan dengan pantai Parangtritis Kabupaten Bantul, hingga sisi timur berbatasan dengan kota Wonogiri Jawa Tengah :

1. Pantai Parangndog di desa Girijati, kecamatan Purwosari.

 

2. Pantai Watugupit di desa Giricahyo, kecamatan Purwosari

 

3. Pantai Klampok di desa Girijati, kecamatan Purwosari

 

4. Pantai Bekah di desa Giripurwo, kecamatan Purwosari

 

5. Pantai Ngunggah di dusun Pejaten, desa Giriwungu, kecamatan Panggang.

 

6. Pantai Grigak di kecamatan Panggang

 

7. Pantai Celeng Tibo di desa Girikarto, kecamatan Panggang.

 

8. Pantai Kesirat (Tanjung Kesirat/Gesirat) di desa Girikarto, kecamatan Panggang.

 

9. Pantai Ngreslangu di kecamatan Panggang

 

10. Pantai Clungup di kecamatan Panggang

 

11. Pantai Wohkudu di Kampung Nglaos, Dukuh Wiroso, Desa Girikarto, kecamatan Panggang.

 

12. Pantai Nungguran di desa Girikarto, kecamatan Panggang

 

13. Pantai Kepek di desa Girikarto, kecamatan Panggang

 

14. Pantai Karangtelu di desa Girikarto, kecamatan Panggang

 

15. Pantai Gesing di dusun Panjolomulyo, desa Girikarto, kecamatan Panggang.

 

16. Pantai Butuh

 

17. Pantai Njanganan di dusun Bedalo, desa Krambilsawit, kecamatan Saptosari.

 

18. Pantai Nglimun di dusun Bedalo, desa Krambilsawit, kecamatan Saptosari.

 

19. Pantai Jugala di dusun Bedalo, desa Krambilsawit, kecamatan Saptosari.

 

20. Pantai Ngeden (Ngedan) di dusun Bedalo, desa Krambilsawit, kecamatan Saptosari.

 

21. Pantai Pringjono di kecamatan Saptosari

 

22. Pantai Nguyahan di desa Kanigoro, kecamatan Saptosari.

 

23. Pantai Ngobaran di desa Kanigoro, kecamatan Saptosari

 

24. Pantai Dadap Ayam di desa Kanigoro, kecamatan Saptosari.

 

25. Pantai Dluwok di desa Kanigoro, kecamatan Saptosari.

 

26. Semenanjung Biting di desa Kanigoro, kecamatan Saptosari

 

27. Pantai Ngrenehan di desa Kanigoro, kecamatan Saptosari.

 

28. Pantai Torohudan (Toroudan) di desa Kanigoro, kecamatan Saptosari.

 

29. Pantai Ngrawah

 

30. Pantai Widodaren di desa Kanigoro, kecamatan Saptosari.

 

Pantai Peyuyon

 

31. Pantai Kayu Arum

 

32. Pantai Parang Rancuk

 

33. Pantai Baron di kecamatan Tanjungsari

 

34. Pantai Kukup di kecamatan Tanjungsari

 

35. Pantai Porok di kecamatan Tanjungsari

 

36. Pantai Lolang di desa Kemadang, kecamatan Tanjungsari.

 

37. Pantai Sepanjang di desa Kemadang, kecamatan Tanjungsari.

 

38. Pantai Sanglen di kecamatan Tanjungsari

 

39. Pantai Watu Kodok di dusun Kelor Kidul, desa Kemadang, kecamatan Tajungsari.

 

38. Pantai Kapen

 

39. Pantai Belang

 

40. Pantai Drini di kecamatan Tanjungsari

 

41. Pantai Watu Bolong

 

42. Pantai Ngrumput

 

43. Pantai Sarangan

 

44. Pantai Krakal di kecamatan Tanjungsari

 

45. Pantai Slili di kecamatan Tanjungsari

 

46. Pantai Sadranan di kecamatan Tepus.

 

47. Pantai Ngandong di kecamatan Tepus.

 

48. Pantai Sundak di desa Tepus, kecamatan Tepus.

 

49. Pantai Somandeng di desa Tepus, kecamatan Tepus.

 

50. Pantai Pulang Syawal (Indrayanti) di desa Tepus, kecamatan Tepus.

 

51. Pantai Trenggole di desa Tepus, kecamatan Tepus.

 

52. Pantai Goa Watulawang di desa Tepus, kecamatan Tepus.

 

53. Pantai Pok Tunggal di desa Tepus, kecamatan Tepus.

 

54. Pantai Ndawud di desa Tepus, kecamatan Tepus.

 

55. Pantai Kajar di desa Tepus, kecamatan Tepus.

 

56. Pantai Watu Nene di desa Tepus, kecamatan Tepus.

 

57. Pantai Seruni di desa Tepus, kecamatan Tepus.

 

58. Pantai Serah

 

59. Pantai Krisik

 

60. Pantai Sembung

 

61. Pantai Butun Doyong

 

62. Pantai Mbeling

 

63. Pantai Ngetun di dusun Sureng, desa Purwodadi, kecamatan Tepus.

 

64. Pantai Timang di kecamatan Tepus

 

65. Pantai Jogan di kecamatan Tepus

 

66. Pantai Nglambor (Lambor) di kecamatan Tepus.

 

67. Pantai Siung di kecamatan Tepus

 

68. Pantai Banyunibo

 

69. Pantai Midodaren

 

70. Pantai Mahguntur

 

71. Pantai Manukan

 

72. Pantai Watu Bolong di desa Jepitu, kecamatan Girisubo.

 

73. Pantai Watu Lumbung di desa Jepitu, kecamatan Girisubo.

 

74. Pantai Pesewan di desa Jepitu, kecamatan Girisubo.

 

75. Pantai Nglegundi di desa Jepitu, kecamatan Girisubo.

 

76. Pantai Nampu di desa Jepitu, kecamatan Girisubo.

 

77. Pantai Wediombo di desa Jepitu, kecamatan Girisubo.

 

78. Pantai Gander

 

79. Pantai Watulawang

 

80. Pantai Sawahan

 

81. Pantai Wedanan

 

82. Pantai Grendan

 

83. Pantai Botorubuh

 

84. Pantai Watu Bonang

 

85. Pantai Ngregisan

 

86. Pantai Watu Kebo

 

87. Pantai Jungwok di desa Jepitu, kecamatan Girisubo.

 

88. Pantai Ngusalan di kecamatan Girisubo

 

89. Pantai Greweng (Pulutan) di desa Jepitu, kecamatan Girisubo.

 

90. Pantai Sinden dan Pulau Kalong

 

91. Pantai Sedahan di kecamatan Girisubo

 

92. Pantai Dadapan di kecamatan Girisubo

 

93. Pantai Ngungap

 

94. Pantai Wono

 

95. Pantai Srakung

 

96. Pantai Tanjung Menyer

 

97. Pantai Sadeng

 

98. Pantai Baronan

 

99. Pantai Mbrumbun

 

100. Pantai Bungusan (tebing

 

101. Pantai Krokoh di kecamatan Girisubo.

102. Pantai Mengetan (Dadapan) di tapal batas Gunungkidul (DIY) dan Wonogiri (Jawa Tengah).

 

 

Sumber : jogja.co

UMP/ UMK di DI. Yogyakarta 2018 Naik 100ribu-an (8,71%)

UMK di DIY tahun 2016 – 2018

Dipenghujung tahun ada kabar yang selalu dinantikan kehadirannnya oleh para pekerja swasta atau buruh, yakni mengenai kenaikan gaji atau upah. Yaa meskipun implrmentasinya ada di awal tahun berikutnya atau bulan Januari .

Sepertinya dari tahun ke tahun, gaji atau upah terbilang selalu naik. Yaa mungkin seiring dengan perkembangan zaman, nilai kurs dan terlebih perhitungan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) sebagai pembanding kenaikan upah.

Di tahun 2018, untuk wilayah DI YOGYAKARTA UMP ataupun UMK juga mengalami kenaikan, seperti yang saya kutip dari republika.co.id terbitan Kamis, 26/10, memberitakan bahwa …

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Bupati/Wali kota se DIY telah menentukan UMP (Upah Minimum Provinsi) dan UMK (Upah Minimum Kabupaten/Kota) se-DIY. UMP DIY ditetapkan sebesar Rp. 1.454.154,15.

Keputusan tersebut ditetapkan dalam rapat koordinasi (rakor) di Kepatihan Yogyakarta, Kamis (26/10). Kenaikan UMP DIY dan UMP se-DIY sebesar 8,71 persen.
UMP DIY tahun 2018 sebesar Rp 1.454.154, 15. Sedangkan UMK DIY tahun 2018 tertinggi adalah Kota Yogyakarta sebesar Rp 1.709.150.

“Disusul Kabupaten Sleman sebesar Rp 1.574.550, Kabupaten Bantul sebesar Rp 1.527.150, Kabupaten Kulon Progo sebesar Rp 1.493.250 dan Kabupaten Gunung Kidul sebesar Rp 1.454.200,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Andung Prihadi, pada wartawan di Kepatihan Yogyakata, Kamis (26/10).

Kebutuhan Hidup Layak (KHL) sebagai pembanding yang sudah ditentukan oleh Dewan Kabupaten/Kota, menurut dia, masih di bawah UMK. Adapun KHL Kota Yogyakarta sebesar Rp 1.517.997, Kabupaten Sleman sebesar Rp 1.408.137, Kabupaten Bantul sebesar Rp 1.247.060, Kabupaten Kulon Progo Rp 1.250.211, Kabupaten Gunung Kidul Rp 1.305.556.

Menurut Andung dalam rakor ini meneruskan rekomendasi bupati/wali kota kepada Gubernur untuk penetapan UMK. Sudah diputuskan formulanya tidak akan berubah dari PP 78 Tahun 2015. “Jadi, dengan PP tersebut dalam rakor tadi melakukan pembulatan yang direkomendasikan bupati/walikota supaya pembayarannya lebih mudah,” jelasnya.

Dikatakan Andung, di daerah lain UMP ditetapkan paling lambat 1 November, sedangkan UMK paling lambat 21 November. Kalau di Yogyakarta UMP dan UMK 2018 ditetapkan dalam hari yang sama, yakni Kamis (26/10).

Welk, demikianlah sekilas info kabar gembira, Semoga bermanfaat…!!!

128 KM Bersama New Honda Sonic 150R (Hari Kedua)

Di persimpangan Baron

Minggu (3/9) kemarin menjadi kencan kedua bersama si manis Sonic….😸

Setelah sebelumnya nge-gass di lereng Merapi. Kini si Sonic kembali aku geber di daerah pegunungan lagi, di wilayah Bantul sisi timur sekaligus ke wilayah Kabupaten Gunungkidul, yang sarat dengan tanjakan turunan dan tikungan, Benar-benar menguji performa dan handling si Sonic.

Pertama, si Sonic aku ajak melewati sebuah tanjakan yang begitu fenomenal di Bantul saat ini yakni ‘Jalur Cinomati’, sebuah jalur yang menjadi jalan alternatif dari Bantul atau Yogyakarta ke wilayah Gunung Kidul. Karena jalur ini sangat memangkas separo perjalanan jika harus ditempuh lewat Piyungan. Tapi jangan salah jalur ini bisa dikata jalur ‘killer’ karena ada satu tanjakan (tanjakan kedua) yang begitu menukik, yang banyak kendaraan ‘habis’ atau ga kuat menanjak, maka bisa berabe, jalur inilah yang disebut dengan Jalur/ tanjakan Cinomati. Maka mulai lebaran kemarin, dititik ini, dibuat pos sukarelawan guna membantu mendorong motor maupun mobil yang mogok. (Ntar aku buat tulisan tersendiri deh untuk jalur Cinomati ini, menarik untuk kita kupas).

Ok, lanjuut …….

Dan si Sonic enteng saja melibas di tanjakan tadi ( Cinomati berada di jl. Pleret-Dlingo ),  terus sedikit naik lagi, melewati wilayah Desa Terong (jl. Patuk-Dlingo), lalu Temuwuh(Jl. Dlingo-Playen),  dan masuklah ke wilayah Gunungkidul via vallen Playen, terus ke arah Selatan ketemu desa Sumberjo_kota kecamatan Playen (Jl. Dlingo-Playen), disini sempat berhenti sejenak untuk melihat google-map, eee dihampiri seorang bapak terpesona dengan si Sonic…😻😻 yang dikira supra(GTR). Saya sempat kekiri ke Jl. Manthous, ternyata salah jalan lalu balik lagi lalu kekiri atau ke arah selatan melaju di atas Jl. Playen-Paliyan,  terus ke Selatan menembus beberapa desa, sawah, perbukitan, melewati Kawasan Suaka-Margasatwa-Paliyan dan menuju ke pantai Baron.

New Honda Sonic mejeng didepan Suaka Margasatwa Paliyan Gunungkidul

Di persimpangan/ pertigaan Baron

Sampailah dikawasan wisata pantai Baron, lalu langaung saja balik kanan eh sebenarnya balik kiri, maksudnya terus putar balik/ pulang….hehe…cuma sendirian malu lah halan-halan di pantai…😸😹.

Kembali dari Baron menuju Parangtritis, melewati jalur selatan. Kembali menggeber si Sonic, jalan halus lebar, banyak tokungan menguji handling  motor dan jokinya. Di bawah terik matahari pun ga kerasa menyengat.

Jalanan wilayah Gunungkidul memang asyik buat nge-trip aka touring dengan motor, jalannya alamnya. Meskipun saat gersang karena musim kemarau-pun tetap terlihat eksotik.

Nih eksotisme wilayah Gunungkidul

Melaju menikung, naik rurun menyusuri jalan, setelah bebetapa pilih kilometer sampailah diperbatasan Gunungkidul dan Bantul.

 

 

Didepan sana terbentang bibir pantai Parangtritis dan lautan luas samudera Hindia

Melewati watu gupit bukit paralayang, sampailah di Parangtritis, cuma lewat doang, lalu pulang.

Cek speedometer menunjukkan angka 1.193,0 KM, sedangkan angka awal tadi di angka 1.064.8, jika dikurangi ketemu 128,2 Km. Kemudian diisi penuh lagi pertamax sebanyak 2,425 liter. Jadi untuk hari Minggu tersebut 1 liter pertamax mampu menempuh jarak sejauh 52,865 Km.

Angka speedometer review hari kedua New Honda Sonic 150R

Wah lebih irit dari yang hari Sabtu kemarin.

Kesimpulan hari Minggu kemarin, New Honda Sonic cukup mumpuni untuk naik ditanjakan, handling cukup mudah terkendali, dan power besar + responsif di putaran bawah.

Oiya kemarin saat lewat sebelum naik jalur Cinomati, yakni diwilayah dusun Trukan, desa Segoroyoso kecamatan Pleret, Bantul sempat melihat sebuah sekolah SD yang dibangun oleh AHM (PT. Astra Honda Motor) loh, yaa si produsen/ pembuat Sonic.

SD DAHROMO -Trukan, Segoroyoso Pleret Bantul dibangun oleh AHM

Oke , sekian dulu, next akan saya coba review harian buat komuter kerja…!!!!