Pria Ini Bakar Motornya Sendiri Setelah Kena Tilang

Okezone.com

Rasa tidak legowo, malah jengkel hingga emosi membutakan hati  sosok pria bernama Asman Pane (56) dan anaknya Gozali Pane (23), yang nekat membakar motornya sendiri di depan Tugu Salak, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara.

Kejadian ini berawal ketika petugas melakukan kegiatan razia rutin dalam pengamanan lalu lintas di Kota Padangsidimpuan, “saat itu pengendara AP dan GP tidak menggunakan helm dan tidak memiliki Tanda Nomor Kenderaan Bermotor (TNKB), oleh karena itu petugas langsung menilang ditempat” ujar Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Andy Nurwandy.

Atas tindakan tersebut ybs diintrogasi untuk pendalaman pihak Satuan Reskrim terkait motif pembakaran yang menghebohkan tersebut.

Menurut Gozali Pane, ia sangat kecewa karena selalu terkena tilang oleh pihak kepolisian.

 

Duhh kenapa begitu ya, semoga ini menjadi pembelajaran bagi semuanya, kalo memang terbukti salah baiknya ya legowo, mengaku salah dan menerima putusan.

Well demikianlah berita yang dikutip dari krjogja.com edisi 28 Juli 2017.

Pelanggar Lalu-lintas Akan Disematkan Janur-Kuning di Kendaraannya Saat Masuk Kota Jogja

Janur Kuning Polda DIY

Hari ini (19/6/17) dimulai operasi serentak Ramadniya 2017 yang dilaksanakan di seluruh wilayah di Indonesia. Operasi dalam rangka pengamanan kegiatan Idul Fitri 1438 Hijriah ini dilaksanakan selama 16 hari, dari 19 Juni sampai dengan 4 Juli 2017.

Khususnya di wilayah DIY, Ditlantas Polda DIY menciptakan sebuah trobosan keselamatan yang bertujuan untuk menekan angka kecelakaan selama mudik dan arus balik serta mensosialisasikan pentingnya keselamatan berkendara.

Sasarannya adalah kendaraan yang digunakan tidak sesuai peruntukannya, muatan berlebih, tidak layak jalan, surat serta kelengkapan kendaraan.

Semangat “serangan umum satu maret” di Jogjakarta telah menjadi simbol perjuangan bangsa. Dalam serangan tersebut janur-kuning menjadi simbol pergerakan. Sesuai makna janur kuning yang bermakna keselamatan, Ditlantas mengambil spirit tersebut dalam operasi Ramadniya 2017 dengan tema Janur Kuning.

Ditlantas Polda DIY telah menyiapkan 33 pos yang tersebar di seluruh jalan strategis di DIY dan 2 cek point di perbatasan Purworejo-Kulonprogo dan Tempel-Muntilan.

Operasi ini melibatkan 2000 lebih anggota di perkuat oleh TNI dan dinas terkait serta Pramuka Saka Bhayangkara dengan total seluruh yang terlibat 4000 lebih. Dalam setiap shift ditugaskan 15 anggota di setiap pos atau cek point. Bagi pengendara yang melanggar atau target gerakan janur kuning yang ditindak dipasangi janur di bagian depan dan belakang kendaraan. Tujuannya adalah meningkatkan kesadaran bagi pengendara tersebut, pengendara lain dan petugas melakukan pengawasan untuk mencegah kecelakaan.

Pengendara yang dipasangi janur kuning secara otomatis menjadi pusat perhatian bagi pengguna jalan lain bahwa kendaraan tersebut berpotensi atau tidak aman sehingga perlunya pengendara lain membuat jarak atau menghindar melaju di dekatnya. Bagi yang sengaja melepas tanda janurnya maka konsekuensinya akan diperiksa disetiap pos yang dilalui dan itu sebenarnya merugikan diri sendiri jika dilepas.

Tujuannya gerakan janur-kuning adalah menumbuhkan kesadaran masyarakat pengendara kendaraan akan pentingnya keselamatan berlalu lintas, baik bagi diri sendiri, orang lain yang berada satu kendaraan dan pengguna jalan lainnya.

Gunakan #GerakanJanurKuning

Kombes Pol Latief Usman, SIK., M.Hum

POLDA DIY

Sumber : jogja.co(07/06/2017)

Akhirnya ‘ The Lost World Castle’ Sleman Tutup

The Lost World Castle Sleman tutup pada Senin(12/2/2017)

The Lost World Castle Sleman tutup pada Senin(12/2/2017) (member icj )

Dengan adanya SP 2 dari pemda setempat, akhirnya obyek wisata ‘The Lost World Castle’ yang mirip tembok Cina, tutup pada Senin (13/02) kemarin.

Berlatar belakang puncak gunung Merapi, memberi kesan eksotisme pada obyek wisata ini, namun sayang pembangunannya melanggar aturan dari pemerintah Sleman seperti yang diutarakan oleh Bupati Sleman bapak Sri Purnomo dalam akun facebook nya :

Selamat sore semua, semoga hari ini kita tetap dalam keadaan sehat wal afiat, Amin YRA. Pada sore kali ini saya ingin menyampaikan kabar untuk masyarakat DIY khususnya SLEMAN.

Terkait ramainya berita di media tentang pembangunan kastil di Dusun Petung, Kepuharjo, Cangkringan beberapa minggu lalu yang mana menimbulkan pro kontra. Saya memastikan akan segera membawa kasus pembangunan The Lost World Castle ke ranah hukum. Sebab bangunan tersebut berada di kawasan rawan bencana (KRB) III itu melanggar aturan.

Perlu diketahui bahwa pembangunan itu melanggar tiga aturan tentang tata ruang. Yakni Undang-undang (UU) nomer 26 tahun 2007 tentang penataan ruang, Perpres 70 2014 tentang tata ruang taman nasional gunung merapi, dan Perda Sleman nomer 12 tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Sleman.

Berdasarkan peraturan di atas, Pemkab Sleman sudah melayangkan SP 2 tapi tidak ada itikad baik dari pemilik bangunan untuk mematuhi peraturan, jadi rencananya kita akan segera layangkan SP 3 ke pengelola bangunan tersebut.

Kita tidak boleh membangun seenaknya sendiri terlebih di daerah KRB 3, itu kawasan rawan bencana dan tidak diperuntukkan untuk permukiman masyarakat dan bangunan baru, keamanan dan keselamatan warga adalah nomer satu, tidak bisa ditolerir lagi.

Saya harap masyarakat bisa memahami dan mengerti situasi dan kondisi ini, jangan sampai hanya karena ingin berwisata tapi tidak memperhatikan keselamatan nyawa kita dan jangan sampai karena ingin mencari keuntungan tapi ternyata membahayakan nyawa orang lain, matur nuwun.

 

Dan pada Senin kemarin pintu gerbang masuk ke obyek wisata tersebut tertutup rapat dan ada tulisan “TUTUP”, sepertinya pihak pengelola ada etiked baik menanggapi SP 2 dari pemda Sleman, dengan menutup aktifitas wisatanya. Dan entah bagaimana nasib kedepannnya??

Pintu gerbang The Lost World Castle Sleman

Pintu gerbang The Lost World Castle Sleman (tribunjogja.com)

Pemandangan lain dari The Lost World Castle Sleman

Pemandangan lain dari The Lost World Castle Sleman

 

Berikut Pemenang Pertamax Turbo Ultimate Experience, Jadi Tamu VIP Lamborghini Di Italia

Pertamax Turbo Experience

Pertamax Turbo Ultimate Experience

Sebuah Program undian berhadiah dari Pertamina yang bertajuk Pertamax Turbo Ultimate Experience telah memasuki tahap akhir penyelenggaraannya. Program dimulai pada 17 November 2016 hingga pengundian ditutup pada 5 Februari 2017.

Hingga ditutupnya program undian ini pada 5 Februari 2017, telah tercatat sekitar 100,000 transaksi yang tercatat pada program ini. Pada penarikan undian sebelumnya yaitu tahap pertama dan kedua, telah diumumkan para pemenang yang telah mendapatkan 8 hadiah utama dan ribuan hadiah eksklusif. Hari ini(9/02), Pertamina kembali memberikan 5 hadiah utama dan 675 hadiah eksklusif bagi para pelanggan setia Pertamax Turbo yang beruntung dalam penarikan undian tahap akhir yang diselenggarakan di Locanda Italian Restaurant, Jakarta.

Empat orang pelanggan setia yang beruntung memenangkan undian tahap akhir ini yaitu Josef Dwinanta dari Tangerang memenangkan sedan mewah sementara Wanda Patricia Ento dari Bali, Arvin Warsanta dari Surabaya, Imam Setiadhi dari Tangerang, memenangkan VIP Invitation dari Lamborghini Italia.

 

 

sumber : pertamina

Ini Besaran Upah Minimum Kota (UMK) Se Jogja

ilustrasi

ilustrasi

Senin (31/10) kemarin telah diumumkan besaran upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Kota (UMK) DIY tahun 2017.

Seperti yang diberitakan krjogja.com, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIY Andung Prihadi Santoso secara resmi mengumumkannya didi Kompleks Kepatihan Yogyakarta.

Untuk rumusannya mengikuti regulasi terbaru yakni pasal 44 ayat 2 PP 78 tahun 2015.

Sedangkan upah di DIY mengalami kenaikan sebesar 8,25 persen dari upah tahun 2016, atau rata-rata di semua wilayah naik sekitar Rp 100 ribu.

Menurut pak Andung, hasil penghitungan tersebut didasarkan pada data inflasi nasional dan pertumbuhan ekonomi berdasarkan SK Kementrian Ketenagakerjaan no 175/Men/PHIJSK-UPAH/X/2016.

 

Berikut rincian upah minimum di wilayah DIY:

1. Kota Yogyakarta menjadi Rp 1.572.200 atau naik Rp 119.800

2. Kabupaten Sleman Rp 1.448.385 atau naik Rp 110.385

3. Kabupaten Bantul Rp 1.404.760 atau naik Rp 107.060

4. Kabupaten Kulonprogo Rp 1.373.600 atau naik Rp 104.730

5. Kabupaten Gunungkidul Rp 1.337.650 atau naik Rp 101.950.

 

Dan sementara hasil keputusan Gubernur DIY untuk Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2017 sebesar Rp 1.337.645,25.

 

Sumber : krjogja.com

.