Seleksi Astra Honda Racing School Diikuti Ratusan Pebalap Muda Potensial



Jakarta- PT Astra Honda Motor (AHM) kembali menyelenggarakan program pembinaan pebalap muda Tanah Air melalui Astra Honda Racing School (AHRS). Sebanyak 16 pebalap belia potensial terpilih untuk mengikuti program AHRS dan siap untuk ditempa menjadi pebalap berprestasi di masa mendatang.



Dimulai sejak tahun 2010 dan telah meluluskan 150 pebalap hingga saat ini, AHRS menjadi ajang pencarian bibit balap Tanah Air yang konsisten dalam menghadirkan pebalap-pebalap berprestasi yang bersaing di ajang balap Asia dan dunia. Mario Suryo Aji yang saat ini bersaing di kelas Moto3 World GP, merupakan lulusan AHRS tahun 2016, sementara Fadillah Arbi Aditama yang saat ini bersaing di Eropa pada ajang FIM JuniorGP merupakan lulusan AHRS tahun 2019, dan sebelumnya terdapat Andi Farid Izdihar dan juga Gerry salim yang merupakan lulusan AHRS tahun 2010.



Sejak awal tahun 2020, tercatat 100 pendaftar mengajukan diri untuk bergabung dalam program AHRS. Setelah melalui seleksi administrasi dan pendaftaran ulang dengan penyesuaian pandemi, terpilih 41 orang peserta berusia maksimal 15 tahun yang berhak mengikuti proses seleksi lapangan pada Minggu, 19 Juni 2022.

16 pebalap belia lolos sebagai siswa AHRS 2022



Berlokasi di AHM Safety Riding Park Deltamas, seluruh pebalap muda berpotensi ini menunjukkan kemampuannya untuk dapat menimba ilmu balap di AHRS. Pada seleksi pertama, tersaring 27 pebalap yang telah diuji dan dinilai berdasarkan kemampuan braking, racing line, cornering, body movement, dan riding style. Lalu di proses seleksi kedua, 27 pebalap pilihan ini kembali diuji berdasarkan durabilitas konsistensinya, sehingga terpilih 18 pebalap. 18 pebalap ini kemudian diuji kembali dalam hal kemampuan adaptasi lintasan baru dengan perubahan lay out. Akhirnya terpilih 16 pebalap muda potensial yang berhak menjadi siswa AHRS. Proses seleksi ini pun dilakukan oleh tim AHRT dan pebalap Honda Asia Dream Racing yang juga lulusan AHRS yaitu Gerry Salim.

16 pebalap belia lolos sebagai siswa AHRS 2022 dan melakukan foto bersama di AHM Safety Riding Park, Deltamas (19/6).

Sebagai siswa AHRS, para pebalap muda ini akan mendapatkan bekal ilmu balap baik secara teori maupun praktek. Teori yang diajarkan antara lain terkait manajemen balap dan komunikasi dengan tim serta publik. Untuk mendukung performa balap, para siswa juga akan didukung oleh instruktur Nasional. Program AHRS ini akan dilaksanakan sebanyak 3 kali dan berlokasi di 3 sirkuit permanen di pulau Jawa.  

General Manager Marketing, Planning, and Analysis AHM Andy Wijaya mengatakan AHRS merupakan wujud  komitmen perusahaan untuk terus berkontribusi dalam kemajuan dunia balap motor Tanah Air, sehingga para pebalap potensial negeri ini dapat meraih prestasi yang membanggakan di masa mendatang. 

“Program AHRS telah mencetak pebalap Tanah Air berprestasi di tingkat balap internasional bahkan dunia, seperti Mario Suryo Aji, Andy Gilang dan Gerry Salim. Kami berharap semakin banyak pebalap Indonesia yang dapat berkiprah di ajang balap tertinggi dan AHRS merupakan pondasi yang kuat dalam pembentukan mental, kemampuan dan fisik pebalap,” ujar Andy.  

Pembinaan dalam program AHRS bertujuan untuk semakin mematangkan skill pebalap belia Tanah Air sebelum terjun ke balapan sesungguhnya di tingkat nasional maupun internasional seperti Asia Road Racing Championship, FIM JuniorGP, hingga level dunia di ajang Grand Prix. Latihan intens akan dilakukan menggunakan Honda NSF100 dengan melibatkan instruktur-instruktur berpengalaman. 

Bikin Bangga, Pebalap Indonesia Tampil di MXGP Samota



Jakarta – Pebalap muda binaan Astra Honda Racing Team (AHRT), Muhammad Delvintor Alfarizi akan bertanding di ajang balap motocross tingkat dunia paling bergengsi Motocross Grand Prix (MXGP) yang diselenggarakan di Samota, Nusa Tenggara Barat. Pada balapan motocross yang akan dihelat pada hari Minggu (26/6), pebalap asal Jakarta ini menjadi pebalap wildcard bersaing dengan crosser-crosser tangguh dari berbagai negara di kelas MX2.





Beragam persiapan dan latihan dilakukan oleh crosser berusia 21 tahun ini untuk dapat memberikan penampilan yang membanggakan. Bahkan untuk mempertajam skill dan kompetensi crosser muda ini, AHRT memboyong Delvintor ke Eropa untuk berlatih di beragam track motocross Eropa selama 1,5 bulan. Menggunakan motor berbasis Honda CRF250R, Delvintor akan berusaha menampilkan performa terbaik untuk Indonesia di balap motocross kelas dunia ini.





“Ini tahun kedua saya dipercaya Astra Honda menjadi pebalap yang mewakili Indonesia di balapan MXGP. Di sirkuit Samota, saya bersama semua pebalap akan sama-sama merasakan pertama kali tantangan sirkuit ini. Sehingga berbekal latihan bersama tim, saya berharap dapat menaklukkan segala tantangan dan meraih hasil yang bagus di di MXGP Samota,” ujar Delvintor.

Muhammad Delvintor Alfarizi





Selain membanggakan bangsa di level balap motocross dunia, Delvintor bersama dengan AHRT pada tahun ini akan turut serta di kelas MX2 Kejuaraan Nasional Motocross dengan motor yang juga digunakan saat tampil di MXGP kelas MX2 yaitu Honda CRF250R. Kombinasi pengalaman tim AHRT di dunia balap, performa tangguh Honda CRF yang sudah mendunia, serta skill yang dimiliki Delvintor siap mencetak berbagai prestasi yang membanggakan.





General Manager Marketing Planning and Analysis AHM Andy Wijaya mengatakan dukungan terhadap Delvintor di MXGP Samota menjadi bagian dari komitmen AHM dalam mewujudkan mimpi crosser berbakat Tanah Air di kancah balap dunia.





“Dengan semangat Satu Hati untuk Indonesia Juara, AHRT hadir menemani crosser muda berbakat Indonesia dengan pembinaan balap berjenjang yang terstruktur yang sudah mencetak beragam presatasi membanggakan. Kami berharap penampilan Delvintor di MXGP Samota dapat menginspirasi semangat crosser berbakat di Tanah Air untuk terus berusaha menggapai mimpi mereka,” ujar Andy.





Kiprah AHM di dunia balap motocross melalui AHRT dimulai sejak tahun 2019, pembinaan balap pada tahun ini akan turut motocross berjenjang secara nasional ini dilakukan bersamaan dengan penampilan perdana Delvintor di MXGP Palembang. Beragam prestasi membanggakan juga berhasil ditorehkan di dunia balap motocross nasional, seperti Juara Nasional Motocross kelas MX2 tahun 2019 serta Juara Indonesian Power Track kelas MX2 pada tahun 2021.

Pembalap Astra Honda, Veda Ega Bertemu Presiden RI dan Ikuti Parade MotoGP Mandalika 2022

Parade MotoGP Mandalika 2022 yang berlangsung di Jakarta turut di meriahkan 13 anggota komunitas sepeda motor Honda.



Jakarta – Dua pebalap Indonesia binaan PT Astra Honda Motor (AHM) Veda Ega Pratama dan Mario Suryo Aji mendapat kesempatan berharga bergabung dengan 18 pebalap dunia untuk bertemu dan melakukan foto bersama dengan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta pada Rabu (16/3), dilanjutkan dengan berkendara bersama dalam Parade MotoGP Mandalika 2022. Menyambut gelaran MotoGP seri kedua di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok, pada 18-20 Maret 2022, Veda pebalap binaan AHM asal Wonosari, Yogyakarta, Veda Ega Pratama tampil pada ajang Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) 2022 dan Mario berlaga di GP Moto3 bersama Honda Team Asia.

Marketing Director PT Astra Honda Motor Thomas Wijaya (kiri-1) dan Tetsuya Komine (kanan-1) foto bersama para pebalap motor Honda yakni (dari kiri) Mario Suryo Aji yang balapan di GP Moto3, Pol Espargaro dan Marc Marquez di MotoGP, Alex Marquez dan Takaaki Nakagami di MotoGP, dan Veda Ega Pratama di IATC.





Parade MotoGP Mandalika 2022 diselenggarakan pemerintah Indonesia bersama penyelenggara MotoGP yaitu Dorna Sport. Dilepas Presiden Joko Widodo dari Istana Kepresidenan, sebanyak 16 pebalap MotoGP seperti Marc Marquez dan Pol Espargaro, 2 pebalap GP Moto2, 1 pebalap GP Moto3 yakni Mario Suryo Aji, dan 1 pebalap IATC Ega Pratama berkendara mengelilingi beberapa jalan utama di Ibukota yang disambut dengan antusias oleh masyarakat di sepanjang rute. Rombongan Parade MotoGP melintasi Jalan Merdeka Utara, kemudian melewati Jalan Medan Merdeka Barat, berlanjut menyusuri Jalan MH. Thamrin, hingga berakhir di Hotel Kempinski.

Veda Ega Pratama dan Mario Suryo Aji berfoto bersama Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan para pebalap MotoGP di depan Istana Kepresidenan RI. (Source foto: Dorna)



“Kita punya pebalap Indonesia seperti Mario di GP Moto3. Harapannya, semoga dapat terus naik hingga ke MotoGP,” ujar Presiden Indonesia Joko Widodo sesaat setelah melepas rombongan Parade MotoGP Mandalika 2022.



Veda yang kini berusia 13 tahun menjadi pebalap termuda pada Parade MotoGP Mandalika 2022. Pebalap jebolan Astra Honda Racing School ini berkendara menggunakan motor sport Honda CBR250RR tipe SP QS produksi pabrik AHM di Karawang, Jawa Barat. Dengan racing suit lengkap yang biasa dia gunakan saat balapan di sirkuit, Veda terlihat percaya diri mengendarai sepeda motor yang mengusung DNA Total Control CBR Series.



Pebalap asal Wonosari ini mengungkapkan rasa bangganya dapat menjadi bagian dari kegiatan bersama para pebalap dunia untuk mewakili Indonesia. “Saya senang sekali dapat kesempatan bertemu langsung dengan Bapak Presiden, ditambah saya bisa berkendara bersama para pebalap hebat MotoGP di Parade MotoGP Mandalika. Pengalaman tak terlupakan dan yang akan menjadi penyemangat saya meniti karir menjadi pebalap kelas dunia, membanggakan Indonesia di dunia balap internasional,” ujarnya.





General Manager Marketing Planning & Analysis AHM Andy Wijaya mengapresiasi gelaran Parade MotoGP Mandalika 2022 yang diharapkan dapat semakin meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap olahraga balap di Indonesia dan juga memperkuat semangat juang pebalap binaan AHM dalam memberikan prestasi terbaiknya di sirkuit Mandalika akhir pekan ini.





”Keikutsertaan Veda sebagai pebalap binaan AHM dan juga Mario yang kami hantarkan menuju kejuaraan dunia tahun ini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya para pebalap berbakat Tanah Air, untuk terus bersemangat mewujudkan mimpi membanggakan Bangsa Indonesia,” kata Andy.





Konsistensi komitmen AHM untuk melahirkan bibit pebalap muda membanggakan telah dijalankan sejak tahun 2010 dengan melatih pebalap muda bertalenta melalui pembinaan berjenjang dan terstruktur. Tahapan pembinaan dimulai sejak usia dini di bawah 14 tahun melalui program Astra Honda Racing School (AHRS) serta pebalap dari berbagai daerah juga diwadahi melalui gelaran balap bertajuk Honda Dream Cup (HDC).





Tahun ini, AHM menurunkan empat pebalap belia di ajang IATC 2022. Veda juga ditemani Reykat Yusuf Fadillah, Aan Riswanto, dan Muhammad Dyandra Trihardika. Pada seri perdana minggu lalu (6 Maret) di Lusail International Circuit, Qatar, para pebalap binaan AHM tampil cukup cemerlang. Prestasi perdana yang membanggakan dan menjanjikan, Veda berhasil meraih podium ke-3 pada race kedua. Ini menjadi catatan bersejarah baginya, yang pertama kali mengikuti balapan internasional dan berhasil mengibarkan bendera Merah Putih di depan jutaan pasang mata dari mancanegara.





Pada akhir pekan ini, Veda dan tiga pebalap Indonesia lainnya akan berlaga pada ajang Idemitsu ATC putaran kedua yang diselenggarakan di Mandalika International Street Circuit, Lombok, NTB. Sementara itu, Mario Suryo Aji yang merupakan lulusan AHRS saat ini sedang melanjutkan karir balapnya menjadi pebalap Honda Team Asia (HTA) serta menjadi satu-satunya pebalap muda Indonesia yang terjun pada ajang Moto3 World Championship juga akan berlaga pada akhir pekan ini. Menjadi tuan rumah serta dukungan masyarakat untuk lima pebalap Indonesia, menjadi motivasi untuk dapat mengibarkan bendera Merah Putih di sirkuit Mandalika.


Ragam Motor Honda

Pada gelaran Parade MotoGP Mandalika 2022, Mario Suryo Aji juga mengggunakan Honda CBR250RR tipe SP QS. Kegiatan Parade ini juga dimeriahkan oleh 13 anggota komunitas sepeda motor Honda dari komunitas CBR Club Indonesia, Asosiasi Honda CBR dan Asosiasi Honda Jakarta. Para bikers komunitas ini hadir dengan menunggangi Honda CBR Series, Honda PCX 160, Honda CB150X serta Honda Vario 160.

Empat Pebalap Muda Binaan Astra Honda Siap Berlaga di Idemitsu Asia Talent Cup 2022

Aan Riswanto (3)



Jakarta – Balapan perdana ajang balap Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) 2022 akan dihelat di Lusail International Circuit, Qatar (04/3). Berbekal persiapan yang matang baik secara mental dan fisik melalui latihan intens, empat pebalap belia binaan PT Astra Honda Motor, yaitu Veda Ega Pratama, Reykat Yusuf Fadillah, Aan Riswanto, dan Muhammad Diandra Trihardika siap bersaing untuk meraih prestasi terbaik dan mengharumkan nama bangsa di lintasan balap International pada akhir pekan ini.



Dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan di tengah situasi pandemi saat ini, semangat para pebalap binaan AHM tidak kendur. Setelah mengikuti pengecekan kesehatan para pebalap muda tersebut turun menjajal sirkuit pertama kali pada sesi test pra- musim yang berlangsung pada tanggal 25-26 Februari 2022 di Lusail International Circuit.

Veda Ega Pratama

General Manager Marketing Planning and Analysis AHM Andy Wijaya mengatakan semangat juang yang tinggi serta latihan intens yang dilakukan oleh pebalap-pebalap muda binaan menjadi bekal positif untuk bersaing di ajang balap IATC 2022.



“Sebagai upaya mewujudkan mimpi pebalap muda hingga ke MotoGP, AHM secara konsisten melakukan penjenjangan terstruktur, salah satunya dengan mendukung melalui ajang IATC. Dengan semangat Satu Hati, kami harap dukungan masyarakat Indonesia dapat menjadi suntikan energi tersendiri bagi para pebalap untuk terus meraih prestasi,” ujar Andy.



Sebelum berlaga pada seri pertama di akhir pekan ini, para pebalap IATC 2022 telah terlebih dahulu melakukan sesi pre-test menggunakan Honda NSF250R pada 25-26 Februari 2022. Salah satu pebalap Astra Honda, yaitu Veda Pratama yang baru pertama kali bersaing secara full time pada ajang ini, mampu memaksimalkan sesi pre-test ini dengan meraih hasil yang cukup baik pada urutan ketiga dengan catatan waktu catatan waktu 2:11.340, hanya terpaut 0.027 detik dari pebalap asal Jepang, Amon Odaki, yang mencatatkan waktu terbaik pada sesi pre-test 2:11.313 detik.



“Saya sudah sangat tidak sabar menghadapi putaran 1 di Qatar. Meskipun buat saya ini pengalaman pertama kalinya di Qatar, adaptasi saya berjalan cukup baik. Semoga saya bisa meraih hasil positif pada race besok, sebagai pijakan awal kiprah saya di kejuaraan international,” ujar Veda.

Senada dengan Veda, pebalap muda asal Depok, Reykat Yusuf Fadillah juga mengungkapkan betapa antusiasnya menjajal sirkuit Qatar dan akan berupaya meraih hasil terbaik.

“Saya bangga dan senang akhirnya salah satu mimpi saya bisa balap di Qatar terwujud. Hal ini akan jadi pengalaman yang sangat menarik balapan di sirkuit yang digunakan untuk ajang MotoGP. Semoga saya bisa beradaptasi dengan cepat dan meraih hasil maksimal,” ujar Reykat.

Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) 2022 yang juga dipromotori Dorna Sports (promotor MotoGP) merupakan ajang bagi pebalap muda berbakat di wilayah Asia dan Oceania dalam meniti karir di ajang balap berstandar internasional. Empat pebalap alumni Astra Honda Racing School (AHRS) disiapkan untuk mewakili Indonesia, dengan usia yang masih sangat belia, antara 13-15 tahun, hal ini akan menjadi semangat baru pembinaan sejak usia dini yang dilakukan oleh AHM.

Selain Indonesia, IATC 2022 diikuti oleh pebalap muda dari berbagai Negara di Asia, yaitu Australia, India, Jepang, Malaysia, Thailand dan Vietnam. Untuk pelaksanaan balap, gelaran IATC dilakukan sebanyak 12 kali balapan, dimana ajang balap akan terbagi dalam 6 putaran yaitu Lusail International Circuit (Qatar), Pertamina Mandalika International Street Circuit (Indonesia), Twin Ring Motegi (Jepang), Chang International Circuit – Buriram (Thailand), Sepang Internasional Circuit (Malaysia), dan putaran final akan kembali di gelar di sirkuit Pertamina Mandalika International Street Circuit (Indonesia). Digelarnya IATC di Indonesia memberikan kebanggaan sendiri karena selain memiliki lintasan yang Indah, Indonesia juga memiliki banyak pebalap bertalenta yang akan bersaing pada ajang balap bertaraf International.



Seri pertama IATC tahun ini akan digelar sebanyak dua kali di Lusail International Circuit, Qatar pada Sabtu (5/3/2022) dan Minggu (6/3/2022) masing-masing pukul 18:35 WIB dan 15:50 WIB, bertepatan dengan lokasi dan hari yang sama dengan putaran pertama MotoGP World Championship. Gelaran balap ATC ini dapat disaksikan pada channel Youtube dari Asia Talent Cup.

Reykat Yusuf Fadillah

Mau Tau Cara Merawat Motor Balap Versi AHRT ?

Tahun 2020 memberikan tantangan tersendiri untuk perawatan sepeda motor balap. Sama halnya dengan motor harian, tunggangan untuk balap juga perlu perhatian, khususnya karena minim penggunaannya dalam masa pandemi.

I Made Yoga Widnyana, Chief Mechanic Astra Honda Racing Team (AHRT), menjelaskan pada dasarnya perawatan motor harian dan motor balap sama. Namun sebelum beranjak ke perawatan, pemilik motor balap wajib mengetahui perbedaan mendasar, yaitu beban dan rentang kerja.

”Semua motor balap, bahkan yang dikembangkan dari motor produksi massal, harus menanggung beban kerja jauh lebih tinggi ketimbang motor harian. Beban kerja ini sangat mempengaruhi usia pakai berbagai suku cadang. Ini yang wajib diketahui sebagai dasar melakukan perawatan,” ucap Yoga.

Sebagai gambaran, di AHRT, usia pakai rantai motor balap Honda CBR250RR di ajang ARRC kelas AP250 sekitar 650 km. Oleh karena itu, tim dan mekanik balap yang baik selalu akan mencatat usia pakai semua parts (dalam km) penting seperti rantai motor, mesin, oli mesin, dan lain sebagainya.

Lalu, ada rentang kerja. Motor balap dituntut selalu memberikan performa terbaik di lintasan, maka rentang kerja dari tiap parts yang bisa diatur menjadi sangat sempit karena disesuaikan dengan kebutuhan motor balap yang spesifik. Contoh, temperatur optimal mesin adalah antara 70-85 derajat celcius. Jika terlalu dingin performa mesin jadi tak optimal. Sebaliknya, jika terlalu panas akan berisiko terjadi kerusakan terhadap mesin.

Merawat

Setelah mengetahui beban dan rentang kerja, maka kita bisa mengetahui cara merawat motor balap yang lama tak dipakai. Berdasarkan pengalaman Yoga, hal pertama yang harus dilakukan adalah membersihkan seluruh bagian dari motor.

Pada saat balap, semua bagian motor dibongkar hingga tersisa rangka (main frame, sub-frame, dan parts terkait), serta wire harness (kabel bodi). Semua komponen bodi dicek kemudian dicuci hingga bersih dan dikeringkan. Jika ada parts yang rusak, sebisa mungkin diperbaiki atau diganti.

”Alasan membersihkan motor balap, selain menjaga estetika, adalah mencegah kotoran/debris masuk ke bagian vital motor. Misalnya intake mesin, knalpot, rem depan/belakang, dan lainnya. Benda asing yang masuk dapat merusak atau mengurangi performa keseluruhan dari motor balap,” jelas Yoga.

Mesin juga diturunkan dari rangka untuk dilakukan overhaul. Ini meliputi pengecekan mesin, pembersihan, dan juga tune-up agar kondisi mesin sedapat mungkin kembali ke awal dan siap digunakan untuk balap.

Komponen

Selebihnya, mekanik atau pemilik tim balap juga wajib mengetahui komponen-komponen krusial yang harus dijaga saat motor balap lama didiamkan. Berikut beberapa komponen yang dimaksud:

1. Baterai. Baterai spesifikasi balap biasanya memiliki fungsi discharge agar tidak rusak jika disimpan terlalu lama. Ada baiknya baterai rechargable ini di-discharge telebih dahulu sebelum disimpan. Setelah disimpan, cek tegangan baterai, dan lakukan pengisian baterai kembali jika diperlukan.

2. Air Radiator. Pada regulasi balap, radiator harus diisi air dan tidak boleh diisi cairan coolant yang dijual di pasaran maupun cairan bawaan pabrik. Air keran yang belum dimurnikan (distilasi) bisa jadi mengandung mineral dan logam. Oleh karena itu, sebelum disimpan dalam waktu lama, kuraslah air radiator. Pastikan air radiator terisi penuh sebelum kembali menyalakan mesin.

3. Bensin. Sebelum disimpan terlalu lama, pastikan bensin dikuras dari tangki. Hal ini dilakukan untuk mencegah adanya bensin yang teroksidasi/ terpapar udara luar maupun zat kontaminan lain dalam waktu lama). Bensin yang sudah teroksidasi tersebut akan menyebabkan pembakaran mesin tidak sempurna. Dalam beberapa kasus bahkan bensin jenis ini dapat menyumbat lubang injektor yang mengakibatkan mesin motor tidak dapat menyala.

4. Oli. Penyimpanan oli dalam waktu lama sebenarnya tidak ada masalah. Hanya yang diperhatikan adalah usia pakai oli pada motor balap. Contohnya, pada ajang ARRC kelas AP250, oli berspesifikasi khusus Honda CBR250RR harus diganti setiap 500 km. Jika oli sudah melewati usia pakai, maka bisa dikuras terlebih dahulu dan diisi kembali sebelum sesi latihan balap berikutnya. Atau dalam beberapa kasus, jika ada serpihan logam (gram) pada oil pan, maka oli harus dikuras dan diganti dengan yang baru. Hal ini dilakukan untuk mencegah kerusakan yang diakibatkan oleh sirkulasi oli yang sudah terkontaminasi.

”Contoh, tersumbatnya saluran oli oleh serpihan logam yang berdimensi besar, atau aus berlebihan akibat gesekan parts bergerak dengan serpihan logam. Bahkan jika kontaminasi oli dinilai sudah terlalu parah, mesin tersebut diganti dengan mesin cadangan/spare karena berpotensi besar mengalami kerusakan (engine failure) jika dipaksa untuk digunakan balap,” kata Yoga.