Di Islandia Durasi Puasa Mencapai 21 jam, Berikut Beberapa Durasi Puasa Di Belahan Dunia

Ilustrasi –

Puasa Ramadhan 1438H telah masuk ke 3 (hari Senin, 29 Mei 2017). Di negara kita lama waktu(durasi) puasa sekitar 13 jam, 10menit ( semisal Shubuh 04.21 – 17.31 WIB, DIY).

Di tiap negara lamanya waktu berpuasa dalam satu hari berbeda-beda.

Wilayah yang mengalami waktu puasa terpanjang adalah Greenland dan Islandia, yang berkisar 21 jam.

Sedangkan yang paling singkat berpuasa adalah Argentina dan Australia, yang hanya sekitar 11 jam.

Seperti yang dilansir dari Gulfnews, berikut ini daftar lama waktu puasa di beberapa negara di dunia.

Benua Eropa

Negara yang akan mengalami waktu berpuasa paling lama di Benua Eropa adalah Islandia, yang mencapai 21 jam.

Sedangkan yang paling singkat adalah Spanyol, Turki, Yunani, dan negara-negara lainnya, yakni sekitar 16 jam.

Islandia: 21 jam

Finlandia: 19 jam 56 menit

Norwegia: 19 jam 48 menit

Swedia: 19 Jam 42 menit

Russia: 19 Jam 7 menit

Denmark: 19 Jam 5 menit

Belarus: 18 jam 52 menit

Jerman: 18 jam 51 menit

Irlandia: 18 jam 48 menit

Inggris: 18 jam 34 menit

Republik Cek: 18 jam 24 menit

Hungaria: 18 jam 12 menit

Prancis: 17 jam 11 menit

Georgia: 16 jam 58 menit

Albania: 16 jam 51 menit

Spanyol: 16 jam 43 menit

Turki: 16 jam 40 menit

 

Benua Amerika

Greenland menjadi wilayah dengan durasi berpuasa yang paling lama. Di sini, jarak dari waktu subuh ke magrib mencapai 21 jam 2 menit.

Argentina menjadi negara tersingkat menjalani puasa yang hanya 11 jam 32 menit.

Greenland: 21 jam 2 menit

Kanada: 17 jam 24 menit

Amerika: 16 jam 29 menit

Bahama: 14 jam 59 menit

Antigua dan Barbuda: 14 jam 22 menit

Nikaragua: 14 jam 4 menit

Aruba: 14 jam 4 menit

Grenada: 14 jam 4 menit

Panama: 13 jam 52 menit

Kolombia: 13 jam 33 menit

Peru: 12 jam 42 menit

Argentina: 11 jam 32 menit

 

Timur Tengah

Di kawasan Timur Tengah, Iran menjadi negara terlama yang menjalani puasa Ramadan tahun ini.

Sedangkan Yaman adalah negara dengan puasa tercepat di kawasan ini.

Iran: 16 jam 4 menit

Suriah: 15 jam 52 menit

Yordania: 15 jam 42 menit

Mesir: 15 jam 36 menit

Bahrain: 15 jam 9 menit

Oman: 14 jam 55 menit

Abu Dhabi: 14 jam 53 menit

Arab Saudi: 14 jam 41 menit

Yaman: 14 jam 18 menit

 

Benua Asia

Kazakstan menjadi negara terlama menjalani puasa di kawasan Asia yang mencapai 18 jam 12 menit.

Kepulauan Cocos Keeling menjadi yang paling singkat, hanya 12 jam 47 menit.

Sedangkan di Indonesia akan berpuasa sekitar 13 jam 2 menit.

untuk Asia Tenggara

China: 16 jam 14 menit

Pakistan 15 Jam 31 meniy

India : 15 jam 05 menit

Brunei : 13 jam 34 menit

Malaysia : 13 jam 29 menit

Kazakstan: 18 jam 12 menit

Armenia: 16 jam 35 menit

Uzbekistan: 16 jam 26 menit

Afganistan: 15 jam 51 menit

Jepang: 15 jam 45 menit

Nepal: 14 jam 59 menit

Taiwan: 14 jam 47 menit

Hong Kong: 14 jam 35 menit

Laos: 14 jam 18 menit

Myanmar: 14 jam 14 menit

Thailand: 14 jam 3 menit

Indonesia: 13 jam 2 menit

Kepulauan Cocos Keeling: 12 jam 47 menit

 

Benua Australia

Selandia Baru: 11 jam 37 menit

Australia: 11 jam 35 menit

 

Benua Afrika

Berikut sampel empat negara yang dianggap menunjukkan rata-rata lama berpuasa di negara-negara di Afrika.

Nigeria: 13 jam 50 menit

Ghana: 13 jam 43 menit

Kenya: 13 jam 17 menit

Zimbabwe: 12 jam 26 menit.

 

Source : tribunpekanbaru.com

Tahapan Detoksifikasi Selama Puasa Ramadhan

Ilustrasi –

Puasa di bulan Ramadhan(Hijriah) merupakan kewajiban (rukun Islam yang ke 3) yang harus dikerjakan bagi kaum muslim, menahan untuk tidak makan dan minum dari waktu shubuh hingga maghrib atau kurang-lebih sekitar 13 jam. Bagi yang beriman pastinya sudah merasa cukup tanpa mencari-cari alasan mengapa kaum muslim diperintahkan oleh ALLAH SWT untuk berpuasa, yang mana muaranya berhikmah kembali kepada si manusia yang bertaqwa tadi(yang berpuasa), namun begitu ada saja rasa penasaran bagi sebagian peneliti untuk menguak peran puasa bagi tubuh manusia(sisi kesehatan)

Lalu apa saja hikmah dari puasa yang dilihat dari sisi kesehatan ? Ow banyak….

Beragam penelitian dilakukan terhadap aktifitas muslim yang paling hakiki ini (siapa sih yang tau kejujuran orang berpuasa selain dirinya sendiri yang melakukannnya).

Salah satu efek/manfaat yang sangat luar-biasa bagi tubuh  jika berpuasa selama sebulan penuh dari segi kesehatan yakni tubuh akan berproses detoksifikasi.

Selama 30 hari berpuasa, tubuh akan mengaktifkan sistem self healler alias mengobati dirinya sendiri lewat sejumlah proses detoksifikasi atau pembuangan racun.

Berikut empat tahap detoksifikasi selama berpuasa ;
1. Detoksifikasi Tahap Pertama (Hari 1 – Hari 2)
Pada hari pertama puasa, tingkat gula-darah akan menurun. Detak-jantung melambat dan tekanan darah berkurang. Tubuh kemudian akan mengambil glikogen dari otot hingga menyebabkan beberapa rasa lemas yang umum dirasakan orang yang tengah berpuasa.
Detoksifikasi tahap pertama ini biasanya yang paling berat. Atau dirasakan ketika hari pertama puasa. Beberapa diantaranya ada yang mengalami sakit kepala, bau mulut parah, rasa lemas yang berat atau yang paling umum yakni rasa lapar yang parah. Ini merupakan tahap pembersihan racun yang pertama.
2. Detoksifikasi Tahap Kedua (Hari 3 – Hari 7)
Tubuh akan memproduksi glukoasi yang diambil dari asam lemah yang kemudian diurai untuk melepaskan gliserol dari molekul gliceride. Akibatnya, kulit bisa mengeluarkan minyak, seperti minyak berbau tengik. Beberapa diantaranya ada yang mengalami masalah pada kulit.
Tubuh juga terasa lemas membuat kita ingin beristirahat lebih lama, ini merupakan reaksi alami tubuh karena tengah memfokuskan energi untuk pembersihan dan penyembuhan. Sel darah putih dan sistem kekebalan tubuh juga meningkat pada tahapan ini.
Jika ada rasa sedikit sakit di bagian paru-paru maupun tenggorokan, ini artinya tubuh tengah melakukan perannya membersihkan bagian tersebut.
Jika nafas berbau serta timbul lapisan lendir di mulut, itu artinya tubuh tengah melakukan pembersihan pada bagian usus dan usus besar hingga berdampak pada munculkan kotoran di dinding awal usus untuk melonggarkan saluran.
3. Detoksifikasi Tahap 3 (Hari 8 – Hari 15)
Pada tahapan ini, anda akan merasakan energi tambahan, pikiran yang lebih tenang serta perasaan yang lebih baik. Biasanya dirasakan karena anda sudah merasa terbiasa menjalankan rutinitas puasa pada pekan pertama.
Namun di sisi lain, beberapa orang mungkin akan merasakan nyeri yang timbul kembali dari cidera yang terjadi pada masa lalu. Ini merupakan nyeri yang baik karena tubuh sebenarnya tengah menyelesaikan proses penyembuhan. Misalkan anda mengalami cidera beberapa tahun sebelumnya dan masih membekas hingga sekarang. Saat puasa, tubuh secara otomatis akan memberikan energi untuk menyembuhkan cidera tersebut. Lantaran pada saat puasa, proses penyembuhan yang dilakukan sistem tubuh kita tengah berada pada level optimal. Kaki juga biasanya mendapatkan akibat dari puasa. Karena racun tubuh disebutkan bisa menumpuk di bagian kaki.
4. Detoksifikasi Tahap 4 (Hari – 16 Hari 29/30)
Pada tahapan ini, anda benar-benar sudah terbiasa dan beradaptasi dengan rutinitas puasa. Akan ada lebih banyak energi yang anda rasakan. Lantaran tubuh sudah melaksanakan proses pembersihan maupun penyembuhan. Semisal Bau mulut benar-benar hilang yang artinya organ yang berhubungan dengan lidah dan mulut itu sudah disembuhkan atau dibersihkan.
Setelah proses detoksifikasi selesai, tubuh akan bekerja pada kondisi optimal untuk menggantikan jaringan-jaringan yang rusak. Kemudian setelah 20 hari berpuasa, anda akan merasakan pikiran yang lebih nyaman. Anda akan merasakan keseimbangan emosional dan perasaan yang lebih baik. Daya ingat dan konsentrasi pun akan meningkat.

 

Demikianlah sedikit mengenai manfaat puasa di bulan Ramadhan bagi tubuh

Selamat berpuasa Ramadhan 1438H…!!

Baca lebih lanjut

ONH 2017 Rata-Rata Sebesar Rp 34,9 Juta Naik Rp 250Ribu Tahun Lalu

Ilustrasi haji

Ongkos Naik Haji (ONH) atau sekarang istilahnya Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji(BPIH) tahun 1437H/ 2017 sebesar 34,9 juta rupiah atau tepatnya Rp 34.890.312 untuk rata-rata, bagi jamaah Indonesia. Namun begitu tentunya berbeda di setiap wilayah, tergantung embarkasinya.

Besaran biaya BPIH sebesar Rp 34.890.312 tersebut naik  sebesar 0.27% (Rp 249.008) di banding BPIH tahun lalu. Berikut rinciannya:

  • Biaya tiket penerbangan Rp 26.143.812
  • Pemondokan Makah SAR* 950 setara Rp 3.391.500
  • Biaya Hidup di Arab Saudi SAR 1.500 setara Rp 5.355.000

 

 

*=Saudi Arabia Riyal

Sumber : krjogja.com

Ikuti ‘Khitan Bareng’ di RSU & Klinik Pratama PKU MUHAMMADIYAH Se-BANTUL

Khitan bareng lazismu PKU Bantul 2016

Khitan bareng lazismu PKU Bantul 2016

Kembali lazismu PKU Bantul mengadakan bakti sosial , kali ini bekerja sama dengan BPD Syariah Yogyakarta mengadakan bakti sosial ‘Khitan Bareng’. Untuk tahun 2016 ini akan diselenggarakan pada tanggal 20,21,22 Desember,  di RSU & Klinik Pratama PKU Muhammadiyah BANTUL, Bambanglipuro dan Srandakan.

Nantinya anak-anak peserta ‘khitan bareng’ akan mendapatkan fasilitas; uang saku, paket alat sholat, dan perlengkapan sekolah.

Jadi bagi yang punya adik, anak , cucu atau keponakan yang ingin di khitan bisa segera mendaftar di Rumah Sakit & Klinik Pratama PKU MUHAMMADIIYAH tersebut diatas, pendaftaran di buka hingga tanggal 17 Desember 2016, buruan yach kuota terbatas….!!!

NB : Keterangan lebih lanjut, silahkan lihat foto brosur di atas

Ini Daftar Tunggu Haji Terbaru 4 Negara ASEAN, Malaysia Terlama

Ilustrasi haji

Ilustrasi haji

Haji merupakan rukun Islam kelima, yang merupakan kewajiban bagi seorang muslim, namun ada garis bawahnya jika mampu. Mampu dalam seagal hal, baik biaya maupun keamanan dalam perjalanan. Karena pelaksanaan Haji memanglah harus dilaksanakan di Mekah-Saudi Arabia, pastinya muslim di seluruh belahan dunia di luar Saudi relatif jauh dan belum tentu negaranya aman dalam bepergian untuk Haji.
Disamping itu, saat ini ada pembatasan warga suatu negara untuk melaksanakan ibadah haji. Istilahnya kuota, entah rumusannya bagaimana pemerintah Kerajaan Arab Saudi dalam menentukan Kuota ini, yang jelas itu berlaku bagi semua negara diseluruh dunia, kalo tidak dibatasi dengan kuota, Lha pastinya kota Mekkah dan Madinah akan tidak muat menampung muslim/jamaah yang akan ber-haji, yang semakin banyak. Terlebih di Sekitar Masjidil Harram – Mekkah sedang di lakukan renovasi, dengan begitu dikabarkan ada pemotongan kuota per negara sebesar 20%, dengan begitu semakin oanjangkah antrian daftar tunggu untuk berhaji.

Tidak terkecuali di negara kita, saya pernah menulis artikel daftar tunggu haji untuk Kabupaten Bantul selama 17 tahun.

Ini berbeda disetiap kotanys, tergantung sedikit-banyak yang mendaftar,dan ternyata hal ini juga dialami oleh negara lainnya seperti negara tetangga; semisal Malaysia, Brunei Darussalam , dan Singapura

Seperti yang saya kutip dari situs kemenag.go.id yang memberitakan bahwa belum lama ini ada pertemuan antar menteri agama(menag) pada forum Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS). Guna membahas masalah kuota haji.

Faktanya, keempat negara ini mempunyai persoalan yang sama, yaitu terkait antrian haji.

 

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan bahwa antrian haji di Indonesia paling lama 42 tahun, yaitu pada salah satu kabupaten di Sulawesi Selatan. Sementara antrian paling pendek di Indonesi adalah 9 tahun.

 

Di Malaysia, antrian bahkan lebih panjang lagi. Menurut Menteri di Jabatan Perdana Menteri Malaysia Mejar Jeneral Dato Seri Jamil Khir bin Haji Baharom, antrian haji di Malaysia mencapai 93 tahun. Sementara antrian haji di Singapura adalah 35 tahun, sedang di Brunei Darussalam hanya 3 -4 tahun.

 

Antrian semakin panjang seiring dengan kebijakan pemerintah Arab Saudi untuk memotong kuota haji Negara pengirim jemaah sebesar 20%. Kuota normal Indonesia adalah 211ribu, terkurangi 42.200 dalam setiap tahunnya sejak 2013.

 

Sementara Malaysia dalam empat tahun terakhir kuotanya berkisar 22ribu, Singapura 680, sedang Brunei sekitar 300 an.

Terkait itu, Menag pada forum MABIMS mengusulkan agar masing-masing anggota MABIMS berkirim surat ke Arab Saudi guna meminta agar kuota haji tahun depan kembali normal, tidak dipotong 20%. “Indonesia sudah bersurat. Jika lainnya bersurat, akan semakin baik,” terang Menag pada sidang MABIMS ke-17 tahun 2016 di Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (06/12).

 

Selain kuota, Menag juga mengusulkan agar MABIMS memohon kepada Saudi untuk tidak memberlakukan visa berbayar bagi jemaah umrah. “Kami sudah memohon kepada Saudi, khusus untuk umrah agar dikecualikan. Apakah ini juga bisa diusulkan bersama?” ujar Menag.

 

Angota MABIMS menyambut baik usulan Menag, khususnya yang terkait dengan visa umrah. Rumusan tentang ini bahkan dituangkan sebagai hasil MABIMS ke-17 di Malaysia ini. Rumusan itu menyebutkan, MABIMS sepakat mengenai penanganan masalah umrah dan itu membutuhkan penelitian lebih lanjut dengan melibatkan negara-negara anggota.

 

Terkait kuota, dalam rumusan hasil disebutkan bahwa Malaysia dan Indonesia dapat mengusulkan kepada Pemerintah Arab Saudi agar kuota haji dikembalikan kepada kuota asal. Selain itu, kedua Negara ini juga bisa mengajukan permohonan agar tambahan biaya umrah dikecualikan dari kebijakan visa berbayar untuk jemaah yang akan menunaikan ibadah umrah kali kedua dan seterusnya.