Ini Dia 5 Motor Favorit Warga Yogyakarta dan Sekitarnya Tahun 2022

Yogyakarta – Sepanjang tahun 2022 sepeda motor tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari masyarakat khususnya sebagai moda transportasi sehari-hari. Tercatat selama tahun 2022 Astra Motor Yogyakarta sebagai Main Dealer sepeda motor Honda wilayah DIY, Kedu, dan Banyumas telah memasarkan lebih dari 209.000 unit sepeda motor kepada konsumen. Dari beragam tipe sepeda motor Honda, ada 5 tipe yang menjadi favorit bagi masyarakat Yogyakarta, Kedu, dan Banyumas.

Tipe pertama yang menjadi sepeda motor favorit sepanjang tahun 2022 adalah Honda BeAT yang mencatat angka penjualan lebih  dari 74.000 unit. Hadir  dengan  varian  Honda BeAT CBS, Honda BeAT CBS-ISS, dan Honda BeAT Street, skutik berkubikasi 110cc ini konsisten menjadi skutik terlaris dalam beberapa tahun terakhir.

Posisi kedua ditempati oleh Honda Vario 125 yang membukukan penjualan lebih dari 42.000 unit. Skutik andalan Honda di kelas 125cc ini dibekali dengan fitur digital panel meter, full LED lighting system, Honda Smart Key System, hingga USB charger di konsol boks.

Selanjutnya posisi tiga ditempati oleh Honda Scoopy yang terjual lebih dari 37.000 unit. Skutik dengan  karakter fashionable  ini  tampil  khas  dengan  fitur  lampu  depan  LED  Projector, iconic tail light, serta velg berdiameter 12 inch yang dibalut dengan ban tubeless ukuran 100/90 (depan) dan 110/90 (belakang).

Menjadi sepeda motor terlaris keempat, Honda Vario 160 mencatatkan penjualan lebih dari 16.000 unit sepanjang 2022. Honda Vario 160 menjadi pilihan utama pecinta skutik premium sporty berperforma tinggi. Berbekal mesin performa tinggi kapasitas 160cc 4 katup enhanced Smart Power Plus (eSP+), serta memiliki teknologi minim gesekan menjadikan skutik ini memiliki keseimbangan antara performa yang optimal dan kesempurnaan puncak saat dikendarai harian.

Menjadi sepeda motor terlaris kelima, Honda PCX160 menorehkan penjualan total lebih dari 12.000 unit pada tahun 2022. Dilengkapi dengan mesin terbaru 160cc dengan 4 katup eSP+, menjadikan Honda PCX series semakin nyaman dikendarai dalam berbagai situasi, baik di perkotaan maupun jarak jauh.

Merespon  kinerja  penjualan  di  tahun  2022,  Marketing Manager Astra Motor Yogyakarta Thomas Pradu mengucapkan  terima  kasih  kepada  konsumen atas loyalitasnya sehingga  Honda  dapat  meneruskan  tren positif   untuk terus bangkit di masa pandemi.

Sepanjang   tahun   2022   sepeda   motor   tipe   skutik   (AT)   masih   menjadi   pilihan   utama   konsumen.   Kemudahan, kenyamanan, efisiensi bahan bakar, serta variasi model yang beragam mampu menjawab kebutuhan dan harapan konsumen.

Saat ini sepeda motor tipe skutik berkontribusi sebesar 92,9% dari total penjualan sepeda motor Honda  di wilayah DIY,  Kedu,  dan Banyumas.  Selain karena alasan fungsional, beragam skutik Honda juga hadir dengan varian dan karakteristik yang khas di masing-masing modelnya. Sehingga hal tersebut memungkinkan konsumen untuk memilih sepeda motor yang dirasa paling pas baginya.” tutup Thomas Pradu.

***

Yuk Simak Ciri-Ciri Kampas Kopling Motor yang Aus


Yogyakarta – Kampas kopling merupakan salah satu komponen vital dalam konstruksi mesin sepeda motor. Komponen ini berfungsi untuk menyalurkan tenaga yang dihasilkan mesin khususnya sebagai pemutus dan penyalur tenaga mesin dari poros engkol ke transmisi. Sehingga jika kampas kopling mulai aus proses penyaluran tenaga akan terganggu dan gejalanya bisa langsung dirasakan oleh pengendara sepeda motor.



Pada buku pedoman pemilik yang disertakan dalam setiap pembelian sepeda motor Honda, direkomendasikan untuk melakukan pengecekan kondisi kampas kopling setiap 12.000 km atau 12 bulan. Selain masa pemakaian, gaya berkendara bisa juga mempengaruhi kondisi dan usia kampas kopling.



“Pengecekan rutin terhadap komponen kampas kopling sangat penting dilakukan. Selain untuk mempertahankan performa mesin, pemeriksaan juga dilakukan untuk memastikan kondisi kampas kopling apakah masih baik atau sudah aus.” ungkap Technical Training Coordinator Astra Motor Yogyakarta Danang Priyo Kumoro.



Danang juga berbagi informasi mengenai beberapa gejala yang dapat dirasakan secara langsung oleh pengendara khususnya saat kampas kopling sudah mulai menipis atau aus.



1. Mesin cepat panas
Hilangnya daya cengkram kampas pada plat gesek membuat kedua komponen ini lebih sering bergesekan sehingga menimbulkan panas berlebih. Selain itu, panas juga bisa ditimbulkan oleh mesin yang selalu bekerja di putaran tinggi. Misalnya, dalam kondisi normal mesin bekerja 5000 rpm untuk mendapatkan kecepatan 60 km/jam. Tapi saat kampas kopling aus, mesin harus bekerja di 7000 rpm untuk mencapai kecepatan yang sama.



2. Akselerasi mesin melemah
Saat kampas kopling aus, tenaga tidak akan tersalur secara maksimal. Karena daya cengkram kampas saat proses penyaluran tenaga dari poros engkol ke poros input transmisi tidak maksimal. Akibatnya mesin motor terasa tak responsif di tiap posisi gear. Dalam kondisi ini, mesin dipaksa berputar lebih tinggi untuk menggerakkan motor. Dampak lainnya, motor akan sulit mencapai kecepatan maksimum serta konsumsi bahan bakar menjadi boros.



3. Selip kopling
Gejala lain saat kampas kopling aus juga bisa dirasakan saat perpindahan gear yang sering mengalami selip atau mesin seperti kehilangan tenaga. Selain itu, sulit memindahkan gigi ke posisi netral juga bisa jadi salah satu indikasi kampas kopling mulai aus akibat kehilangan atau berkurangnya daya cengkram kampas pada plat gesek.



“Jika gejala-gejala tersebut mulai dirasakan, segera lakukan pemeriksaan dan perbaikan ke jaringan bengkel resmi Honda terdekat. Jangan lupa lakukan perawatan dan pemeriksaan berkala di AHASS agar sepeda motor selalu dalam kondisi prima.” pungkas Danang Priyo Kumoro.

***