Sedikit seputar Honda PCX HYBRID, motor semi listrik

 

Gambar Honda PCX HYBRID yang difoto 😁

Press conference produk motor Honda, Astra Motor Yogyakarta

Pada konferensi pers tehnis produk beberapa waktu lalu (Rabu, 5/9), melalui kepala teknis Astra Motor Yogyakarta, bapak Danang Kumolojati menjelaskan secara (gamblang) panjang lebar mengenai motor skutik Honda pertama yang mengusung sistem pencangkokan/ tambahan daya kelistrikan dari aki/ baterai lithium-ion. (Jadi baterai/ akinya ada dua). Motor ini diklaim oleh Honda, menjadi motor skutik pertama di dunia yang mengusung teknologi Hybrid.

Sepintas secara bentuk, sama persis dengan Honda PCX Luxurious lokal, dimensi sama, mesin,  kubikasi, perbandingan kompresi, power, hanya saja bobot motor lebih berat  PCX Hybrid 5 kg, juga  banyak tampilan aksen warna biru pada skutik ini. Untuk varian sepertinya hanya tunggal, warna juga hanya satu , biru Dongker matte.

Fitur unggulan; eSP(enchanged Smart Power), ACG Starter, Idling Stop, Honda Alarm System’, Answer Back System, Combi brake, ABS. Fitur kekinian; colokan atau Power Charger.

Fitur-fitur cerdas tentu ada, keyless? Tentu ada, yang pasti ada tambahan yang lebih cerdas yakni adanya mode riding, atau pilihan berkendara, yang terdiri dari 3 pilihan, D (Drive mode), S (Sport mode), dan berkode [ ] Idling mode.

Dimana di Drive mode kita bisa mendapatkan tenaga bantuan baterai untuk performa bertenaga namun hemat bahan bakar.

Untuk Sport mode, kita bisa mendapatkan akselerasi lebih responsif dan performa yang lebih tinggi.

Sedangkan untuk Idling mode, ini untuk berkendara biasa lebih hemat bahan bakar karena, saat kita berhenti lebih dari 2 detik mesin akan otomatis mati, begitu kita ingin lanjut berkendara, kita tinggal tarik tuas gass, langsung deh ngacirrrrr.

Fitur cerdas pada Honda PCX Hybrid

Oiya pada judul kenapa saya sebut semi listrik? Yupz karena pada Honda PCX Hybrid ini ada tambahan aki atau baterai lithium-ion khusus, yang akan menambah performa dan bekerja pada saat motor sudah berjalan dan akselerasi, yang finalnya juga akan menghemat/ efisiensi  bahan bakar. Yaa mungkin bisa dikata NOS atau turbo gitu kali yaa… (imho). Kinerjanya sih, motor seperti ada pembantunya gitu, dari Motor Assist system (komponen, baterai lithium-ion, ECM), lalu diolah oleh PDU, kemudian disambung ke mesin, dan bekerja (tambah responsif, performa, efisiensi/ hemat BBM) saat motor sudah melaju maupun akselerasi.

Banyak banget penjelasan dari bapak Danang, namun karena saya orang awam, yang gak melek teknologi maupun soal kelistrikan, ya hanya sedikit dan terbatas saja yang bisa saya serap….😄

Motor ini merupakan motor skutik Honda kelas premium, jika anda ingin memboyong nya anda mesti berkunjung ke dealer tingkat Wing atau Big-wing, untuk perawatan atau service juga akan ditangani di AHASS dan teknisi khusus. Tidak ada pantangan dalam pemeliharaan motor ini, hingga pada saat kita jika ingin memandikan nya, hanya saja tidak dengan tekanan air yang tinggi dan jarak tertentu (30cm).

Last, untuk harga, di Jogja skutik inovasi tingkat lanjut ( The Next Level of Innovation) ini dibanderol dengan harga Rp 40.970.000,-

.

 

 

 

.

Advertisements

3 thoughts on “Sedikit seputar Honda PCX HYBRID, motor semi listrik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s