Suzuki Nex II, it’s truly ‘si Gesit Irit” & Tarikannya Hmmm…..Mak Nyuuuut’

Suzuki Nex II tipe standard warna merah

Tampil lebih segar dari generasi sebelumnya, Suzuki Nex generasi kedua ini memberi pengalaman berkendara yang sangat diluar ekspektasi saya,  responsif, gesit, akselerasi sangat cepat, dan iriit

Yupz, selama 6 hari ini (7-12 Juni, dan setidaknya 400an km sudah saya tempuh) saya berkesempatan untuk mengendarai skuter matik besutan dari Suzuki. Yaa boleh lah kita sebut entry_level nya skutik Suzuki.  Untuk aktivitas harian, pulang-pergi kerja, dan kesana-kemari, serta sedikit touring pendek, melibas jalanan pegunungan Bantul sisi Timur.

Lalu bagaimana impresinya?

Seperti yang saya bilang diatas, ternyata diluar dugaan,  tenaga serta akselerasi nya sangat baik, sangat cepat & besar dan responsif,  untuk putaran awal hingga tengah, untuk motor berkubikasi 115 cc. Hari-hari awal test ride, saya gunakan untuk berkendara dijalan yang datar, serta padat dengan kendaraan. Akselerasi dari 0-20km/jam , 20-60 km/jam sangat lah cepat, responsif. Enteng banget, berkarakter khas Suzuki. Suatu kesempatan, sayapun sempat mencapai kecepatan maksimal pada angka 90 bahkan juga 100km/jam.

Odometer Suzuki Nex II

***

Untuk sisi desain, yang mana setelah saya amati, ternyata banyak sisi-sisi yang saya sangat suka, sebuah desain yang sangat diandalkan, cocok  lah Suzuki memberi tagline #Keren_Cara_Baru. Saya paling suka pada  sisi fairingnya, juga bagian lampu belakang, serta bagian lampu utamanya. Dan sepertinya desain pada Suzuki Nex II ini di buat baru dari generasi sebelumnya, major change.

***

Kembali ke performa, yang boleh dibilang yahuud dan makyuut (bukan maknyus loh ya), saya koq jadi teringat pada motor skutik  spin. meskipun begitu(performa/tarikannya enteng banget), untuk konsumsi bahan bakar juga tidaklah ngowos alias boros, , malah terbilang irit. Itulah mengapa pada judul diatas saya bilang “truly si gesit irit‘, sempat dua kali melakukan uji coba tes konsumsi bahan bakar nya, dengan metode full to full. Yakni bahan bakar diisi penuh kemudian motor dipakai untuk beberapa jauh, kemudian diisi ulang bbm lagi hingga penuh, dan kemudian dihitung. Hasil kalkulasi rerata konsumsi selama dua pengujian tersebut terdapat pada angka 48 km/liter & 50 km/l.

Pengujian 1 bahan bakar pada Suzuki Nex II

Di odometer awal tertera pada 264 kemudian isi ulang BBM diangka 371, dengan membutuhkan Pertamax sebanyak 2,140 liter. Jika dikalkulasikan 372-264= 107, lalu dibagi banyaknya BBM 107:2,140=50, jadi pada pengujian 1 menorehkan angka 50km/liter.

Pengujian 2 bahan bakar pada Suzuki Nex II

Sesuai foto diatas, pada pengujian 2 yang mana motor sering saya geber push the limit speed, terdapat angka 48,82km/liter, dengan perhitungan 475-371=104, kemudian dibagi dengan jumlah bahan bakar yang diisi, 104:2,130 =48,82.

***

 

Tak ada gading yang tak retak, begitu juga dengan motor ini, bukan bermaksud mencari-cari kekurangan, hanya saja sebagai masukan saja,  alangkah baiknya jika motor ini ada pengunci rem tangannya. Menurut saya, motor skutik apapun baik level entry maupun high-end , demi keamanan dan  kenyamanan saat berhenti, sangat layak diberi pengunci rem tangan/hand brake. Dan kalau bisa juga fitur mesin mati saat setandar samping masih berfungsi.

Mungkin hanya dua itu menurut saya yang perlu ditambah, selebihnya saya sangat merekomendasikan motor ini untuk komuter, terlebih di area jalanan perkotaan, yang sangat fleksibel sekali, cukup handal untuk zig-zag diantara kendaraan lain, sekira motor lain tidak berani masuk diantara celah kendaraan lain, maka si Nex II ini mampu masuk. Oiya shock nya pun bekerja sangat baik. Kita tidak terasa terintimidasi saat melibas jalan tidak rata, bergelombang maupun kubangan-kubangan kecil.

 

Suzuki Nex II tipe standard warna merah

***

Cerita sedikit saat touring pendek kemarin, yang melewati jalan menanjak curam yang fenomenal di Bantul, yakni tanjakan Cinomati, dimana tanjakan ini memiliki tingkat kemiringan lebih dari 45°, atau bahkan pada angka sekitar 60°, dan Suzuki Nex II ini cukup kuat melibasnya, padahal jalanan juga terbilang bergelombang dan banyak tambalannya.

 

Suzuki Nex II saat di bukit Cinomati

Suzuki Nex II saat di Puncak Becici

Suzuki Nex II saat di Mangunan

Suzuki Nex II saat di icon wisata pantai Goa Cemara

 

Berikut beberapa foto-foto detail nya:

Lampu belakang Suzuki Nex II

Knalpot Suzuki Nex II

Kipas radiator Suzuki Nex II

Pijakan kaki Suzuki Nex II

Mesin cvt Suzuki Nex II

Tampak muka samping Suzuki Nex II tipe standard warna merah

Sisi depan Suzuki Nex II

Tampak samping kiri Suzuki Nex II

Bagasi Suzuki Nex II

Untuk dimensi motor, cukupan lah tidak sekecil suzuki spin dan sedikit lebih besar dari generasi sebelumnya. Jika disandingkan dengan produk lain/ kompetitornya juga sama.

Well geduwell, demikianlah sedikit review motor skutik besutan Suzuki, semoga bermanfaat…!!!

 

Advertisements

4 thoughts on “Suzuki Nex II, it’s truly ‘si Gesit Irit” & Tarikannya Hmmm…..Mak Nyuuuut’

  1. kalau menurut saya yg penting itu side stand switch padahal fitur itu suzuki skywave duluan yang pakai dijajaran matik jepang indonesia… kalau parking brake lock.. ndak terlalu penting…

    Liked by 2 people

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s