Sambut Honda Bikers Day 2017 “Konsumen dan Komunitas Supra GTR 150 Lakukan Jelajah Kota”

Corporate Communication sekaligus PIC Community Development Astra Motor Yogyakarta Christa Adhi Dharma melepas peserta Supra GTR 150 Jelajah Kota di halaman kantor Astra Motor Yogyakarta (1/10). Peserta yang terdiri dari anggota komunitas JGOC dan konsumen Honda Supra GTR 150 melakukan touring pendek menuju Balkondes Wanurejo – Magelang.

Kabar dari Astra Motor Yogyakarta – Menyambut pelaksanaan Honda Bikers Day 2017, Astra Motor Yogyakarta selaku Main Dealer Honda wilayah DIY, Kedu, dan Banyumas menggelar kegiatan bertajuk Supra GTR 150 Jelajah Kota di wilayah Yogyakarta, Magelang, dan sekitarnya (1/10). Tercatat 68 pecinta Honda Supra GTR 150 yang terdiri dari anggota komunitas Jogja GTR Owner Community (JGOC) dan konsumen Honda Supra GTR 150 berpartisipasi aktif sebagai peserta dalam kegiatan ini.

Supra GTR 150 Jelajah Kota diawali dengan gathering dan briefing di kantor Main Dealer Astra Motor Yogyakarta. Setelah diberangkatkan secara serentak, rombongan beriringan menuju Balkondes Wanurejo, Magelang. Demi keselamatan bersama Kecepatan jelajah dalam kegiatan ini dipatok tak lebih dari 60 km/jam. Balkondes Wanurejo sendiri merupakan salah satu tempat wisata yang terletak di sekitar Candi Borobudur dan sedang tren untuk menjadi tujuan penikmat suasana alam.

Corporate Communication Astra Motor Yogyakarta Christa Adhi Dharma mengungkapkan bahwa kegiatan Supra GTR 150 Jelajah Kota ini merupakan sebuah touring pemanasan sebelum menyambut gelaran Honda Bikers Day 2017 pada pertengahan bulan Oktober ini. Sehingga selain agenda touring dalam kegiatan ini juga dikupas beberapa hal mengenai pelaksanaan Honda Bikers Day 2017.

Kali ini Astra Motor Yogyakarta mengajak pecinta Honda Supra GTR 150 untuk menikmati performa sepeda motor kesayangannya menuju salah satu tempat wisata yang terletak tak jauh dari kota Yogyakarta. Selain itu pada kegiatan ini kami juga membuka registrasi online Honda Bikers Day 2017 dan pembuatan kartu Honda Community ID (HCID)” spesial bagi peserta kegiatan ini.”

Setelah agenda touring mencapai garis finish, peserta diajak untuk beristirahat sejenak menikmati nuansa alam di daerah Borobudur yang menjadi salah satu daya tarik Balkondes Wanurejo serta diteruskan dengan edukasi dan sharing mengenai Safety Riding. Dipandu oleh Safety Riding Supervisor Astra Motor Yogyakarta Muhammad Ali Iqbal seluruh peserta diajak untuk mengenali beberapa hal yang perlu menjadi perhatian saat melakukan perjalanan dalam rombongan / group touring.

Safety Riding Supervisor Astra Motor Yogyakarta Muhammad Ali Iqbal memberikan edukasi kepada peserta Supra GTR 150 Jelajah Kota mengenai beberapa hal yang perlu mendapatkan perhatian khusus saat melakukan perjalanan dalam rombongan / group touring. Pemahaman yang baik atas etika saat berkendara secara berkelompok menjadi bekal yang bermanfaat untuk menuju Honda Bikers Day 2017.

Perjalanan menuju lokasi Honda Bikers Day 2017 akan melibatkan ribuan bikers, melalui edukasi ini Kami harapkan pecinta Honda Supra GTR 150 memiliki bekal wawasan yang cukup. Sehingga mampu mengurangi resiko kecelakaan di jalan raya serta tidak mengganggu pengguna jalan lain saat beriringan menuju lokasi kegiatan akbar ini”, ungkap Muhammad Ali Iqbal.

Selain gathering, touring, dan mendapatkan edukasi safety riding, Supra GTR 150 Jelajah Kota juga menjadi ajang untuk meningkatkan rasa persaudaraan antar pecinta Honda Supra GTR 150 melalui GTR Fun Games yang digelar di lokasi finish. Beberapa permainan seperti bakiak tandem, egrang, human moto, hingga memanah mewarnai keseruan gelaran kegiatan ini.

Melalui berbagai permainan kelompok, Honda Supra GTR 150 Jelajah Kota menjadi wahana untuk mempererat silaturahmi sekaligus rasa kekeluargaan peserta.

***

*) Pecinta Honda Supra GTR 150 yang berminat untuk bergabung dengan komunitas Jogja GTR Owner Community (JGOC) dapat menghubungi Humas JGOC a.n Dennis melalui nomor 081903710666.

Advertisements

Kecepatan Maksimal Terbaik Motogp Seri Aragon

Gambar sirkuit Motorland Aragon, Spanyol

Berapa sih kecepatan maksimal yang mampu di raih baik oleh pembalap maupun motor di kelas utama(MotoGP) di ajang balap MotoGP?

Mengutip data dari motogp.com(24 September 2017) yang mana pencatatan waktu di percayakan oleh Tissot.

Sebelum melihat data dari kecepatan maksimum terbaik dari pembalap MotoGP baiknya kita cari tau dulu yuuk akan kekuatan dari sebuah motor/sepedamotor dari MotoGP ini.

Telah kita ketahui bersama bahwa motor MotoGP merupakan motor (mesin, sasis + fairing) yang khusus dibuat untuk ajang balap saja, tidak dipergunakan dan diperjual-belikan untuk  umum, dan bukan untuk dikendarai dijalan raya.

Dengan spesifikasi umum dari mesin motor MotoGP berkonfigurasi V4, V-Twin, 4 silinder, 1000cc, jumlah katup 16, DOHC, 4 katup persilinder, bahan bakar tanpa timbal (100 oktan), injeksi, kekuatan 225-250 DK, pelumas basah, maksimal putaran mesin: 17.500-18.000 rpm atau 300 putaran/detik.

Lalu kita melongok sirkuit-nya, ; MotorLand Aragon Spanyol, panjang nya : 5.077 meter, lebar 15 meter, tikungan kanan: 7, tikungan kiri: 10, trek lurus terpanjang: 968 meter. Nah di spot trek terpanjang inilah para pembalap menorehkan catatan waktu terbaik/ top speed (kecepatan tertingginya).

Dan saya rasa saat top speed juga hanya hitungan beberapa detik saja, kurang dari 10 detik. Untuk mengitari satu kali putaran saat (balapan) lintasan disirkuit ini sekitar 1 menit 47.635.

Dan untuk balap seri Aragon kemarin (24 September 2017), Pemilik nomor balap 19 atau Alvaro Bautista lah yang menorehkan waktu top speed terbaiknya, dengan catatan waktu 343.4 km/jam, pembalap tuan rumah (Spanyol), dari team Pull&Bear Aspar, menggunakan motor Ducati.

Dan berikut selengkapnya

Event Best Maximum Speed ;

  1. 19 Alvaro BAUTISTA SPA Pull&Bear Aspar Team DUCATI 343.4 Race
  2. 8 Hector BARBERA SPA Reale Avintia Racing DUCATI 340.8 Race
  3. 44 Pol ESPARGARO SPA Red Bull KTM Factory Racing KTM 340.5 Race
  4. 17 Karel ABRAHAM CZE Pull&Bear Aspar Team DUCATI 340.3 Race
  5. 4 Andrea DOVIZIOSO ITA Ducati Team DUCATI 339.5 Race
  6. 41 Aleix ESPARGARO SPA Aprilia Racing Team Gresini APRILIA 338.1 Race
  7. 26 Dani PEDROSA SPA Repsol Honda Team HONDA 337.9 Race
  8. 9 Danilo PETRUCCI ITA OCTO Pramac Racing DUCATI 337.9 Race
  9. 36 Mika KALLIO FIN Red Bull KTM Factory Racing KTM 337.8 Race
  10. 93 Marc MARQUEZ SPA Repsol Honda Team HONDA 336.5 Race
  11. 25 Maverick VIÑALES SPA Movistar Yamaha MotoGP YAMAHA 336.3 Race
  12. 38 Bradley SMITH GBR Red Bull KTM Factory Racing KTM 336.3 Race
  13. 45 Scott REDDING GBR OCTO Pramac Racing DUCATI 336.2 Race
  14. 99 Jorge LORENZO SPA Ducati Team DUCATI 336.0 Race
  15. 53 Tito RABAT SPA EG 0,0 Marc VDS HONDA 335.8 Race
  16. 5 Johann ZARCO FRA Monster Yamaha Tech 3 YAMAHA 335.7 Race
  17. 35 Cal CRUTCHLOW GBR LCR Honda HONDA 335.5 Race
  18. 43 Jack MILLER AUS EG 0,0 Marc VDS HONDA 334.6 Race
  19. 94 Jonas FOLGER GER Monster Yamaha Tech 3 YAMAHA 334.4 Race
  20. 76 Loris BAZ FRA Reale Avintia Racing DUCATI 334.3 Race
  21. 22 Sam LOWES GBR Aprilia Racing Team Gresini APRILIA 334.1 Race
  22. 46 Valentino ROSSI ITA Movistar Yamaha MotoGP YAMAHA 333.4 Race
  23. 42 Alex RINS SPA Team SUZUKI ECSTAR SUZUKI 333.4 Race
  24. 29 Andrea IANNONE ITA Team SUZUKI ECSTAR SUZUKI 332.5 Race

Well membicarakan faktor penentu top speed memang komplek sih, jika kita lihat kecepatan maksimal diatas ada pada titik 332.5 – 343,4 km/jam. Cukup berimbang jika dilihat dari pembalap maupun motor pun juga team.

Jika flashback ke tahun sebelum ,tercatat;

2015, Andrea Iannone (ITA) Ducati 345.8 km/ jam

2016, Andrea Dovizioso (ITA), Ducati 343.6 km/jam

Sepertinya motor Ducati ya jagonya…😁.

Ok coba yuuk kita lihat catatan waktu dari kelas dibawah nya sama-sama di sirkuit Aragon;

2016, Moto2 , Thomas Luthi(SWI), Kalex, 282.6 km/jam.

2016, Moto3, Khairul Idham Pawi (MAL), Honda,  239.7 km/jam.

Nah sebagai pembanding Moto2 = 600cc, 4 silinder, 16 katup, DOHC, 4 katup persilinder.

Moto2: 250cc, 1 silinder.

Lalu jika boleh dibandingkan dengan balap mobil, seperti balap F1, yang notabene berkekuatan 950 DK (700kW), dan mempunyai cengkeraman ban pada aspal 10 lipat lebih banyak dari MotoGP, top speed tercatat 369.9 km/jam oleh Antonio Pizonia mengendarai BMW, di sirkuit Monza pada tahun 2004.

 

Ok that is it….