Kalender MotoGP 2018 telah di Rilis, Thailand seri 15

Kalender MotoGP 2018

Agenda balap atau kalender sementara untuk musim 2018, baru saja dirilis, jadi para penggemar MotoGP bisa tau kapan dan dimana setiap seri balap akan dihelat.

Seperti tahun-tahun sebelumnya ajang balap pspalingling bergendi sejagat abuh ini akan diawali di Qatar pada 18 Maret, dan berakhir di Valencia tapi kali ini sedikit awal yakni pada 18 November. Dan dengan agenda baru di sirkuit Buriram Thailand, sekarang menjadi berjumlah 19 seri balap dalam kalender 2018, pertama dalam sejarah nih.

 

Berikut jadwal kalender MotoGP 2018 :

Round Event Circuit Race day

1 QATAR GP Losail International Circuit 18th MARCH

2 ARGENTINA GP Termas de Rio Hondo 08th APRIL

3 AMERICAS GP Circuit of the Americas 22nd APRIL

4 SPANISH GP Circuito de Jerez 06th MAY

5 FRENCH GP Le Mans 20th MAY

6 ITALIAN GP Autodromo di Mugello 03rd JUNE

7 CATALUNYA GP Circuit de Barcelona-Catalunya 17th JUNE

8 DUTCH GP TT Circuit Assen 01st JULY

9 GERMAN GP Sachsenring 15th JULY

10 CZECH GP Automotodrom Brno 05th AUGUST

11 AUSTRIAN GP Red Bull Ring – Spielberg 12th AUGUST

12 BRITISH GP Circuit to be announced 26th AUGUST

13 SAN MARINO GP Misano World Circuit Marco Simoncelli 09th SEPTEMBER

14 ARAGON GP MotorLand Aragon 23rd SEPTEMBER

15 THAI GP Chang International Circuit 07th OCTOBER

16 JAPANESE GP Twin Ring Motegi 21st OCTOBER

17 AUSTRALIAN GP Phillip Island Circuit 28th OCTOBER

18 MALAYSIAN GP Sepang International Circuit 04th NOVEMBER

19 VALENCIA GP Circuit Ricardo Tormo 18th NOVEMBER

 

Inspiratif : Warga Singosaren-Wukirsari Pelihara Ikan di Selokan

Bupati Bantul_bapak Drs. H. Suharsono mengunjungi pemeliharaan ikan di selokan di dusun Singosaren Wukirsari Imogiri Bantul

Selokan atau sungai kecil yang berada (mengalir) disekitar rumah menjadi sebuah media pemeliharaan ikan bagi warga dusun Singosaren ddsa Wukirsari Imogiri Bantul.

Hal ini sangat kreatif, dan ternyata banyak faedah yang didapat. Keberadaan ikan-ikan dalam selokan ini juga ternyata memberikan dampak positif terkait pembangunan kesadaran masyarakat. Pasalnya, warga yang sebelumnya sering membuang sampah dan limbah rumah tangga ke selokan, kini tak lagi mereka lakukan. Selain itu, pembangunan kesadaran juga terlihat dari aktivitas anak-anak yang turut membantu membersihkan sampah yang masih hanyut terbawa arus sungai.

Ide menabur benih ikan dalam selokan seperti yang dilakukan warga desa Singosaren, Imogiri, Bantul ini setidaknya memberikan pemahaman kepada masyarakat luas akan arti pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Sehingga dengan demikian, masyarakat diluar sana akan tergerak untuk melakukan hal sama, yakni menjaga alam dari kerusakan.

Yapz silahkan bagi warga tempat lain yangam ada aliran sungai kecil nya bisa meniru dari warga dusun Singosaren ini, Semoga bermanfaat & menginspirasi….!!!!

Bapak Drs. H. Suharsono sedang memberi makan ikan

Sumber foto & info : Diskominfo Bantul

Brotherhood akan Kita temukan dikala Touring Sendirian

Ilustrasi brotherhood – shogunerindependentbekasi.blogspot.com

Rasa senasib sepenanggungan, simpati,  impati, dan ingin membantu mungkin itulah inti dari sebuah kata ‘Brotherhood’ (persaudaraan), sebuah istilah yang sering digunakan oleh rekan-rekan biker dalam perjalanan berkendara (touring) mereka.

“Rasa Brotherhood akan kita dapatkan jikalau kita touring jauh dan sendirian.” inilah yang di rasa oleh narasumber_setia admin yakni Dewi Siti Hawa _sosok lady-biker asal Cirebon yang sering dan gemar melakukan touring sendirian, riding antar kota antar propinsi sudah menjadi hal yang biasa baginya.

Nah ternyata ungakapan tentang ‘brotherhood’ tersebut yang diunggahnya via facebook, ada respon yang senada, dari biker lainnya. Berikut kisah rekan dari teteh Dewi sebut saja bro Ogi (anak club vega r Cirebon) yang merasakan arti dari Brotherhood saat pertama kali riding sendirian tanpa teman, tanpa tujuan , touring jauh pertama kalinya pula….wes komplit deh

Inilah kisahnya…

 

“Jadi gini. Kemarin khan saya sempat liat status fb teh Dewi. Yang brotherhood itu.

Nah Jum’at sore kemarin kan saya gas sendirian naik vega(Yamaha). Itu tuh ga punya tujuan kemana. Saya asal gas saja ke arah Timur sore itu, hingga sampai di Tegal isi bensin. Ketemu bpk2 naik vega juga. Dia tanya,”Mau kemana mase?” Saya jawab, “Gatau nih pak pokoe ke timur.”

Nah terus gas lagi. Di otak udah mulai ada tujuan. “Oke Semarang.” Nah pas di Semarang itu juga ga punya kontak siapapun.

Terus minta bantuan deh ke anak vega regional Jateng. Dapet kontak anak vega Semarang.

Singkat cerita ketemu dan di ajak ke angkringan. Di tanya lagi “Tujuan sampean kemana mas?”. Saya bilang,” Cuman pengen tau Semarang kayak apa.” Tapi terbesit pengen ke Solo nemui temen SMP.

***

Paginya lanjut gas lagi ke Timur,  lewat Salatiga, hingga akhirnya sampe di Solo jam 10.30.

Langsung kontak anak Solo.

Nunggu sebentar terus ketemu ma anak Solo. Nyantai dulu di alun-alun_selatan Solo. Sembari di kerjai makan bakso bakar superhot.

Geser dari alun-alun, lalu pindah ke rumah salah-satu membernya . Ya langsung di tawari lagi mau minum apa makan apa..👍

Dan sama pertanyaannya seperti yg sebelumnya. “Tujuanmu ngendi mas?”

“Saya gatau mas terserah setirnya aja mau belok kemana.”😀

Lagi asik-asik ngobrol . Saya iseng buka-buka maps;(google map). Saya liat Solo-Ngawi kok kayaknya deket. Saya memastikannya ke anak Solo. Dan ktanya sekitar 2-jam dari Solo.

Dan di bilang. “Walah turing nggak sengaja malah bisa sampe 3 provinsi” .

Nambah penasaran saya.

Terus di anter sampai perbatasan Solo-Sragen. Lepas itu riding sendiri. Baru 30 menit gas, di stop di poslantas BULU. Dan akhirnya kena tilang_ditempat 50k. Alesannya langgar marka jalan… *apes…😢

Lanjut gas lagi sambil ngerasa dongkol. Sampailah di perbatasan Jateng-Jatim. “Kota Ngawi”

Nah dari perbatasan itu saya kira ke kotanya deket. Dan sambil riding juga mikir san berguman”Ini udah sore mau Maghrib, kok yang di lewatin kanan-kirinya hutan, mana kota nya..”

Akhirnya berhenti di SPBU sambil cek hp dan ternyata anak Ngawi ng-invite BBM. Saya langsung share-lok, terus nanya, “Ini kota Ngawi-nya mana ya, kok blum sampai-sampai?”. “Maju terus!” katanya.

Dan lanjut . Sampailah di kota Ngawi, Kebetulan sekali.berhenti pas di depan rumah anak_ngawi.

Sampai itu pas adzan maghrib.

Sambil nunggu sesepuh Vega_Ngawi,  foto-foto dulu di alun-alun.. lanjut kopdar dan ketmu semua ma anak_Ngawi.

Ngobrol panjang lebar taunya sesepuh Vega_Ngawi itu keturunan orang Cirebon juga. Jadu ngobrolnya beralih pake basa Cirebon juga akhirnya….😀

Sempat si tahan-tahan ga boleh pulang. Tapi saya maksa pulang malem itu. Soalnya Minggu pagi ada agenda jualan di carfreeday_Sumber. Terus akhirnya mereka ngalah dan ngasih tau jalan pintas. Sragen-Salatiga nggak via Solo.

Pulang dari situ via pantura lagi padahal pengen sekalian ke-DIY(Jogja). tapi sepertinya waktu gak cukup.

Dari Semarang nguntit honda beat-new platG sampe Batang. Rest di alun-alun_Batang,  mata dah ngantuk, bok*ng dah krasa panas. Ngabisin rok*k sebatang lanjut gas lagi .

Nah dari Batang nguntit lagi ma Yamaha Xeon RC125 yang ditunggangi bapak-bapak, ridingnya mantep. Nguntit sampai Tegal. Rest di masjid karna dah bener-bener bete dan ngantuk, tidur 1/2 jam. Bangun lagi lanjut gas Cirebon.

Mata udah bener-bener sepet. Sampai di Cirebon jam 6.55. Langsung deh jualan di CFD-Sumber..

*********the end******

 

 

Catatan :

Respon, Pengondisian dari anak-anak(teman-teman) klub disuatu kota  merupakan sebuah implementasi dari Brotherhood