Serayu Adventure Indonesia, Singomerto, Sigaluh, Banjarnegara

Hari Minggu 6 Agustus lalu, admin  bersama rekan-rekan blogger & vlogger Jogja dan sekitarnya (diajak Astra Motor Yogyakarta) berkesempatan merasakan sensasi rafting atau arung jeram di sungai Serayu Banjarnegara Jawa Tengah. Sungai yang berhulu dari pegunungan Dieng-Wonosobo, dan bermuara ke pantai Cilacap ini mempunyai cukup debit air/ rapid yang deras. Dengan begitu sangat cocok untuk rafting trip atau jalur arung jeram.

“Ini saja untuk musim kering atau kemarau, jika musim penghujan debit air bisa lebih banyak dan meninggi sekitar 150cm lagi.” ujar salah seorang pemandu sebut saja mas Ndobleh (maaf ketua team SAI menyebut begitu loh..🙏).

Sertifikat rafting dari Serayu Adventure Indonesia – Banjarnegara

Sepertinya memang begitu, menurut Sertifikat yang telah saya terima (gambar diatas) menyebutkan bahwa klasifikasi sungai Serayu merupakan ; Class III + Rapids at water level : 50 cm. Yang mana class III seperti yang sudah saya baca di blog jaddah-adventure.blogspot.co.id , bahwa

Class III : Sungai dengan tingkat kesulitan menengah, memiliki jeram yang mulai tidak beraturan dan cukup sulit serta dapat menenggelamkan perahu. Manuver-manuver pada arus yang deras serta kontrol perahu pada lintasan sempit sering diperlukan. Jeram-jeram besar dan “strainers” mungkin ada namun dapat dengan mudah dihindari. Pusaran arus yang kuat dan deras sering ditemukan, terutama pada sungai-sungai besar.Cidera saat terlempar keluar perahu dan terhanyut masih sangat jarang; self-rescue biasanya masih mudah dilakukan namun pertolongan bantuan sudah mulai diperlukan untuk menghindari resiko yang mungkin terjadi. Sungai dengan tingkat kesulitan ini sangat cocok untuk kegiatan wisata keluarga atau sebagai rekreasi alternatif.

Ya memang begitu yang saya lihat di sungai Serayu, ada beberapa keluarga yang datang untuk rafting,  Kabarnya sekitar wilayah Banjarnegara ada 3 pengelola wisata rafting. Salah satunya adalah Serayu Adventure Indonesia (SAI), yang berada di sebelah barat jembatan Serayu, dan tepat berada di intake Sigaluh berada di desa Singomerto. Disini merupakan ‘finish point’ atau dermaga Arung jeram yang dilengkapi dengan pondokan, restaurant, dan arena yang luas untuk camping, out bond, paint ball bahkan mereka melayani Dieng Tour.

Motor motor yang dipakai fun Riding di jejer di depan intake Sigaluh
Finish Point atau Dermaga Arung Jeram Serayu Adventure Indonesia
Cottage di Serayu Adventure Indonesia Banjarnegara

Sedangkan start point beradi di lain desa sebelah timur nya.

Rafting trip di wilayah Sigaluh sepanjang 14 km, dengan waktu tempuh sekitar 3 jam.

Lalu apa saja yang dipersiapkan?

Siap untuk menaklukkan sungai Serayu

Setelah perkenalan dengan leader team pemandu SAI, kami diberikan sedikit penjelasan serta di bagi kelompok-kelompok yang terdiri dari 5 orang, (maksimal 6 orang). Kami(peserta rafting), dan ada satu pemandu untuk satu perahu. Tapi sebelumnya kami diminta mengenakan pelampung helm dan membawa dayung yang sudah disedikan oleh pengelola (SAI).

Selanjutnya kami menuju start point atau kearah hulu sejauh 14 km dari basecamp SAI tadi, kami diangkut dengan angkot yang mana diatasnya ditaruh perahu karet yang akan kami naiki nanti.

Setelah sekitar 20 menit melewati jalan Banjarnegara-Wonosobo yang sedang diperbaiki,  kami tiba di titik start, dibawah sebuah jembatan gantung kecil.

Sebelum mulai rafting kami diberi penjelasan akan kode-kode atau istarat-isyarat saat rafting nanti. Buanyak sekali yang meski diperhatikan, karena saya termasuk newbie, yang jelas ada 3 hal yang saya tangkap, saat ada perintah maju dari pemandu kami disuruh mendayung maju, disaat perintah mundur kami disuruh mendayung mundur, ada juga istilah ‘boom’ yang mana perahu akan  melewati jeram,(Boom :Suatu instruksi yang diberikan pemandu saat melewati rintangan atau jeram berbahaya.) kita diminta untuk merapat ke sisi dalam perahu.

Well saatnya nyemplung, baru saja nyemplung…eeee sudah pada mainan air, saling siram, saking serang menyiram air dengan dayung,  baik satu rombongan maupun lain rombongan,  ga peduli dengan siapa saja, bahkan dari beda pengelola sekalipun. Pkoknya perahu lain jadi musuh deh……🚣… Kami benar-benar ‘have fun’,  …bersenang-senang….

Setelah dirasa semua siap perahu telah siap , ada satu team perahu yang dinamai team ‘rescue’ yang kesemuanya merupakan pemandu(skipper) melaju duluan, yang mana sepertinya sebagai penunjuk jalan, sebagai penentu arus mana yang harus dilalui. Dan sepertinya para skipper dari masing-masing perahu taat dan patuh  menunggu instruksi dari perahu team rescue tadi.

Saatnya arung jeram….. menyusuri sungai Serayu….

Saat itu rapids pada ketinggian 50cm, jadi arus tidak begitu deras dan banyak jalur yang dangkal, yang bisa membuat perahu nyangkut dan terhenti, jadi para skipper kudu pandai-oandai memilih jalur dan selalui menuruti perintah dari team rescue tadi.

Belum lama berlalu, saat melewati eram ada kapal yang terbalik, fuh ngeri juga tapi itulah sensasi dari rafting…. ada juga yang terjatuh dari perahu (swimmer), itu juga hal yang lumrah dalam rafting….

Untung perahu yang aku naiki tidak terbalik, bukannnya takut air, tapi karena tidak bisa berenang… Kalo dipikir memang nekad juga gue, ga bisa berenang kq ikut rafting, hadewwwww…. Ya hanya bermodal pada pelampung dan ngikuti instruksi dari skipper, dan pastinya berdoa dan meminta perlindungan ma Yang di Atas, jadi deh….

Perahu melaju mengikuto arus terkadang ada instruksi untuk maju, maka kami mwndayung dengan sekuat tenaga, dan kami masih saja saling usil dengan saling serang-menyerag dengan air, saling menyiram dengan dayung bilamana perahu berdekatan.

7 kilometer sudah kami mengarungi sungai, saatnya break sebentar, perahu merapat ke pinggir , disana sudah ada pihak pengelola yang menyediakan degan atau kelaa muda dan makanan, mendoan dan bakwan…hmmm nyumi dan segernya ….bisa untuk pengganjal perut dan menyuplai tenaga untuk mendayung.

Setengah jam break dan dirasa cukup, kami lanjut mendayung perahu karet, melewati jeram, membentur batu, tersangkut batu, dan diisengi oleh skipper kami, dijatuhkan ke air. Denfan cara yang asyik, kami disuruh bareng-bareng berdiri di atas bagian pinggir perahu dengan bergandengan tangan,  lalu perahu didayung memutar oleh skipper, dan terjatuh deh semuanya, mana dalam lagi, minum air pula,…ini pertama kali saya berada di air dalam dan tidak bisa berenang….🏊.

Dan akhirnya sampailah sudah dijembatan Serayu, dan berakhir pula trip rafting nya….begitu tiba di seberang jembatan dimana disi kanan merupakan finish point atau demaga arung jeram milik SAI…. Alhamdulillah selamat dan tidak mengalami hal buruk.

Rafting di sungai Serayu Banjarnegara

.sayangnya ga ada yang mengabadikan moment rafting kami, sebenarnya ada sih dari team pengelola yang mengambil foto,

Advertisements