Tahapan Detoksifikasi Selama Puasa Ramadhan

Ilustrasi –

Puasa di bulan Ramadhan(Hijriah) merupakan kewajiban (rukun Islam yang ke 3) yang harus dikerjakan bagi kaum muslim, menahan untuk tidak makan dan minum dari waktu shubuh hingga maghrib atau kurang-lebih sekitar 13 jam. Bagi yang beriman pastinya sudah merasa cukup tanpa mencari-cari alasan mengapa kaum muslim diperintahkan oleh ALLAH SWT untuk berpuasa, yang mana muaranya berhikmah kembali kepada si manusia yang bertaqwa tadi(yang berpuasa), namun begitu ada saja rasa penasaran bagi sebagian peneliti untuk menguak peran puasa bagi tubuh manusia(sisi kesehatan)

Lalu apa saja hikmah dari puasa yang dilihat dari sisi kesehatan ? Ow banyak….

Beragam penelitian dilakukan terhadap aktifitas muslim yang paling hakiki ini (siapa sih yang tau kejujuran orang berpuasa selain dirinya sendiri yang melakukannnya).

Salah satu efek/manfaat yang sangat luar-biasa bagi tubuh  jika berpuasa selama sebulan penuh dari segi kesehatan yakni tubuh akan berproses detoksifikasi.

Selama 30 hari berpuasa, tubuh akan mengaktifkan sistem self healler alias mengobati dirinya sendiri lewat sejumlah proses detoksifikasi atau pembuangan racun.

Berikut empat tahap detoksifikasi selama berpuasa ;
1. Detoksifikasi Tahap Pertama (Hari 1 – Hari 2)
Pada hari pertama puasa, tingkat gula-darah akan menurun. Detak-jantung melambat dan tekanan darah berkurang. Tubuh kemudian akan mengambil glikogen dari otot hingga menyebabkan beberapa rasa lemas yang umum dirasakan orang yang tengah berpuasa.
Detoksifikasi tahap pertama ini biasanya yang paling berat. Atau dirasakan ketika hari pertama puasa. Beberapa diantaranya ada yang mengalami sakit kepala, bau mulut parah, rasa lemas yang berat atau yang paling umum yakni rasa lapar yang parah. Ini merupakan tahap pembersihan racun yang pertama.
2. Detoksifikasi Tahap Kedua (Hari 3 – Hari 7)
Tubuh akan memproduksi glukoasi yang diambil dari asam lemah yang kemudian diurai untuk melepaskan gliserol dari molekul gliceride. Akibatnya, kulit bisa mengeluarkan minyak, seperti minyak berbau tengik. Beberapa diantaranya ada yang mengalami masalah pada kulit.
Tubuh juga terasa lemas membuat kita ingin beristirahat lebih lama, ini merupakan reaksi alami tubuh karena tengah memfokuskan energi untuk pembersihan dan penyembuhan. Sel darah putih dan sistem kekebalan tubuh juga meningkat pada tahapan ini.
Jika ada rasa sedikit sakit di bagian paru-paru maupun tenggorokan, ini artinya tubuh tengah melakukan perannya membersihkan bagian tersebut.
Jika nafas berbau serta timbul lapisan lendir di mulut, itu artinya tubuh tengah melakukan pembersihan pada bagian usus dan usus besar hingga berdampak pada munculkan kotoran di dinding awal usus untuk melonggarkan saluran.
3. Detoksifikasi Tahap 3 (Hari 8 – Hari 15)
Pada tahapan ini, anda akan merasakan energi tambahan, pikiran yang lebih tenang serta perasaan yang lebih baik. Biasanya dirasakan karena anda sudah merasa terbiasa menjalankan rutinitas puasa pada pekan pertama.
Namun di sisi lain, beberapa orang mungkin akan merasakan nyeri yang timbul kembali dari cidera yang terjadi pada masa lalu. Ini merupakan nyeri yang baik karena tubuh sebenarnya tengah menyelesaikan proses penyembuhan. Misalkan anda mengalami cidera beberapa tahun sebelumnya dan masih membekas hingga sekarang. Saat puasa, tubuh secara otomatis akan memberikan energi untuk menyembuhkan cidera tersebut. Lantaran pada saat puasa, proses penyembuhan yang dilakukan sistem tubuh kita tengah berada pada level optimal. Kaki juga biasanya mendapatkan akibat dari puasa. Karena racun tubuh disebutkan bisa menumpuk di bagian kaki.
4. Detoksifikasi Tahap 4 (Hari – 16 Hari 29/30)
Pada tahapan ini, anda benar-benar sudah terbiasa dan beradaptasi dengan rutinitas puasa. Akan ada lebih banyak energi yang anda rasakan. Lantaran tubuh sudah melaksanakan proses pembersihan maupun penyembuhan. Semisal Bau mulut benar-benar hilang yang artinya organ yang berhubungan dengan lidah dan mulut itu sudah disembuhkan atau dibersihkan.
Setelah proses detoksifikasi selesai, tubuh akan bekerja pada kondisi optimal untuk menggantikan jaringan-jaringan yang rusak. Kemudian setelah 20 hari berpuasa, anda akan merasakan pikiran yang lebih nyaman. Anda akan merasakan keseimbangan emosional dan perasaan yang lebih baik. Daya ingat dan konsentrasi pun akan meningkat.

 

Demikianlah sedikit mengenai manfaat puasa di bulan Ramadhan bagi tubuh

Selamat berpuasa Ramadhan 1438H…!!

Sumber : tribunjogja.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s