Mengenal arti Slip warna Merah & Biru Surat Tilang Kendaraan

Ilustrasi – ashibly.blogspot.com

Sejak punya sepedamotor dan juga punya SIM C, yakni beberapa tahun silam (kisaran tahun 2002) hingga saat ini hanya pernah dua kali kena tilang, dua kasus yang sama karena didisinyalir  melanggar lampu merah. Dan terselesaikan keduanya dengan jalan ‘damai’ atau merupakan satu opsi dari ketiga sistem tilang yakni menguasakan ke petugas yang menilang, karena posisi ketilang diluar kota, dari pada repot.

Jadi selama ini tidak kenal dengan istilah surat/ slip tilang yang katanya ada dua warna, yakni merah dan biru.

Nah mencoba cari tau dan ketemu juga dengan makna di balik kedua warna slip tilang tadi?

Mau tau? yuuk mari kita simak bersama-sama…

Tapi sebelumnya kita cari tau terlebih dulu arti dari TILANG...yaa

Menurut Direktur Lalu Lintas Mabes Polri, Kombes Pol Yudi Sushariyanto, tindakan langsung terhadap pelanggaran lalu lintas, lazim disebut tilang, adalah salah satu bentuk penindakan pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh Polri. Penyelesaian atas pelanggaran itu berada dalam sistem peradilan pidana (criminal justice system yang melibatkan kejaksaan dan pengadilan). Mengacu pada Pasal 211 KUHAP dan Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 1993, terdapat 28 jenis pelanggaran yang dapat dikenakan tilang.

 

Pak Yudi menjelaskan, sistem tilang yang berlaku saat ini memberi tiga opsi bagi pelanggar. Seseorang bisa;

  • minta disidang di pengadilan,
  • mau bayar ke Bank Rakyat Indonesia, atau pilihan lain
  • dititipkan kepada kuasa untuk sidang. Kuasa untuk sidang itu tidak lain adalah polisi.

Pilihan-pilihan tersebut sudah berlangsung lama, sesuai Surat Keputusan Kepala Kapolri No.Pol: SKEP/443/IV/1998, tanggal 17 April 1998 (SK 1998).

 

Dijelaskan lebih lajut oleh Pak Yudi, ketiga opsi ini dibuat dengan tujuan untuk memudahkan pengendara menyelesaikan pelanggaran yang dia lakukan. Tinggal pilih opsi yang mana, sehingga proses penindakan tidak sampai terlalu mengganggu aktivitas pelanggar. (hukumonline.com)

 

Nah sekarang kita ke Makna dari SLIP MERAH dan SLIP BIRU adalah :

– SLIP MERAH : surat tilang ini diberikan apabila terjadi kesalahan di jalan raya dan pengendara tersebut tidak mengakui kesalahannya (mangkir) yang disebutkan oleh petugas jalan raya (POLANTAS) dan akan dikenakan denda sesuai dengan beratnya kesalahan yang telah dilakukan melalui proses pengadilan.

– SLIP BIRU : surat tilang ini diberikan apabila terjadi kesalahan di jalan raya dan pengendara mengakui kesalahannya (tidak mangkir) yang disebutkan oleh petugas jalan raya (POLANTAS) dan akan dikenakan denda maksimal Rp 50.600,- (Lima puluh ribu enam ratus rupiah) serta dapat dibayarkan melalui Bank yang ditunjuk tanpa harus melalui proses pengadilan. Yang artinya Rp 50.000,- masuk ke kas negara dan Rp 600,- untuk petugas yang menanganinya dan itupun baru bisa diambil pada bulan berikutnya.( MDP http://miredboyz.blogspot.com/p/arti-slip-merah-dan-biru.html?m=1)

 

Well, yang terpenting sih, sebisa mungkin kita jangan sampai kena tilang dah,  jadi jangan lupa bawa surat-surat kendaraan, komplit i penunjang kendaraan semisal spion-lampu-lampu, dan taati peraturan lalu-lintas, dan jangan melanggarnya ya…!!!!

Demikian semoga bermanfaat….!!!!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s