Apel siapa Polres Bantul jelang Operasi Patuh Progo 2017

Operasi Patuh 2017 berlangsung secara serentak di Indonesia, mulai 9 hingga 22 Mei 2017. Berbeda dengan Operasi Simpatik yang mengedepankan himbauan dan teguran, sesuai dengan sandinya Operasi Patuh akan lebih mengedepankan penindakan penegakan hukum berupa tilang terhadap pelanggar lalu lintas. Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas.

Lalu apa sih sasaran operasi (SO) dan target operasi(TO) dari Operasi Patuh 2017 ini?

Untuk sasaran operasi Patuh Progo dibagi menjadi tiga, yaitu Potensi Gangguan (PG), Ambang Gangguan (AG) dan Gangguan Nyata (GN).

Potensi Gangguan (PG) meliputi sikap mental masyarakat, dan pengguna jalan yang melakukan pelanggaran terhadap peraturan lalu lintas. Sasaran kedua, Ambang Gangguan (AG) yang meliputi kurang memahami undang-undang, rambu-rambu, kesadaran, kepatuhan dalam berlalu lintas, kurangnya etika berlalu lintas, dan kendaraan tidak layak fungsi. Sementara itu, untuk sasaran terakhir yaitu Gangguan Nyata (GN) yang meliputi Trouble Spot (Pelanggaran dan Kemacetan lalu lintas), dan Black Spot (kecelakaan lalu lintas).

Sedangkan untuk Target Operasi (TO), adalah seluruh pengguna jalan baik angkutan umum maupun pribadi, pemilik atau pengurus angkutan umum yang melakukan pelanggaran rambu atau undang-undang lalu lintas, juru parkir, dan atau pak ogah.

 

Sumber :  tribratanewsbantul.com

Advertisements