Layanan Pengaduan PDAM Bantul Bisa Didownload Di Playstore

PDAM Bantul bisa didownload di playstore

Pernah nulis tentang Perusahaan Daerah Air Minumv(PDAM) Bantul… ee…malah blog di terindex di google search di posisi teratas, imbasnya sering dikira admin perusahaan milik BUMN tersebut…hadewwwww..

Yang ternyata banyak juga  keluhan tentang pelayanan PDAM BANTUL, banyak yang tanya-tanya pula tentang pemasangan, biaya dan sebagainya, nah dari pada masyarakat Bantul pada bingung-bingung untuk berkeluh-kesah, tanya-tanya tentang PDAM Bantul, baiknya, snda pasang saja aplikasi PDAM BANTUL di playstore.

Hal ini sebagai wujud Sistem Informasi Inovasi Pelayanan Publik (Sinovik), untuk memudahkan seluruh pelanggan dapat mengakses semua informasi yang dibutuhkan, hanya dengan cara membuka HP yang berbasis Android, didahului mengunduh aplikasi PDAM Bantul melalui Play Store. Sehingga pelanggan tidak harus datang ke Kantor PDAM Bantul.

Direktur PDAM Bantul Drs Yudi Indarto MM saat sosialisasi pemanfaatan Sinovik kepada pelanggan di Kantor PDAM Bantul menjelaskan, melalui aplikasi tersebut pelanggan dengan mudah dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan informasi yang dibutuhkan, yakni informasi tentang jumlah tagihan rekening air, informasi gangguan aliran air, pemasangan sambungan baru, penyampaian pengaduan atau keluhan pelanggan, maupun informasi lain, seperti program sambungan murah, ketersediaan sambungan serta SMS Center.

Beberapa inovasi melalui teknologi informasi (TI) di PDAM Bantul, di antaranya dengan sistem manajemen dan analisa rekening terpadu (SMART), yakni pelayanan pembayaran rekening air langsung cetak dan online, sehingga pelayanan pembayaran rekening air PDAM Bantul semakin mudah, dengan jaringan yang luas secara online melalui jasa Payment Point Online Bank (PPOB), sejumlah Bank di Bantul dan Kantor Pos maupun Kantor Pusat PDAM Bantul. Menurut Yudi, layanan kemudahan pelanggan air bersih di PDAM melalui sistem Sinovik tersebut merupakan yang pertama di DIY.

 

Sumber : kejogja.com

Lowongan Kerja PT. PHILIPS BATAM Dari Bantul

ilustrasi –

Bagi yang ingin bekerja di pulau Batam khususnya wanita, ada info LOWONGAN PEKERJAAN nih , silahkan disimak baik-baik yach, ada syarat khusus* nih

PT DANKA HURECO membutuhkan Tenaga Kerja Operator Produksi wanita untuk ditempatkan di PT. PHILIPS INDUSTRIES BATAM sebuah Perusahaan Elektronik yang memproduksi barang Elektronik berlokasi di Kawasan Industri Batamindo – Pulau Batam, dengan persyaratan sebagai berikut:

1. Wanita belum menikah

2. Usia 18 – 24 tahun

3. Pendidikan SMU/SMA Sederajat

4. Mempunyai ijazah dan KTP asli (e-KTP)

5. Sehat Jasmani dan Rohani (bersedia melakukan tes kesehatan di laboratorium kesehatan yang ditunjuk)

6. Mata Normal, tidak buta warna, tidak berkacamata

7. Tangan tidak basah & tidak tremor

8. Tinggi Badan Minimal 153 cm

9. Kontrak Kerja 2 tahun

Persyaratan bagi yang akan diberangkatkan ke Batam:

a. Memiliki NPWP

b. Memiliki Rekening BCA

c. Tidak sedang dalam aktif BPJS kesehatan sebagai peserta Jamkesmas/Jamkesda*

 

Lamaran ditulis tangan lengkap disertai kartu kuning, SKKB, fotocopy KTP, fotocopy ijazah SLTA yang dilegalisir, fotocopy akta kelahiran, fotocopy NPWP( jika ada), fotocopy kartu keluarga, surat izin orangtua, surat keterangan belum menikah cap kelurahan, pas photo 3x 4 (baju putih,background merah) masing-masing sebanyak 4 lembar dan no. telp yang bisa dihubungi. Berkas lamaran dimasukan dalam stopmap warna merah

Pelaksanaan Praseleksi :

Hari/Tanggal : Kamis, 04 Mei 2017

Waktu : 08.00 WIB

Tempat : Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kab. Bantul

Bagi yang berminat dan memenuhi syarat dapat mendaftarkan diri mulai sekarang.

 

Sumber : disnakertrans Bantul

Nah ini Pengingat Yang Sering Lupa ‘Reting’

Siti Farahdina dan Hans Bastian Wangsa dan hasil karya mereka (krjogja.com)

‘Reting’ atau memberi isyarat(sign, sein) saat akan berbelok (kanan-ataupun kiri)/dengan menekan tombol signal dikendaraan , terkadang ada yang terlupa, lupa untuk mengembalikan ke posisi netral. Dengan kealpaan yang sepele ini, akan memberi dampak yang  sangat mengganggu pengendara lainnya, pengendara lain yang didepan maupun dibelakangnya, yang mana  akan bingung untuk mengambil langkah/ tindakan.

Dan banyak yang bilang dan saya juga sempat mengamati bahwa yang sering lupa mengembalikan signal ke posisi off/netral adalah emal-emak ( maaf loh mak, karena realitanya begitu…😸😸). Entah apa alasannya, entah karena pikiran terlalu fokus kedepan, lupa karena banyaknya pikiran, entahlah….ini masih menjadi  ‘misteri’.

 

Nah saat ini ada dua sosok pelajar dari SMA N 6 Yogyakarta, yang telah berinovasi membuat solusi bagi yang pelupa tadi. Adalah Siti Farahdina dan Hans Bastian Wangsa, kedua pelajar ini mampu berinovasi menambah sebuah rangkaian hingga menimbulkan getar pada stang sisi kiri saat lampu sign/sein diaktifkan.

Tujuannya agar si pengendara tetap tersadar jika lampu signal masih menyala.

Berbekal sebuah perangkat  dari handphone yakni motor dinamo getar/vibrator yang disatukan ke lampu isyarat, [namun saya belum tahu betul rincian kinerja dan modelnya bagaimana, masih dalam penelusuran saya.]

Alat ini dinamakan oleh keduanya “Safety Motorcicle Handle Bar” atau “Stang Motor Keselamatan”.

Alat ini dipasang pada stang sepedamotor sebelah kiri, dengan dua alasan, yakni satu-area/tempat dengan saklar sign dan tidak begitu mengganggu konsentrasi. Lain halnya jika diletakkan di stang kanan yang bisa mengganggu tangan dalam berakselerasi/ngegas.

Alasan kuat keduanya merancang alat ini juga dikarenakan bahwa motor jaman sekarang tidak lagi menggunakan tanda-bunyi sein selayaknya motor-motor jaman dulu, yang dinilai mengganggu atau merupakan “polusi suara” bagi pengendara lain. Maka dibutuhkan alat pengingat yang hanya dirasakan oleh pengendara itu sendiri.

Getarannya cukup terasa dan irama getarnya disesuaikan dengan lampu sein, sehingga tetap akan bisa dirasakan meski di jalan yang bergelombang.

Hans dan Siti juga menunjukkan beberapa penemuan atau penelitian teman-teman mereka yang didukung sepenuhnya oleh SMA N 6 Yogyakarta. Memposisikan diri sebagai The Research School of Jogja, sekolah ini sangat mendukung kegiatan para siswa dalam penelitian dan menjadikannya pelajaran wajib.

Sebagai sekolah yang berbasis riset, sebagian di antara hasil karya siswa SMAN 6 Yogyakarta tersebut diikut sertakan dalam berbagai lomba di tingkat nasional maupun internasional. Termasuk karya Hans dan Siti ini, yang sudah masuk menjadi salah satu finalis National Young Inventors Award (NYIA).

Selamat buat Siti dan Hans atas inovasi yang hebat dan menginspiratif juga solusif,  semoga menang dalam lomba, dan memberi inspirasi bagi produsen-produsen sepedamotor untuk menerapkan inovasi ini pada produk sepedamotor mereka.

 

Sumber : krjogja.com