Ilustrasi hasil foto ‘bokeh’ dengan latar belakang blur

Jika kita mengamati sebuah iklan di televisi, yakni iklan smartphone dengan dua kamera utama, yang di dalamnya ada bintang penyanyi Afgan & Pevita Pearce, ada penyebutan ‘bokeh’.

Nah sedikit ketemu bukan?? Didalam iklan tersebut sedikit-banyak menghadirkan gambaran dari ‘bokeh’. Lalu apa sih ‘bokeh’ itu??

Let’s find know with me…

Bokeh dalam dunia photografi disebut dengan ‘depth of field’, yakni sebuah istilah yang digunakan untuk menyebutkan bagian gambar yang ‘out-of-focus’, blur, buram atau blawur (bhs jawa).

Lalu kenapa di sebut dengan bokeh…???

Jadi gini guys&girls….

Bokeh’ berasal dari bahasa Jepang, yang menunjukkan kualitas estetika blur pada foto yang diproduksi oleh lensa.

Lalu tentang penyebutan kata bokeh sendiri bagaimana??

Mungkin bagi kita, orang Indonesia, kita akan langsung menyebutnya dengan tulisan yang memang sudah diromanisasi ‘bok-eh’. Namun untuk masyarakat Internasional, bahkan Jepang sendiri memiliki cara penyebutan masing-masing. Ada yang menyebutnya dengan ‘bok-ai’, ‘bok-ey’, atau ‘bok-ah’.(fotokita)

Nah itulah seputar dari kata ‘bokeh’

Diluar kata dari bokeh ini, memang  sebuah foto akan menjadi lebih menarik jika ada tampilan fokus dan non fokus, hasil foto dengan tampilan tersebut ada bokeh’nya memang ada terdapat di sebuah kamera DSLR semusal cannon yakni pada pilihan AV, yang mana kita bisa mengaturnya, yang akan dibuat ‘blur’, gambar depan atau belakang atau semuanya.. semua bisa disetel. Begitu juga pada smartphone seri tertentu semisal yang di iklankan oleh Afgan dan Pevita Pearce…bisa menghasilkan foto bokeh. Ya meskipun saat ini juga sudah ada aplikasi untuk mengedit foto menjadi bokeh.

Selain itu, juga ada sebuah lensa khusus penghasil dari ‘bokeh’, keluaran original dari canon, yakni lensa berukuran 50mm, sempat tanya-tanya juga kalo harganya kisaran 1,8 juta area Jogja.

Hmmm penasaran nih dengan lensa 50mm/bokeh ….ditunggu review-nya yach moga lekas kebeli…amiin..!!

Advertisements