Marc Marquez di balap QatarGP 2017

Di balap motogp bukan hanya motor dan rider saja menjadi faktor penentu kenenangan, tapi pemilihan tang tepat malah bisa menjadi faktor penentu akhir jadi juara.

Seperti yang dialami oleh Marc Marquez (Repsol Honda Team) saat balap seri perdana di sirkuit Qatar Senin dini hari kemarin. Marqyez sudah merencanakan menggunakan ban depan ‘hard’, tapi setelah ada penundaan ‘start’ dan pemangkasan lap, pebalap asal Cevera ini menggantinya dengan ‘medium’.

Diawal lomba dengan gaya balap yang luar biasa Marquez mencoba bertarung di baris depan, dimana ada Yohann Zarco yang memimpin, kemudian Andrea Dovizioso, dan Andrea Iannone. Namun setelah beberapa lap , Marquez mulai kehilangan traksi bannya, dan mulai mengurangi betotan gasnya, karena dengan ban medium pengereman tidak bisa optimal,  tidak ingin seperti seperti zarco maupun Iannone, juga Crutchlow yang terjatuh.

Marquez memilih  menyelesaikan balapan dengan aman dan berharap untuk balap seri selanjutnya di Argentina.

Marc Marquez: “Kami menyadari bahwa kami berjuang sedikit di trek ini, tapi seperti biasa kami terus bersikap positif, seperti yang kita juga tahu bahwa jika semuanya di tempat, kita bisa berjuang untuk naik podium atau bahkan kemenangan. Saya pikir kami bekerja dengan baik selama akhir pekan ini, dan kami memiliki segala yang jelas untuk hari ini. Rencana kami adalah untuk menggunakan ban depan ‘hard compound‘, namun situasi kacau dengan hujan dan penundaan terus menerus menciptakan banyak keraguan. Pada akhirnya kami memutuskan untuk menggunakan depan ‘medium‘, yang bertujuan untuk mengurangi risiko menerjang air, tapi ini ternyata menjadi kesalahan terbesar kami akhir pekan ini. Aku berjuang dengan ban bagian depan sepanjang waktu; Saya tidak bisa mengerem keras dan setelah beberapa lap ban sudah habis. Kami terus memiliki beberapa masalah kecil dengan percepatan, bahkan aku punya perasaan yang baik dengan motor. Tapi dengan pilihan ban itu,  saya tidak bisa mendapatkan pengereman yang optimal. Itu titik terkuat saya, jadi saya memutuskan, oke mari kita menyelesaikan lomba ini dan berharap ke Argentina nanti .”

 

Sumber : http://www.motogp.com

Advertisements