Bupati Bantul Bpk H. Suharsono, SH menandatangani prasasti dusu Ngringinan Palbapang sebagai Desa Wisata.

Hari Rabu(22/02) kemarin menjadi tonggak sejarah bagi dusun Ngringinan desa Palbapang Bantul, yangmana diperkenalkan sebagai Desa Wisata Bantul.

Diperkenalkan Desa Wisata Ngringinan ini bukan tanpa alasan, diantaranya adanya  kekayaan bangunan peninggalan Belanda yang pada saat ini terkumpul di rumah museum, home industry, kerajinan, wisata alam, wisata budaya, kekayaan kesenian, home stay, cagar budaya dan wisata religi.

Disamping itu, juga ditunjang wisata budaya disekitar Ngringinan, beberapa bangunan peninggalan Belanda diantaranya Pabrik Gula Barongan, Stasiun KA Palbapang, Geraja Ganjuran, Bangunan Sekolah Rakyat, Sumur Tua Palbapang dan Tower Listrik kuno.

Acara Launching siang tadi , dihadiri oleh Bupati Bantul, Drs. H. Suharsono, didampingi lurah Lurah Palbapang Sukirman, SH selaku ketua panitia, serta Windu Hadi Guntoro salah satu tim Desa Wisata Ngiringan Palbapang. Turut hadir pula Kapolsek Bantul Kompol Paimun SH dan tamu undangan lainnya.

 

Pada acara launching tersebut Bupati Bantul  menandatangani prasati sebagai bukti dari peluncuran Desa Wisata Ngringinan Palbapang sebagai salah satu destinasi wisata di Bantul.

Dalam sambutannya, bupati menjelaskan bahwa untuk memajukan kebudayaan, pariwisata dan segala yang mendukungnya, tambah Bupati, memerlukan biaya tidak sedikit, yang saat ini khusus di DIY dikucurkan Dana Keistimewaan (Danais) dari pusat. Tahun 2016 Bantul menerima Rp. 4,5 miliar dan untuk tahun ini saya usulkan kepada Gubernur DIY, agar menambah besaran danais untuk Kabupaten Bantul. Makanya Tahun 2017 Bantul mendapat danais sebesar Rp. 41 miliar.

 

Sumber : bantulkab. go.id & tribratanewsbantul.com

Advertisements