Ilustrasi hujan - www.hildaayyu.wordpress.com
Ilustrasi hujan – http://www.hildaayyu.wordpress.com

Minggu(29/01) sekitar pukul 13.00 waktu Bantul, angin kencang dan hujan gerimis melanda Bantul siang kemarin. Gemuruh angin menerpa pepohonan juga dirasakan diwilayah desa Sumbermulyo dimana admin sedang berada. Sepertinya angin yang cukup kencang tersebut merupakan angin laut yang menerjang daratan.

Pohon kelapa menimpa rumah
Pohon kelapa menimpa rumah bpk Linangkung warga Genting, Tirtomulyo Kretek Bantul

Dilaporkan dari tribratanewsbantul.com, hujan gerimis disertai angin kencang yang melanda wilayah desa Tirtomulyo Kretek menyebabkan sebuah pohon kelapa tumbang menimpa bangunan rumah milik bapak Linangkung warga dusun Genting,Tirtomulyo Kretek.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun korban mengalami kerugian jutaan rupiah akibat bangunan rumah miliknya rusak.

Selain menumbangkan pohon kelapa, angin kencang itu juga mengakibatkan banyak pohon tumbang dan ranting patah yang jatuh dijalan sehingga sangat menganggu arus lalulintas. Adapun jalan yang sempat macet karena peristiwa tersebut yaitu di jalan penghubung antara desa Donotirto dan desa Tirtomulyo, tepatnya dusun Soropadan dan dusun Genting Tirtomulyo.

Pohon tumbang di area parkir pantai Parangtritis
Pohon tumbang di area parkir pantai Parangtritis

Sementara krjogja.com memberitakan bahwa kawasan wisata pantai Parangtritis juga diterjang angin yang mengakibatkan ratusan payung wisatawan di Pantai Depok dan Parangtritis  terbang terbawa angin. Tidak hanya itu, sejumlah pohon di area parkir Parangtritis roboh menimpa dua mobil.  Tidak ada korban jiwa dan luka dalam musibah itu, namun  peristiwa  itu  menimbulkan trauma wisatawan.

Tidak hanya di Bantul, tribunjogja.com juga memberitakan bahwa musibah angin kencang juga menerjang kawasan pesisir pantai selatan Gunungkidul.

Beberapa lapak pedagang yang berada di sekitar pantai mengalami kerusakan, beberapa pohon juga tumbang setelah diterjang angin.

Korwil II SAR Gunungkidul, Marjono, melaporkan, setidaknya terdapat 10 lapak pedagang di Pantai Kukup yang rubuh diterjang angin kencang.

Pohon tumbang juga menimpa lapak milik Samiyem, Milah, Waljiyem, Tini, Suminem dan Sasmo.

 

“Dilaporkan beberapa lapak milik warga rusak akibat diterjang angin, beberapa pohon juga sempat tumbang,” tutur Marjono.

Meskipun sempat merusak beberapa lapak milik warga, Marjono mengatakan, tidak ada korban jiwa.

Kendati demikian, peristiwa tersebut sempat menganggu aktivitas pariwisata di sekitar pantai.

Pihaknya pun langsung melakukan evakuasi dan pembersihan sisa-sisa lapak yang rusak akibat terjangan angin kencang.

“Kami langsung mengerahkan petugas untuk melakukan evakuasi dan pembersihan,” kata Marjono.

Laporan dari BPBD, angin kencang juga menerjang Pantai Baron yang menyebabkan 2 warung, juga ambruk.

Sedang di Pantai Sadeng, angin kencang merobohkan 4 warung makan pinggir pantai.

Sementara itu, di Kecamatan Ponjong rumah milik Didik Sugiarto (46) di Dusun Gedong Desa Sawahan, rusak karena asbes teras rumah hancur tersapu angin.

Sedang rumah tertimpa pohon jati terjadi di Dusun Rejosari desa Kemadang Kecamatan Tanjungsari.

Rumah milik Subarno (43) rusak bagian teras belakang, karena tertimpa pohon jati yang ambruk akibat angin kencang.

Advertisements