Salah seorang petugas sedang memancing buaya dengan menaruh unggas.
Salah seorang petugas BKSDA sedang memancing buaya dengan menaruh unggas.

Siapa sih yang ga takut dengan buaya? Predator terganas di bumi ini emang menakutkan kita sebagai rantai makanan tertinggi. Karena report di belahan dunia manapun buaya sering menerkam manusia…serem bukan???

Di beberapa hari ini di dunia maya khususnya wilayah kulon progo melalyi sebuah grup di media sosial facebook yang cukup terkenal dan nomor satu “Berita Kulon Progo” dihebohkan dengan foto maupun video akan dua ekor buaya yang sedang surfing atau berenang di pantai Congkot, sebuah pantai paling ujung DI Yogyakarta.

Sempat saya sedikit ragu akan kabar ini, banyak pertanyaan yang ada. Takutnya ‘hoax’.

Lha terus kenapa bisa ada buaya di pantai? Sedangkan buaya bukan merupakan sebuah binatang laut?

Hingga akhirnya pagi ini sebuah portal media terkenal di Jogja mengabarkan akan kebenaran berita ini.

Disinyalir buaya ini jenis buaya muara yang kemungkinan terlepas dari penangkaran dari wilayah lain yakni wilayah Purworejo Jawa Tengah, atau memang buaya muara liar.

Dengan kemunculan buaya ini membuat resah warga dan juga sepertinya mengganggu aktifitas pariwisata pantai ini.

Tidak pakai lama,dinas terkait yakni Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Yogyakarta turun tangan dalam upaya mengevakuasi buaya yang menghebohkan dengan memancingnya keluar.

Berikut kronologinya…

Penampakan buaya semula di pantai perbatasan antara Jawa Tengah yakni selatan Purworejo dan Kulonprogo- DI Yogyakarta. Buaya terlihat menghilang di pintu muara Bogowonto Congot Desa Jangkaran Kecamatan Temon.

 

“Jumat Pukul 20.30, buaya terlihat di pantai Congot, tapi karena banyak orang yang akan menangkap kembali lagi ke tengah. Sekitar 01.30 terlihat lagi di sekitar pintu muara Bogowonto dan akhirnya gelombang pasang, buaya menghilang, sehingga pencarian dihentikan pukul 05.00,” kata Kepala Seksi Konservasi Wilayah I BKSDA Yogyakarta Untung Suripto, Sabtu (24/12/2016).

 

Pencarian dilanjutkan Sabtu pagi dengan menerjunkan lima personil dengan peralatan evakuasi buaya. Buaya muara menurut teori akan berjemur pukul 09.00 – 13.00 WIB, maka BKSDA memasang umpan unggas itik di muara Bogowonto sebagai upaya memancing buaya naik ke daratan.

 

“Bila berhasil di tangkap, maka akan dititipkan di Yayasan Konservasi Alam Yogyakarta (YKAY). Kebetulan di Kulonprogo juga ada Wildlife Rescue Center (WRC) atau Pusat Penyelamatan Satwa Jogja (PPSJ) Kulonprogo Yogyakarta,” jelasnya.

 

BKSDA Yogyakarta masih menunggu konfirmasi dari BKSDA Jawa Tengah terkait buaya itu. “Sebab buaya muncul dari barat, apakah lepas dari penangkaran atau tidak, dan fokus kita saat ini melakukan pengangkapan,” urainya.

Sumber : krjogja.com

Advertisements