Unik….”Supitan Bareng Di Atas Pesawat” Pertama Di Dunia Nih

Saat khitan di atas pesawat

Saat khitan di atas pesawat

Unik..Menakjubkan….yach pagi ini diadakan supitan atau Khitanan bareng yang lain dari biasanya , yakni di atas pesawat terbang .

Yach meskipun pesawatnya tidak terbang, karena merupakan pesawat simulasi milik Sekolah STTKD Yogyakarta. Tapi benar2 pesawat Boeng 737-200. Dan cukup membuat anak-anak sangat antusias untuk turut serta dalam Supitan bareng ini.

Awalnya hanya sebanyak 50 anak, namun dalam hari H tadi pagi(Sabtu, 27/12/2016) tercatat peserta 80 anak, sepertinya psnitia menambah kuota…menakjubkan. Dan anak-anak peserta beragam asal daerahnya, ada yang sekitar, tapi ada juga yang berasal dari Boyolali,  Garut, Tembang, dan wilayah lain. Rata-rata berusia 10 tahun, namun ada juga peserta termuda yang berusia 5 tahun(Arsyad/Sleman DIY) , serta tertua berusia 11 tahun(Irfanaira/Tangerang Jawa Barat). Peserta juga beragam, dari masyarakat umum, yatim-piatu, dan ada yang kembar-identik.

Untuk acara , boleh di bilang cukup menarik, meriah dan menggemparkan. Menarik karena penuh dengan prosesi tradisi adat jawa, ada pasang tarub, siraman dan sungkeman serta gress atau supitan itu sendiri.

Meriahnya, disamping anak-anak peserta yang bergembira, Keluarga mereka juga ikut bergembira, mereka di jamu dengan hidangan warung angkringan, nakan minum sepuasnya, juga di beri nasi kotak, di hibur beragam.kesenia; mulai dari hadroh Al Mahalli, Zgejog Lesung, tarian dari puteri-puteri dan tarian papua putera-putera anak didik STTKD.

Menggemparkannya adalah adanya Marching band yang juga dari STTKD YOGYAKARTA, yang mengiringi awal acara.

Acara dibuka oleh sambutan dari Bapak Bupati Bantul/yang mewakili, lalu sambutan dari bapak Gubernur DIY atau yang mewakili, serta terakhir sambutan dari direktur STTKD. Kemudian di lanjut kan dengan doa yang dipimpin oleh KH Ahmad Dakhori(pengasuh MM Al Furwon Jogja), kemudian di lanjut kan dengan khitanan. 50 anak di khitan di atas pesawat, dan 30 anak di khitan di gedung STTKD.  Proses khitan melibatkan kurang lebih 25 dokter, yang di koordinir oleh Dr. Arief Soekarno (MER-C), dan 35 paramedis /apoteker.

Acara khitanan atau Supitan Bareng Ning Pesawat ini diselenggarakan oleh FORTAIS (Forum Ta’aruf Indonesia) Sewon dan STTKD YOGYAKARTA, yang didukung oleh MER-C, RS. PURWO HUSADA, RS. PERMATA HUSADA, Rias DE TE EL Bantul, KAMADA, Farmasi UAD, dan beberapa sponsor.

img_20161217_101628-1.jpg

img_20161217_102345-1.jpg

Nanti kan foto-foto selengkapnya yach…!!!!

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s