Foto Mark Zuckerberg pendiri facebook
Foto Mark Zuckerberg pendiri facebook

 

Media sosial - www.gadgetren.com
Media sosial – http://www.gadgetren.com

 

Berinteraksi (bersosialisasi) dengan orang lain yang jauh terpisah jarak dan waktu, saat ini semakin mudah dengan adanya teknologi gadget yang canggih. Kita bisa kembali berinteraksi dengan teman-teman sewaktu SMP atau SMA maupun kuliah. Ataupun jika kita merantau jauh dari rumah/ kampung halaman akan tetapi dengan mudah kita tersambung dan terhubung dengan tetangga kita, sanak family kita, yang jauh terpisah jarak, terpisah lautan.  Itu semua berkat adanya sarana media sosial saat ini. Kita bisa tau kabar terkini, saling mengabari dan tukar informasi up to date.

Itu semua berkat adanya, facebook (2004), twitter(2006), BBM(2013), Whatsapp (2010), instagram(2010) dan lain sebagainya. Semua jejaring sosial dan mikroblog yang kita sebut media sosial ini lah yang menyambungkan kita dengan saudara kita, teman dan karib kerabat.

Disamping mempererat tali persaudaraan dan pertemanan, media sosial ternyata juga sangat efektif dan banyak keuntungan yang kita ambil dari sana. Kita bisa mengambil keuntungan/  berbisnis disana, atau setidaknya kita bisa mendapatkan beragam ilmu, informasi dan berita terkini yang bahkan belum dimuat diportal-portal beritapun, sering kita sudah mendapatkan beritanya dari media sosial tersebut berkat yang di bagikan oleh teman media-sosial kita.

Lalu seberapa besar efektivitas media sosial bagi kita?

Ya tergantung seberapa banyak teman kita di media sosial. Semakin banyak teman yang kita punya, semakin beragam pula keuntungan, ilmu dan berita yang kita dapatkan.

Bagaimana kita menempatkan diri kita dalam media sosial?

Yang terbaik pastinya kita jujur memberikan profile kita, nama kita, alamat rumah, sekolah atau tempat kerja, maupun status. Kita ber_media-sosial tujuannya positif bukan? Mencari teman dan memopererat tali silaturahmi persaudaraan. Bagaimana teman kita atau saudara kita menemukan kita di media sosial jika kita tidak memberikan nama profil kita dengan nama asli?

Itulah tujuan para pendiri media sosial, yakni menghubungkan dunia, dunia kita, yang terpisah oleh jarak dan waktu.

Berikan juga gambar atau foto kita yang asli, ya setidaknya ada 1 foto asli kita, itu berguna untuk memastikan yang diluar sana baik teman tetangga atau kerabat kita bahwa itu akun/ profil itu bener-bener milik kita.

Perlunya kita juga bijak memasang foto kita ataupun menulis status kita. Jangan sampai meteka merasa iri, jealous, dan sebal dengan kita. Tidak perlu kita mengumbar atau mengupload tulisan atau foto tentang keintiman dengan pasangan, meskipun sudah resmi.

Diharapkan yang di luar sana adalah siapa diri kita pribadi, siapa dari nama dari akun tersebut. Bukan tentang kemesraan. Nama akun si A koq fotonya dengan pasangan A, tulisan-tulisan memuji pasangan A, ….come on  itu membosankan.

Jadi tunjukkan siapa kita, apa aktivitas kita, hobi kita, kerja kita…itu lebih menyenangkan, atau jika terpaksa ingin meng-upload foto-foto selain kita yaa beri penjelasannya siapa yang bersama anda di foto itu. Atau jika ands kekeh dan sering upload foto atau tulusan tentang keluarga anda, alternatifnya yaa bisa diganti saja profile nya  dengan nama Keluarga anda.

Dan jangan lupa untuk selalu berinteraksi dengan teman-teman media sosial kita, mengomentari status mereka, bertanya kabar lewat pesan pribadi, atau setidaknya sekedar menyukai status mereka….

Well , demikianlah sekilas opini saya mengenai ber-media sosial, Semoga bermanfaat.

Advertisements