Kita bisa 'selfie' di disdukcapil
Kita bisa ‘selfie’ di disdukcapil

Semenjak di berlakukannya WARNING dari pemerintah akan keharusan bagi setiap warga negara(WNI) memiliki E-KTP atau KTP elektronik di batas i hingga akhir bulan September ini, maka berbondong-bondonglah masyarakat untuk membuat E-KTP, tidak terkecuali di Bantul, tepatnya di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bantul. Bahkan ada kabar yang menyebutkan beberapa warga rela bermalam(datang jam 12 malam) di disdukcapil demi mendapatkan nomor antrian.

Itu karena disdukcapil Bantul hanya membatasi perekaman E-KTP sebanyak 100 kartu perhari.

Pasalnya, Disdukcapil hanya mampu merekam KTP el sebanyak 500 orang per harinya lantaran keterbatasan alat perekam.

Dijelaskan oleh Sekretaris Disdukcapil, Toyib Hamidi, pihaknya hanya membuka 100 kuota perharinya untuk perekaman KTP el lantaran sudah banyak berkas yang menumpuk sejak diumumkan batas waktu perekaman tanggal 30 September mendatang. 100 pendaftar itu dilayani pada pukul 05.00 WIB setiap harinya.

Dikarena disdukcapil sudah punya 400 orang yang mendaftar selama beberapa hari lalu. Sedangkan maksimal per harinya hanya mampu melayani 500 orang.

Dia menjelaskan, pihaknya saat ini memang cukup keterbatasan alat perekam karena hanya ada empat alat yang standby di kantor dinas setempat.

Sementara, perekamanan di kecamatan hanya dikhususkan untuk pemula yang berusia 17 tahun. Adapun untuk usia 20 tahun ke atas dilayani di kantor Disdukcapil setiap harinya pada pukul 07.30 hingga 17.00 WIB.

Adanya pembatasan kuota warga yang melakukan perekaman setiap harinya ini memang sedikit banyak membuat warga bingung dan khawatir jika tidak bisa segera merekam data diri mereka. Namun, pihaknya memberikan kepastian jika warga tidak bisa melakukan perekaman pada akhir bulan ini, tetap akan dilayani pada bulan Oktober.

“Memang  kami belum mendapatkan perintah tertulis jika perekaman bisa lebih dari 30 September. Namun, kami tetap meminta warga agar tidak perlu khawatir tetap akan dilayani,” jelasnya.

Dia menjelaskan, data terakhir yang diterimanya sudah ada sekitar 9.000an warga yang melaksanakan perekaman KTP el dari 17.628 warga yang belum melakukan perekaman. Sejauh ini, hanya ada 10 kecamatan (dari 17 kecamatan) yang bisa melayani untuk pembuat KTP el pemula.

 

Sumber; tribunjogja.com

Kantor Disdukcapil Bantul
Kantor Disdukcapil Bantul
Advertisements