Abrasi pantai Depok Parangtritis
Abrasi pantai Depok Parangtritis
Abrasi pantai Depok Parangtritis
Abrasi pantai Depok Parangtritis

Tingginya air pasang di pantai laut selatan dalam minggu ini kembali menerjang beberapa bangunan rumah makan di sepanjang bibir pantai Depok Parangtritis.

Pantai diujung kawasan Pantai Parangtritis ini menjadi andalan wisatawan lokal dan menjadi destinasi wisata kuliner ini memang sarat akan puluhan warung makan aneka olahan ikan laut yang berjajar disepanjang bibir pantai.

Dan puncaknya pada hari Selasa 06 September 2016 pukul 10.00 Wib, terjadinya abrasi yang  disebabkan adanya air pasang dan gelombang air laut yang tinggi.

Abrasi pantai Depok terjadi sejak tanggal 1 September dan saat ini telah mengakibatkan beberapa warung makan yang berada di dekat pantai rusak tergerus abrasi. Adapun warung yang telah tergerus air laut di antaranya sebagai berikut :

 

  1. Warung makan Mbak Darti milik ibu Darti (50 tahun) warga Bungkus Parangtritis Kretek dengan kerugian sekitar 8 juta.
  2. Warung makan Mbak Nia milik bapak Widodo (51 tahun) warga Parangtritis Kretek dengan kerugian sekitar 3 juta.
  3. Warung makan Langgananku I milik bapak Dwi Cahyom (49 tahun) warga Belan Bambanglipuro kerugian sekitar 10 juta.
  4. Warung makan Langgananku II milik bapak Dwi Cahyo (49 tahun) warga Belan Bambanglipuro kerugian sekitar 12 juta.
  5. Warung makan Morotuman milik ibu Warti (40 tahun) warga Belan Bambanglipuro yang diperkirakan juga rugi jutaan rupiah.

 

Diperkirakan gelombang tinggi masih akan berlangsung hingga beberapa hari kedepan, akibat abrasi tersebut hampir seluruh pemilik rumah makan tidak berani buka. Untuk mengisi waktu sebagian warga membersihkan pasir yang memasuki warung dan melakukan antisipasi memagari warung mereka dengan karung pasir dan patok bambu.

Demikian sekilas mengenai abrasi yang sedang melanda pantai Depok Parangtritis, semoga menjadi periksa adanya.

 

Sumber ; tribratanewsbantul

Advertisements