Tugu prasasti episentrum gempa Jogja di Pundong
Tugu prasasti episentrum gempa Jogja di Pundong

Akhirnya setelah 10 tahun berlalu baru kesampaian juga rasa penasaran selama ini untuk melihat langsung titik episentrum gempa Jogja.

Rasa penasaran selama 10 tahun terbayar sudah pagi ini, tepat dua hari setelah peringatan 10 tahun gempa jogja. Dan sepertinya saya beruntung juga dimana tugu prasasti peringatan Gempa Jogja yang ke 10 di tahun 2016 ini baru saja selesai di bangun(tinggal proses finishing). Bisa jadi mungkin tahun lalu belum ada/ belum di bangun.

Episentrum adalah sebuah istilah ilmiah untuk titik pusat gempa yang berada di permukaan tanah. Dan episentrum gempa Jogja yang terjadi pada 27 Mei 2006 tersebut berada di dusun Potrobayan Rt 03, desa Srihardono, Pundong, Bantul. Hal ini dipertegas oleh tim ahli Geologi UPN “VETERAN” Yogyakarta sesuai yang tertera pada prasasti episentrum di sana. Sedang hiposentrum berada pada kedalaman 10 Km(10.000 meter) dibawahya.

Tidak jauh dari tugu prasasti sekitar 50 meter dibelakang/sebelah timurnya ada sungai Opak, kita bisa menuju ke sungai itu, melalui turunan yang ada pada sisi kanan prasasti. Sedangkan disisi tenggara ada pertemuan/ tempuran sungai juga, yakni antara sungai Opak dan sungai Oya.

Ow-iya prasasti episentrum gempa Jogja ini sangat lah mudah di cari, berada pada koordinat 7,962′ LS dan 110,458′ BT, jika kita telah sampai di Pasar Pundong kita tinggal menuju ke arah timur sekitar 2km, lurus saja nanti mentog sampailah kita di tugu prasasti episentrum.

Tugu prasasti ini terdiri dari 4 prasasti, yakni paling utara/kiri merupakan prasasti dari Gubernur DIY Sri Sultan HB X, yang tengah-depan dari UPN Yogyakarta, tengah belakang dari BPDB, dan yang ujung Selatan/kanan merupakan prasasti dari Bupati Bantul, Bapak Drs. Suharsono.

Berikut isi dari keempat prasasti tersebut :

  1. Isi Prasasti dari Gubernur DIY;

_MG_9320

“NAPAK TILAS 10 TAHUN GEMPA JOGJA DENGAN SEMANGAT ” SEGORO AMARTO” MENUJU “HAMEMAYU HAYUNING BAWANA”  PUNDONG, 9 APRIL 2016/ 1 RAJAB 1437H, GUBERNUR DIY tertanda SRI SULTAN HB X

2. Isi Prasasti dari BPDB;

_MG_9305

” Gempabumi Bantul 27 Mei 2006

Tugu prasasti ini merupakan pusat episentrum gempa bumi tanggal 27 Mei 2006

Tugu ini sebagai saksi sejarah untuk selalu diingat bahwa tanggal 27 Mei 2006, jam. 05.59 WIB telah terjadi gempa bumi dengan kekuatan 5,9 SR terjadi hanya 59 detik saja, namun menyebabkan kerusakan dan korban jiwa yang sangat banyak.

Kita tinggal di daerah rawan gempa bumi maka upaya kesiapsiagaan harus dilakukan.

Bumi ini adalah milik Tuhan Yang Maha Esa dan dititipkan pada kita semua untuk diwariskan pada generasi selanjutnya

Jangan membuat kerusakan tetaplah tetaplah menjaga bumi ini ,

Bantul 27 Mei 2016

Kepala BNPB

tetanda

Willem Rampangilei ”

 

3. Prasasti dari UPN Yogyakarta;

_MG_9319

“TEMUAN TIM GEOLOGI UPN “VETERAN” YOGYAKARTA WILAYAH POTROBAYAN, SRIHARDONO, PUNDONG, BANTUL, DIY SEBAGAI EPISENTRUM GEMPA BUMI 27 MEI 2006 PADA KOORDINAT 7,962′ LS DAN 110,458′ BT , YOGYAKARTA, 27 MEI 2016/ NGAYOGYAKARTA, 20 SYA’BANSYA’BAN 1437H  , REKTOR UPN “VETERAN” YOGYAKARTA tertanda Prof. Dr. Sari Bahagiarti K, M.Sc”

 

4. Isi Prasasti dari Bupati Bantul ;

_MG_9318

“10 TAHUN GEMPA BUMI BANTUL 27 MEI 2006 – 27 MEI 2016 MENEGUHKAN KETANGGUHAN MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI BENCANA “Bantul siogo ngadepi bencono” “Ayo eling lan waspodo ngadepi beboyo” Bantul, 27 Mei 2016 Bupati Bantul tertanda Drs. H. Suharsono”

Menuju sungai Opak
Menuju sungai Opak
Ada kamar kecilnya juga
Ada kamar kecilnya juga.
Inilah tuyik pertemyan/ tempuran sungai Opak dan sungai Oya.
Inilah titik pertemuan/ tempuran sungai Opak dan sungai Oya.
Sungai Opak
Sungai Opak

_MG_9311

_MG_9314

Well, demikianlah sedikit info akan sebuah prasasti episentrum gempa Jogja yang berada di wilayah kecamatan Pundong, semoga bermanfaat, semoga bisa menjadi destinasi liburan jika anda berkunjung ke Bantul Yogyakarta.

Advertisements