Papan nama Pande Besi 'SDK' Jodog-Gilangharjo Pandak Bantul
Papan nama Pande Besi ‘SDK’ Jodog-Gilangharjo Pandak Bantul

Jodog merupakan satu dusun sentra industri pande besi di wilayah Bantul bagian Selatan, tepatnya di desa GilangHarjo Pandak Bantul. Para perajin pande besi betebaran di sekitar Pasar Jodog. Kalau dulu banyak sekali beberapa perajin Pande besi, namun kini hanya ada sekitar 5 pande besi saja yang masih aktif.

Perlu diketahui (dan jika anda belum tau) bahwa Pande besi adalah suatu cara atau metode pembuatan alat-alat  pertanian ataupun peralatan rumah tangga semisal mata pisau cangkul, sabit, pisau dan lain-lainnya. Proses  pembuatannya dengan di tempa, bahan dasar yakni besi  dibakar pada bara api hingga berwarna merah-kekuningan lalu dipukul-pukul atau di tempa hingga jadilah bentuk  sesuai bentuk yang diinginkan, semisal mata pisau cangkul, Sabit maupun pisau dari ukuran kecil hingga ukuran besar.

Sebagai sebagai contoh membuat mata pisau cangkul yang ukuran standar sekitar 20 x 30 cm dan tebal 3 MM, maka dibutuhkan besi setebal seukuran  dua kali HP Android 5′ kita.

Mata pisau cangkul
Mata pisau cangkul

Sangat mengasyikkan sekali saat menyaksikan atau melihat langsung aktifitas pande besi, menjadikan memory flashback/ teringat masa kecil bersama teman-teman sebaya  yang sering juga melihat aktifitas pande besi milik tetangga rumah.

Besi panas dengan suhu 1000°c tersebut ditempa oleh 4 orang, yang satu bertugas memegang serta mengarahkan pukulan pada besi, juga bertugas memasukkan serta mengelyarkan  besi dari bara, dan  3 orang yang lainnya bertugas memukul secara bergantian, yang jika diamati pukulan-pukulan mereka dibuat seakan berirama membuat intonadi nada. Ya mungkin meminimalisir bertumbukannya pukulan satu dengan yang lain atau menghindarkan berbarengan pukulan.

Aktifitas pande besi
Aktifitas pande besi

IMG_8090

IMG_8074

Saat besi mulai sedikit berkurang suhu-nya, dengan tanda warna merah mulai pudar, maka besi kembali dimasukkan ke dalam bara arang menyala yang di tiup oleh blower listrik, kalo dulu masih manual, ada satu orang yang bertugas memompa angin guna meniup bara api, tapi kini telah diganti dengan blower listrik tadi.

Blower listrik pengganti pompa manual
Blower listrik pengganti pompa manual

Sembari menunggu besi panas, 3 perajin mengerjakan kerja yang lain yakni proses finishing/ proses akhir dari pembuatan alat-alat tani tersebut. Yakni mempercantik bentuk dan mempertajamkannya/ mengasahnya. Kalau dulu dengan alat gerinda tangan atau yang disebut kikir, tapi sekarang para mereka menggunakan gerinda listrik. Dengan begitu akan lebih cepat prosesnya, dan lebih efisien tenaga. Karena saya lihat dalam proses pande besi memanglah membutuhkan banyak tenaga besar dalam menempanya. Dengan adanya alat-alat listrik tersebut(blower, gerinda) maka akan lebih mengurangi tenaga dari para tukang pande besi.

Gerinda listrik tangan pengganti kikir
Gerinda listrik tangan pengganti kikir

Penuh keahlian juga dalam membuat sabit, terlebih membuat mata pisau cangkul. Bayangkan saja, dari bentuk dasar kotak persegi menjadi sabit yang berbentuk melengkung ataupun mata cangkul yang berbentuk huruf ‘U’. Agar tajam pun proses awal ditanamlah baja pada sisi depan/sisi mata pisau sabit maupun cangkul. Dan proses terskhir adalah pemberian label.

Butuh waktu sekitar 1jam untuk membuat mata pisau cangkul. Butuh tenaga besar untuk menempanya, menahan suhu sekitar yang cukup panas hingga membuat keringat bercucuran.

Dan hasil dari pande besi memanglah bisa diandalkan, akan ketajaman serta ketahan dan kekuatannya. Dibandingkan dengan hasil buatan pabrik, tentu hasil dari perajin pande besi jauh lebih bisa diandalkan.

Dan kebetulan yang saya datangi adalah pande besi ysng berada tepat di sebelah Barat lapangan Jodog, yakni pande besi yang berlabel ‘SDK’. Sepertinya setiap produk buatan perajin pande besi pastinya diberi label atau kode, dan seperti tempat pande besi saya kunjungi ini, mereka memberi label buatannya yakni huruf SDK. Diaamping bengkel pande besi, mereka juga telah menyediakan prisuk hasil buatan mereka, yang sudah siap dan tinggal pakai.

Jadi bagi anda yang ingin membeli cangkul, sabut, pisau kecil, pisau besar seperti ; bendho, wedhung, labung, silahkan saja junjungi shiw room mereka yang tidak jauh dari jalan Jogja-Srandakan, masuk ke Selatan cuma sekitar 50 meter. Atau tepat sebelah barat lapangan Jodog, Gilangharjo Pandak Bantul, atau sebelah Barat sekolah SMP N 1 Pandak.

Sabit hasil perajin pande besi 'SDK'
Sabit hasil perajin pande besi ‘SDK’
Label/ kode 'SDK' para produk buatan pande besi
Label/ kode ‘SDK’ para produk buatan pande besi
Advertisements