Kec. Sedayu Jadi ‘Pilot Project’ Pertanian Modern Di Bantul

Seperti ‘Dream Come True’ bagi saya, dimana segala aktifitas bertani dilakukan seluruhnya-sepenuhnya dengan mesin. Yang beda dengan aktifitas tani ditempat saya yang masih memakai sistem konvensional/ tradisional, hanya pengolahan lahan saja yang menggunakan mesin. Tapi beda halnya dengan┬áKecamatan Sedayu, tepatnya di bulak Semampir, Argorejo, Sedayu. Belum lama ini Selasa (23/2) lalu telah dilakukan panen raya padi dengan menggunakan mesin yakni ‘combine┬áharvester’.

Nah inilah yang saya sebut ‘Dream come true’, mimpi menjadi kenyataan. Dimana tidak terbayangkan memanen padi dengan menggunakan alat modern/mesin. Kini terealisasi juga, ya berharap tidak lama sampai juga diwilayah saya, yang tidaklah begitu jauh jaraknya dari Sedayu.

Dan tidak hanya panen saja yang menggunakan mesin, di Sedayu, percepatan pengolahan tanam juga telah menggunakan traktor mini roda 4 dan hand traktor roda 2, serta percepatan tanam padi menggunakan mesin tanam padi ‘rice transplanter’. Nah tuh tanam padi juga telah menggunakan mesin.

Kembali ke acara panen raya padi yang sedianya Acara direncanakan akan dihadiri oleh Irjen Kementerian Pertanian, namun karena berhalangan hadir maka diwakili oleh Asisten Sekda Pemerintah Daerah DIY, Ir. Gatot Saptadi dan Bupati Bantul, Drs. H. Suharsono.

 

Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pertanian DIY, Kepala BKP3 DIY, Kepala Biro AP, Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kbupaten Bantul (Partogi Dame Pakpahan, BE, SE, M.Si.), Kapolre Bantul, Komandan Kodim 729 Bantul, Camat Sedayu (Priya Atmaja, SH), Kapolsek Sedayu, Danramil Sedayu, Lurah Desa seKecamatan Sedayu.

 

Tahun 2016 ini Kabupaten Bantul memiliki target untuk mencapai produksi sebesar 192.963 ton dengan luas tanam 30.211 ha. Upaya peningkatan produksi padi ini difokuskan pada penerapan teknologi PTT (Pengelolaan Tanaman Terpadu) yang terdiri dari sistem tanam jajar legowo, tanam iwir umur muda.

 

Untuk pemanenan memakai alat pertanian modern dengan ‘combine harvester’ seluas 100 ha lahan di bulak Semampir Sedayu adalah merupakan pilot project untuk percontohan pertanian modern. Karenanya, bantuan dari pemerintah pusat telah diberikan pada Gapoktan Argorejo berupa traktor roda dua dan empat, mesin rice transplanter untuk tanam, serta ‘combine harvester’ untuk panen.

 

Dalam sambutannya, Bupati Bantul Drs. H. Suharsono memberikan amanat untuk suksesnya swasembada pangan tahun 2016 di Kabupaten Bantul dan tercapainya target luas tanam diharapkan dinas dan instansi terkait dapat berperan aktif dalam percepatan tanam dengan langkah-langkah antara lain kesiapan petugas dalam mengawal teknologi yang sudah ditetapkan terutama penerapan sistem tanam jajar legowo, pelaksanaan tanam kembali setelah tanam, kesiapan sarana prasarana (benih, pupuk, pestisida, irigasi dan alat pertanian), kesiapan untuk mengantisipasi daerah rawan banjir, kekeringan dan serangan OPT, dan pelaksanaan tugas secara terpadu dengan monitoring dan evaluasi yang intensif.

Sumber : bantulkab.go.id

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s