Hai-Hati ‘Menghujat’ Di Medsos Bisa Di Pidanakan Loh, Berikut Unsur-Unsur ‘Hate Speech’

Ilustrasi Media sosial – renijudhanto.blogspot.com

Bebas sih bebas, tapi jangan jangan kekebabasen jangan kebablasen, jangan terlalu. Jikalau membenci seseorang harus terkontrol, tidak asal bunyi, tidak asal menghujat, jika tidak bisa berabe loh. Itu berlaku dimana saja, di dunia nyata maupun di dunia maya saat ini. Jika membenci seseorang, jangan mengeluarkan kata-kata ancaman, karena hal tersebut bisa di kasuskan bisa dipidanakan. Apalagi saat ini media sosial dunia maya, semisal facebook. twitter, bbm, line, whatapp dan lain sebagainya, terkadang menjadi penyalur curahan perasaan kita.

Terbitnya surat edaran (SE) dari Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) terkait dengan penanganan ujaran kebencian (hate speech) sempat menuai pro dan kontra.

Kapolri Jendral Badrodin Haiti menyatakan, dengan adanya SE ini, ada kepastian hukum kemana warga akan mengadu jika dihujat atau ada provokasi di media sosial.

Dia memaparkan, dasar pembuatan SE tersebut mengacu Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) yang berlaku.

Dia menyebutkan dalam ketentuan pidana telah memuat tentang ujaran kebencian, antara lain pasal 156, 157, 310, dan 311. Penanganan ujaran kebencian juga termuat dalam UU ITE.

“Jadi kalau tidak ada surat edaran pun pasal-pasal (penanganan hate speech) itu tetap berlaku dan mengikat. Misalnya, ada yang mengatakan, ‘silakan bakar akan saya ratakan’. Nah, kalimat seperti ini sudah memasuki unsur provokasi,” tegasnya.

‪Adapun mengenai unsur yang masuk dalam hate speech antara lain, adalah provokasi, penghasutan, pencemaran nama baik, penghinaan dan penistaan.

Badrodin mencontohkan penindakan terhadap pelaku hate speech adalah saat polisi melakukan razia terhadap ribuan supporter klub sepakbola di Jakarta beberapa waktu lalu.

Kala itu, ujarnya, polisi lakukan razia supporter di kawasan Pancoran, Kebun Jeruk, itu semua akibat dari hasutan.

Pihaknya kemudian melakukan razia dan memprosesnya sesuai hukum.

Dia tidak menampik jika hate speech ini juga ditujukan untuk mendiskreditkan kelompok, kaum minoritas tertentu, agama dan suku tertentu. 

Kapolri Jendral Badrodin Haiti menyatakan, dengan adanya SE ini, ada kepastian hukum kemana warga akan mengadu jika dihujat atau ada provokasi di media sosial (medsos).

“Jika ada seseorang yang mendapatkan hujatan di media sosial, ke mana mereka akan mengadu. Mau diselesaikan sendiri atau dilaporkan polisi. Kan lebih bagus jika dilaporkan polisi,”katanya.

Menurut Kapolri, SE merupakan bagian dari usaha untuk menegakkan Hak Asasi.

“Kami menghargai hak orang lain dan hak asasinya,” kata Badrodin usai mengikuti wisuda Prajurit Taruna dan Prajurit Bhayangkara Taruna (Prabhatar) di lapangan Saptamarga, Kompleks Akademi Militer (Akmil) Magelang, Selasa (3/11/2015).

Berikut isi Surat Edaran (SE) bernomor SE/06/X/2015 ini, meliputi

1. Penghinaan,
2. Pencemaran nama baik,
3. Penistaan,
4. Perbuatan tidak menyenangkan,
5. Memprovokasi,
6. Menghasut,
7. Menyebarkan berita bohong dan semua tindakan di atas memiliki tujuan atau bisa berdampak pada tindak diskriminasi, kekerasan, penghilangan nyawa, dan atau konflik sosial”.

Pada huruf (g) selanjutnya disebutkan bahwa ujaran kebencian sebagaimana dimaksud di atas bertujuan untuk menghasut dan menyulut kebencian terhadap individu dan atau kelompok masyarakat dalam berbagai komunitas yang dibedakan dari aspek:

1. Suku,
2. Agama,
3. Aliran keagamaan,
4. Keyakinan atau kepercayaan,
5. Ras,
6. Antargolongan,
7. Warna kulit,
8. Etnis,
9. Gender,
10. Kaum difabel,
11. Orientasi seksual.

Pada huruf (h) selanjutnya disebutkan bahwa “ujaran kebencian sebagaimana dimaksud di atas dapat dilakukan melalui berbagai media, antara lain:

1. Dalam orasi kegiatan kampanye,
2. Spanduk atau banner,
3. Jejaring media sosial,
4. Penyampaian pendapat di muka umum (demonstrasi),
5. Ceramah keagamaan,
6. Media massa cetak atau elektronik,
7. Pamflet.

sumber : http://www.tribunjogja.com

Advertisements

6 thoughts on “Hai-Hati ‘Menghujat’ Di Medsos Bisa Di Pidanakan Loh, Berikut Unsur-Unsur ‘Hate Speech’

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s